
“Maksudku, kalau Dokter memeriksa saya, iya tuntaskan sampai selesai, sampai saya memakai lensa kontak yang saya inginkan”
‘Dasar lelaki keras kepala’ Dokter Tivani membatin tatapan matanya kesal.
“Tugas saya hanya memeriksa mata anda Pak Agdan, bukan penjual kontak lensa, kalau bapak ingin tahu, saran saya, ikuti perawat itu”
***
Di kehidupan dulu, Shena meminta pada para dewa agar tidak mempertemukannya dengan Boas. Namun saat ini mereka berdua bertemu kembali dengan tubuh dan kehidupan yang berbeda.
Boas ditempat di keluarga kaya raya. Namun mendapat perlakuan buruk dari semua orang pemilik tubuh yang di tempati Boas orang yang mendapat perundungan dari teman-teman.
“Kita, ke butik untuk memilih pakaian, aku tidak suka dengan model pakaian yang beli”
“Baik Pak”
“Oh, dulu kita beli pakaian kemana? Bawa saya ke sana’
“Baik Pak”
Tiba di salah satu mall mewah, tetapi walau Egdan lupa ingatan ia biasa merasakan hal yang tidak biasa di sana.
“Selamat datang Pak Biden mari masuk,” ujar pegawai butik.
“Iya” Biden terlihat gugup.
“Pak Biden mau seperti biasa desain yang terbaru?”
Egdan masih diam ia mencoba dan mempelajari keadaan, tetapi lambat laun ia mulai paham
Mungkin selama ini Biden yang mereka anggap bos hingga memperlakukannya bak seorang raja, sedangkan Egdan bos sesungguhnya tidak mereka anggap.
Tiba-tiba Egdan merasa kasihan pada dirinya di masa lalu, kerena mendapat perlakuan yang tidak baik.
“Aku merasa tidak cocok di sini kita cari tempat yang lain saja,” ujar egdan ia berdiri.
“Oh-I-itu a-iya Pak.” Bidin ikut berdiri kali ia terlihat pucat dan gugup, pemilik butik dan pegawainya tampak kebingungan karena biden patuh pada Egdan.
“Pak Egdan kami juga mempunyai yang biasa bapak Pesan”
“Biasa saya pesan …? pakaian seperti apa?”
Seorang pegawai berjalan buru-buru menyodorkan katalog, Egdan baru melihat satu model sudah membuat tidak bersemangat.
“Baiklah, saya butuh seorang desainer khusus”
“Oh, bapak ingin seperti pak Biden?”
Egdan tertawa kecil meratapi nasip malangnya di masa lalu, seorang Boas di berikan pakaian biasa sedangkan asistennya mendapat perlakuan khusus layaknya seorang Bos.
‘Tidak, masa asisten sama bos sama? Saya ini seorang CEO dan dia seorang asisten apa kamu tahu?’ujar Egdan dalam hat Namun ia tidak ingin mempermalukan Biden.
“Tidak saya tidak ingin berbeda
__ADS_1
dari dia, berikan saya yang paling bagus”
Pemilik butik saling melihat dengan semua pegawai, karena selama ini, mereka tahunya Bidenlah yang jadi bos sedangkan Egdan hanya teman.
Kriiing …!
“Halo”
“Pak Egdan nanti bapak jam tiga sore ada rapat dengan klien”
“Rose, untuk rapat nanti tolong di undur waktunya saya masi di luar kantor”
“Baik Pak”
Suasana masih tampak membingungkan untuk pemilik butik, setelah diukur, egdan mengeluarkan kartunya pada pemilik toko, sebuah kartu black card.
“Masukkan semua tagihannya ke sini”
“Baik Pak, ini punya bapak apa pak Biden”
Kali ini kemarahannya memuncak.
“Ibu, jika kartu itu saya keluarkan dari dompet saya itu artinya kartu milik saya, lagian dari tadi kenapa kalian hanya mengaitkan di dengan saya”
“Maaf Pak ini hanya kesalahpahaman saja,” ujar Biden ia berdiri dengan wajah panik.
“Kamu jelaskan pada mereka”
“Iya, Pak Egdan adalah atasan saya”
“Baik Pak”
Egdan berdiri dan meninggalkan butik mewah itu dengan perasaan jengkel, pemilik butik menyusulnya dan meminta maaf setelah Biden menjelaskan kalau Egdan atasannya.
“Maafkan atas kesalahpahaman ini Pak Egdan, saya tidak tahu kalau bapak selama ini atasannya Biden saya meminta maaf,” ujar wanita itu terlihat belum percaya sepenuhnya.
“Baiklah, saya akan mengabari nanti, Egdan berjalan menuju mobi melihat Egdan berjalan Biden berlari menyusul dengan sikap takut ia menyetir. Egdan tidak membahas tentang apa yang terjadi di dalam butik ia sibuk dengan ponselnya.
Tetapi Biden terlihat lebih gelisah lagi dengan sikap Biden
‘Aduh apa dia masih marah?’ Ia melirik ke kaca depan.
Egdan mencoba berita tentang kecelakaan yang menyebabkan dia koma selama dua tahun.
‘Seburuk inikah kehidupan yang aku jalani selama ini? Bukankah itu sangat menjengkelkan.” Egdan menatap ke arah jalanan. Sudah setengah perjalanan tetapi mereka berdua asih diam.
“Pak Egdan, apakah bapak marah?’
“Untuk apa?”
“Untuk hari ini Pak”
“Saya belum mengerti apa yang terjadi apa yang terjadi pada aya di masa lalu tetapi, apa yang terjadi di butik membuatku sedikit jengkel dengan sikap pemilik butik dan pegawainya”
__ADS_1
“Iya, dulu saya mengatakan pada mereka kalau kita berteman dan bapak saya katakan pada mereka adalah asisten saya, tetapi itu semua bapak yang meminta”
“Saya yang meminta?”
“Iya Pak, karena bapak itu tidak pernah percaya diri”
“Oh, baiklah itu yang aku jalani hidup yang sangat menjengkelkan, saya tidak mau kembali kemasa itu, keluarga saya mengajak makan kamu ikut”
“Maaf Pak, saya tidak bisa”
“Ini perintah,” ujar Egdan bersikap memaksa.
“Baiklah Pak,” ujarnya tidak bisa menolak
‘aku ingin melihat ada apa sesungguhnya dan aku ingin tahu apa yang kalian rencanakan sebenarnya’ ujar Egdan dalam hati.
*
Setelah keluar dari sebuah hotel, tempat egdan mengadakan pertemuan dengan beberapa pemegang saham yang ia anggap baik dan patut di pertahankan, mereka semua setuju dengan gagasan yang Egdan rencanakan.
Egdan sengaja tidak mengajak Biden ia meninggalkannya, tetapi sebelumnya ia sudah meminta seseorang untuk mengikuti lelaki bertubuh tinggi tersebut.
Sementara ia dan supir ke hotel untuk rapat tersembunyi, walau Egdan sudah merasa membersihkan banyak parasit-parasi yang tidak berguna dai tubuh perusahaanya. Akan tetapi nyatanya masih banyak berkeliaran di sekitarnya. Maka itu ia memutuskan mengawasi semua orang. Ia meminta Biden mengawasi seorang pegawai di bagian keuangan.
Namun. Biden sendiri di awasi seorang
‘Untuk menangkap seekor tikus maka kamu akan memasang jebakan tikus, aku tidak perlu mengejar-ejarmu dan mengusirnya, cukup aku memberikan sedikit potongan keju dan ia akan terjebak’ ujar Boas menatap sinis pada layar ponselnya orang yang mengawasi Biden. Lelaki bayaran itu mengirim rekaman pada Egdan biden bertemu siapa.
Bersambung
KAKAK JANGAN LUPA KASIH KOMENTAR DAN PENDAPAT KALIAN DI SETIAP BAB DAN JANGAN LUPA JUGA.
Bantu share ya Kakak.
Fb Pribadi: Betaria sona Nainggolan
FB Menulis; Nata
Ig. Sonat.ha
LIKE, VOTE DAN KASIH HADIAH
Baca juga karyaku yang lain
-Aresya(TAMAT)
-Manusia Titisan Dewa(TERBARU)
-Cinta untuk Sang Pelakor (Tamat)
-Menikah dengan Brondong (Tamat)
-Menjadi tawanan bos Mafia (TAMAT)
__ADS_1
Bintang kecil untuk Faila (tamat)