Mencintai Tanpa Dicintai

Mencintai Tanpa Dicintai
kekhawatiran Gina


__ADS_3

Acara makan malam telah usai saat ini Aldo dan keluarga nya tengah berkumpul dan sesekali bercanda bersama.


'' kue nya enak banget sayang '' seru Gina mami aldo


'' iya mam, tadi pas aku lagi bantuin Tante Maya masak, akujuga udah nyicipin disana mam ''


'' kamu kok gitu, malu dong '' seru Gina lagi


'' ga apa-apa mam Tante Maya orangnya baik '' kata Aldo memuji Maya


'' kak besok bawain lagu ya, enak banget ini '' kata serli dengan mulut terisi


'' ya ampun dek, kamu habiskan papa baru makan beberapa '' imbuh papa nya kaget saat melihat piring yang berisi tadi sudah kosong


'' kamu ini anak perempuan Lo dek, jaga cara makan mu '' nasehat Gina


'' hehe maaf papi, mami abisnya enak sih '' sebut serli


'' kak besok bawain lagi ya'' pinta serli pada kakak nya


'' ga bisa gitu dek, Bu Maya hanya membuat sesuai pesanan, kalo ga dipesan terlebih dahulu ya kue nya ga ada yang ready '' sahut Aldo menjelaskan


'' ya... padahal aku kepingin lagi '' sebut serli sedih


'' tenang sayang besok mami akan pesan kue nya, anak mami jangan sedih lagi ya'' sebut gina memenangkan putri nya


'' yeee makasih mami '' seru nya senang ia bahkan mencium dan memeluk mami nya.


Gina mengusap rambut putrinya itu.


'' Aldo mami minta tolong kamu pesan kue nya ya'' kata Gina memberi tahu putra nya itu


'' baik ma.. '' sebut Aldo senang karena besok ia akan berkunjung kembali kerumah mayra, namun sejurus kemudian raut wajahnya berubah sendu ia ingat akan janjinya pada Riko untuk membantu Riko mendekati mayra.


'' kamu kenapa sayang '' tanya papi nya, karena ia dapat melihat raut wajah putra nya yang berubah secara drastis.


'' eh ga ada papi Aldo hanya lelah, Aldo istirahat dulu ya pi, mi, dek '' pamit nya pada semua karena ia tidak ingin Keluarga nya tahu apa yang menyebabkan ia menjadi murung tiba-tiba.


'' ada apa dengan putra mu '' tanya papi Aldo


'' entah lah bukannya tadi dia senang saat mendengar mami memintanya untuk memesan kue, lalu kenapa tiba-tiba dia murung '' ucap gina heran


'' sepertinya teman yang kakak cerita kan tadi adalah perempuan deh mami''


'' Maksud kamu dek'' tanya Gina


'' iya, teman kakak itu pasti perempuan dan bisa jalan kakak memiliki perasaan sama dia '' jelas serli


'' alah dek, dek kamu itu masih anak SMA tau apa kamu '' sebut kemal menimpali percakapan putri nya itu

__ADS_1


'' ih papi ga asyik ah, aku mau bobok dulu '' sebut serli merajuk


'' ya udah sayang ini juga udah malam '' sebut Gina mengusap rambut putrinya itu.


Serli pun meninggalkan mami dan papi nya diruang keluarga.


Gina adalah sosok ibu yang lemah lembut ia memilih menjadi ibu rumah tangga dan berhenti sebagai pramugari disalah satu maskapai penerbangan waktu itu.


alasan nya ia hanya ingin menghabiskan waktu bersama anak-anak nya dan melihat sendiri pertumbuhan anak-anak nya.


karena kemal memliki jadwal yang cukup padat, sehingga jarang baginya bisa berkumpul dengan keluarga.


namun saat makan malam kemal selalu mengupayakan agar dirinya bisa dirumah dan sedikit berbincang dengan kedua anak nya sebelum mereka tidur.


sedangkan jika ada pekerjaan yang mengharuskan dirinya untuk keluar kota dan menginap kemal selalu membawa serta istrinya.


itu ia lakukan semenjak anak mereka sudah remaja karena mereka sudah bisa mengurus dirinya masing-masing.


'' papi apa benar Aldo sedang mendekati seorang gadis '' tanya Gina setelah memastikan putrinya memasuki kamar nya.


'' bisa saja mi, tapi kenapa dia tiba-tiba murung ya'' sahut kemal


'' padahal awalnya dia sangat senang saat kamu meminta nya untuk memesan kue yang diinginkan serli '' tambah kemal lagi


'' atau gadis itu tidak menyukai anak kita pi'' selidik Gina lagi


'' hah... entahlah mi biarkan dia dengan dunia nya. papi yakin semua harus dilalui nya agar ia menjadi matang dalam mengahadapi hal apapun kedepannya, selagi itu masih wajar papi tidak akan melarang nya ''imbuh kemal


'' sudah jangan terlalu dipikirkan, dia itu anak laki-laki kamu ga usah khawatir '' nasehat kemal, karena Aldo merupakan cerminan dari dia yang lebih suka menutup diri karena dirinya tidak nyaman saat berkumpul dengan orang banyak.


ia hanya akan bicara dengan orang yang membuat nya nyaman.


beruntung Aldo memiliki adik jadi ia tidak kesepian seperti kemal dulu karena dirinya merupakan anak tunggal dari keluarga Sanjaya


'' ya sudah, ayo kita istirahat '' ajak Gina pada suaminya


'' mami yakin ingin langsung istirahat '' goda nya


'' maksud papi '' Gina sengaja ingin menggoda balik suaminya


'' gimana kalo kita olahraga malam dulu '' bisik nya ditelinga Gina karena ia tidak ingin kedua anaknya dan art dirumah tau


'' papi mau bilang itu aja susah '' seru Gina merasa geli saat sang suami berbisik ditelinga nya


'' ya sudah ayo kita kekamar '' kemal langsung mengandeng tangan istrinya itu kekamar


✨ kediaman Mayra✨


'' jadi siapa kak '' tanya fali pada kakaknya karena dari tadi Mayra tak menggubris pertanyaan kedua adiknya itu.

__ADS_1


'' ih kalian ini apaan sih, udah deh kalian ga usah repot-repot ngurus hal begituan sekolah dulu yang benar'' kata Mayra menasehati adik nya


'' ah kakak ga seru kalo kita pacaran bukan berarti kita lupa sama urusan sekolah dong kak '' imbuh fiko


'' ya kan Bu '' sebut fiko lagi pada Maya


'' sudah kalian istirahat sana kasian kakak kalian, dari tadi kalian godain terus. '' sebut Maya pada kedua putranya itu


'' yah... ibuk padahal kami ingin tahu siapa sebenarnya yang kakak sukai kak Aldo atau kak Riko '' sebut fali


'' kali aku lebih milih kak Riko '' sebut fiko menyuarakan pilihan nya


'' kalo fali lebih suka kak Aldo kak '' timpal fali


'' ibu... lihat tuh mereka masih saja '' adu Mayra kepada Maya


'' fali, fiko cukup nak, kalian istirahat sana, apa kalian ga takut kesiangan besok '' sebut Maya lagi


''baik Bu, tapi besok beri tahu kami ya kak siapa yang kakak pilih '' seru fiko sebelum berlalu kekamar nya


Mayra yang sudah tak tahan bangkit lalu melemparkan bantal sofa kepada adiknya itu.


otomatis membuat kedua adiknya langsung kabur kekamar mereka.


'' sudah kak, jangan terlalu dipikirkan apa kata adikmu '' sebut Maya


'' tapi Bu mereka itu '' sebelum mayra menyudahi kata-kata nya Maya menyuruh anak gadis nya untuk duduk disampingnya.


Mayra pun mengikuti permintaan ibunya itu


'' kak kamu sudah cukup dewasa kamu bisa memilih siapa yang bisa menjadi teman dekat mu, ibu sangat senang karena hari ini untuk pertama kalinya kamu membawa teman mu kerumah '' seru Maya


'' tapi kakak hanya berteman bu, ga lebih '' sebut Mayra


'' kalo pun labuh dari teman juga tidak apa-apa kak, asalkan kakak bisa jaga diri. ibu lihat nak Aldo tertarik sama kakak '' sebut Maya


'' ah mana mungkin bu, kakak sudah lama sebangku dengan aldo tapi kakak baru tadi siang melihat dia mau bicara banyak '' ucap mayra menjelaskan


'' ah yang bener kak ''


'' iya bu, Aldo tu anak nya pendiam banget, kakak juga pendiam sih tapi ga seperti aldo. tapi yang membuat kakak heran dimana pun kakak berada dia selalu ada disana ''


'' ah yang benar kak, atau nak Aldo sengaja ngikutin kakak ''


'' entahlah Bu , kakak juga ga tahu ''


'' ya udah kamu istirahat ya, besok Kaka harus sekolah '' sebut Maya menyudahi nya


'' baik bu, '' Mayra pun membereskan beberapa bukunya sebelum pergi kekamar.

__ADS_1


'' mas kamu lihat anak-anak kita mas mereka sudah dewasa mas, bahkan hari ini untuk pertama kalinya Mayra membawa pulang dua teman lelakinya akhirnya dia memiliki teman lelaki mas '' batin Maya


terimakasih sudah mampir 👣👣👣


__ADS_2