Mencintai Tanpa Dicintai

Mencintai Tanpa Dicintai
bimbang


__ADS_3

'' Riko sampai kapan aku menunggu mu? ini sudah terlalu lama, bahkan kamu tidak pernah lagi memberi ku kabar...'' ucap Mayra sendiri


saat ini ia tengah duduk dipinggir kolam buatan yang berisikan ikan, tatapan nya yang sendu terlihat jelas bahwa ia menyimpan rindu dan penantian yang cukup lama.


bagaimana tidak sudah hampir enam bulan lamanya Riko diluar negeri sana namun sejak kabar terakhir yang diberikan Riko, Mayra tidak pernah lagi menerima kabar apapun baik dari Riko ataupun kedua orang tua riko.


Mayra pernah mendatangi kediaman Riko namun ia tidak mendapatkan apa-apa dari sana dan hanya menelan kekecewaan karena rumah itu seperti kosong.


Mayra tengah bimbang saat ini karena Aldo sudah beberapa kali menyatakan perasaannya, dan ingin meminang nya.


jujur Mayra merasa nyaman bersama aldo, karena ia selalu ada disaat Mayra kesulitan. terutama saat ia kehilangan keluarganya.


sebuah kecelakaan maut telah merenggut semua keluarga nya, tinggal lah ia sebatang kara saat ini.


saat itu ibu sambung Mayra mengajak ibunya beserta adiknya untuk liburan, begitu juga dengan Mayra namun karena terlambat Mayra mengulur waktu dan menyuruh anggota keluarga nya untuk pergi dahulu sedangkan ia akan menyusul.


namun naas liburan yang menyenangkan itu berakhir dengan kecelakaan maut yang merenggut semuanya dari gadis malang itu.


beruntung ia selalu ada Aldo selalu menemani nya, sangat berat bagi Mayra menolak lamaran ini karena Aldo dan keluarga nya sudah terlalu banyak membantu nya selama ini.

__ADS_1


'' ibu apa aku terima saja lamaran aldo, tapi bagaimana dengan Riko '' batin Mayra


ia hanya bisa menagis sendiri tak ada lagi tempat mengadu untuk nya, tak ada lagi tempat untuk bertanya.


karena sudah tak tahan akhirnya Mayra memutuskan untuk pulang ke kost nya, tidak mungkin ia menagis ditempat umum seperti ini.


dalam perjalanan pulang ponselnya terus saja berdering Mayra hanya bisa tersenyum melihat nama yang muncul dilayar segi empat nya itu.


'' aldo, padahal aku sudah bilang kamu jangan menghubungi aku hari ini, tapi kamu mengerti dengan itu, hmmm aku sudah tahu apa yang ingin kamu katakan pasti kamu khawatir dengan ku saat ini '' ucapnya pelan


'' dek kenapa ga dijawab '' tanya supir taksi online tersebut


sang sopir melirik sekilas dari kacanya, ia dapat melihat raut wajah Mayra yang sedang sedih, meskipun gadis itu tengah tersenyum saat ini memandangi ponselnya.


'' ini ongkos nya pak, terimakasih '' ucap Mayra ramah


'' terimakasih dek '' sahut nya


Mayra pun berjalan memasuki kost an nya yang berada dilantai dua tersebut, ia terpaksa harus tinggal disini karena rumah yang ia tempati bersama sang ibu habis digusur.

__ADS_1


baru saja ia duduk diatas ranjang nya, ponsel Mayra kembali berdering, terlihat panggilan dari Aldo, ia akhirnya menjawabnya karena tidak ingin membuat Aldo khawatir.


'' iya Aldo ada apa... ''


'' oh syukurlah Mayra akhirnya kamu menjawabnya, aku sangat khawatir dengan mu. tadi aku datang ke kost an mu tapi kamu tidak ada dan aku coba telpon kamu nya ga jawab '' ucap Aldo tanpa jeda


'' Aldo.... kamu tenang ya, aku baik-baik aja ok , apa kamu lupa bahwa aku minta hari ini kamu jangan hubungi aku dulu ''


'' eh iya, maaf aku lupa. ini sudah menjadi kebiasaan ku, aku tidak bisa jika tidak mendengar suara mu ''


'' ah gombal kamu ''


'' ga Mayra beneran ''


'' iya aku percaya, ya udah sekarang kamu udah tenang kan, aku mau istirahat dulu ya ''


'' oh ya udah, aku tutup dulu ya sampai ketemu besok ''


'' da.,. '' panggilan pun terputus

__ADS_1


'' kamu terlalu baik aldo, aku sangat takut membuat kamu kecewa, riko.... apa yang harus aku lakukan...'' ucap Mayra


__ADS_2