
pagi datang menyapa, pertanda semua aktivitas akan segera dimulai. begitu juga dengan aldo yang tampak semangat hari ini.
sudah dua hari ini ia tidak bertemu dengan Mayra karena Mayra sedang ingin sendiri untuk menenangkan diri.
dan Aldo pun mengerti akan hal itu, '' sebenarnya aku penasaran dengan ucapan mayra. siapa yang ia tunggu tunggu? kenapa sangat sulit baginya untuk bercerita tentang lelaki itu. hah... sudah lah aku tidak perlu memikirkan hal itu, Mayra aku sangat berharap jawaban kamu hari ini '' gumam Aldo didepan cermin
'' kak aldo... ayo nanti kita kesiangan '' panggil serli dari luar, hingga membuat Aldo tersentak dari pikirannya
'' ah aku lupa, iya dek aku datang '' sahut Aldo dari kamar nya. ia lalu bangkit dan berusaha terlihat tenang agar keluarga nya tidak khawatir dengan perasaan nya saat ini
'' kakak tumben lama, aku bahkan sudah sarapan yuk kak '' ajak Seli sambil menarik lengan Aldo
'' iya dek, pelan-pelan saja aku bisa jalan sendiri '' ucap Aldo melepaskan tangannya
'' maaf '' ucap serli sambil tersenyum dan mereka pun turun kelantai bawah
'' Aldo kamu ga sarapan dulu nak '' kata Gina saat melihat keduanya
'' nanti saja dikantor ma, ''
'' oh ya udah jangan lupa sarapan ya nak.. ''
'' iya mi, '' serli dan Aldo pun menyalami kedua orang tua nya terlebih dahulu
'' hati-hati nak '' ucap kedua orangtuanya dan melambaikan tangan kepada kedua anaknya
'' baik mi.. pi.. '' sahut keduanya
'' kak Aldo cepetan dikit ya, aku udah ada janji soalnya '' desak serli
'' iya, iya bawel amat sih ''
'' ye... ini kan gara-gara kakak juga''
'' udah diem, mau jalan ga ''
'' ok ''
Aldo pun memacu kendaraan nya, ia sendiri juga sudah tidak sabar ingin bertemu dengan Mayra pagi ini.
selama perjalanan tidak ada halangan karena cukup lancar '' da kak... makasih...'' ucap serli saat sudah turun dari mobilnya
'' iya, kamu yang bener belajar nya ''
'' siap kak.. ''
Aldo pun kembali melajukan mobilnya tujuan nya kali ini ialah ke kostan mayra.
'' ya Allah kenapa aku jadi gugup begini ya.. ah... aku harus siap apapun yang dikatakan Mayra nanti nya. kamu pasti bisa Aldo'' ucap nya menyemangati dirinya
__ADS_1
'' aku sudah buat keputusan, maafkan aku Riko aku tidak bisa seperti ini terus menunggu mu tanpa kejelasan. ibu kakak harap ini adalah keputusan yang tepat '' ucap Mayra didepan cermin nya
ia bangkit dan mengambil tas juga beberapa dokumen yang ia bawa pulang.
'' ah... semua sudah siap, aku harus turun dulu pasti sebentar lagi Aldo akan datang '' Mayra pun mengunci pintu kos nya dan bergegas menuruni tangga
benar saja baru saja Mayra sampai dibawah mobil yang dikendarai oleh Aldo sudah memasuki halaman kos itu.
Mayra sudah mengetahui siapa Aldo sebenarnya, sempat menjaga jarak dengan Aldo karena Aldo telah membohongi nya namun hanya sebentar mereka pun kembali akur karena tidak ada alasan untuk Mayra membenci aldo.
mungkin Aldo hanya ingin tenang hingga ia menyembunyikan siapa dia sebenarnya. namun sejak saat itu juga hubungan keduanya semakin dekat walaupun tidak berpacaran tapi mereka selalu menghabiskan waktu bersama.
namun Mayra tetap menjaga batasan diantara mereka karena ia sudah memiliki Riko dan sepulangnya Riko dari berobat keluarga Riko pun berjanji akan meminang nya.
untuk waktu yang lama Mayra menunggu tanpa kejelasan, hingga hari ini ia harus mengambil keputusan untuk masa depannya.
'' pagi Mayra'' sapa Aldo saat turun dari mobilnya
'' pagi '' sahut Mayra tersenyum
'' ayo, takut nya nanti macet '' ajak Aldo sambil membuka pintu mobilnya
Mayra pun mengangguk dan masuk kedalam mobil tersebut, Aldo memutari mobilnya dan duduk dikursi kemudi.
'' kamu siap '' tanya Aldo
'' ya, aku siap ''
hening sejenak, akhirnya Mayra pun buka suara ia memegang tangan aldo dengan ragu, hingga membuat Aldo terkejut karena sebelumnya Mayra tidak pernah melakukan hal ini '' ada apa mayra '' tanya Aldo
'' aku sudah mengambil keputusan, bahwa aku, aku, aku menerima lamaran keluarga mu '' ucap mayra yakin
Aldo terkejut dan berusaha memarkir mobilnya ditepi jalan, ia ingin mendengar lagi ya'dikatakan Mayra.
'' apa yang kamu katakan mayra, apa aku tidak salah dengar '' tanya Aldo kembali
'' iya Aldo, aku sudah yakin dengan keputusan ku, lagian aku tidak pernah lagi mendapatkan kabar dari riko dan keluarga nya '' Mayra
'' riko...? maksud kamu lelaki yang selama ini kamu tunggu adalah Riko? '' tanya Aldo
'' iya, maafkan aku tidak pernah memberi tahu mu, tapi sekarang aku tidak ingin menyembunyikan nya lagi, karena aku tidak ingin hubungan kita dimulai dengan adanya rahasia yang aku sembunyikan '' ucap Mayra menjelaskan
'' ah iya, terimakasih Mayra '' kata Aldo senang karena wanita yang selama ini ia kagumi akhirnya mau membuka hati untuk nya, walaupun ia cukup terkejut karena ternyata Riko sudah lebih dulu mengisi hati mayra.
'' aku harap kamu mengerti, kenapa aku tidak menceritakan hal ini selama ini '' Mayra menatap mata Aldo agar ia bisa melihat kebenaran disana, ia tidak ingin Aldo kecewa terhadap nya
'' tentu saja mayra, aku sudah cukup senang kamu mau menerima ku '' kata Aldo tulus dan Mayra bisa merasakan itu, Mayra pun tersenyum saat Aldo mencium tangan nya
tit...tit... suara klakson mobil mengagetkan keduanya hingga mereka sama-sama tersenyum kikuk, Aldo pun kembali menjalankan mobilnya.
__ADS_1
sesekali ia melirik Mayra yang duduk disampingnya, hati sangat senang saat ini hingga tidak ingin mengalihkan pandangan nya dari gadis yang tengah duduk disampingnya saat ini.
'' aku harap keputusan ku ini tidak menyakiti siapapun '' batin Mayra
'' aku sangat senang, terimakasih Mayra '' ucap Aldo
Mayra tersenyum hangat mendengar ucapan lelaki itu, ia pun mengangguk.
'' kalau saja siang ini tidak ada pertemuan penting, aku tidak akan masuk kantor '' kata Aldo
'' lalu kamu mau kemana? '' tanya Mayra bingung, biasanya Aldo sangat lah disiplin tapi kenapa hari ini lelaki ini mengeluh dengan jadwal nya
'' tentu aku ingin mengajak kamu menghabiskan hari ini bersama, untuk merayakan ini ''
'' kamu berlebihan Aldo ''
'' tidak ini harus kita rayakan, hmm bagaimana kalo kita makan malam, karena pagi sampai sore''kamu kan tahu sendiri jadwal aku '' Aldo
'' hmm... gimana ya..'' Mayra tersenyum jahil
'' oh ayolah mayra, aku sungguh sangat senang hati ini, aku ingin kita selalu merayakan hari ini deisetiap tahun nya nanti '' Aldo
'' maksud kamu seperti ulang tahun gitu?'' Mayra tidak menyangka jika lelaki yang selama ini tidak banyak bicara dan sedikit cuek itu bisa berkata seperti ini.
'' iya, kan ga ada salahnya jika aku merayakan hari jadian kita '' Aldo
'' kamu kok jadi gini sih '' kata Mayra tertawa geli dengan sikap Aldo
'' namnya juga lagi jatuh cinta, dan aku rasa semua ini ga ada yang salah ''
'' beneran kamu cinta sama aku '' tanya Mayra sambil bercanda
Aldo pun kembali memarkir mobilnya dan langsung memeluk tubuh Mayra setelah membuka safety belt nya dahulu.
'' aku mohon jangan pernah ragukan cintaku mayra, sungguh aku sangat mencintai kamu '' ucap Aldo mengeratkan pelukannya
Mayra merasa sesak karena Aldo memeluknya terlalu kuat, terlebih ia juga belum pernah terlalu dekat seperti ini dengan Aldo.
ia menepuk punggung Aldo agar lelaki itu tersadar kalau ia merasa sesak dengan perlakuan aldo.
Aldo pun mengurai pelukannya dan melihat wajah Mayra dari dekat, wajah gadis itu memerah karena sesak dan juga gugup dengan posisi sedekat ini.
'' ada apa Mayra ''
'' kamu, kamu '' Mayra tak dapat berkata karena merasa gugup
Aldo pun sadar jika ia sudah berbuat terlalu jauh '' maaf, maaf kan aku telah membuat kamu tidak nyaman ''
Mayra menggeleng ia tak bisa bersuara saking gugupnya '' aduh lidah aku kenapa tiba-tiba kelu banget untuk bicara '' batin Mayra
__ADS_1
'' ya sudah kita jalan lagi ya '' ucap Aldo pada akhirnya
Mayra hanya bisa mengangguk dan berusaha menetralkan detak jantung nya yang tiba-tiba berdegup kencang tadi.