
Aldo berjalan memasuki kelas ia menyimpan rasa terkejut nya agar Riko tak curiga terhadap nya.
Aldo duduk dibangku semula ia duduk bersama mayra. sudut matanya melihat dimana mayra duduk saat ini.
sementara Riko langsung mendatangi meja Mayra ia tidak rela jika Mayra pindah dari bangku sebelum nya.
'' mayra, kenapa kamu duduk disini '' protes Riko
'' terserah aku dong, Dewi aja ga keberatan '' sahut Mayra santai
'' kamu ga boleh gitu dong, aku mau kamu duduk nya disana bareng aku '' ucap Riko tanpa sadar ia berlaku posesif pada mayra.
'' udah kamu sana, aku ga mau pelajaran aku terganggu ''sahut Mayra kesal
Riko pun langsung sadar jika ia sudah berbuat diluar batas nya, memangnya Mayra siapanya dia pacar bukan lalu untuk apa Riko memaksanya seolah seperti seorang sikap kekasih terhadap pasangan nya.
Aldo hanya berusaha mendengar dari kejauhan ia tidak ingin seperti riko, karena ia tahu jika Mayra paling tidak suka diganggu saat jam sekolah.
'' Riko sini duduk sama aku '' panggil Ririn dari kursinya
riko tak menyahut ia hanya berjalan menuju tempat duduknya.
Ririn tersenyum senang akhirnya Riko kembali duduk bersama nya.
namun diluar dugaan, Riko malah duduk disamping aldo, Aldo pun terkejut dengan ulah riko.
'' apaan kamu lihat-lihat hah, puas kamu aku kena semprot sama Mayra '' seru Riko saat ia sudah menduduki kursi nya.
'' apaan sih kamu, enggak banget aku ngurusin masalah orang '' sahut Aldo kembali ke mode cuek dan dingin.
'' ya... kumat lagi penyakit ni anak '' ejek Riko
Aldo tak menanggapi ucapan riko, karena ia sedang tidak ingin berdebat saat ini.
Ririn tak terima Riko mengabaikan dirinya ia pun maju ke bangku yang diduduki Riko dan aldo.
'' Riko kamu ngapain sih duduk disamping cowok kudet ini, mendingan kamu duduk sama aku '' ajak Ririn sambil main mata pada Riko
Riko yang masih kesal karena Mayra menolaknya, melampiaskan kekesalannya pada Ririn. '' eh Ririn tuh mata kenapa hah..? kok kedip-kedip seperti apa ya... ?'' Riko diam sejenak berpikir.
'' boneka India yang dikasih baterai '' timpal Aldo membuat Riko dan Ririn terkejut melihat Aldo
'' ha iya benar, boneka India, kamu bisa joget seperti itu sekalian ga '' ejek Riko
'' ih kalian apa-apaan sih '' sebut Ririn kesal dan kembali kekursi nya yang berada dibelakang.
'' haha kamu bisa aja aldo, lihat tuh Ririn jadi merajuk gitu kan '' seru Riko sambil tertawa
'' biarin, abisnya ganggu melulu dia ''
__ADS_1
sahut Aldo ketus
'' santai sob... kamu jangan gr dulu Ririn itu ingin menghampiri aku bukan kamu '' sebut riko sombong
'' cih... dihampiri sama cewek begitu aja sombong, itu baru namanya cewek '' sebut Aldo menunjuk Mayra
'' oo ternyata kamu juga suka sama yang itu '' sahut Riko sengaja memancing Aldo
'' ga, ga siapa juga yang suka '' sahut Aldo gugup
'' aku ga yakin kamu tidak menyukai gadis sebaik dan secantik dia '' sebut Riko lagi, dia yang mereka katakan adalah mayra ya say..
Aldo tak lagi menjawab, ia hanya mengangkat bahunya acuh.
'' benar apa yang kamu katakan, bahkan aku sudah lama mengangumi nya '' batin Aldo, namun tak ada yang bisa membaca raut wajahnya yang datar dan jutek.
'' seperti istri yang tidak diberi uang bulanan hahaha.'' othor
'' othor...'' seru Aldo
''✌️ abang Aldo hehe aku padamu''
'' ogah ah''
'' ya... kasian deh aku ''
'' terserah '' jawab Aldo singkat
''apa-apaan mereka, sebenarnya siapa yang mereka bicarakan. atau jangan-jangan mereka sedang membicarakan Mayra '' gumam Ririn, ia langsung menatap tak suka pada Mayra yang sedang berbincang dengan Dewi
'' tidak ini tidak boleh dibiarkan, aku tidak akan membiarkan Aldo apalagi Riko untuk dekat dengan Mayra. bisa-bisa jatuh harga diri ku sebagai primadona kampus ini, karena Upik abu itu '' Ririn berpikir keras untuk membuat Aldo dan Riko menjauh dari mayra.
dosen pembimbing pun masuk kekelas mereka dan pelajaran pun dimulai, Mayra dengan serius mengikuti pelajaran tersebut berbeda Riko yang selalu curi pandang pada mayra.
Aldo hanya membatin kesal melihat kelakuan Riko.
✨
✨
✨
jam kuliah telah usai Mayra kembali merapikan buku dan alat tulisnya, sebelum pulang mayra ingin pergi ke perpustakaan untuk mencari buku yang akan ia gunakan sebagai referensi.
'' ra.. pulang bareng yuk '' ajak Riko
'' ga usah, aku pulang sendiri aja '' Mayra pun meninggalkan Riko.
Riko tak tinggal diam ia segera menyusul mayra.
__ADS_1
Mayra merasa kesal karena Riko terus mengikuti nya.
untuk mengecoh Riko Mayra masuk kekamar mandi agar Riko berhenti mengikuti langkah nya.
'' eh ternyata Mayra mau kekamar mandi '' kata Riko berhenti seketika.
'' kalau tau dianya kekamar mandi mendingan aku kekantin temui anak-anak. '' Riko pun meninggalkan tempat itu dan menuju kekantin untuk menemui Didi dan Genta.
sementara Aldo sedang berada di perpustakaan sedang mencari buku untuk menyelesaikan tugas nya.
'' hah... akhirnya pergi juga tuh anak, ngapain sih ngikutin aku terus '' Mayra mencuci wajah nya terlebih dahulu sebelum meninggalkan kamar mandi.
setelah selesai dan memastikan jika Riko tak ada disana Mayra keluar dari kamar mandi.
namun baru saja ia keluar kamar mandi seseorang menarik paksa lengannya dari belakang.
Mayra yang tak siap dengan tarikan mendadak itu pun terhuyung kebelakang hingga jatuh kelantai.
'' auw... sakit '' ringis nya sambil memegangi pinggang nya yang sakit akibat terduduk dilantai.
'' haahha rasain kamu, ini balasannya karena kamu sudah berani tebar pesona disini, apa lagi kamu mendekati riko. '' ucap Ririn tertawa puas karena telah berhasil mengerjai mayra.
'' kurang ajar, sudah aku katakan aku dan Riko tak memiliki hubungan apa kamu tidak dengar tadi hah '' ucap Mayra kesal karena Ririn sudah berbuat keterlaluan padanya.
'' hey Upik abu kamu pikir aku tidak tahu jika tadi Riko mengikuti kamu sampai dikamar mandi, mau apa kamu dan dia dikamar mandi, pasti kalian mau mesum kan '' tuduh Ririn
'' benar itu Rin , mau apa lagi coba '' timpal salah satu teman Ririn.
Mayra menatap kesal pada Ririn dan dua sahabatnya itu.
namun Mayra tidak ingin membalas karena ia takut jika Ririn akan melaporkan dirinya pada pihak sekolah.
karena Ririn merupakan donatur tetap disekolah ini, jadi cukup mudah baginya melakukan hal itu.
Mayra tak ingin sekolahnya akan berantakan hanya karena hal itu.
Mayra meninggalkan tempat itu dan kembali menuju ke perpustakaan untuk mencari buku yang ia butuhkan.
'' ini hanya awal Mayra, jika kamu tetap mendekati Riko, aku akan pasti kan kamu akan mengalami hal yang lebih dari ini. '' sebut Ririn sambil mengepalkan tangannya.
'' Rin ayo kita balik, bukan kah malam ini kita akan kepesta itu.''sebut Nia teman Ririn
'' oh iya, Giman kalau kalian temani aku belanja dulu ''
'' ok princess, tapi jangan lupa kita juga dibelikan ya ''
'' tentu, cus kita jalan, aku puas karena sudah memberikan pelajaran buat gadis itu '' seru Ririn senang
terimakasih sudah mampir.. jangan bosan tungguin aku ya... 🥰🥰🥰
__ADS_1