Mencintai Tanpa Dicintai

Mencintai Tanpa Dicintai
menyelam sambil minum air


__ADS_3

Pagi ini Rozi sangat bersemangat untuk menjalani rutinitas nya, bagaimana tidak sudah lama ia menanti momen ini.


'' Ahh... sudah siap, aku harus segera pergi menjemput Rayan. jangan sampai ia berubah pikiran lagi seperti sebelumnya '' gumam Rozi setelah memastikan semua yang ia butuhkan lengkap.


Rozi pun keluar dari kamar dengan bersiul senang, ia berjalan menuju mobilnya.


sementara itu di apartemen Rayan tengah sibuk berganti jas, entah sudah berapa kali ia melakukan hal bodoh itu, hingga beberapa jas dan kemeja sudah berhamburan diatas kasur dan jatuh kelantai sebagian.


'' arghhh kenapa dari tadi tidak ada yang sesuai, kalo begini aku bisa terlambat menghadiri rapat itu '' umpat Rayan kesal.


tiba-tiba apartemen Rayan terbuka sudah pasti itu kedatangan Rozi namun Rayan hanya melihat kedatangan sahabat nya itu dari cctv yang sengaja ia pasang.


Rozi mengedarkan pandangannya namun ia tidak melihat sosok Rayan di manapun, lalu ia berjalan ke kamar dan mengetuk pintu kamar Rayan.


'' masuklah '' sahut Rayan dari kamar nya saat mendengar suara ketukan pintu


'' hey... kamu lagi apa? kenapa kamar mu seperti kapal pecah begini '' kata Rozi saat melihat kamar sahabat nya itu, pakaian serta jas berserakan dilantai dan kasur.


'' sini bantuin aku, carikan pakaian yang cocok untuk ku '' ucap Rayan tak menanggapi keterkejutan Rozi


'' ah sejak kapan kamu memperhatikan penampilan '' ejek Rozi sambil menghampiri sahabat nya itu


'' udah ga usah banyak comen, cepat sebelum kita kesiangan nanti '' decak Rayan sedikit kesal


'' oke , oke tenang dong, jangan sewot gitu '' ujar Rozi mulai memilih pakaian untuk sahabat nya itu

__ADS_1


Rozi membalik-balik pakaian yang ada diatas ranjang memilih warna yang menurut nya pas untuk Rayan, setelah memilih beberapa kemeja dan jas yang cocok, Rozi pun tersenyum dan menyerah kan pakaian pilihan nya kepada Rayan.


berharap Rayan akan setuju dengan yang ia pilih.


'' nih coba kamu pakai siapa tahu aja kamu suka '' ujar Rozi


'' ya udah kamu tunggu disini aku akan cobain dulu '' Rayan pun masuk keruangan ganti


'' aneh ni anak ga bisanya dia seperti ini, seperti nya dia mulai suka pada Mayra '' gumam Rozi


'' ah sudah jam segini, dia belum juga selesai, aku harus kabari Soni dulu, agar dia tidak kecewa nantinya jika aku terlambat datang '' Rozi pun berjalan keluar kamar menghubungi Soni


sementara Rayan terus saja mencoba beberapa potong pakaian dan jas yang diberikan oleh rozi, hingga akhirnya ia memakai pakaian yang awalnya ia pakai saat tadi pagi.


'' hey ada apa dengan diriku, kenapa aku harusnya aku ga usah repot-repot memilih pakaian dari tadi, ini sudah cukup siang, ah bodohnya aku '' ujar Rayan berlari keluar kamar mencari Rozi


'' hey ada apa dengan mu, seperti dikejar- kejar saja '' ucap Rozi


'' ini sudah jam berapa, kita bisa terlambat menemui Soni dan Mayra '' sahut Rayan sambil terus melihat jam tangannya


'' sudah-sudah tidak apa-apa, aku sudah mengabari Soni bahwa kita sedikit terlambat ''


'' ah syukurlah, kamu memang ter the best '' sebut Rayan sambil mengacungkan jempol nya kepada Rozi


'' siapa dulu Rozi '' ujar Rozi sambil menegakkan Krah kemejanya

__ADS_1


'' ya sudah ayo kita jalan '' ajak Rayan


'' ayo.... '' ajak Rozi semangat


mereka berdua pun meninggalkan apartemen Rayan, menuju kantor tempat Mayra bekerja.


didalam mobil Rayan terus saja tersenyum, sekilas wajah mayra yang ia lihat dari foto terlintas dipikirannya.


Rozi hanya geleng-geleng kepala melihat wajah sumringah Rayan, Rozi bisa menebak jika Rayan sudah jatuh hati kepada gadis ayu itu.


'' beruntung sekali kamu, jika bukan kamu maka aku akan merebut gadis ayu itu '' batin Rozi, tidak menutup kemungkinan Rozi juga mengagumi gadis ayu itu karena Rozi lah yang selama ini mengikuti dan berada di mana pun Mayra berada.


'' ayo turun '' ajak Rozi saat sudah sampai diparkiran perkantoran tiga tingkat itu.


'' eh sudah sampai aja '' kata Rayan sedikit terkejut, karena memang sedari tadi ia melamun


'' kamu sih melamun terus, kalo memang kamu suka ya sudah ungkap kan saja nanti, menyelam sambil minum air sob... ''


'' ah tidak mungkin, aku harus dengan cara halus mendekati nya, aku tidak ingin ia kembali terluka seperti sebelumnya '' ucap Rayan


'' ya sudah terserah kamu saja '' ujar Rozi pasrah, benar apa yang dikatakan oleh sahabat nya itu


mereka berdua pun memasuki gedung tersebut dan menemui resepsionis untuk mengantarkan mereka keruangan Soni.


mohon dukungan nya ya Mak..... 😘😘

__ADS_1


__ADS_2