
skip....
Tiga bulan berlalu, banyak hal yang berubah bagi Mayra, Aldo dan juga Rayan dan ada hal yang mengejutkan Mayra yaitu kedatangan orang yang pernah mengisi hati dan mengucapkan janji padanya.
orang itu tak lain adalah Riko, ya Riko kembali, tapi kedatangan nya ini bukan untuk memenuhi janji yang telah ia buat pada Mayra melainkan karena urusan pekerjaan.
ia memiliki kerjasama dengan perusahaan yang dikelola oleh Rayan, mereka sudah lama bekerja sama namun biasanya hanya orang tua Riko yang menangani berhubung orang tua Riko sudah tiada hingga membuat Riko langsung yang datang untuk menangani.
hari ini akan diadakan pertemuan antara Rayan, Soni dan Mayra begitu juga dengan Riko sendiri.
hal ini sama sekali tidak diketahui oleh Mayra, dan tidak pernah terpikirkan oleh nya hari ini i akan bertemu dengan Riko.
'' Mayra kamu sudah siapkan semua '' tanya Soni
'' sudah pak '' sahut Mayra
'' baiklah kalau begitu ayo kita jalan '' ajak Soni, Mayra pun mengikuti langkah Soni dari belakang.
ditempat lain Rayan sudah Rozi sudah berada ditempat yang ia janjikan untuk pertemuan tersebut.
pertemuan ini bukan hanya antara perusahaan Mayra dan Riko saja tapi juga banyak perusahaan lain yang hadir disini. terutama semua yang bekerja sama dengan perusahaan Rayan.
'' Rozi kamu tidak melewatkan satu pun kan '' tanya Rayan
'' aku sudah pasti kan semua relasi kita sudah mendapatkan undangan itu ''
'' kalau begitu baiklah, kamu memang bisa diandalkan '' puji Rayan
Rozi pun tersenyum mendengar perkataan sahabat nya itu, '' bagaimana hubungan kamu dengan Mayra, apa ada kemajuan ''
'' ya begitulah ''
'' maksud kamu ''
'' aku masih belum bisa mengatakan nya, karena aku takut dia akan menjauh dari ku ''
'' lalu apa komentar kakek ''
'' kakek juga tidak masalah selama Mayra merasa nyaman, dia juga ingin bertemu dengan Mayra mungkin dalam waktu dekat ini ''
'' apa kakek sudah siap ''
'' aku rasa begitu, mungkin ia tidak ingin mengabaikan pesan terakhir nenek ''
menyebutkan nenek membuat Rayan sedih karena ia tidak berada disampingnya di saat terakhir.
__ADS_1
'' sudah sob..., aku yakin Mayra akan menerima kakek dengan baik, karena hanya kakek keluarga yang ia miliki saat ini ''
'' terimakasih karena kamu selalu mendukung ku, secepatnya aku akan mempertemukan mereka '' ujar Rayan
'' permisi pak, para tamu sudah ada yang hadir '' ucap salah satu karyawan
'' baiklah bawa mereka keruangan ini '' sahut Rozi
karyawan itu pun berpamitan dan menjemput tamu yang sudah mengisi daftar hadir terlebih dahulu.
ada beberapa perwakilan yang sudah datang termasuk Mayra dan Soni disana, setelah mengisi daftar hadir Mayra meminta izin ke kamar mandi terlebih dahulu.
Soni dan beberapa orang lainnya pun masuk keruangan yang sudah disiapkan oleh Rayan mereka disambut oleh Rayan dan Rozi.
Rayan terus memperhatikan satu persatu para relasi nya namun ia tidak melihat Mayra disana hingga ia meminta Rozi untuk menanyakan hal tersebut kepada Soni.
''aku tidak melihat Mayra, dimana dia '' tanya Rozi pada Soni
'' oh Mayra tadi sedang ke kamar mandi jadi saya masuk saja duluan '' kata Soni bertepatan dengan itu Riko mendengar nama Mayra disebut, ia sedikit kaget dan perasaan bersalah langsung menghampiri nya.
'' Mayra... apa yang mereka maksud, ah tidak mungkin lagian aku tidak melihat Aldo disini '' batin Riko
karena setahu Riko Mayra bekerja di perusahaan Aldo, walaupun ia tidak pernah kembali namun ia tahu sebenarnya Aldo adalah pemilik perusahaan tempat Mayra bekerja.
belum hilang rasa terkejut Riko, mayra tiba-tiba muncul dihadapan nya hingga tanpa sadar ia terus memperhatikan Mayra dari tempat ia duduk.
'' maaf saya agak lama pak '' ucap mayra sungkan
'' tidak masalah Mayra, acara nya juga belum dimulai. tapi Rayan yang mencari mu '' goda Rozi
Soni dan Rozi pun tersenyum mereka sudah tahu kedekatan Mayra dan Rayan walaupun hubungan mereka belum ada status nya.
'' ah anda bisa saja '' kata Mayra sedikit malu
Rayan melempar senyum nya pada Mayra, Mayra pun tersenyum saat melihat Rayan menatap nya.
hal tersebut tak luput dari perhatian Riko '' ternyata ini benar kamu ra... apa yang harus aku katakan padanya nanti '' batin Riko
'' mari silahkan duduk '' ujar Rozi pada Mayra
'' terimakasih pak Rozi '' begitu lah jika sedang jam kerja Mayra akan memanggil Rozi dengan embel-embel pak, padahal Rozi sudah melarangnya.
Mayra pun mengedarkan pandangannya kepada semua tamu yang sudah hadir tampak semua kursi sudah terisi.
hingga pandangan nya bertemu dengan Riko, Mayra pun seketika mematung saat melihat Riko ada disini.
__ADS_1
rasa sesak tiba-tiba ia rasakan, nafas Mayra memburu seperti menahan sesuatu '' Riko, apa itu Riko '' ucap Mayra pelan
Riko pun hanya bisa diam saat pandangan nya dan Mayra menyatu, tak tahu apa yang ingin ia perbuat sejujurnya ia belum siap bertemu dengan mayra, namun takdir berkata lain.
'' baiklah karena semua sudah hadir mari kita mulai rapat kita yang setiap tahun nya selalu kita adakan '' ucap Rozi buka suara
Mayra pun segera memutus pandangan nya dari pada riko, ia membuka tutup air mineral nya dan meminum air tersebut untuk menghilangkan ketegangan yang ia rasakan.
'' aku harus kuat '' batin Mayra
'' Mayra apa kamu baik-baik saja '' tanya Soni
'' saya baik-baik saja kok pak '' jawab Mayra sedikit gugup, keringat terus saja keluar dari dahi Mayra entah mengapa ia merasa kan sesak
ia berusaha untuk tetap bisa mengontrol diri namun tak bisa '' pak apa saya boleh izin, karena saya merasa tiba-tiba kepala saya pusing '' kita Mayra jujur pada Soni
'' baiklah kamu pulang saja, biar saya yang menangani ini '' sahut Soni khawatir ia melihat wajah Mayra yang tiba-tiba pucat pasi dan berkeringat
'' apa sebaiknya saya mengantar kamu saja '' tawar Soni tak tega
'' tidak pak, saya naik taksi saja, terimakasih pengertian bapak ''
'' mohon maaf sebelumnya saya mohon izin karena saya tiba-tiba tidak enak badan '' kata Mayra meminta izin kepada tamu yang hadir dan sedikit membungkuk
Riko terus saja memperhatikan Mayra, Rayan yang mendengar Mayra meminta izin pun langsung berlari menghampiri Mayra
'' ada apa Mayra '' tanyanya
'' saya hanya pusing pak, maaf rapat ini terganggu karena saya ''
'' tidak masalah Rozi bisa menangani ini, ayo saya antar kamu pulang '' tawar Rayan
'' tidak usah repot-repot pak, saya naik taksi saja ''
'' tapi sudah kewajiban saya untuk menjaga kamu Mayra '' ucap Rayan spontan
'' maaf pak permisi '' Mayra pun berjalan menjauhi mejanya ia dapat melihat para tamu memperhatikan dirinya dan Rayan.
Rayan hanya bisa pasrah saat melihat Mayra menjauhinya, Mayra kembali melihat riko, ia ingin memastikan bahwa yang ia tidak salah lihat.
'' Rozi kamu lanjutkan rapat ini, aku akan mengantarkan Mayra ''
'' baiklah tidak masalah ''
Rayan pun menyusul Mayra yang lebih dulu keluar dari ruangan itu.
__ADS_1
'' kenapa tuan Rayan khawatir sekali dengan Mayra, ada hubungan apa mereka '' gumam Riko
'' maafkan aku Mayra, aku memang pengecut tidak berani menemui kamu dan mengatakan bahwa aku dijodohkan oleh keluarga ku disana '' batin Riko