
Mau tak mau Aldo dan Mayra memakan makanan yang ada di piring mereka, nikmat memang.
Namun setelah nya mereka akan merasakan akibatnya efek dari udang tersebut.
Aldo dan mayra baru saja selesai makan begitu juga dengan silvia, kalo boleh jujur makan siang mereka kali ini tidak dapat mereka nikmati.
Bagaimana bisa mereka menikmati makanan yang seharusnya mereka hindari.
'' ayo kita keruang tengah biar bibik saja yang membereskan nya '' ucap Silvia pada mayra.
'' tidak apa-apa tante aku justru senang bisa membantu, tidak baik bagi anak gadis membiarkan bekas makan mereka'' kata Mayra sambil menyusun piring kotor dan siapa ia angkat kedapur.
'' oh baiklah nak, kamu dibantu bibik ya,Tante mau lihat Riko dulu '' Silvia pun meninggalkan meja makan menuju kamar putranya.
'' ra... mau aku bantuin '' tawar aldo, ia semakin kagum pada mayra.
'' tidak usah aldo, kamu tunggu didepan saja aku takut kamu bosan nantinya. '' sebut mayra tersenyum.
'' aku tidak akan bosan, aku menunggu disini saja ya, lagian Riko juga belum keluar dari kamar. lebih baik aku disini melihat mu '' kata Aldo tanpa sadar
Mayra menyerngit heran dengan perkataan aldo, sementara bibik yang dari tadi ikut menyimak pembicaraan mereka tertawa geli mendengar perkataan aldo.
'' kamu apaan sih '' sebut Mayra merasa malu pada bibik
Aldo hanya bisa cengengesan dan salah tingkah, didepan Mayra dan bibik yang bekerja dirumah riko.
Mayra pun mengangkat piring yang sudah ia tumpuk. dan ingin mencucinya tapi bik Sri tidak mengizinkan nya.
'' tidak usah non, biar bibik saja yang kerjakan, non lebih baik nemanin pacar nya '' kata bik Sri sambil menunjuk kepada aldo.
hah pacar, sejak kapan aku dan aldo berpacaran. ini pasti karena kata Aldo tadi hingga bik Sri punya pikiran begini. batin Mayra kesal
'' non! kok malah melamun, sana temanin, kasian Lo non cakep gitu dianggurin '' sebut bik Sri menyadarkan Mayra yang tengah mengumpat dalam hati.
'' eh iya bik, tapi dia bukan pacar saya bik, kami hanya berteman '' seru Mayra menjelaskan bahwa dirinya dan aldo tidak memiliki hubungan apa-apa.
'' ya... sayang banget non, kenapa non ga mau kelihatan nya dia suka sama non '' kata bik Sri sedikit kecewa
'' ga apa-apa bik, aku hanya ingin menikmati hidup tanpa memiliki ikatan '' sahut Mayra sambil tersenyum
'' ya udah bik aku kedepan dulu ya, sepertinya Riko dan Bu Silvia juga udah turun tuh '' imbuh mayra lagi
'' oh iya silahkan non, besok sering-sering main kesini ya non, kasian den Riko ga punya teman '' ucap bik Sri
'' ok bik siap..'' Mayra pun melangkah menuju meja makan mendekati Aldo yang tengah sibuk dengan ponselnya.
__ADS_1
'' ngapain sih? kelihatan nya serius amat '' sapa Mayra saat ia sudah dekat Aldo
'' eh kamu ra.., ga aku hanya chat mami aja biar dia ga khawatir aku pulang telat hari ini '' sahut Aldo
'' oh..., yuk kita kedepan Riko dan Tante udah keluar dari kamar '' ajak mayra, sekali lagi ia menarik tangan Aldo. tanpa mereka sadari Riko terus memperhatikan apa yang diperbuat mayra.
ia cemburu, bagaimana tidak saat Riko mendekati mayra, Mayra malah menjauh darinya.
dan terkesan menghindar darinya, Silvia dapat melihat jika putra nya tengah memperhatikan Aldo dan Mayra saat ini.
'' kenapa Riko sampe begitunya melihat mereka, atau jangan-jangan Riko suka pada Mayra '' batin Silvia
'' Riko kamu apa kabar '' tanya Aldo saat Riko sudah sampai dilantai bawah
'' hemm aku udah baikan '' sahut Riko acuh karena ia kesal Mayra masih saja menggenggam tangan Aldo
'' hey Riko '' sapa Mayra canggung
'' Riko hanya menatap Mayra sekilas lalu berjalan menuju sofa
Aldo dan Mayra bingung kenapa Riko bersikap dingin begitu pada mereka.
saat Aldo akan mengayunkan tangannya ia baru sadar jika dari tadi Mayra terus saja menggenggam tangannya.
Aldo langsung memberikan kode pada Mayra agar melepaskan tangannya.
'' apa... '' tanya Mayra tak mengerti
'' ini... tangan ku '' seru Aldo pada akhirnya
'' eh iya maaf, '' sahut Mayra gugup, ia meras malu karena dari tadi melakukan kesalahan yang sama
'' tidak apa-apa, ayo kita dekati Riko '' ajak Aldo, sekali ia paham kenapa Riko bersikap seperti itu pada nya dan mayra.
mungkin saja Riko cemburu, ya Aldo tahu Riko tengah cemburu saat ini karena Aldo tahu jika Riko menyukai mayra.
'' kalian ngobrol aja ya, Tante mau istirahat kekamar '' seru Silvia karena Riko sudah bertemu dengan kedua temannya.
'' baik Tante '' sahut Aldo dan Mayra
'' sayang kamu temani mereka ya..., mama mau istirahat dulu '' ucap Silvia pada Riko
Riko hanya mengangguk menjawab mana nya.
setelah Silvia pergi Riko mengajak
__ADS_1
Mayra dan Aldo ketaman belakang, ia ingin menghirup udara segar karena ia belum keluar rumah sejak kemarin
dan disini lah mereka sekarang ditaman bunga yang ditanam rapi. disana juga ada kolam renang yang cukup luas.
bik Sri pun datang membawakan minuman dingin dan beberapa cemilannya.
Mayra duduk bersama Riko dan Aldo tepatnya ia berada ditengah diapit oleh kedua lelaki yang sama-sama memiliki rasa padanya.
'' oh iya, sejak kapan kalian datang '' tanya Riko
'' tedi sepulang kuliah kami langsung keseini,'' sahut Aldo
'' darimana kalian tahu alamat ini, padahal kalian sebelumnya tidak pernah kesini '' tanya Riko lagi
'' oh... itu aku mendapatkan alamat ini dari genta, karena aku tadi mengahapiri dia saat dikantin. tapi karena ia tidak bisa datang jadi aku memutuskan untuk pergi sendiri.
tapi Mayra ingin ikut, ia bilang ingin tahu tentang keadaan kamu '' ucap Aldo menjelaskan dan sengaja mengatakan jika Mayra ingin menjenguknya.
Riko mendengar Mayra ingin menjenguknya pun merasa senang.
'' terimakasih karena kalian sudah datang, tapi aku udah Sehat kok, lihat ni '' sebut Riko sambil melompat ringan
'' eh.. udah dong kamu ga harus lompat gitu kali, seperti anak kecil aja '' kata Mayra
Riko hanya tertawa melihat wajah panik mayra.
'' iya, iya aku duduk ni '' sebut Riko duduk kembali ketempat duduknya
'' nah... gitu dong.'' kata Mayra sudah tidak panik lagi
'' oh iya ngomong-ngomong kamu sakit apa '' tanya Aldo
'' aku hanya kecapean dehidrasi, jadi harus istirahat dirumah dulu '' sahut Riko santai
'' makanya lain kali jangan suka makan terlambat, dikampus sepi tahu ga ada kamu yang selalu ngerecokin '' kata mayra tertawa sehingga nampak jelas lesung pipi dikediam pipinya
Aldo dan Riko terpesona melihat tawa mayra yang lepas saat ini. biasanya untuk diajak bicara saja sangat susah tapi sekarang mereka melihat Mayra tertawa.
'' betapa manisnya kamu ra... '' batin Aldo
'' ya ampun aku ga salah lihat, Mayra tertawa seperti itu, aduh jantungku '' batin Riko sambil memegangi dadanya yang berdegup kencang
Mayra pun berhenti dari tawanya karena ke dua lelaki yang ada didepannya kini tengah memandangi dirinya.
'' ada apa dengan kalian kok malah diam... '' tanya Mayra sambil menjentikkan jarinya didepan Aldo dan riko.
__ADS_1
💫💫💫💞💞💞