Mencintai Tanpa Dicintai

Mencintai Tanpa Dicintai
gadis berlesung pipi


__ADS_3

'' Alhamdulillah gejalanya sudah berkurang kak... '' seru Maya lega saat melihat kondisi Mayra pagi ini


'' syukur Alhamdulillah bu..., karena hari ini kakak ada bimbingan dan ga bisa ditinggal '' sahut Mayra juga lega


'' kalau begitu kamu sarapan dulu sebelum berangkat, ibu mau lihat adik mu dulu '' Maya pun meninggalkan meja makan


Mayra duduk dan langsung menyendok kan nasi goreng kedalam piringnya.


'' aldo... ayo bangun nak... '' seru Gina sambil mengetuk kamar putra nya


'' iya mi. Aldo udah bangun kok, sebentar lagi Aldo turun '' sahut nya dari dalam.


Gina pun beralih kekamar putrinya serli. '' adek... kamu sudah bangun nak'' panggil Gina pada putri nya


'' sudah mami, aku lagi pakai seragam ni, nanti aku menyusul '' sahut serli dari kamar nya


'' ya sudah jangan terlalu lama, kasian papi menunggu '' sebut Gina sebelum ia meninggalkan kamar putrinya.


gina pun turun kelantai bawah menyusul suaminya yang menunggu dimeja makan.


'' apa mereka sudah bangun '' tanya kemal pada istri nya


'' sudah, sebentar lagi mereka turun ''


'' bagaimana keadaan Aldo '' tanya nya kembali


'' tadi mami ga sempat masuk kekamar nya, dia bilang sudah baikan '' jawab Gina sambil duduk disebelah suaminya


'' syukur lah kalau begitu '' ucap kemal lega


'' pagi mi, Pi '' ucap Aldo dan serli sat sampai dimeja makan


'' pagi sayang '' sahut keduanya


'' ayo kita mulai sarapan nya '' ajak Gina


mereka pun memulai sarapan nya bersama.




'' pagi Dewi '' sapa Mayra pada teman sebangku nya.


Dewi melihat Mayra yang sedikit berbeda pagi ini, tidak seperti biasanya. gadis yang biasanya pendiam dan tidak banyak basa-basi sekarang berubah ramah dan terlihat senyum manis terukir diwajahnya.


'' pagi Mayra '' sahut Dewi masih dengan ekspresi terkejut nya


'' ada apa dengan mu, kenapa mentap ku seperti itu. apa ada yang salah dengan wajah ku ?'' tanya Mayra bingung


'' tidak, tidak ada apa-apa diwajah mu, hanya... saja '' Dewi tidak melanjutkan perkataannya

__ADS_1


'' oh.... maksud kamu aku berubah, gitu?'' tebak Mayra


" hehe iya, maaf kalo aku tidak membuat kamu nyaman '' ucap Dewi sungkan karena ia takut Mayra akan tersinggung dengan ucapan nya.


'' tidak apa-apa, aku paham kenapa kamu terkejut dengan aku hari ini, mulai hari ini aku ingin berubah aku tidak mau menjadi orang yang tertutup lagi karena aku lebih suka memiliki banyak teman '' sebut Mayra dengan senyum yang terpancar diwajahnya


'' wah... bagus dong kalau begitu '' kata Dewi setengah berteriak, hingga mereka jadi pusat perhatian di kelas


'' sttt... kamu ga perlu teriak juga'' sebut Mayra sambil menutup mulut Dewi dengan kedua tangan nya dan menatap kikuk pada orang-orang yang tengah melihat nya Mayra tersenyum kepada mereka.


Hingga semua yang sedang menatap Mayra merasa heran dengan sikap Mayra kali ini, pasalnya mereka sangat jarang bahkan hampir tidak pernah melihat Mayra seramah ini.


banyak diantara mereka berbisik bahkan ada juga yang langsung histeris melihat senyum manis Mayra yang menunjukkan kedua lesung pipinya dan gigi gingsul yang dimiliki mayra.


'' hai lihat Mayra tersenyum padaku '' sebut salah satu mahasiswa laki-laki senang.


'' bukan dia tersenyum padaku '' sebut yang lainnya


'' lihat lah betapa manisnya dia jika tersenyum '' seru salah seorang lagi. hingga kelas menjadi riuh dan ribut seketika.


Mayra hanya bisa menggeleng melihat kelakuan para murid lelaki.


'' aduh kenapa jadi begini sih '' keluh Mayra


'' itu karena kamu selalu bersikap datar selama ini, bahkan sebentar lagi kita akan lulus tapi kami sama sekali belum pernah melihat sikap kamu yang seperti ini '' sebut Dewi panjang lebar.


'' iya, iya aku yang salah. tapi sekarang dan kedepannya aku tidak ingin dikenal sebagai Mayra yang pendiam dan jutek lagi, aku ingin mereka tahu bahwa aku bukanlah gadis yang seperti itu. '' ucap Mayra dengan senyum nya.


'' sudah lepas kan aku, kamu berlebihan sekali. nafas ku sesak ni '' keluh Mayra karena Dewi memeluknya terlalu erat


Dewi pun melepaskan pelukannya dan tertawa melihat wajah kesal mayra.


banyak diantara teman sekelas Mayra senang melihat perubahan sikap nya. terlebih bagi mahasiswa laki-laki karena selama ini mereka sangat penasaran dengan gadis cantik itu tapi sangat susah untuk didekati.


selain cantik Mayra juga memiliki prestasi yang bagus di kampus nya.


tidak salah banyak lelaki yang berusaha untuk mendekati nya.


namun Mayra sama sekali tidak pernah menanggapi mereka yang berusaha mengejar cintanya.


sudah banyak lelaki yang menyatakan cinta pada nya namun Mayra selalu saja menolaknya dengan halus.


agar mereka tidak sakit hati kepada mayra, terakhir Riko lah yang berupaya untuk mendekati nya. namun sampai saat ini Riko juga belum berhasil mendapatkan hati gadis berlesung pipi itu.


Aldo memasuki kelas ia heran karena suasana kelas terlihat berbeda kali ini, namun ia tidak tahu apa yang merubah suasana kelas menjadi hangat kali ini.


saat melewati meja Mayra Aldo tak bisa melihatnya karena banyaknya mahasiswa yang berkumpul disana.


Aldo bingung ada apa disana namun ia enggan untuk mendekati meja itu.


'' hai kamu kenapa diam saja, ayo kita ke meja mayra '' ajak salah satu siswa disana

__ADS_1


'' ada apa dengan Mayra '' tanya nya heran


'' wah... kamu telat sih datang nya, tadi itu ada keajaiban yang terjadi di kelas '' sahut nya antusias


'' keajaiban apa ??'' tanya Aldo semakin bingung


'' ayo ikut aku biar kamu tahu '' ucap mahasiswa laki-laki itu sambil menarik tangan aldo.


Aldo pun hanya bisa pasrah mengikuti langkah teman sekelas nya itu yang membawanya menuju meja Mayra.


Aldo berpapasan dengan mahasiswa lainnya yang terlihat senang dan terus saja mengamati ponsel mereka.


'' ada apa di ponsel mereka seperti melihat foto artis saja '' gumam Aldo


'' ah lihat ni hasil jepretan kamera ku lebih bagus '' ucap mahasiswa laki-laki itu sambil memperlihatkan hasil foto nya.


'' wah kamu beruntung sekali dapat pose nya yang sedang snyum gini, kirim ke aku dong '' pintanya


'' ya sudah ayo kita duduk disana biar ga ribet '' sahutnya meninggalkan mahasiswa lainnya yang tengah berebut ingin berselfi ria dengan mayra.


'' udah dong, nanti lagi ya sebentar lagi doesn pembimbing akan masuk '' sebut Mayra berusaha menghindar dari taman yang ingin Selfi dengannya.


'' ya ... '' sahut mereka merasa kecewa


'' sudah-sudah jangan sedih nanti setelah jam pelajaran usai kalian kan bisa kok meminta Selfi lagi dengan Mayra '' sebut Dewi


Mayra menatap jengah pada Dewi yang berlagak seperti asisten artis, akhirnya mereka pun membubarkan diri.


karena kerumunan bubar, Aldo dapat melihat Mayra dengan jelas.


benar apa yang dikatakan oleh teman nya tadi jika Mayra berubah hari ini. bukan hanya dirinya yang tersenyum ramah tetapi Mayra juga merubah penampilan nya.


aldo terpaku memperhatikan Mayra yang sedang tertawa lepas dengan Dewi.


'' kamu memang manis Mayra, Gadis berlesung pipi kamu sudah mencuri hatiku ini '' gumam Aldo


'' hey Aldo ayo duduk, kamu ga lihat dosen pembimbing tengah melihat kita '' ajak teman Aldo yang mengajak nya melihat Mayra tadi.


'' eh iya '' shut Aldo tersadar dari lamunannya dan langsung saja berjalan menuju mejanya.


'' tuh kamu lihat sendiri kan mayra, bahkan Aldo yang pendiam saja terpikat dengan kamu '' sebut Dewi sambil berbisik


'' apaan sih kamu '' ucap Mayra menyikut lengan Dewi


'' aw... '' ucap Dewi spontan dan langsung menutup mulutnya karena dosen langsung melihat kearah nya


'' maaf buk tangan saya terjepit '' sebut Dewi langsung karena ia tidak ingin disuruh keluar saat jam pelajaran.


dosen tersebut hanya menggeleng kepala menanggapi dewi.


terimakasih sudah mampir say...

__ADS_1


__ADS_2