Mencintai Tanpa Dicintai

Mencintai Tanpa Dicintai
semangat baru mayra


__ADS_3

Puas melamun Mayra pun bangkit dari duduknya, '' ah sudah jam segini aku harus segera pulang agar tidak kemalaman '' kata Mayra saat melihat jam tangannya


pria yang mengikuti Mayra pun segera mengikuti Mayra, ia tidak ingin kehilangan satu momen pun hal yang dilakukan oleh mayra.


Mayra keluar dari taman tersebut dan memesan ojek online untuk mengantarkan nya pulang.


Mayra tidak menyadari bahwa ada yang mengikuti dirinya, karena memang pria suruhan itu tidak bermaksud jahat kepada Mayra jadi gerak-gerik nya pun tidak mencurigakan bagi mayra.


sesampainya dikamar Mayra membaringkan tubuhnya, ia merasa lelah, lebih tepatnya lelah hati dan pikiran namun ia tak ingin menganggu kehidupan Aldo saat ini.


'' baiklah jika ini yang kamu inginkan Aldo, aku akan menjalani ini sebisaku, tapi jika aku lelah menunggumu maka jangan salah kan aku yang kau tinggalkan tanpa kabar, begitu juga dengan mu Riko kenapa aku seolah-olah seperti mainan bagi kalian. padahal sangat sulit bagiku untuk membuka hati '' kata Mayra seorang diri sambil menatap langit-langit kamarnya.


'' aku harus kuat, aku tidak ingin lagi jatuh dalam jerat yang sama, biarlah hati ini terluka dan bersedih saat ini, aku yakin suatu saat Allah akan mengirimkan aku jodoh yang terbaik '' ucap Mayra kembali menyemangati dirinya sendiri


puas meluapkan isi hatinya Mayra pun bangkit dari tidurnya untuk membersihkan tubuhnya yang terasa lengket dikamar mandi.


ditempat lain tampak lelaki yang mengikuti Mayra sedang berbicara dengan seorang pemuda, terlihat mereka sedang merencanakan sesuatu untuk bisa mendekati Mayra.


'' apa langkah kita selanjutnya bos '' tanyanya


'' udah ga usah panggil bos segala, risih aku mendengar nya '' decak pemuda itu kesal

__ADS_1


lelaki itu hanya tersenyum melihat tingkah laku sahabat nya itu, jika sudah berdua begini pasti ia tidak bisa menolak permintaan sahabat nya itu.


'' baiklah sob... lalu apa jalan yang kita ambil '' tanyanya kembali dengan seulas senyum


'' ngapain kamu senyum-senyum begitu '' sebut pemuda itu kembali tak terima melihat tingkah sahabatnya itu


'' udah ah, capek ngomong sama kamu, salah terus. emang ada apa sih '' tanyanya penasaran dengan sikap sahabat nya itu


'' entah lah, sudah beberapa hari ini aku selalu bermimpi bertemu dengan nenek, tapi disaat aku mendekat dia selalu saja menghindari ku '' ucap pemuda yang bernama lengkap Rayan Sudrajat.


pemuda yang beberapa tahun lalu diasuh oleh kakek dan nenek dari mayra.


'' aku juga ingin, tapi kakek tidak mengijinkan aku, kamu kan tahu sendiri kakak orang nya seperti apa, aku tidak ingin memaksa nya '' keluh Rayan pada sahabatnya itu


'' ya sudah kita segera kan saja misi ini, agar kamu bisa bertemu dengan nenek secepatnya '' ide Rozi


'' tapi apa ini tidak terlalu cepat, aku tidak ingin Mayra merasa terpaksa nanti nya saat aku mendekati nya '' kata Rayan kembali


'' kalo kamu terus saja menunda, ya seperti ini jadinya, kebetulan besok kita akan melakukan kunjungan dan kerjasama di tempat Mayra bekerja, bagaimana apa kamu mau ikut '' bujuk Rozi kembali


Rayan nampak berpikir dengan ide sahabat nya itu, '' benar juga apa yang dikatakan oleh Rozi bukannya aku memaksa Mayra untuk mau menerima ku, tapi jika aku dan dia tidak bertemu maka sampai kapanpun dia tidak akan pernah mengenal ku '' batin Rayan

__ADS_1


'' eh malah ngelamun, ya udah kalo kamu masih banyak pertimbangan biar aku saja yang mengganti kan posisi mu, cewek ayu gitu kok dianggurin '' ucap Rozi berusaha membuat suasana panas


'' apa kamu bilang, kamu mau gantiin aku, ga aku ga akan lepaskan Mayra '' seru Rayan kesal


'' kalo gitu ayo kita temui dia, kamu berani kan ikut aku besok '' goda Rozi kembali


'' ok, aku akan ikut dan aku akan langsung menyapa Mayra besok, kamu lihat saja '' ujar Rayan menggebu, entah mengapa ia seakan tak rela saat mendengar perkataan Rozi yang ingin menggantikan nya. apakah ini pertanda bahwa ia suka pada gadis yang selama ini ia lihat dari foto nya saja.


entah lah hanya Rayan saja yang tahu isi hatinya, '' ya sudah aku mau balik dulu, ingat besok pagi aku akan menjemputmu, jadi bersiaplah '' seru Rozi lalu keluar dari apartemen sahabat nya itu tanpa menunggu jawaban dari Rayan.


'' dasar nih anak, kebiasaan main pergi aja '' kesal Rayan lalu berjalan kesisi jendela melihat kesibukan kota disore hari.


'' hmmm esok, esok mayra. aku akan menemui kamu '' gumam Rayan tersenyum membayangkan wajah Mayra yang ayu


'' yes! akhirnya aku berhasil juga mengajak Rayan, '' seru Rozi sambil melompat senang ia tidak memperhatikan sekeliling nya, banyak orang menatap heran terhadap nya.


namun Rozi mengabaikan mereka ia tetap berjalan acuh setelah aksi konyol nya tadi.


'' baiklah... mulai besok aku akan lebih semangat untuk hidup ku, berhenti memikirkan mereka yang selalu saja mempermainkan ku, hanya saja kenapa mami juga tidak memberikan kabar kepada ku tentang Aldo '' ucap Mayra saat ia melihat pemandangan sore dari jendela kamarnya


'' ah sudahlah, jika aku begini terus, kapan aku bisa bangkit, semangat Mayra... '' Mayra meminum teh yang sudah ia siapkan untuk menikmati sore hari.

__ADS_1


__ADS_2