Mengejar Cinta Sang Artis Idola

Mengejar Cinta Sang Artis Idola
WAJAH MURAM NADIA


__ADS_3

hari pun berganti, dimana pagi ini setelah tadi malam tangerang city sampai di kota tangerang, ade segera bergegas untuk pulang, karena dia merasa sangat kangen sekali dengan suasana rumah nya. setelah menempuh jarak hampir setengah jam, ade pun sampai di rumah nya. dia langsung masuk dan menemui nicole dan kedua anak kembarnya. namun ternyata, nicole dan si kembar belum keluar dari kamar nya. dengan segera dia menuju kamar untuk menemui mereka, ketika berada di kamar, ternyata memang mereka belum pada bangun. ade segera rebahan di samping nicole dan langsung memeluk nya. sementara nicole masih sangat pulas dengan tidur nya. hingga ade merasa bosan, dia pun segera menjahili istrinya dengan memencet hidung mancung nya. gak lama nicole pun mulai membuka mata dan sedikit kaget dengan kehadiran ade yang sudah berada di samping dan sedang memeluknya. lalu nicole berkata.


"yaaaaank, aku masih ngantuk. sini bobo yuk"


lalu ade berkata.


"enggak mau, aku kangen sama kamu sayang. aku mau peluk kamu, mau cium kamu seharian ini"


"yaudah sini peluk, terus kita bobo yaa"


gak lama ade pun berpindah dan mencium satu persatu anak kembarnya. ketika mencium nadia, dia langsung terkejut dan sedikit panik. karena nadia sangat panas sekali. dengan segera dia memeriksa seluruh tubuh nadia. dan ternyata nadia demam dengan panas yang lumayan tinggi. lalu ade berkata pada nicole.


"sayang, nadia panas sekali loh, dia demam ini. kamu kenapa gak bilang sih? "


mendengar itu, nicole pun langsung merasa segar dan hilang ngantuk nya. dengan segera dia memeriksa dahi dan kening nya nadia. nicole langsung terkejut dengan rasa panas pada tubuh nadia. dia pun berkata.


"yaa ampun yank, anak ku kenapa? ayo kita bawa ke dokter"


lalu ade memeluk dan menggendong nadia. sementara nadia hanya menangis karena merada tidak enak badan. nadia pun tidak mau lepas dari ayahnya. lalu nicole segera ke kamar mandi untuk bersih bersih karena ingin membawa nadia ke dokter. setelah selesai, dia pun segera membangunkan aidan. dan tetnyata aidan pun panas, tapi gak sepanas nadia. karena ketika anak kembar salah satu dari mereka sedang sakit, maka yang satupun akan sedikit terbawa.


akhirnya ade mencoba berinteraksi pada nadia sedikit bertanya.


"nadia sakit yaa? apa yang kamu rasa nak? sini sama ayah yaa"


nadia hanya terdiam dan terlihat sangat muram sekali. lalu nicole pun mencoba mendekat dan bertanya juga pada nadia.


"sayang, kita ke dokter yaa, yuk mommy gendong"


tetapi nadia hanya ingin tetap berada di gendongan ade. dengan segera mereka menuju dokter spesialis anak yang ada di tangerang. dalam perjalanan pun, nadia tetap selalu berada di pangkuan ade, begitu juga aidan. namun nicole merasa sedikit khawatir dengan suhu panasnya tubuh nadia. nicole pun menyetir mobil dengan perasaan was was. sesampainya di dokter, dengan segera ade bertanya pada perawat disana.

__ADS_1


"pagi mbak, sudah bisa periksa kah jam segini? "


sang perawat pun membalas.


"sudah pak, bapak isi dulu formulir nya sambil saya menyiapkan ruangan periksa."


dengan cepat nicole mengisi data dari nadia dan aidan. gak lama sang perawat pun berkata.


"ayo silahkan pak ke ruangan dokter nya."


dalam ruangan dokter pun, nadia tetap hanya ingin selalu berada di pelukan ade. akhirnya dokter memeriksa nya dengan nadia tetap di pangkuan ade. sementara nicole masih menggendong aidan menunggu giliran nya setelah memeriksa nadia.


setelah dokter memeriksa kedua nya, dokter pun berkata dan menjelaskan.


"mereka hanya demam biasa saja kok, jangan terlalu cemas. besok juga sudah normal lagi. yang penting obat yang ini harus di habiskan dan harus sebelum makan ya. "


ucap doktet sambil mengangkat salah satu obat itu. nicole dan ade pun bisa bernafas lega. lantaran nadia dan aidan hanya demam biasa karena kelelahan. akhirnya mereka bergegas kembali menuju rumah. kembali di perjalnan, mereka mencoba menghibur aidan dan nadia. namun wajah nadia tetap saja murung tanpa mau senyum sedikit pun. ade dan nicole pun merasa serba salah. karena baru pertama kali mereka menghadapi situasi seperti ini. nadia yang biasanya selalu ceria, kini ketika sedang sakit, dia benar benar berbeda sekali dari hari hari sebelumnya.


"sini sayang, mimi obat dulu yaa. biar sembuh, biar kalian bisa main lagi bareng mommy dan ayah"


nadia pun perlahan membuka mulut nya untuk menerima obat yang nicole berikan. melihat itu, ade merasa senang dan berkata.


"anak ayah pintar, gak takut minum obat"


setelah minum obat, mereka segera membaringkan kedua nya di kasur sambil terus di temani oleh ayah dan mommy nya. lalu ade berkata pada nicole.


"kamu kalau mau aktifitas gak apa apa sayang, biar aku yang stay disini jaga mereka."


nicole pun membalas.

__ADS_1


"iya yank, aku mau bantu mamah yaa. kalian baik baik yaa disini. kalau sudah beres, aku kesini lagi"


nicole pun bergegas keluar kamar untuk membantu mamah mertuanya menyiapkan makanan untuk siang ini. sementara ade, dia tetap menjaga aidan dan nadia yang sudah mulai mengantuk akibat pengaruh efek obat nya itu. gak lama kedua nya pun tertidur. dengan setia ade menjaga dan memeluki kedua anak kembar nya itu. dia terus memandang wajah mereka sambil mengeluskan tangan nya di kening mereka masing masing. setelah hampir satu jam setengah, nicole pun kembali dari aktifitasnya tadi. lalu dia bertanya pada ade.


"panasnya masih tinggi atau sudah turun yank? "


lalu ade kembali mengecek mereka dan berkata.


"sudah mendingan sih, gak seperti pagi tadi. sekarang kamu mandi dulu sana, kamu belum mandi loh sayang"


"iyadeh aku mandi dulu, nanti gantian kalau kamu mau ngopi or merokok, biar aku yang jaga mereka disini"


nicole segera menuju kamar mandi, semntara ade masih tetap memeluk aidan dan nadia dalam tidurnya. gak lama berselang nicole pun sudah tiba dari mandinya. begitu terpana nya ade melihat nicole yang baru keluar dari kamar mandi. dia menilai nicole benar benar cantik hari ini. dengan cepat dia berkata.


"bidadari gue cantik banget sih. cium dulu dong bule"


kembali nicole merasa geer dan memerah pada kita dua pipinya. lalu berkata.


"kebiasaan deh, selalu gombal"


"enggak sayang, beneran. kamu cantik, kalau gak cantik mana mungkin aku mau sama kamu"


dengan segera nicole menghampiri ade dan langsung mengecup bibir ade. lalu mereka saling rebahan di sampin aidan dan nadia yang masih terlelap. gak lama ade pun pamit untuk keluar kamar sebentar pada nicole. nicole pun mengangguk memberikan ijin padanya. ade hanya menuju halaman belakang untuk sekedar mencari angin sebentar. sambil menikmati rokok nya, dia memandang sudut kolam renang disana. dia hanya masih merasa sedikit khawatir dengan keadaan kedua anak kembar nya. setelah rokok habis pun, dia kembali menuju kamar untuk menjaga aidan dan nadia bersama nicole disana. sesampainya di kamar, ternyata nicole pun ikut terlelap bersama kedua anaknya. ade hanya tersenyum melihat itu. dengan tingkah jahilnya, ade langsung mencubit hidung istrinya. nicole pun terbangun, lalu ade berkata.


"bandel yaa, di suruh jaga anak malah ikut tidur"


nicole hanya tertawa dan berkata.


"heheheh, maaf. sini kamu boboan deket ku. aku nya masih kangen yank sama kamu"

__ADS_1


tanpa basa basi lagi, ade langsung merebahkan tubuhnya disamping nicole dan segera memeluknya dari belakang sambil menciumi tengkuk lehernya. gak lama mereka pun terlelap bersamaan di kamar itu...


__ADS_2