Mengejar Cinta Sang Artis Idola

Mengejar Cinta Sang Artis Idola
WAKTU KITA TELAH TIBA KAWAN (KINI SAATNYA KITA BERDIRI)


__ADS_3

dalam perjalanan menuju hotel, ade pun selalu memikirkan tentang masa depan nya di klub, dia juga tidak akan mengingkari janji nya pada nicole, dia siap menerima segala konsekuensinya jika memang harus meninggalkan tangerang city. karena kontraknya masih tersisa empat tahun lagi. sesampainya di hotel, dengan segera dia masuk ke ruang aula, agar tidak ketahuan oleh official dan jajaran pelatih. ternyata di aula sudah berkumpul beberapa pemain lain yang memang sudah memasuki jam makan siang. ade pun bersikap biasa saja seperti tidak habis meninggalkan hotel. gak lama satu per satu pun datang. sambil menikmati hidangan, tiba tiba ponsel nya berdering, ternyata nicole yang menelpon nya.


"haloo sayang, ada apa? "


"kamu sudah sampai? gak ketahuan kan yank?? "


"aman... sekarang aku lagi makan siang bareng yang lain, kamu jangan terlalu capek yaa sayang. setelah selesai nanti, kita akan bersama lagi yaa"


"iya yank, sekarang kamu fokus biar bisa membalas kekalahan kemarin yaa. yasudah, aku cuma mau tanya itu saja. kamu lanjut makan yaa. love you"


"love too bule"


panggilan pun terputus, kembali ade melanjutkan makan nya. setelah selesai, para pemain pun akan bersiap untuk merapihkan barang bawaan nya, karena besok pagi mereka akan segera menuju bangkok thailand. untuk melakoni partai final leg kedua. sementara ade masih hanya bersantai di balkon kamar nya. dia masih memikirkan bagaimana bisa membalikan kepercayaan timnas di laga kedua nanti. mereka harus bisa keluar dari tekanan agar bisa merebut gelar untuk yang pertama kali.


hingga tak terasa, dia pun mulai merasa ngantuk, dengan segera ade merebahkan tubuhnya untuk memejamkan mata.


sementara nicole, dia masih memikirkan tuntutan nta terhadap sang suami. dia kembali akan mencabut permintaan nya. agar sang suami tetap berada di klub nya saat ini. untuk berada di tangerang city, ade melaluinya dengan perjuangan. apalagi musim ini adalah impian nya, karena tangerang city akan bermain di liga champions asia. nicole pun akan membicarakan nya lagi ketika sudah kembali bertemu dengan sang suami nanti.


apalagi suasana di indonesia kini sedang kecewa massal atas kekalahan timnas oleh thailand di final pertama kemarin. timnas harus bekerja extra di pertandingan leg kedua nanti yang akan bermain di bangkok. situasi yang sangat berat untuk para pemain timnas saat ini. bahkan ketua federasi pun menuntut agar indonesia harus bisa juara tahun ini. jika sampai tidak juara, maka akan ada perombakan besar besaran di timnasional untuk yang akan datang.


sementara di rumah, nicole yang merasa sedang sedikit jenuh, dia pun berniat akan mengajak aidan dan nadia keluar sebentar. juga akan mengajak mamah mertuanya. untuk sekedar penyegaran. gak lama nicole pun sudah bersiap menuju garasi untuk menaruh aidan dan nadia di kursi belakang.


dan gak lama sang mamah mertua pun sudah datang, akhirnya nicole segera melajukan mobilnya. ternyata dia mengarahkan mobilnya ke mall di daerah tangerang. dengan tujuan untuk me refresh otaknya. juga agar aidan dan nadia bisa bermain di arena permainan anak disana.


sementara kita ke kisah cinta nadin dan doni. dimana sampai saat ini, mereka masih dalam fase pendekatan. karena kedua nya juga masih belum mau terlalu jauh. mereka masih sama sama memiliki kesibukan masing masing. bahkan doni pun sama seperti ade waktu pertama kali mengenal nicole. doni memiliki rasa minder, karena nadin seorang artis papan atas. doni merasa malu jika harus mendapatkan seorang nadin. padahal hampir tiap malam mereka berdua melakukan panggilan lewat telpon. ade yang sekamar dengan doni pun benar benar tidak mengetahui kalau mereka sering telponan.


kembali ke mall, dimana nicole dan mamah mertuanya sedang asik memperhatikan aidan dan nadia di arena permainan yang berada di mall itu. aidan dan nadia terlihat sangat senang sekali menikmati waktu nya disini. apalagi nicole yang melihat mereka sedang mengeluarkan senyum dan tawa yang sangat lepas dari kedua anak kembarnya. hingga akhirnya aidan meminta untuk bermain yang lain. sementara mamah mertuanya pun berkata.


"gak terasa yaa mereka sudah berjalan menuju dua tahun, mamah gak bisa bayangin ketika nanti mereka mulai memasuki sekolah"


nicole pun tersenyum mendengar ucapan mamah mertuanya itu, diapun melingkari kedua tangan nya di perut mamah mertuanya sambil berkata.


"iya mah, aku dan ade pun sudah gak sabar ingin cepat melihat mereka tumbuh besar. bahkan kita berdua juga sudah mempunyai rencana untuk mereka nanti. aku yang mau aidan melanjutkan jejak ayahnya, dan ade yang mau nadia berada di dunia seni musik nya"


mendengar itu, mamah mertuanya pun hanya selalu berdoa yang terbaik untuk cucu kembarnya itu. waktu pun sudah mulai sore, dimana aidan dan nadia sudah mulai terlihat lelah dan bosan, akhirnya nicole memutuskan untuk segera pulang. karena masih banyak aktifitas yang akan di lakukan di rumah nanti. mereka pun akhirnya bergegas menuju pulang.

__ADS_1


namun di hotel, ade yang baru bangun dari tidur siangnya, dia hanya langsung mandi. setelah mandi diapun kembali menuju luar kamar, dia hanya ingin sedikit berjalan jalan di arena luar halaman hotel sambil mendengarkan musik di earphone nya. ternyata anthony dan doni pun mengikutinya dari belakang. mereka bertiga pun memutuskan untuk duduk di bangku taman yang ada disana. lagi asik mengobrol, tiba tiba sang pelatih pun datang, dia juga ikut bergabung disana. mereka serius membicarakan soal pertandingan kedua nanti. apalagi ketua federasi pun sudah mengancam akan membubarkan skuad tim ini jika mereka gagal. sudah pasti wajah wajah baru akan menghiasi timnas indonesia di masa yang akan datang. namun, ade mencoba memberi sedikit motivasi. dia berkata pada mereka.


"tenang coach, jangan terlalu di ambil hati soal perkataan pak ketum. tugas kuta sekarang adalah, gimana caranya kita bisa membalikan keadaan di laga kedua nanti. terutama mengembalikan kepercayaan masyarakat sini pada kita. mereka mungkin sekarang lagi kecewa kecewanya pada kita. namun semua itu gak ada yang gak mungkin jika kita masih mau berusaha dan membuktikan."


setelah mendengar perkataan ade, mereka yang berada di sana pun seperti tersentuh, mereka pun berniat main habis habisan di laga final kedua nanti. apapun hasilnya, yang penting mereka akan terus berusaha sampai suara peluit akhir berbunyi. mereka akan terus berdiri untuk sampai bisa memberikan hasil terbaiknya bagi timnas indonesia nanti. walaupun terbilang sangat berat bermain di bangkok. tetapi mereka memiliki opini lain agar bisa memenangkan pertandingan nanti. sang pelatih pun hanya bisa menyerahkan semua nya pada pemain. karena situasi di lapangan, hanya para pemain saja yang tahu. mereka yang harus berani mengambil keputusan di lapangan.


sementara di rumah, nicole baru saja meniduri aidan dan nadia setelah sampai tadi. dan sekarang dia hanya berada di ruang tv bersama mamah mertuanya. gak lama dia pun memutuskan untuk menelpon ade. lama sekali ade tidak mengangkat panggilan nya. setelah beberapa panggilan, telpon pun tersambung.


"halo yank, lagi sibuk yaa? kok lama? "


"maaf, aku lagi nongkrong di taman hotel bareng teman teman dan pelatih, kita lagi bahas rencana pertandingan kedua nanti. maaf yaa sayang"


"ohh gitu, gak apa apa yank, aku kira kamu lagi apa. yasudah lanjut, nanti aku telpon lagi deh agak malam an. aku juga mau mandi, kita baru pulang, tadi aku sama mamah habis ajak aidan dan nadia main di mall yank"


"owalah, asik nya. coba aku ikut yaa?"


"sabar yank, nanti kan kalau urusan kalian sudah beres, kamu juga janji kan mau ajak aku dan anak anak berlibur"


"iya sayang, yasudah, nanti aku saja yang telpon sehabis nakan malam yaa"


"okeh, aku mau mandi yaa yank"


setelah beberapa kali bermain, kini waktu makan malam pun tiba, para pemain kembali berkumpul dan akan mendapatkan arahan kembali dari manager dan juga ketua federasi. sambil menikmati hidangan makan malam nya, para pemain juga mendengarkan beberapa perkataan dari ketua federasi beserta jajaran nya. ketua umum benar benar berharap agar para pemain timnas bisa bermain lepas di bangkok nanti. tanpa ada rasa beban dan tekanan. anggap saja mereka sedang bermain bola kaki seperti sewaktu mereka kecil dulu. bermain lah dengan rasa senang, tanpa ada pikiran untuk menang dan kalah. agar dalam bermain mereka bisa enjoy di lapangan nanti. setelah makan selesai, para pemain pun langsung diwajibkan menuju kamar masing masing, karena besok pagi pagi, rombongan timnas sudah harus berangkat menuju bangkok untuk mempersiapkan diri menyambut laga final kedua yang akan di selenggarakan lusa malam waktu bangkok thailand.


sementara nicole, yang masih setia menemani mamah mertuanya di ruang tv, dia sangat asiik menonton acara tv tersebut. sambil sedikit berbincang mengenai sosok ade, nicole pun menyempatkan diri bertanya soal kepribadian ade yang sampai saat ini nicole tidak tahu, bahkan nicole juga tidak berani bertanya langsung pada ade.


"mah, aku mau tanya dong"


"tanya apa sayang? "


nicole terdiam sebentar, hingga akhirnya dia pun mencoba memberanikan untuk bertanya.


"aku mau tanya tentang ade mah, karena sampai saat ini pun, aku masih belum bisa mengimbangi sifatnya itu."


"soal apa? bukan nya setelah menjadi suami istri, kalian kan harus nya sudah tidak ada lagi yang harus di sembunyikan dan di tutup tutupi? "

__ADS_1


mamah ade balik bertanya. lalu nicole mencoba menjelaskan dan melanjutkan pertanyaan nya itu.


"jadi gini mah, aku tuh masih belum bisa memahami sifat diam nya ade ketika sedang memiliki masalah. bahkan di luar dugaan, ade selalu mengambil keputusan yang benar benar nekat menurutku. contoh nya ketika waktu dia pindah ke jogja, dia tanpa memberitahu siapapun dan tiba tiba sudah resmi bergabung di sana. jadi kemarin aku ada sedikit masalah dengan ade mah, aku sempat marah ketika melihat jennifer memeluk ade di stadion. aku pun langsung pulang dan gak ikut menyaksikan pertandingan. lalu tadi pagi ade berkata dan berjanji. dia akan pergi meninggalkan tangerang city demi menghindari jennifer. aku tidak tega sekali mah, menurut mamah, aku harus gimana? apakah aku tetap membiarkan ade bermain di tim itu, apa aku juga harus mendukung dia pergi dari tim itu?"


mendengar itu, mamah ade pun menjawab dan sedikit memberi masukan untuk nicole.


"kalau menurut mamah, mending biarkan ade tetap stay dulu di tim itu. karena memang tujuan nya kan hanya sebatas memajukan tim itu agar lebih berprestasi lagi. di luar itu, mamah yakin sama anak mamah kok. kalau ade itu gak akan menghianati kamu. apalagi kalian sudah di anugerahi dua anak yang cantik dan tampan. apa lagi yang akan ade cari dari kamu? tih sejauh ini juga ade gak macam macam kan sayang? "


"iya mah aku paham, memang aku juga sebenarnya gak ingin ade meninggalkan tim itu. justru aku cuma masih belum bisa memahami arti sikap dan sifat diam nya ade mah. aku coba belajar untuk memahaminya. tetapi perhitungan ku selalu salah. karena ketika ade sedang diam, dia pasti sedang memikirkan sesuatu dalam keputusan nya itu. dan hasilnya pun selalu di luar dugaan kita kan? bahkan pilihan nya pun selalu benar efeknya"


mamah mertuanya pun hanya tersenyum, dan hanya membalas dengan ucapan.


"intinya, dalam rumah tangga itu bumbunya saling percaya. jangan pernah punya pikiran negativ antara kedua nya. beri kebebasan, tapi bebas dengan bertanggung jawab. insya allah kalian akan langgeng sayang. kamu percaya deh sama mamah, ade gak akan mungkin mengecewakan kamu. mungkin dia lagi berusaha untuk menjadi seorang suami yang lebih baik lagi untuk kamu dan anak anak nya"


akhirnya mereka pun melanjutkan nonton nya. lalu nicole pun masih menunggu ade yang akan menelpon nya malam ini. dan gak lama ponselnya pun berdering, ini sesuai harapan nya, ade menelpon nya. dengan segera dia pamit menuju kamar pada mamah mertuanya.


"mah, aku angkat telpon dulu yaa, ade menelpon ku. mamah jangan malam malam yaa tidur nya"


"iya sayang, sebentar lagi selesai film nya. nanti mamah langsung masuk kamar"


dengan segera nicole mengangkat telpon dan sambil melangkah menuju kamar nya.


"haloo yank"


"kamu lagi apa? anak anak sudah tidur?? "


"sudah, aku tadi habis nemenin mamah nonton tv, sekarang sudah di kamar"


"sudah makan? tidur dari jam berapa sikembar? "


"dari tadi pas pulang dari mall yank"


mereka pun terus berbincang panjang lebar dalam telpon. hingga ade pun akhirnya pamit untuk tidur, karena besok pagi akan berangkat menuju thailand.


"yasudah aku pamit bobo duluan yaa, besok pagi kita semua berangkat ke bangkok. kamu jangan tidur malam malam ya sayang"

__ADS_1


"iya yank, aku juga sudah mau bobo kok ini. semangatvyaa buat final kedua nya nanti. semoga indonesia bisa dapat hasil yang terbaik"


panggilan pun terputus. kini kedua nya sudah mulai memejamkan mata nya masing masing.


__ADS_2