Mengejar Cinta Sang Artis Idola

Mengejar Cinta Sang Artis Idola
KEMBALI BERKUMPUL


__ADS_3

hari ke hari semakin cepat berlalu. ade juga masih pemulihan cidera engkel nya di rumah. keadaan nya pun sudah sedikit membaik. tetapi nicole lagi lagi mengingatkan sang suami.


"hari ini mereka tiba di bandara loh yank. kamu yang jemput atau supir yank?? "


ade kembali ingat kalau mamah dan kedua mertua nya datang hari ini. lalu dia mengatakan.


"aku yang jemput. masa orang tua ku datang, aku cuma menunggu sih? "


"aku ikut yank, aku bete kalau di rumah gak ada kamu. "


ade yang melihat wajah sang istri penuh harap pun merasa tidak tega, akhirnya dia mengiyakan.


"iya sayang, kalian ikut. tapi kamu harus minum susu dulu. sebentar aku buatkan ya. "


nicole benar benar merasa senang sekali, ade begitu perhatian padanya. gak lama kedua anak kembar nya pun datang dengan penampilan yang sudah mandi nya itu. dengan penuh pertanyaan, mereka selalu berkata.


"hari ini nenek dan kakek datang kan momm?"


"iya sayang. nanti kita jemput mereka di airport ya. tapi cium mommy dulu dong"


dengan segera aidan dan nadia mendaratkan bibir nya di kedua pipi nicole. di saat itu juga ade datang membawakan susu untuk nicole. kembali kedua anak nya berkata.


"kita berangkat kapan jemput kakek dan nenek nya ayah? "


ade tersenyum dan berkata.


"nanti nak, sebentar lagi. mommy kalian harus minum susu dulu, baru kita berangkat."


"yeeey... aku sudah gak sabar ingin bertemu nenek dan kakek. "


ade langsung mengajak mereka bersantai lebih dulu di ruang tv sambil menunggu kabar. saat berada di sofa, lagi lagi aidan dan nadia dengan kepo nya mencoba mendekati telinga nya ke perut nicole. mereka ingin mendengar pergerakan adik nya yang berada di dalam perut mommy nya.


hingga akhirnya, ponsel nicole pun berdering. ternyata Sabrina yang menelpon nya.


"iya dek sudah sampai kah kalian?? "


"iya, gue sudah di narita nih. siapa yang jemput? "


"yasudah tunggu dulu dan santai dulu di salah satu tempat makan. kita berangkat sekarang"


mereka pun segera berangkat menuju bandara untuk menjemput.


kembali dalam perjalanan, aidan dan nadia selalu ramai di kursi tengah. mereka selalu bernyanyi lagu lagu yang sedang di putar di mobil itu. ade dan nicole pun hanya menggelengkan kepala saja. gak lama mereka pun sampai. setelah tiba di perkiran, ade memutuskan agar nicole dan anak anak tetap berada di mobil saja. biar ade yang menjemput mereka di sana. aidan dan nadia pun dengan sigap menjaga mommy nya. setelah mencari, akhirnya ade menemukan mereka. mereka saling berpelukan. saling bertanya kabar. ernii pun bertanya nicole pada ade.


"istri mu gak ikut kan? "


ade menjawab sambil membantu membawa barang bawaan mereka.


"ada di mobil mah sama anak anak. aku sengaja meninggalkan nya disana. "

__ADS_1


gak lama ade memeluk mamahnya dan mulai meminta mereka agar segera menuju mobil. karena cuaca sangat dingin. salju pun masih terus turun di siang ini. sesampainya di parkiran, aidan dan nadia langsung heboh menyambut kakek dan kedua nenek nya. mereka merasa senang bisa bertemu. bahkan sabrina pun tidak mau kalah, dia langsung memeluk dua keponakan nya itu. lalu ade menyuruh mereka segera masuk mobil. dalam perjalanan, suasana begitu ramai, karena ini adalah momen bagi mereka. terutama nicole, dimana dia merasa bahagia ketika hamil berada di dekat ketiga orang tuanya. karena pada saat hamil aidan dan nadia lalu, hanya mamah mertua nya yang menemani di jogja. tapi kali ini, semua nya lengkap berada di jepang untuk berkumpul. setelah hampir tiga puluh menit, akhirnya mereka tiba di rumah. amel dan juru masak pun langsung menyambut dan membantu nya. sabrina terkejut setelah melihat amel. dia senang amel sudah banyak membantu keluarga kaka nya sejauh ini. roberto dan ernii pun merasa kagum dengan rumah yang besar ini.


setelah sampai dalam, mereka bersantai lebih dulu. tetapi nicole mengajak nya untuk bersantai di lantai atas. agar mereka bisa langsung melihat kamar nya masing masing selama berada disini. setelah sampai pun, aidan dan nadia langsung berkata pada aunty nya.


"besok kita main salju ya aunty. kita bikin boneka seperti ayah waktu itu. "


sabrina membalas dengan sangat lembut.


"iya sayang. tapi kalian izin mommy dulu dong"


seperti biasa, aidan dan nadia mengeluarkan jurus nya dengan memasang wajah melas dan sendu. nicole yang melihat pun langsung tertawa dan berkata.


"iya boleh kok nak. tapi jangan lama lama ya. takut kalian sakit. "


kembali kedua nya berteriak dengan wajah senang. sementara ade masih sibuk merapihkan beberapa kamar di lantai itu untuk mereka tempati. ada tiga kamar di sana, namun sudah ada satu yang di tempati oleh amel dan juru masak. dan yang dua lagi akan di tempati oleh ernii dan roberto. sedangkan yang satunya akan di tempati mamah nya ade. sabrina memilih akan tidur bersama aidan dan nadia di kamar nya nanti. sambil berbincang, mereka sangat serius memperhatikan salju yang sedang turun. lalu ernii bertanya pada nicole.


"gimana bayi nya sayang? sehat kan? perempuan atau lakilaki? "


"hasil USG sih memperlihatkan perempuan mah, tapi kan kita belum tahu. bayi nya sehat kok mah. "


mamah ade pun menambahkan.


"wah, berarti aidan akan memiliki tugas menjaga dua adik perempuan dong nanti. "


kembali nicole tersenyum bahagia. karena mendapat perlakuan baik dari para orang tua nya itu. gak lama ade pun tiba setelah beres merapihkan kamar. kembali mereka asik berbincang di sana sambil menunggu waktu makan bersama nanti.


kembali hari berganti, ini sudah memasuki hari ke lima ade dalam masa penyembuhan cidera nya. dia sudah merasa sangat membaik. dia sudah tidak sabar ingin segera kembali ke lapangan. namun dia memilih satu hari lagi untuk bisa berkumpul bersama ketiga orang tua nya di sini. pagi ini pun ade sudah menemani nicole di halaman belakang untuk melakukan pergerakan jalan ringan mengitari halaman itu. kegiatan ini biasa mereka lakukan sejak kehamilan nicole. agar nicole bisa berkeringat. kegiatan rutin seperti ini pun pernah mereka lakukan sewaktu di jogja lalu ketika nicole mengandung aidan dan nadia. cuma bedanya, waktu itu perut nicole lebih besar dari sekarang. karena ada dua bayi disana. tapi kali ini, bentuk perut nya normal. hanya ada satu bayi di dalam nya. setelah banyak nengeluarkan keringat, ade segera menyudahi. agar nicole beristirahat dahulu. kedua nya pun duduk di kursi sambil berbincang. lalu ade mengambil tissue untuk membersihkan keringat yang berada di wajah sang istri. sambil asik berbincang, kembali ade meminta agar nicole menunggu sebentar disini. dia hanya ingin membuatkan susu untuk nicole.


"kenapa? ayah di belakang sama mommy. kalian sudah bangun? "


nadia langsung membalas.


"aku mau ke mommy. "


mereka pun langsung menuju halaman belakang. dengan segera nicole meminta peluk dan cium pada dua anak nya itu. kali ini nadia kembali dengan sifat manjanya. dia ingin selalu bersama ade di kursi itu. lagi lagi nicole di buat cemburu oleh anak perempuan nya itu. gak lama para orang tua mereka pun sudah bangun. mereka semua mengatakan dingin dengan cuaca pagi ini. mendengar itu, ade langsung meminta amel untuk membantu juru masak membuatkan minuman hangat. hingga memasuki waktu siang. aidan dan nadia menagih janji. mereka segera meminta waktu untuk bermain salju di depan rumah. beberapa mainan pun sudah mereka keluarkan disana. semuanya pun langsung menuju depang rumah untuk bersantai sambil menemani aidan dan nadia bermain. mereka benar benar terlihat bahagia ketika bermain salju. bahkan sabrina pun sangat asik menemani keponakan kembarnya itu di temani amel juga. nucole tiada hentinya tertawa melihat kelakuan anak kembarnya itu.


sementara ade, dia mencoba membuat kembali boneka salju dengan ukuran yang sangat besar. di bantu sabrina, mereka terus mengumpulkan gumpalan salju yang ada di sana. aidan dan nadia pun ikut sibuk sambil bermain lempar lemparan salju bersama amel. nicole yang melihat, dia ingin sekali bergabung, tetapi dia tidak akan di perbolehkan oleh ade. namun dia memiliki ide, setelah boneka salju itu jadi. dia meminta pada amel untuk memoto bersama disana. foto bareng bersama ketiga orang tua nya dan adik nya. foto kekuarga pun di lakukan. dengan ade dan nicole bersama aidan dan nadia berada di tengah. lalu para orang tua dan sabrina berada di samping mereka. dengan latar belakang boneka salju besar, foto pun jadi. kembali nicole memposting nya di instagram dengan caption.


"hamil kali ini, aku merasa senang dan bahagia bisa di temani para malaikat seperti kalian. aku beruntung memiliki keluarga seperti kalian. aku sayang kalian. cepat datang nak. kakek dan kedua nenek mu sudah menunggu mu hadir di dunia ini. ayah dan kaka kaka mu juga sudah tidak sabar ingin bertemu. "


kembali, baru beberapa menit saja, jumlah suka dan komentar langsung membanjiri postingan itu. apalagi perut nicole pun sudah terlihat lebih besar dari sebelumnya. bahkan nadin yang melihat pun merasa kaget ketika melihat orang tua mereka sudah berada disana. rasa rindu nadin pun semakin besar ingin cepat bertemu sahabat nya itu. dia sudah gak sabar menunggu kompetisi selesai dan langsung berangkat ke jepang untuk main ke rumah ade dan nicole bersama doni dan juga anthony beserta gwen nanti. beberapa netizen pun banyak yang mengucapkan kata kata selamat dan semangat pada nicole. jennifer yang melihat juga hanya memberikan like nya saja. dia semakin merasa senang melihat ade dan nicole bertambah bahagia setelah pergi dari tangerang city. teman teman pemain pun ikut berkomentat disana.


setelah di rasa cukup, akhirnya nicole meminta aidan dan nadia menyudahi permainan nya. karena sudah terlalu lama mereka bermain disana. dengan segera amel mengantar mereka untuk mandi air hangat. sementara ade seperti biasa, dia harus membereskan beberapa mainan kedua anak nya itu. sambil menunggu aidan dan nadia selesai mandi, nicole bersantai di ruang tv bersama ketiga orang tuanya. disana mereka kembali berbincang soal rencana mereka setelah kelahiran nicole nanti. tapi nicole belum bisa memutuskan apa apa. karena dia masih belum tahu akan seperti apa nanti nya. yang jelas ade akan berada di sini selama dua tahun. karena ade memiliki kontrak bersama jubilo selama dua tahun. sebentar lagi pun hampir menginjak satu tahun. aidan dan nadia juga akan segera sekolah beberapa bulan lagi.


akhirnya ade kembali datang setelah mandi, dan kembali membawakan susu untuk nicole. karena hari juga sudah sore, waktu nicole untuk minum susu pun tiba. gak lama kedua anak kembar pun datang sambil mengatakan.


"aku lapar momm, aku mau makan. "


nicole yang mendengar pun tertawa. dengan segera nicole meminta semuanya untuk makan bersama. kembali dengan lembut ade menuntun sang istri ke arah meja makan. ernii dan roberto yang melihat pun merasa senang dan bahagia melihat anak nya mendapat perlakuan spesial seperti itu dari suami nya. mereka pun melakukan makan bersama disana. seperti biasa, ade mengajak semua pekerja nya untuk bergabung di sana. dalam suasana makan pun, disana benar benar ceria. ini benar benar momen berkumpul yang jarang di alami oleh mereka. tiada henti nya ade dan nicole mengucap syukur atas kehadiran ketiga orang tuanya itu. setelah selesai makan pun kwmbali mereka memilih beesantai di ruang tv. kembali ernii bertanya.

__ADS_1


"kalian sudah punya nama untuk bayi nya? "


"sudah kalau untuk perempuan. tapi kalau yang lahir lakilaki, kita masih mencari nama mah"


roberto pun ikut bertanya.


"akan kalian jadikan apa anak ini ketika besar nanti?? "


kali ini ade yang menjawab.


"aku dan nicole sudah sepakat untuk menjadikan nya penerus papah di perusahaan papah nanti. "


roberto merasa sangat senang sekali mendengar jawaban ade, dia juga tidak menyangka kalau ade dan nicole memiliki rencana seperti itu.


bahkan setelah kehadiran sabrina, kini aidan dan nadia mulai merasa lupa dengan mommy nya. mereka selalu bermain bersama aunty nya, saat ini lah nicole bisa memanfaat kan waktu untuk bersama ade. di ruang tv pun nicole selalu manja pada suaminya, dia beekata.


"aku senang banget yank, kita bisa berkumpul bersama disini. aku gak menyangka akan datang momen seperti ini. "


"iya sayang. kita termasuk sebagai orang yang beruntung bisa memiliki keluarga seperti ini. di luar sana banyak yang tidak mempunyai waktu dan momen seperti sekarang ini"


"aku bahagia yank, benar benar bahagia. jadi gak sabar menanti anggota baru kita. "


dengan segera ade merangkul dan mencium kening nicole.


mereka masih asik menikmati waktu berduaan nya di depan tv. karena besok ade sudah harus kembali ke lapangan untuk fokus dan konsentrasi lagi bersama tim nya. apalagi dalam waktu dekat nanti, selain mempersiapkan kelahiran bayi nya, mereka juga harus mempersiapkan aidan dan nadia memasuki sekolah. ade dan nicole benar benar fokus pada pendidikan mereka berdua. sedangkan soal sepakbola dan musik mereka, ade juga masih terus mengutamakan itu. gak lama ketiga orang tua mereka pun pamit untuk segera tidur. tetapi ade dan nicole masih asik melanjutkan nonton acara tv nya. karena mereka merasa tanggung dengan film yang sedang mereka tonton. selang beberapa menit, kini aidan dan nadia yang datang untuk pamit tidur.


"mommy, ayah, aku dan kaka bobo duluan ya bareng aunty. ayah dan mommy jangan malam malam bobo nya. kasihan dedek bayinya nanti"


ade dan nicole segera mencium kedua nya. lalu nicole berkata.


"selamat tidur ya kalian kesayangan mommy. jangan bercanda. kalau sudah ngantuk langsung bobo. "


ade juga melanjutkan.


"kalian jangan lupa pakai selimut nya. besok kita main lagi ya. "


aidan dan nadia pun membalas.


"iya ayah, iya mommy. good night"


mereka pun kembali melangkah menuju kamar nya.


setelah hanya tinggal berdua, kini nicole semakin manja saja pada ade. dia selalu memeluk dan melingkari tangan nya di pinggang ade. kembali ade mengingatkan satu hal pada istri nya itu.


"teruslah menjaga kepercayaan yang selalu aku berikan pada mu. aku gak akan neko neko. semua aku lakukan hanya untuk mu dan anak anak kita. jadi jangan pernah mengecewakan mereka. karena mereka sudah semakin besar dan mengerti dengan apa yang mereka lihat. selalu jaga sikap dan perbuatan ketika berada di depan mereka. "


nicole pun membalas dan berjanji.


"iya yank, aku juga masih terus berusaha menjadi istri yang baik kok. entah bagaimana cara nya itu. makasih ya sudah mau selalu memaafkan dan menerima ku. "

__ADS_1


hingga film pun habis, ade langsung mengajak nicole untuk segera tidur dan masuk ke kamar. seperti biasa, ade menuntun nicole dengan sangat hati hati sekali. sesampainya di kamar pun, dengan lembut ade mendudukan nicole. lalu membersihkan kaki nya sebelum merebahkan nya. kembali nicole merasa kalau ade benar benar sosok suami yang sangat baik. dia tidak gengsi dengan apa yang dia lakukan pada istri nya. kini mereka mulai merebahkan tubuhnya. kali ini ade memeluk nya dari belakang dan menempelkan wajah nya di tengkuk leher nicole. gak lama mereka pun mulai terpejam.


__ADS_2