Mengejar Cinta Sang Artis Idola

Mengejar Cinta Sang Artis Idola
THE GAME END


__ADS_3

sore pun tiba, saat ini pukul 16:00 waktu tiongkok. para official sudah menyiapkan perlengkapan pertandingan. seluruh pemain pun sudah berkumpul di aula hotel. sementara nicole, nadin dan si kembar sudah lebih dulu jalan ke stadion. karena untuk penukaran tiket online menjadi tiket gelang. gak menunggu waktu lama, para pemain pun langsung memasuki bus. dengan segera sang supir melajukan bus nya. sesampainya di stadion, ternyata terlihat ada beberapa pendukung tangerang city yang hadir langsung datang dari tangerang. jumlahnya pun gak begitu banyak, sekitar ratusan saja. para pemain langsung turun dan segera memasuki ruang ganti stadion. untuk bersiap mengganti baju latihan. sementara thomas mencoba memberanikan diri untuk bicara kepada ade soal dirinya belum bisa main di pertandingan ini. thomas tidak memberitahu kalau itu adalah perintah dari jennifer, dia hanya beralasan kalau ade masih harus menjaga penyembuhan pasca cidera kemarin, ade pun bisa menerima keputusan dan alasan thomas. lalu dia hanya berpakaian biasa saja untuk melakukan pemanasan. karena dia merasa hanya menjadi cadangan, jadi tidak perlu menggunakan perlengkapan perang nya. hingga waktunya tiba, para pemain sudah bersiap untuk memasuki lapangan. ketika menginjakkan kakinya di rumput, ade memperhatikan tiap sudut tribun yang terisi sangat penuh oleh penonton. lalu dia juga melihat rombongan pendukung tim nya di tengah tengah mereka.


para pemain pun mulai melakukan aktifitas pemanasan nya. kini ade hanya melakukan pergerakan ringan saja, karena dia merasa tidak akan ikut bermain, jadi gak mau terlalu total di pemanasan ini. malah dia lebih memilih memisahkam diri dari jans dan yang lain nya. nicole yang melihat itu pun merasa sedikit aneh. karena ade berlatih terpisah dari yang lain, gak lama ade pun memilih menepi dan meninggalkan pemanasan dari teman teman nya. dia lebih memilih menuju bench pemain untuk duduk dan bersantai. sementara dari sudut vip yang berbeda, jennifer yang melihat kejadian itu pun merasa kesal dengan sikap ade. dia pun segera menemui ade di bench. setelah bertemu, terjadi pedebatan antara keduanya. nicole dan nadin yang melihat pun merasa bertanya tanya dengan apa yang terjadi di sana. hingga akhirnya terlihat ade meninggalkan jennifer dari bench menuju loker room. dia berniat untuk pergi ke bangku penonton dan bergabung bersama nicole dan nadin disana. jennifer masih terlihat kesal, disisi lain, thomas dan jans tidak bisa berbuat banyak atas apa yang terjadi dengan mereka berdua. hingga akhirnya pemanasan pun selesai, para pemain kembali memasuki loker room. para pemain merasa heran karena tidak ada sosok ade disana. semua bertanya tanya. ada apa dengan ini semua. hingga waktu pertandingan pun akan segera di mulai, para pemain sudah bersiap untuk menuju lorong stadion. sementara ade yang sudah berganti pakaian, langsung menuju vip untuk menemui istri dan kedua anaknya. sesampainya di vip, ade hanya mengajak nicole untuk segera meninggalkan tempat ini. nicole dan nadin pun bertanya dengan heran.


"ada apa borr sebenarnya? "


ade hanya mengatakan.


"ada yang gak beres dengan jennifer, secara perlahan dia mau membuang gue cut, gue sama nicole mau cabut, kalau lo mau tetap disini gak apa apa, lo temenin doni aja. gue ber empat mau langsung cabut"


nadin pun tidak bisa berbuat banyak, dia hanya berkata.


"yasudah borr, lo yang sabar yaa, hati hati. gue tetap disini untuk nemenin doni"


akhirnya ade dan nicole pun langsung bergegas meninggalkan stadion menuju hotel dan berencana akan langsung pulang ke indonesia. sesampainya di hotel, mereka langsung berkemas, ternyata mereka hanya berpindah hotel saja. mereka tetap akan menikmati liburan lebih dulu di sini. bahkan ade sudah tidak ingin lagi mengingat tentang tangerang city. secepatnya dia akan pergi meninggalkan tim itu. lalu ade berkata pada nicole.


"kita nongkrong di pusat kota yuk, sekalian nikmatin suasana kota ini bareng aidan dan nadia"


nicole sangat senang sekali mendengar perkataan ade. lalu nicole membalas.


"ayooo, tapi aku whatsapp nadin dulu ya, biar dia tahu kalau kita cuma pindah hotel belum balik ke tangerang"


mereka pun menuju sebuah tempat nongkrong keluarga di area beijing. sambil menikmati suasana keramaian disana, aidan dan nadia pun sangat terlihat bahagia. nicole sangat puas dengan sikap dan ketegasan yang di ambil oleh suaminya itu. sebab nicole merasa kalau suaminya sudah tidak di hargai dan di butuhkan lagi oleh tim nya. ini kali kedua nicole menyaksikan ade di campakan oleh klub yang dia bela. merasa sudah terlihat lelah aidan dan nadia, akhirnya ade memutuskan untuk balik ke hotel baru nya. mereka ingin beristirahat, karena besok pagi pagi mereka akan langsung pulang menuju jakarta tanpa sepengetahuan yang lain kecuali nadin. setelah sampai kamar, nicole membuka obrolan seputar masa depan sang suami setelah memutuskan untuk pergi meninggalkan tim nya.


"apa rencana mu kedepan nya yank setelah kejadian ini? "


ade hanya menjawab santai.


"belum tahu, lihat nanti saja. lagian aku percaya kok, rejeki sudah di atur. ada beberapa klub juga yg sudah menghubungiku waktu itu"


nicole sedikit merasa tidak tega dengan suaminya yang sedang di landa masalah pekerjaan nya. dia mencoba menghibur dan meyakinkan sang suami dengan berkata.


"semoga secepatnya kamu dapat tim lagi ya yank. love you always my husband"


ade hanya tersenyum dan memeluknya.


kemudian mereka memutuskan untuk langsung tidur, agar besok tidak kesiangan ketika berangkat pulang.

__ADS_1


sementara di stadion, pertandingan baru saja berakhir dengan skor yang sangat mengejutkan sekali. tangerang city di bantai habis dengan angka 7-0 tanpa balas. nadin yang merasa kecewa pun langsung pulang menuju hotel, dia mencoba menelpon nicole untuk meminta lokasi hotel tempat mereka menginap. nadin juga ingin ikut berpindah ke sana. hampir satu jam menunggu, akhirnya nadin pun tiba di hotel tempat ade dan nicole menginap. nicole langsung keluar kamar untuk menemui nadin di loby hotel, sementara ade sudah tertidur pulas.


"cong, gue ikut bareng di kamar lo yaa. masa gue sendiri disana? "


ucap nadin pada nicole setelah mereka bertemu. nicole pun membalas.


"yaudah ayoo, barang barang lo gmn? "


nadin membalas.


"gue sudah titip sama doni, besok pagi sebelum kita berangkat, dia antar kesini"


akhirnya mereka segera menuju lift untuk langsung ke kamar. sesampainya di kamar, nadin melihat ade dan si kembar sudah tertidur. mendengar obrolan nadin dan nicole, ade pun akhirnya terbangun. lalu dia bertanya.


"sudah disini aja lo cut."


nadin pun segera memberi kabar pada ade tentang hasil akhir pertandingan tadi.


"parraaahhh borr, gila kita di bantai habis habisan 7-0 tanpa balas. biar tahu rasa tuh si jennifer"


sementara di hotel tempat menginap para pemain, suasana benar benar penuh amarah dan kekecewaan. apalagi thomas dan jans, mereka berdua sangat menyesali keputusan jennifer yang meminta untuk tidak memainkan ade. andai saja ade bermain, skor sebesar itu tidak akan terjadi. gak lama, jennifer pun tiba di hotel para pemain. dia ingin melampiaskan kekesalan pada para punggawa tim, namun ternyata, dia tidak melihat sosok ade berada disana, dari tadi pun official dan para pemain bertanya tanya ade berada dimana. namun ternyata, ketika jennifer melihat status whatsapp nya ade, kemarahan dia semakin memuncak. karena ade memasang status dengan caption.


"7-0 untuk apa pergi jauh jauh ke tiongkok kalau cuma untuk belajar bermain sepakbola?? hahaha"


jelas jennifer merasa terhina dengan status itu. tetapi karena ade tidak ada, jadi dia lebih memilih untuk langsung pulang menuju jakarta.


sementara pagi hari pun tiba, dimana ade dan nicole beserta nadin sudah rapih dan sudah bersiap untuk melakukan perjalanan pulang, tetapi nadin masih menunggu kedatangan doni untuk mengantar barang barang nadin yg masih berada dihotel sana. dan gak lama doni pun sudah memberi kabar kalau dia sudah berada di loby hotel menunggu nadin. akhirnya nadin dan yang lain nya pun langsung bergegas menuju loby sambil sekalian langsung berangkat menuju bandara untuk terbang ke jakarta. ketika sampai loby pun, doni merasa tidak enak saat bertemu dengan ade. lalu doni mencoba menyapa.


"haloo capt, semoga cepat selesai ya masalah lo sama buk boss, gue dan yang lain gak bisa berbuat apa apa. se malam pun buk boss ngamuk marah marah karena hasil"


ade hanya senyum sambil berkata.


"iyaa makasih, salam sama yang lain. gue pamit, mungkin untuk beberapa bulan sampai paruh musim ini, gue nganggur dulu sambil nyari tim yang butuh kiper. gue udah mutusin gak akan melanjutkan kerja di tangerang city"


mendengar itu doni merasa kesal atas apa yang di alami oleh pemain panutan nya. di sisi lain doni juga tidak ada hak untuk menahan ade agar tetap bertahan. gak lama rombongan ade pun pamit, karena mobil yang sudah mereka sewa untuk ke bandara sudah menunggu dari tadi. doni pun kembali ke hotel tempat para pemain menginap.


dalam perjalanan, nicole merasa serba salah. dia menganggap kalau dirinya sudah terlalu jauh ikut campur dalam masalah pekerjaan suaminya. dia merasa bersalah, karena dirinya sang suami jadi tidak fokus dalam pekerjaan. lalu dia mencoba berucap.

__ADS_1


"yank, maaf in aku yaa. karena aku, pekerjaan mu jadi terganggu, malahan kamu lebih memilih nganggur tanpa klub demi aku"


ade hanya meyakinkan sang istri dengan berkata.


"bukan salahmu sayang, memang keadaan di tangerang city sudah kacau. aku sudah menilai kalau jennifer kurang profesional, masalah luar di campur adukan dengan tim"


nadin pun mencoba meyakinkan nicole dengan ikut bicara.


"benar kata si borr cong, itu bukan salah lo. memang jennifer nya yang bobrok. gue kalau jadi si borr juga bakalan ambil keputusan yang sama"


lalu ade kembali berkata.


"rejeki sudah ada yang atur sayang, kamu tenang saja. dalam hitungan minggu juga insya allah aku sudah dapat tim baru"


lalu nicole bertanya.


"tapi kalau nanti kamu dapat klub di luar kota lagi bagaimana yank?"


ade hanya menjawab.


"enggak akan sayang, paling mentok aku balik ke jakarta atau jogja lagi"


dalam hati, nicole lebih suka kalau ade bermain di jogja. karena dia merasa, sang suami sangat di hargai disana. tapi nicole belum tahu juga apakah memang akan seperti itu nantinya.


gak lama mereka pun sampai di bandara, segera mereka menuju ruang tunggu penumpang. karena beberapa menit lagi pesawat akan lepas landas. kali ini aidan hanya ingin berada di gendongan ade. berbeda tidak seperti biasa nya. entah apa yang aidan rasa saat ini. setelah menunggu, akhirnya mereka mulai menuju pesawat nya. di dalam penerbangan nya pun, mereka lebih memilih untuk menikmati tidur saja.


sementara di tangerang, jennifer sudah menyiapkan klausul berkas untuk penjualan ade. dia sudah memberitakan kalau ade sudah bebas kontrak dan sudah tanpa klub. bagi klub yang menginginkan dia, silahkan hubungi sang pemain langsung. melihat berita itu, banyak klub yang berlomba untuk menghubungi sang pemain. tapi kendalanya adalah di nilai gaji sang pemain yang memang lumayan untuk pemain sekelas ade. bahkan elang jogja pun sempat tertarik untuk mengajak ade kembali ke sleman. apalagi management mereka sudah benar benar profesional dan banyak muka baru disana. bukan tidak mungkin mereka akan balikan lagi. bahkan jakarta united pun ingin sekali memulangkan sang kiper, alasan nya untuk membantu lini pertahanan di ajang piala afc. karena mereka belum memiliki kiper yang pantas setelah di tinggal ade dua tahun lalu.


hingga akhirnya ade pun sudah berhasil mendarat di bandara soekarno-hatta tangerang banten. sesampainya di loby bandara, nadin segera menelpon sang supir untuk segera menjemputnya. sambil menunggu jemputan, nicole mengajak untuk bersantai sejenak di dunkinn donnuts sana. ide itu pun di sambut dengan senang oleh nadin. sedang asik asik nya berbincang sambil menikmati hidangan, tiba tiba banyak notifikasi masuk di ponsel ade. di antaranya adalah dari instagram. banyak dm yang masuk dari beberapa klub yang mengajaknya untuk bergabung. ade sendiri belum mau terlalu merespon semua tawaran itu. dia hanya ingin lebih menikmati waktu nganggurnya lebih dulu bersama anak dan istrinya. karena memang waktu kompetisi paruh musim masih menyisakan hampir dua bulan. dia juga ingin membicarakan nya bersama pihak keluarga sebelum memilih klub mana yang akan dia ambil dan pilih nanti. dan gak lama, supir nadin pun memberi kabar kalau dia sudah berada di depan loby. dengan segera mereka bergegas meninggalkan tempat itu menuju loby. dalam perjalanan, ponsel ade pun berdering, dengan nomor yang tidak ada namanya. sekali lagi, ade tidak ingin menerima panggilan dari siapapun dulu sebelum sampai rumah nanti. nicole yang melihat itu pun menegur sang suami.


"yank, kenapa gak di angkat? siapa tahu itu penting"


ade hanya membalas.


"waktu bersama kalian lah yang lebih penting dari panggilan tadi"


kembali nicole dan nadin tersentuh dengan ucapan ade itu. hingga mereka pun sampai di rumah, nadin langsung pamit pulang, ade dan nicole pun segera masuk ke dalam rumah. mereka hanya ingin langsung beristirahat dan menghabiskan waktu secara bersama sama di rumah...

__ADS_1


__ADS_2