Mengejar Cinta Sang Artis Idola

Mengejar Cinta Sang Artis Idola
TENTANG HIDUP


__ADS_3

hari pun berganti...


tak terasa sudah pukul 08:30


tetapi ade kembali dengan kesibukan di luar lapangan. dia selalu menyempatkan diri untuk pergi ke taman kota. seperti biasa, diapun memanfaatkan pagi ini dengan mencari objek yang menarik untuk lensa camera DSLR nya.


di sebuah taman diapun memotret semua moment yang dia anggap menarik...


gak heran, dia selalu menemukan ide ide brilian, bahkan dia pun sempat berfikir tentang kehidupan, setelah dia melihat beberapa serangga yang ada di sekitar taman itu.


diapun berfikir jauh dan luas sambil duduk di bangku taman itu.


dia membayangkan, semua makhluk hidup sudah punya jalan ceritanya masing masing, termasuk rejeki dan juga cara mereka mendapatkan makan.


dari pemikiran nya itu, dia membayangkan se ekor cicak, yaa, cicak saja yang hidup di atas dinding atau di area plafon saja masih bisa menemukan makan, karena itu semua sudah menjadi jalan cerita dari sang pencipta. sang pencipta memberi makan dengan cara kupu kupu di dekatkan nya, lalu cicak pun segera menyambar untuk santapan nya.


begitu juga yang lain nya. semua sudah di atur, dan diapun berkata dalam hati.


"betapa sibuknya sang pencipta, yang harus memikirkan makhluk ciptaan nya tiap hari"


mulai dari makanan, keselamatan, juga tentang apapun agar tetap bertahan hidup.


tetapi kita, sebagai makhluk nya, selalu mengeluh tanpa rasa bersyukur sedikitpun.


sementara di rumah ade, nicole pun sudah bangun, dia juga sudah mandi.


setelah keluar kamar, diapun segera ingin menemui ade di studio.


tanpa berlama lama dia bergegas naik ke lantai dua.


mamahnya ade ingin memberitahu kalau ade sedang keluar, tetapi nicole begitu cepat langkahnya, sehingga mamah ade tak sempat berkata.


ketika sampai di studio, nicole langsumg membuka pintu, betapa kagetnya ketika melihat studio kosong.


tiap sudut dia perhatikan, tetapi memang tidak orang di sana.


diapun kembali menujh ruang gym, namun tetap tidak ada siapa siapa.


nicole melanjutkan ke arah jendela untuk melihat ke area belakang rumah,


"mungkin ade lagi renang disana"


gumam dia dalam hati.


namun tetap saja, di sana hanya terlihat tukang kebun sedang menyapu saja dan tidak ada siapa sipa lagi.


akhirnya diapun memutuskan untuk turun kembali dan menemui mamahnya ade.


sesampai di ruang tv, nicole pun langsung bertanya pada mamahnya ade.


"pagii mah, ade kemana yaa? apa dia latihan pagi ini? "


mamah ade pun tersenyum, lalu berkata.


"tadi mamah mau panggil kamu dan memberitahu kalau ade sedang keluar, tapi kamunya ngebut saja jalan ke atas"


"ade lagi keluar, biasa kalau libur latihan dia selalu pergi dengan cameranya"


nicole pun kembali bertanya.


"dari jam berapa mah? kok dia gak ajak aku sih? "


mama ade kembali membalas.


"tadi jam setegah delapan kalau tidak salah, tadinya dia mau mengajakmu, tapi gak jadi setelah melihat mu tidur sangat nyenyak dan lelap, dia bilang sih tidak tega mangganggu mu, lagian kamu juga masih perlu istirahat kata dia"


nicole hanya diam dan menyesali kalau dia tidak bisa bangun pagi. lalu dia bertanya lagi.


"biasa kalau pergi seperti itu, ade lama gak mah? "


"gak nentu sih sayang, tapi kayaknya sekarang mah sebentar, karena ada kamu, gak mungkin dia meninggalkanmu lama lama, dia kan sayang banget sama kamu. "


mama ade menjelaskan.


nicole pun langsung salah tingkah mendengar itu. lalu dia berucap.


"mamah mah pagi pagi bikin aku geer saja"


"tidak sayang, memang benar adanya, belakangan ini, ade selalu membahas hubungan kalian, bahkan diapun sempat berkata, dia akan selalu ada buat kamu, mudah mudahan jodoh ya mah ucap ade waktu itu"


"ade pun selalu meminta doa sama mamah untuk hubungan kalian agar tidak selalu di hantui masalah"


nicole pun merasa benar benar bahagia, karena ade benar benar mencintainya dengan tulus. lalu dia hanya ingin membalas lebih pada ade, dengan berbagai cara apapun dia harus bisa selalu ada untuk ade.


"yasudah mah, aku telfon dulu yaa, mau tanya pulang jam berapa dia itu"


mamah ade pun membalas.


"iyaa, sayang. nanti habis telfon, kamu makan yaa, kamu belum makan kan"


"iya mah makasih yaa"


ucap nicole. lalu diapun segera menelfon ade.


"TUUUUTTTT... TUUUTTTTTT.... "


"hallooo yank.... "


"iya halooo, morning pacarrr"


ucap ade di telfon.


seketika pipi nicole memerah mendegar panggilan itu.


"ihhk kamu tuh ya, pagi pagi sudah bikin aku terbang saja. gak mamah, gak kamu, sama saja selalu membuat ku terbang"


"hehehe, kenapa sayang? kamu sudah bangun? sudah mandi kah? "

__ADS_1


ade kembali bertanya.


"aku sudah mandi yank, kamu diamana? aku cari kaga ada, aku kangen yank"


ucap nicole manja.


"aku lagi di taman kota, ini juga sudah mau pulang kok"


"yasudah, jangan ngebut ngebut yaa kiper ku, love u olweys"


"iyaa sayang love too pacarr"


telfon pun mati.


setelah menelfon, nicole kembali menemui mamahnya ade yang sedang memasak di dapur.


"mah, aku bantu apa nih? "


tanya nicole.


"gak usah sayang, sudah selesai kok, lagian semua sudah matang, ini mamah cuma memasak menu makan nya ade saja, sudah selesai kok"


"yasudah aku bantu bawain ke meja ya mah"


kembali nicole memaksa untuk membantu.


mamah ade pun hanya geleng geleng melihat calon menantu nya yang ngeyel ini.


gak lama berselang, terdengar suara motor, adepun terlihat, lalu ade segera menemui mereka.


"haallooooo para malaikat ku"


ucap ade.


mereka berdua pun bersamaan mengucap kata "gooommbbaaaaaallllll"


lalu secara bersamaan mereka tertawa.


"hahahahaha"


akhirnya ade dan nicole pun segera menyantap makanan.


"mamah gak makan? "


tanya nicole.


"mamah sudah makan sayang, sudah kamu makan saja yang banyak, mamah mau ke kamar dulu"


"ohh gitu, makasih yaa mamah"


ucap nicole dan melanjutkan makan nya.


di meja makan, ade pun bertanya.


"jadi kamu pulang hari ini? "


"iya jadi yank, tapi kamu nanti jangan jauh jauh dariku yaa"


"iyaa pacar... "


"ihhhk apasih? pacar pacar"


ucap nicole dengan nada memalu.


"iya, aku panggil kamu pacar saja lah. biar beda"


nicole pun mengijinkan panggilan khusus itu.


setelah makan selesai, mereka pun segera bergegas ke studio.


karena ade ingin memindahkan file foto camera nya ke laptop.


nicole pun ikut, karena dia penasaran dengan kegiatan pacarnaya ketika sedang libur latihan dan pertandingan.


sesampai di studio, ade langsung menyalakan laotop dan memasangkan kabel data cameranya. sambil menunggu, ade pun kembali mengeluarkan rokoknya.


nicole hanya geleng geleng melihat ade jadi sering merokok.


lalu ade bertanya,


"kamu mau pulang jam berapa rencana nya? "


"belum tahu yank, aku merasa nyaman disini"


"wadduuhhhh" ucap ade singkat.


nicole pun heran dan bertanya kembali.


"kenapa? "


"gapapa, memang kamu di apain sampai nyaman begini? "


ade bertanya.


"perlakuan mu dan mamah mu benar benar membuatku nyaman"


ketika sedang asik mengobeol, tiba tiba ponsel ade berbunyi.


ade pun segera melihat, ternyata nama


"mbak amanda" yang ada di layar ponselnya.


lalu ade memberikan ponselnya pada nicole.


nicole hanya menaikan alisnya dan bertanya.


"kenapa harus aku yang terima? "

__ADS_1


"terima saja, kamy berhak tahu lebih dulu, katena yang telfon wanita"


nicole pun menggelengkan kepala dan segera mengangkatnya.


"hallooo kak manda... aku nicole, maaf ade lagi di depan laptop, lagi edit foto"


"ohh nicole... jadi benar nih seperti yang sedang ramai di beritakan? "


nicole sedikit heran dan memikirkan nya.


lalu dia bertanya lagi.


"berita apasih kak? aku gak tahu"


"ituloh gosip seputar hubungan mu dan ade"


"oohhh, itu, iya kak hehehee"


manda pun segera meminta vidcall.


"aku vidcall aja deh, biar enak bicaranya yaa"


nicole pun berkata, "iya okwh kak"


lalu panggilan berubah menjadi video call.


"haii cantik, mana ade, sekalian mumpung ada kamu nih, aku mau kasih kabar dan undangan"


nicole pun segera mendekatkan dirinya pada ade.


"nih kak..., yank kak manda nih"


nicole mengingatkan ade.


"haiii mbak hallooo"


sapa ade dengan senyum.


"hei, ihhkkkk kalian cocok banget sih"


ucap manda, nicole dan ade pun hanya tersenyum.


"ada apa mbak?" tanya ade.


"aku mau undang kalian besok malam jam 07:00 di balai sarbini"


"acara apatuh mbak? "


tanya ade dengan penasaran.


"ituloh, yang waktu itu pernah kubilang di bali itu, acara ulang tahun pernikahan ku"


ade pun lalu ingat tentang hal itu.


"ohh iya mbak, aku ingat"


"kalian datang yaa, awas kalau gak datang, aku marah, suami ku pun pasti marah nanti"


manda coba mengingatkan mereka.


ade dan nicole pun mengiyakan undangan manda, lalu nicole berkata.


"iya kak, aku pasti datang kok, sekalian aku juga mau umumkan, kalau kita pacaran"


manda pun membalas,


"nah gitu dong, semoga kalian segera mengirim undangan juga yaa" hehehe


manda meledek. lalu ade dan nicole


berucap "amiiinnn" bersamaan.


manda pun pamit dan segera menutup panggilan nya.


lalu ade dan nicole pun saling bertanya.


"kamu yakin mau datang? " tanya ade.


"iyaa yank, kak manda sudah mengundang secara langsung loh itu, masa kamu gak mau datang? "


ucap nicole mengingatkan.


"iya aku tahu, terus kamu yakin mau mengumumkan hubungan kita? "


ade bertanya lagi.


"iya yank, serius. biar mereka tahu, dan hubungan kita tidak ada yang ganngu lagi nantinya"


ucap nicole berharap.


"tapi aku malu, disana pasti banyak artis yang datang, aku minder sayang"


ucap ade dengan nada tidak pede.


"gak usah minder, kamu itu hebat yank, kamu pahlawan indonesia yang mewakili di bidang olahraga, jadi gak usah minder, percaya deh sama aku"


nicole berkata sambil mengusap rambut ade.


"yadudah deh," ade mengucap.


lalu nicole pun izin turun untuk menemani mamahnya ade, dan berkata.


"nanti aku pulang jam 2 an saja yaa, aku mau ngobrol ngobrol dulu sama mamah"


ade pun mengangguk dan berkata,


"yasudah, aku juga mau bobo dulu bentar yaa"

__ADS_1


"iya okey" ucap nicole sambil mencuim pipi ade...


ade pun hanya melihat nicole dengan senyum...


__ADS_2