
hari berganti, dan pagi pun tiba. kini nicole sudah bersiap untuk menuju hotel tempat para pemain timnas menginap. sambil merapihkan kebutuhan si kembar, sementara aidan dan nadia masih asik bermain bersama nenek dan kakek nya. setelah di rasa sudah lengkap, kini nicole menemui aidan dan nadia untuk membawa nya bertemu dengan ayah nya. bahkan dia juga berencana akan langsung pulang ke rumah ade setelah dari hotel tadi. ketika nicole mengajak si kembar, ernii dan roberto pun masih merasa berat, karena mereka masih ingin sekali bermain bersama mereka. lalu nicole hanya bisa berkata.
"nanti mamah dan papah kalau masih kangen mereka, datang dong ke rumah ade. lagian mamah dan papah juga sudah lama kan gak main ke sana"
ernii dan roberto pun hanya mengangguk tanda setuju. akhirnya nicole segera menggandeng aidan dan nadia di tangan kiri dan kanan nya. sambil bernyanyi nyanyi, si kembar merasa sangat senang ketika tahu akan pergi naik mobil. mereka memang suka sekali jika tahu akan pergi dengan berkendara menaiki mobil. seperti biasa, aidan dan nadia duduk di bangku belakang, nicole segera memasang safety belt pada mereka berdua. setelah selesai, nicole segera pamit dengan ernii dan roberto. kemudian, nicole pun segera melajukan mobil nya ke arah kawasan istora senayan. dalam perjalanan si kembar selalu bercanda dan mengoceh. bahkan nadia selalu menyebut nama ayah nya ketika tahu akan bertemu dengan ayah nya. gak lama, ponsel nicole pun berbunyi. ternyata ade yang menelpon nya. dia pun segera menepi kan mobil nya sebentar untuk menerima panggilan itu.
"halooo yank"
"kamu jalan jam berapa? "
"aku sudah di jalan kok, mungkin beberapa menit lagi sampai, tapi aku gak lewat tol yank"
"yasudah, hati hati. maaf ganggu nyetir mu"
"aku sudah berhenti di pinggir kok yank, gak mungkin aku melanggar larangan mu menerima telepon sambil menyetir"
"pintar nya istriku, yasudah hati hati. aku tunggu yaa sayang, love you"
"iyaa yank, love you too"
telpon pun terputus, kembali nicole melanjutkan perjalan nya. sambil memperhatikan aidanndan nadia yang masih asik melihat pemandangan di luar melalui kaca pintu mobil. setelah hampir satu jam, nicole pun sudah tiba di pelataran parkir hotel. kembali dia menelpon ade untuk bertanya posisi nya.
"yank, aku langsung masuk saja apa nanya dulu sama resepsionis nya? "
"kamu sudah sampai? "
__ADS_1
"sudah, aku di parkiran, ini baru mau ke arah loby"
"yasudah tunggu di loby, aku sekarang kesana yaa"
nicole segera bergegas menuju loby hotel, kembali aidan dan nadia merasa sidikit heran dengan pemandangan sekitar, dalam hati mereka mungkin sedang bertanya sedang berada dimana sekarang ini.
gak lama nicole pun sudah melihat sosok ade yang sedang berdiri di depan loby sambil berbincang dengan beberapa scurity di sana. dan ternyata, nadia pun langsung berteriak "yaaayaaaahhhh"
sambil menarik tangan nicole dengan sangat kencang dan terlihat akan berlari menuju ade. nicole pun menahan nya, karena takut ada mobil yang lewat. akhirnya, mereka pun bertemu. ade langsung memeluk mereka. dia memeluk nicole dan mencium kening nya. setelah itu ade segera menggendong aidan dan nadia secara bersamann dan berkata.
"ayah kangen banget sama prince dan princes nya ayah nih"
seperti biasa, nadia langsung menciumi pipi ade, tetapi aidan hanya masih memeluk sambil tersenyum memandang ayah nya. ade pun segera mengajak mereka menuju kamar nya. karena ade sudah tidak sabar ingin cepat bermain bersama si kembar di sana. tetapi nicole meminta agar aidan dan nadia biar dia saja yang menggendong nya. karena nicole melihat ade masih sedikit pincang dengan langkah nya itu. ade menolak, dia merasa baik baik saja. mungkin karena memang dia sudah terlanjur kangen pada aidan dan nadia. jadi rasa nyeri itu sekejap hilang dan tak terasa. ketika sedang berjalan menuju kamar, ternyata para pemain dan official yang berada di aula melihat ade dan nicole, mereka pun memanggilnya. kembali para pemain ingin meminta foto bersama nicole juga aidan dan nadia. nicole pun melayani dengan senang hati. sambil menunggu, ade masih asik bercanda pada si kembar, tiba tiba sang pelatih pun memperhatikan mereka, dia menilai kalau ade sangat ceria dan bahagia sekali ketika bertemu sang buah hati nya. lalu sang pelatih menghampiri nya dan berkata.
ade yang mendengar itu pun hanya langsung memgatakan kata.
"terimakasih banyak coach, saya akan selalu menjaga kepercayaan coach yang sudah di kasih pada saya, sekali lagi terimakasih. berarti hari ini juga saya boleh pulang? "
sang pelatih pun mengangguk tanda setuju. tadinya niat ade akan segera menuju kamar, tetapi setelah memdengar kabar itu, diapun langsung memutuskan untuk memilih langsung pulang ke rumah, karena dia hanya ingin menghabiskan waktu recovery nya bersama aidanndan nadia di rumah saja. gak lama nicole pun datang setelah melayani para pemain yang meminta foto tadi. lalu ade segera berkata.
"ayok kita langsung pulang saja"
nicole sedikit heran dan bingung dengan ucapan ade itu, lalu dia bertanya singkat.
"maksudnya? " sambil memandang ade dengan kedua alis yang sedikit mengernyit. lalu ade menjelaskan.
__ADS_1
"aku di kasih waktu istirahat di rumah selama cidera, karena yang lain nya akan berangkat ke kamboja besok. jadi gak mungkin juga aku disini sendirian sayang, tapi kamu harus antar aku terapi selama mereka berada disana. dan jangan lupa, kamu harus memgucapkan terimakasih oada coach"
nicole pun senang dengan kesempatan ini. dia langsung menuruti perintah yang ade berikan tadi, dengan segera nicole menemui sang pelatih timnas dan berkata.
"coach, aku mau ucapin terimakasih atas keputusan coach yang memberi ade istirahat di rumah selama mada penyembuhan. aku janji akan selalu mengawasi ade selama berada di rumah, biar dia cepat sembuh dan bisa balik ke bawah gawang nya"
sang pelatij yang mendengar itu pun tersenyum, dia juga mengatakan.
"sama sama, semoga selama ade berada dekat dengan si kembar, ade bisa cepat pulih dan bisa bermain saat melawan malaysia nanti. "
kemudian ade dan nicole pun segera bergegas menuju parkiran, mereka akan langsung menuju rumah untuk ade beristirahat dalam penyembuhan cidera nya. setelah berada di dalam mobil, nadia hanya ingin duduk di pangkuan sang ayah nya, ade pun harus memangku nya, bahkan aidan pun ikut di pangku nya. akhirnya nicole mulai melajukan mobil nya menuju tangerang. di perjalanan ketika macet, ade dan nicole selalu tertawa melihat tingkah nadia yang selalu manja pada ayahnya, dia seperti tidak ingin di tinggalkan oleh ayahnya lagi seperti waktu ade bergabung dengan timnas waktu pergi pagi itu. nicole merasa kalau sifat manjanya sudah turun pada nadia. sedangkan sifat kalem aidan, sama seperti sifat ade yang dia kenal. mereka berdua benar benar saling melengkapi sebagai kakak dan adik. sambil menikmati macet, ade masih terus bercanda pada aidan dan nadia. sebenarnya nicole juga ingin ikut berbaur, tetapi dia harus tetap fokus menyetir di tengah kemacetan jalan pagi menjelang siang ini. setelah beberapa menit mereka mengalami kemacetan, akhirnya nicole sudah bisa melajukan mobil nya ke arah pintu tol arah tangerang. kembali si kembar masih terus asik mengoceh dan bercanda di sana. hingga tak terasa, mereka pun sudah memasuki kawasan perumahan elit nya. setelah sampai, nicole segera memasukan mobil itu ke garasi nya. kemudian dia segera mengambil aidan dan nadia untuk segera turun dari pangkuan ade. ade pun mulai turun, kembali nadia menarik tangan ade dan meminta untuk di gendong. sementara aidan hanya terus memegangi tangan ade dan nicole. nicole pun ikut segera menggendong aidan dan langsung menuju dalam rumah. setelah sampai ruang tengah, mamah ade pun merasa kaget karena ade sudah pulang. lalu sang mamah pun bertanya.
"gimana keadaan mu? terus kok sudah pulang? apa kamu di coret dari tim setelah cidera? "
nicole menjelaskan pada mamah mertua nya.
"ade gak di coret mah, dia memang di ijinkan pulang untuk sementara ini sambil terapi cidera, karena tim besok akan segera berangkat ke kamboja, jadi ade boleh pulang untuk bisa dekat dengan keluarga nya dahulu, nanti setelah sembuh, dia harus bisa bermain lawan malaysia nanti"
mamah ade pun mengerti dengan penjelasan nicole, lalu segera menyuruh mereka untuk makan dahulu. tetapi ade masih ingin bermain bersama aidan dan nadia. sementara nicole langsung membereskan kamar nya terlebih dahulu. ade dan si kembar pun langsung menuju halaman belakang rumah untuk bermain disana. sambil menunggu nicole bergabung, ade dan si kembar pun masih bermain dengan sangat seru, aidan dan nadia terus berlarian seakan tidak pernah merasa lelah ketika bermain bersama ayah nya.
gak lama, nicole pun datang membawakan susu untuk aidan dan nadia. melihat susu, mereka pun langsung berlari menuju nicole. tetapi nicole mencoba meledeknya. dia memberi dua botol susu itu kepada ade. si kembar pun terlihat kesal oada nicole, lalu nicole mencoba tertawa dan memberikan susu mereka. sambil meminum susu nya, aidan dan nadia masih asik tiduran di pangkuan ade dan nicole. sementara nicole dan ade hanya memperhatikan mereka sambil saling rangkul. nicole sangat senang bisa berada di samping ade saat ini. rasa kangen nya pun sudah mulai terobati. di samping musibah yang di alami oleh ade, ternyata ada kebahagiaan yang mereka dapat dari kejadian ini. mereka bisa saling bertemu dan saling berkumpul bersama. hingga aidan dan nadia pun mulai terlihat ngantuk. ade dan nicole segera menuju kamar untuk ikut tidur bersama mereka.
sementara kita ke nadin, di lokasi syuting nya, nadin ternyata sedang mengalami cinta lokasi dengan lawan main nya. mereka berdua selalu terlihat dekat saat menghafal skrip, bahkan di luar syuting pun, mereka berdua suka melakukan makan bersama dan hangout berdua. nadin sengaja masih merahasiakan sosok itu pada ade dan nicole, karena dia masih terus menunggu kelanjutan cerita nya bersama pria itu. dia tidak mau buru buru memberitahu karena takut hasil nya tidak sesuai dengan harapan nya. nadin memang sudah lama sekali menjomlo. terhitung sudah hampir lima tahun setelah dia putus dengan aktor yang pernah jadi lawan main nya di film nya beberapa tahun lalu. nadin lebih memilih menjomlo dari pada harus terburu buru membuka hati kalau hasilnya masih akan sama seperti yang sudah sudah. selama jomlo pun dia merasa sangat bahagaia, karena selalu di hibur oleh sosok ade. tapi sekarang, setelah dua sahabat nya itu sudah menikah dan menjadi suami istri, bahkan setelah memiliki anak kembar, waktu nadin bersama mereka pun harus sedikit hilang, karena ade dan nicole sudah di sibukan dengan rumah tangga nya yang mengurus anak kembar, bahkan nicole juga masih belum mau mengambil tawaran main film nya sebelum aidan dan nadia memasuki usia lima tahun. nicole memilih vakum dulu dari dunia layar kaca karena ingin fokus mengurus suami dan anak kembarnya dia tidak ingin merasa jauh dari mereka. karena dia memiliki ke inginan selalu ada di dekat mereka. ada beberapa tawaran film yang sempat dia tolak dengan alasan aidan dan nadia masih belum bisa di tinggal, sedangkan ade masih sibuk dengan tim nya dan target nya. padahal jauh di dalam lubuk hati nicole, dia juga sempat rindu dengan suasana pekerjaan nya. tapi dia masih tetap dengan komitmen nya untuk tetap mengurus suami dan anak anak nya dahulu.
kembali ke nadin, dia akan memberitahu oada ade dan nicole ketika dia sudah merasa yakin kalau cowok itu sudah menyatakan perasaan nya. karena dia menilai, dia dan cowok itu masih sama sama gengsi untuk mengungkapkan isi hati nya. biasalah wanita, harus selalu cowok dulu yang mengatakan, baru dia ikut mengatakan. sebenarnya nadin sudah gak sabar ingin mendegar kata kata itu, tetapi sang pria juga terlihat masih canggung dan sedikit malu. kadang nadin juga sering memberi kode, tetapi pria itu masih saja belum peka, dia hanya tetap menunggu momen yang tepat untuk menyatakan cinta nya nanti. nadin ingin sekali bercerita pada nicole, tapi dia takut mengganggu kesibukan nicole yang sedang mengurus aidan dan nadia ketika ade sedang beraktifitas bersama tim nasional di piala aff tahun ini. nadin juga menilai kalau nicole sudah berhasil menjadi istri dan seorang ibu yang baik. dia selalu menjalankan kewajiban seorang istri dan juga sebagai ibu. dia bisa mengurus aidan dan nadia, dia juga bisa mengurus ade dengan waktu bersamaan. bahkan itu di luar dugaan nadin, karena sebelum mengenal ade, nicole adalah sosok yang sangat manja sekali, tidak pernah mau mandiri, selalu mengharapkan orang sekitar untuk keinginan yang dia inginkan. apalagi kalau bicara tentang kesempurnaan, dia paling nomer satu kalau bicara tentang kesempurnaan. tetapi setelah mengenal dan menikah dengan ade, semua menjadi berubah, dia lebih terlihat dewasa fan merendah diri, sama seperti sikap dan sifat yang selalu ade terapkan dalam kehidupan sehari hari nya itu. kini nicole dan ade sudah mulai melengkapi masing masing segala kekurangan dan kelebihan nya mereka.
__ADS_1