Mengejar Cinta Sang Artis Idola

Mengejar Cinta Sang Artis Idola
KEMBALI MENJADI TEMBOK TERAKHIR


__ADS_3

bola tendangan himura mengarah ke pojok kiri bawah. sangat sempurna untuk sebuah tendangan pinalti. sementara ade berusaha lompat dengan sekuat tenaga nya yang sedang bermasalah pada engkel nya. dengan satu tangan dia mencoba menggapai bola itu, dan ternyata, akhirnyak kembali dan lagi lagi ade berhasil menepis bola pinalti itu. ade selalu menjadi orang terakhir yang merubah keadaan. seluruh pemain tangerang city berlarian memeluk nya sambil berteriak memberi semangat, gak ketinggalan barros pun berkata.


"vamousssss capt!!!! "


lalu ade berteriak kepada teman teman nya dengan kalimat.


"FOKKUUUUSSSSSSS....!!!!!! "


sementara thomas dan jans merasa sangat salut dengan sosok ade. di situasi yang genting, dia selalu menjadi pembeda dan penyelamat. gak ketinggalan nadin, jennifer, dan manda pun berteriak histeris setelah ade berhasil menggagalkan pinalti tadi. tiada hentinya jennifer mengatakan "puji tuhan"


lalu nicole yang sedang berada di rumah pun tersenyum bangga melihat sang suaminya yang sangat gigih dalam bermain di pertandingan ini. nicole benar benar tidak bisa berkata apa apa lagi. karena dia selalu menjadi saksi untuk kehebatan suaminya dalam berusaha menjaga gawang nya di tiap pertandingan. bahkan ade juga selalu bisa keluar dari tekanan dan beban berat yang menanggung nya di tiap pertandingan. nicole pun berjanji akan menyambut dan menunggu sang suami sampai pulang malam ini setelah pertandingan selesai dan urusan dengan tim nya selesai.


kembali ke lapangan, hanya tinggal hitungan detik saja pertandingan akan berakhir. tetapi situasi masih sangat berbahaya. peluang terakhir untuk urawa dengan sepak pojok nya. para pemain tangerang harus benar benar fokus dalam menjaga area nya. ini detik detik krusial bagi tiap tim yang bermain.


kini takahasi akan segera melakukan tendangan pojok. para pemain urawa pun semua maju dan berkumpul di depan gawang ade. gak ketinggalan kiper mereka pun ikut naik untuk meramaikan dan mencari keberuntungan. takahasi sudah lakukan, bola melambung jauh dan tinggi ke arah gawang dan perkumpulan para pemain disana. terlihat arman dan akbar berusaha mempersulit pergerakan para pemain urawa. semua pemain pun berlomba untuk menjangkau bola itu. namun lagi dan lagi, ade yang menjadi pemilik bola yang mengudara itu. kembali dengan tangkapan sempurna nya ade berhasil memotong bola, hingga bisa di pastikan kalau kemenangan sudah berada di depan mata untuk tangerang city. sambil menunggu teman teman nya naik dan sedikit mendiley, ade terus menahan. hingga wasit pun sudah mulai melihat jam di tangan nya. kini ade langsung menendang bola jauh ke arah depan. di saat itu juga suara peluit wasit terdengar, tanda pertandingan berakhir. skor tidak berubah tetap 2-1 untuk kemenangan tangerang city. ini merupakan sejarah, tim indonesia mampu mengalahkan tim asal jepang. ini adalah poin krusial yang sangat penting bagi tangerang city dan sebagai modal untuk rasa percaya diri nya di pertandingan selanjutnya nanti.


para pemain pun merayakan kemenangan bersejarah ini. mereka langsung menuju para pendukung nya yang sedari tadi tiada hentinya bernyanyi dengan suara lantang. sementara nadin, dia hanya akan menunggu ade dan doni sampai ke pinggir lapangan. nadin ingin mengucapkan selamat atas kemenangan malam ini. ketika sedang mencari keberadaan ade, tiba tiba nadin kaget setelah melihat ade sedang berbincang dengan dua wanita. dia pun penasaran dan langsung menghampiri mereka.


setelah sampai, nadin merasa kedua wajah itu tidak asing. tetapi dia lupa dan terus mengingat ingat. lalu bella menyapa.


"halo mbak nadin, masih ingat aku kan? "


nadin tersenyum dan berkata.


"ingat kok, aku ingat. kalian yang waktu di jogja itu kan? "


"iya mbak benar, aku bella, itu marsela"


barulah nadin ingat ketika bella menyebut namanya.


"oiyaa, bella. kamu berdua saja? "


"iya mbak, kita memang sengaja datang mau lihat pertandingan nya mas ade."


nadin begitu kaget dengan penjelasan bella itu. dia pun bertanya.


"terus setelah ini langsung pulang? "


bella pun menjawab.


"tadi nya aku dan sela juga mau nya begitu mbak. cuma mas ade nya menyuruh kita untuk nginap di rumah agar bertemu mbak nicole dulu"


"nah iya nginap lah. sekalian mampir ke rumah ku. gak jauh kok dari rumah ade"


lalu ade ikut berkata.


"bella sama sela ikut pulang bareng lo yaa cut, gue ke apartement dulu soalnya"


nadin menjawab dengan senang hati.

__ADS_1


"siiapppp booossss"


akhirnya ade pun pamit pada mereka untuk menuju ruang ganti dan akan segera meninggalkan stadion. sementara mereka langsung pulang menuju rumah ade terlebih dahulu. setelah di loker room, para pemain masih terlihat merayakan kemenangan nya. namun ade hanya ingin cepat cepat pulang. karena dia sudah tidak sabar ingin memeluk sang istri di rumah. setelah beberapa menit akhirnya tim pun bergegas pulang ke apartemen. setelah sampai, ade langsung berpamitan pada official dan pelatih. namun thomas dan dokter berkata.


"setelah ini, kamu saya kasih waktu libur latihan tiga hari. tetapi tetap harus terapi"


"siaapp coach. saya pamit yaa"


ucap ade dang segera berjalan menuju parkiran.


sementara nadin yang sudah sampai di rumah ade, dia langsung memanggil nicole di kamarnya. namun ketika nadin dan nicole menuju ruang tamu, betapa terkejutnya nicole melihat bella dan marsela yang sedang duduk di sofa. dengan hebohnya nicole berkata.


"haaaiiiii kaliaaannn... ihhh kangen banget tahu. kapan datang? kok bisa bareng nadin sih? "


lalu bella menjelaskan.


"aku datang tadi sore mbak, kita memang sengaja mau lihat pertandingan. aku kira mbak nicole datang, ternyata tidak. terus aku bertemu mas ade, niatnya kita malam ini mau langsung pulang, tapi mas ade menahan, agar kita untuk nginap dulu disini biar bertemu sama mbak"


"oalah, iya lah nginap. iya aku gak datang karena si kembar kemarin demam, hari ini sudah mendingan. jadi aku gak berani datang ke stadion. kasihan mereka. yasudah kita santai dulu yaa sambil nunggu ade datang. dia sudah tahu kan? "


"sudah mbak, makanya aku di suru bareng mbak nadin kesini nya"


"ohhh gitu. yasudah santai santai dulu yaa. anggap saja rumah sendiri, aku mau buat minum dulu"


bella dan marsela pun asik berbincang di sana. sementara nicole pergi ke dapur untuk membuatkan minum. setelah beres, mereka berempat pun melanjutkan obrolan nya sambil menunggu ade datang. lalu nadin pun pamit ingin pulang, karena besok shubuh dia harus berangkat untuk melanjutkan syuting film baru nya. setelah nadin pulang, mereka berpindah lokasi untuk bersantai di area belakang rumah yang sejuk kalau malam hari. bella dan marsela pun merasa takjub dengan besar nya rumah ade ini. banyak sekali ruangan dan memang sangat luas. berbeda dengan rumah nya waktu di jogja.


ketika asik berbincang, gak lama ade pun datang dengan membawakan beberapa makanan.


"hallooooo... "


semua yang ada disitu pun kaget karena ade datang tiba tiba. lalu ade berkata pada nicole.


"bayi cantik dan ganteng ku mana sayang? "


nicole pun menjawab.


"sudah pada tidur pas kamu main lagi break babak pertama yank"


segera ade menagih janji dan memanggil nicole untuk sedikit mendekat.


"kamu sini deh sebentar"


nicole pun segera bangun dari duduk nya dan langsung menghampiri sang suami. ketika sudah berada di dekat nya, tiba tiba ade langsung memwluk nya tanpa malu malu walaupun disana ada bella dan sela.


"aku kangeeeennn banget sama kamu sayang, permintaan syarat mu sudah aku penuhi malam ini"


nicole yang mendengar perkataan ade yang juga memeluknya sangat erat, dia merasa kalau ade memang benar benar sedang kangen dengan dirinya. pelukan nya pun sangat tulus sekali nicole rasa. nicole pun berkata dalam pelukan ade sambil membalas pelukan nya.


"iyaa yank, makasih yaa udah mau berjuang di pertandingan tadi. kamu juga sudah berusaha main baik sekali. aku bangga jadi istri seorang ade santana. kamu mau peluk aku sampai pagi juga boleh kok yank"

__ADS_1


bella dan marsela yang melihat adegan itu pun hanya saling tatap saja. karena mereka serba salah harus berbuat apa disana. setelah beberapa menit, nicole pun sadar dengan kehadiran bella dan sela di sana. lalu dia berkata.


"sudah dulu yaa peluknya, kasihan ada tamu jauh. masa kita cuekin sih yank"


mendengar itu, ade pun tersadar dan ingat kalau ada bella dan sela. lalu ade melepas pelukan nya dan sedikit tertawa sambil berkata.


"hehehe maaf yaa bel, sel. aku lupa kalau ada kalian. habisnya aku kangen banget sama istri bule ku"


bella dan sela pun tersenyu. lalu bella berkata.


"gak apa apa mas, wajar loh, mas kan suaminya mbak nicole. perlakuan seperti itu memang harus selalu ada dalam rumah tangga"


lalu nicole menambahkan.


"ade memang gitu bell, kalau sudah datang sifat manjanya, selalu gak memandang sedang dimana, sedang ada siapa. makanya aku bilang nya tuh si bayi gede"


bella dan sela pun tertawa. lalu ade berkata pada bella dan sela.


"oiya, kalian jangan pada buru buru pulang yaa, santai santai dulu lah main disini"


sela pun menjawab. mau nya sih gitu mas, pingin tahu suasana kota tangerang juga. tapi takut merepotkan mbak nicole dan mas ade nanti"


nicole pun menjawab.


"ngerepotin gimana sih sel, santai saja. anggap ini rumah sendiri bagi kalian. sekarang, ayuk aku antar lihat kamar untuk tidur kalian dulu, terus kalian kalau mau pakai bajuku pilih saja yaa. takut buat gonta ganti selama main di tangerang"


"iya mbak makasih, baik sekali loh mbak nya"


akhirnya nicole bersama bella dan marsela pun bergegas menuju kamar tamu di rumah ade. ketika melewati ruangan khusus tempat koleksi alat alat perang nya ade, kembali bella dan sela seperti orang orang yang sudah melihat tempat ini. mereka berdua merasa kagum dan terpana dengan koleksi sepatu bola milik ade.


sementara ade langsung menuju kamar untuk menemui kedua anaknya yang sedang tidur. sesampainya di kamar, ade langsung merebahkan tubuhnya di antara aidan dan nadia. merasa lelah akibat pertandingan yang menguras tenaga tadi, di tambah dengan rasa nyeri pada engkel kirinya. gak lama nicole pun tiba di kamar dan berkata.


"selamat ya yank, akhirnya doa ku terkabul. kalian bisa menang tadi"


lalu ade membalas.


"iya sayang, tapi aku cidera lagi. aku juga di kasih libur latihan tiga hari untuk terapi"


nicole yang mendengar itu pun kaget dan merasa khawatir lalu dia bertanya.


"kamu cidera apa yank? gak serius kan cidera nya? "


ade menjelaskan.


"engkel kiri ku kena lagi, sekarang saja masih terasa nyeri"


merasa tidak tega, nicole pun langsung mendekati nya dan tiduran di atas tubuh ade sambil memeluk dan berkata.


"kasihan suami ku, berjibaku jatuh bangun demi gawang nya sampai cidera lagi. malam ini aku bersedia manjain kamu yank. sebagai hadiah kemenangan mu tadi"

__ADS_1


ade pun membalas pelukan nicole dengan erat. lalu ade mencium bibir nicole dengan lembut. nicole pun membalas nya dengan mengimbangi pergerakan bibir ade...


__ADS_2