Mengejar Cinta Sang Artis Idola

Mengejar Cinta Sang Artis Idola
MELIHAT KAWAN BERMAIN


__ADS_3

memasuki hari ke lima pasca cidera engkel nya, kini ade mulai merasa semakin bahagia. karena selama berada di rumah, dia selalu di temani oleh sang istri dan kedua anak kembarnya. bahkan selama berada di rumah pun, ade gak pernah jauh jauh dari nicole. nicole merasa benar bebar memiliki bayi besar yang super manja sekali. sebentar saja di tinggal ke dapur, ade sudah langsung mencarinya dan memanggil manggil nama nya. bukan nya nicole merasa risih, dia hanya merasa bahagia memiliki suami yang selalu ingin dekat dengan nya. kini ade dan nicole sudah seperti pengantin baru. mereka selalu nempel seperti perangko. kadang kemesraan mereka sering terganggu oleh kehadiran anak kembar mereka.


hari ini pun ade dan nicole berniat keluar rumah untuk menemui dokter tim tangerang city medical. karena ade ingin tahu perkembangan cidera nya. karena yang dia rasa saat ini sudah tidak nyeri, tetapi untuk berjalan masih sedikit ngilu. nicole pun sudah rapih dan hanya menunggu ade beres memakai baju saja. sementara kedua anak kembar mereka ikut di ajak oleh nicole. nicole pun segera melajukan mobilnya ke arah tempat medical tim. di perjalanan pun, ade dan kedua anak kembarnya selalu bercanda. mereka terlihat sangat riang sekali. setelah beberapa menit dari rumah, akhirnya ade dan nicole pun sampai di tujuan. dengan segera mereka memasuki ruangan untuk konsultasi. pihak doktet pun mulai memeriksa. sementara nicole dan kedua anak kembarnya, mereka hanya menunggu di luar ruangan.


sementara di lain tempat, tepatnya di apartement tangerang city. para pemain sedang bersantai untuk prepare pertandingan sore ini melawan tangerang wolves. derby tangerang akan tersaji sore ini di stadion benteng reborn kota tangerang. pertandingan kakak adik klub tertua di tangerang. di mana tiap kali melakukan pertandingan, gengsi pun selalu tersaji. kedua nya akan menunjukan pada masyarakat tangerang, siapa yang paling hebat. tempo panas pun selalu terlihat tiap kali kedua nya bertemu. tapi sore ini sangat di sayangkan sekali. ade tidak bisa ikut turun bermain karena masih cidera pada engkel nya. ade pun berencana akan menyaksikan pertandingan itu secara langsung di stadion.


setelah selesai di periksa oleh tim dokter, kini dokter menjelaskan bahwa.


"memar bagian dalam nya sudah membaik, bengkak nya pun sudah tidak. hanya saja tinggal pemulihan beberapa hari lagi. tinggal bagaimana cara kamu melakukan recovery di rumah itu sangat berpengaruh"


gak lama sang dokter pun bersiap akan menuju apartemen tim. karena dia juga harus bergabung untuk pertandingan sore nanti. sementara ade, setelah selesai periksa, dia mencoba mengajak nicole dan kedua anaknya untuk jalan jalan sambil menunggu waktu sore pertandingan. nicole pun mengiyakan nya. karena memang ade butuh sedikit penyegaran pasca cidera selalu menghabiskan hari hari nya di rumah. akhirnya mereka segera menuju ke suatu tempat. dimana tempat itu adalah tempat santai di daerah tangerang dengan pemandangan taman dan hutan kota yang sangat hijau dan asri. tujuan nya agar aidan dan nadia bisa mengenali alam bebas. sambil memperhatikan kedua anak nya yang sedang asik bermain, ade dan nicole berbincang dengan obrolan serius.


"yank, gimana hasilnya kata dokter tadi? "


ade menjekaskan apa yang di katakan oleh dokter tadi.


"alhamdulillah sudah baik, tinggal beberapa hari saja aku sudah bisa ikut latihan, tapi latihan terpisah dulu"


lalu nicole mengatakan soal pertandingan sore ini.


"sayang banget yaa sore ini kamu gak main. padahal pertandingan penuh gengsi kota ini"


ade hanya tersenyum dan merangkul pundak istrinya sambil berkata.


"gak apa apa sayang, memang jalan cerita nya sudah seperti ini. nikmati saja proses nya. lagian nanti sore juga kan kita masih bisa merasakan atmosfer pertandingan nya. walaupun cuma menonton"


gak lama, ade dan nicole pun memutuskan untuk ikut bermain bersama kedua anaknya disana. mereka berempat terlihat sangat bahagia di sana. sampai ada beberapa pengunjung juga yang mengabadikan momen mereka itu. sebab jarang sekali pemain sekekas ade mau bersantai dan bermain di tempat seperti ini bersama keluarga nya. apalagi lokasi ini benar benar di tengah tengah pusat kota dan selalu ramai pengunjung. tidak terlihat sedikit pun dari ade dan nicole untuk menghindar dari pengunjung yang ingin meminta foto bersama mereka.

__ADS_1


hingga tak terasa waktu pun sudah menunjukan pukul 15:00. ade dan nicole segera bersiap menuju stadion. sementara aidan dan nadia terlihat tidak suka ketika di suruh udahan saat bermain. lalu ade mengatakan pada keduanya.


"ayook kita nonton teman teman ayah nak. kita lihat om doni main"


nadia pun langsung mengikuti kata kata ade sambil mengingat dan berkata.


"om onnniii yaaaah"


gak lama nicole pun mulai melajukan mobil nya ke arah stadion benteng. ketika hampir sampai, suasana area jalan sekitaran stadion sudah sangat di penuhi oleh para pendukung yang berjalan menuju stadion. para pendukung kedua tim pun sudah terlihat disana. masing masing warna kebanggaan pun menghiasi seluruh jalanan itu. warna kuning adalah warna kebesaran tangerang city. sedangkan warna ungu adalah warna kebesaran tim tangerang wolves. walaupun usia kedua tim terbilang sangat jauh. namun tiap kali mereka bertemu, tangerang city yang masih memegang sejarah menang paling banyak di banding tangerang wolves. rekor pertemuan selalu di kuasai oleh tangerang city.


nicole pun dengan sabar melajukan mobil nya secara pelan untuk bisa memasuki area parkir stadion itu. setelah beberapa menit, akhirnya mereka sudah memarkirkan mobilnya. ade segera menggendong aidan dan nadia. sementara nicole mengikuti mereka dari belakang sambil memegang pinggul ade. ketika sudah berada di depan pintu masuk vip, mereka segera di suru masuk oleh pihak panpel. ade dan nicole pun memilih kursi paling atas agar lebih asik memantau jalan nya pertandingan. dan juga tujuan ade agar tidak bertemu dengan jennifer nanti. dia tidak ingin melihat wajah istri nya yang cantik ini berubah menjadi jutek ketika nanti ade berbincang dengan jennifer. ketika duduk pun, nicole dan ade melihat sosok nadin yang baru saja datang bersama manda. nicole ingin sekali memanggil. tetapi ade menahan nya. ade hanya berkata.


"jangan di panggil sayang, biarin saja. aku cuma lagi mau menikmati pertandingan sore ini bersama kalian. tanpa ada yang ganggu"


mendengar kata kata itu, nicole hanya tersenyum dan langsung mencubit hidung ade sambil berkata.


ade hanya mengedipkan mata sambil senyum senyum tipis ke arah nicole. gak lama terlihat para pemain dari kedua kesebelasan sudah memasuki lapangan. namun ketika sedang melihat wajah wajah teman nya, tiba tiba jennifer sudah berada di samping nicole dan berkata.


"kenapa disini sih duduk nya? gabung sana yuk bareng nadin dan manda"


ade dan nicole pun kaget dengan suara wanita itu. ketika tahu itu jennifer, ade pun langsung menolak dengan alasan.


"gak apa apa, justru sy memilih disini untuk memberi rasa safety pada anak anak."


lalu jennifer bertanya masalah cidera nya ade.


"bagaimana cidera mu? sudah bisa latihan kapan? "

__ADS_1


"minggu depan kemungkinan sudah bisa main. hanya tinggal menunggu rasa nyeri nya hilang"


kali ini nicole lebih memilih cuek menghadapi jennifer, dia percaya pada sang suami yang bisa menjaga perasaan nya saat ini. gak lama jennifer pun pamit untuk bergabung bersama manda dan nadin di sana. nicole dan ade hanya merespon dengan anggukan kepala. ketika memperhatikan jennifer sampai sana, nicole melihat nadin yang berbalik wajah mengarah dirinya dan ade. nadin memberi salam dengan melambaikan tangan nya. gak lama nadin pun memilih untuk pindah kursi dan bergabung bersama nicole dan ade di bagian atas. sesampainya di atas, nadin langsung memeluk aidan dan nadia disana. lalu nadia langsung menyebut nama doni ketika melihat doni sedang berjalan menuju bench dan meminta air minum. nadin pun tertawa mendengar itu. lalu nadin berkata.


"pintar banget sih kamu dek, bisa ingat om doni. padahal kan ini jauh loh. kita di atas"


lalu nicole berkata.


"anak gue mah pintar semua nad. lihat ayahnya dong, makanya mereka semua pintar hehehe"


gak lama pertandingan pun sudah di mulai, dimana para pemain tangerang wolves terlihat tidak ingin kalah di pertandingan ini. namun ada yang lebih menarik, dimana terlihat tribun stadion serasa terbelah menjadi dua warna. ada warna kuning di tribun utara, dan ada warna ungu di tribun selatan. kedua kelompok supporter pun terus bernyanyi mendukung tim mereka masing masing. aidan dan nadia pun selalu memperhatikan kedua kelompok pendukung itu dengan serius sekali.


kembali ke pertandingan, kini bola di kuasai oleh para pemain tangerang city. karena mereka sore ini bertindak sebagai tuan rumah, jadi beban mereka lebih berat di banding tangerang wolves. permainan pendek dan cepat terus di perlihatkan oleh para pemain tangerang city. hingga memasuki pertengahan babak pertama, riki berhasil menembus lini pertahanan lawan, dengan segera dia mengirim bola pada doni yang sudah menunggu di depan gawang. tetapi bola berhasil di halau oleh pemain belakang tangerang wolves. sehingga bola pun kembali menjauh dan di kuasai kembali oleh para pemain tangerang wolves. di pertandingan ini pun kedua tim bermain dengan tempo cepat sekali. permainan keras selalu tersaji dan juga pelanggaran selalu terlihat di pertandingan sore ini. kali ini tangerang wolves berhasil membangun serangan lewat pemain sayap nya. bola terus di bawa sampai menuju depan kotak pinalti. arman mencoba membendung serangan itu, namun bola lebih cepat di oper ke arah pemain lain, sehingga arman tertinggal dan telat untuk menutup ruang bagi para pemain lawan. kini pemain wolves berdiri bebas dan sangat terbuka untuk melakukan tendangan langsung ke arah gawang tangerang city yang di kawal oleh diki sebagai kiper nomor dua tim tersebut.


benar saja, bola langsung di arahkan ke gawang dan menuju sudut sempit tiang gawang. diki sedikit kesulitan, namun ternyata bola hanya menyentuh tiang gawang dan keluar lapangan. serangan cepat yang cukup membahayakan bagi tangerang city. thomas pun terlihat di pinggir lapangan sedang memberi instruksi anak asuhnya agar lebih bermain singkat saja. kembali bola tendangan gawang di lakukan oleh diki yang mengoper pendek pada lusio. lusio sedikit mendiley dan meminta agar arman sedikit maju membantu penyerangan. dengan segera lusio memberi bola jauh pada barros yang berada di barisan pertahanan lawan. barros pun berduel dengan pemain asing tangerang wolves untuk mendapatkan bola lambung tersebut. dan ternyata barros berhasil menanduk bola itu yang langsung mengarah pada anthony. dengan cepat anthony mencoba mengelabuhi beberapa pemain wolves, lalu bola di arahkan pada doni yang di kawal oleh dua pemain lawan. tanpa berlama lama, doni langsung menendang bola operan itu ke arah gawang, kiper pun tidak menyangka akan datang bola secepat itu. apalagi pandangan nya tertutup oleh beberapa pemain belakang nya. bola pun dengan pasti berhasil memasuki gawang tangerang wolves. skor berubah menjadi 1-0 di menit ke 40 babak pertama melalui kaki doni. para pendukung tangerang city bersorak manyambut gol itu.


bahkan ade dan nicole pun ikut terbawa suasana dengan berteriak merayakan gol itu. suasana semakin ramai menjelang akhir babak pertama, bangku stadion pun sudah terlihat penuh sesak. karena para penonton sudah mulai memasuki stadion. kali ini nicole berkata pada ade.


"suasana sore ini benar benar beda yank, gengsi nya pun sangat terasa sekali. gimana kamu yang sebagai pemain dan bermain di lapangan itu? "


ade hanya menjelaskan.


"yaa begitu lah, tiap pertandingan kita selalu di tuntut untuk menang, untuk main cantik, jadi kamu sudah bisa membayangkan kan gimana jadi salah satu dari mereka yang bermain di sana? "


kembali mereka fokus menyaksikan pertandingan di sisa sisa menit babak pertama. kali ini bola masih terus di kuasai oleh para pemain wolves. para pemain tangerang city hanya bisa menunggu kesalahan mereka saja. dan gak lama terlihat wasit cadangan sudah memberi waktu tambahan di pinggir lapangan. dua menit waktu yang di berikan oleh sang wasit. namun di sisa menit yang ada, pertandingan justru terlihat semakin keras saja. permainan mereka selalu ngotot dan sering terjadi benturan antar pemain kedua tim. ade yang melihat itu pun hanya tertawa. dia merasa kalau kedua tim sudah mulai terpancing oleh provokasi permainan keras dan kasar. gak lama suara peluit pun terdengar. menandakan pertandingan babak pertama sudah selesai dengan skor sementara 1-0 untuk kemenangan tim tangerang city berkat gol doni di menit ke 40 tadi. para pemain mulai memasuki lorong stadion. doni yang mencetak gol terlihat sedang berjalan sambil berbincang dengan anthony. lalu ade berteriak memanggil kedua nya. doni dan anthony pun melambaikan tangan mereka ke arah ade. lalu ade memberi jempol pada mereka berdua.


sambil menunggu babak kedua di mulai, ade dan nicole pun berbincang. sementara nadin juga ikut mengobrol bersama mereka. ketika nicole dan nadin asik mengobrol, ade hanya menyandarka kepalanya di bahu nicole. nicole pun mengusap rambut dan kepalanya ade dengan sangat lembut. nicole tahu, ade masih ingin bermanjaan saat ini...

__ADS_1


__ADS_2