
pagi ini, nadin sudah lebih dulu memberi kabar pada keluarga ade, karena dia melihat nicole masih terlelap dalam tidurnya. ade pun masih terpejam.
setelah memberi kabar, nadin segera mandi, karena hari ini dia juga seperti biasa, harus syuting lanjutan film nya. sementara nicole perlahan membuka mata, seketika dia langsung senyum melihat wajah ade yang berada di depan wajahnya. lalu dia segera mengusap kening pacarnya, dan berkata dalam hati.
"akhirnya kamu bangun juga dari tidur panjang mu yank, aku sangat bahagia"
lalu nadin pun tiba, dengan penampilan yang sudah rapih, dia segera bicara pada nicole.
"cong, biasa hari ini gue syuting lagi yaa, selesai langsung kesini kok, gue juga sudah telfon mamah tadi, gue bilang ade sudah bangun jam tiga tadi, mereka pun akan segera menuju sini, sekarang lo mandi, terus lo kabarin bokap nyokap lo ya, biar gue yang jaga ade selama lo mandi"
nicole pun membalas dengan berucap.
"iya nad, tengkyu yaa, lo sudah terlalu baik sama gue, gue gak tahu harus balas apa, selama disini lo selalu hibur gue dan nguatin gue"
"iya cong selow, yasudah lo mandi gih, biar ade nanti bangun lebih semangat melihat lo sudah cakep"
nicole senyum dan bergegas untuk ke kamar mandi.
lalu pintu ruangan berbunyi, ada seseorang yang mengetuknya, ketika nadin membuka, ternyata seorang official datang membawakan sarapan untuk nya dan nicole, lengkap dengan air mineral nya.
"terimakasih omm, selalu deh tiap pagi repot repot"
"gapapa mbak, sudah tugas saya, lagian ini instruksi dari bos, saya harus jalankan, ade belum bangun mbak? "
"belum omm, mungkin nanti sekalian suster mengganti kantung infus baru"
ucap nadin, official pun bergegas kembali keluar ruangan.
ketika sedang mempersiapkan makanan tadi, nicole pun sudah selsesai dari mandinya, dia segera menemani nadin untuk sarapan,
"si omm selalu deh tiap pagi pagi repot mempersiapkan ini semua"
ucap nicole pada nadin.
"iyaa, kasihan juga si omm, tiap malam harus berjaga di luar sana, demi kita cong"
"yasudah, ayo kita makan, mumpung masih hangat, lo juga kan harus berangkat nad"
"iyaa cong, nanti salam yaa sama bokap nyokap lo kalau dia datang nanti"
"heemmm, iya"
mereka pun segera menyantap hidangan itu,
gak lama, dua orang perawat datang dan di ikuti satu orang dokter yang akan memeriksa keadaan ade. nicole segera menawarkan sarapan sekedar basa basi. lalu dia bertanya.
"maaf dok, harus butuh berapa lama ketika pasien sudah tersadar dari koma untuk kembali sedikit pulih dan bisa normal? "
dokter menjelaskan,
"setelah pulih dari koma, biasa nya pasien akan bisa pulih setelah dua hari kedepan, karena selama koma, dia hanya tertidur panjang, yang membuat syaraf syaraf dan sel otak akan kembali bekerja dan segera merekam kejadian yang dia alami, setelah itu insya allah akan kembali normal, tapi tergantung pada kondisi tingkat stres pada pasien itu sendiri. makanya saya meminta bantuan pada pihak keluarga, agar ikut membantu pasien supaya tudak banyak fikiran, hanya fokus untuk kesembuhan nya saja"
"ohh gitu yaa dok, kami keluarga besar nya akan siap selalu membantu dok"
"terimakasih mbak" ucap dokter sambil terus memeriksa ade.
hingga akhirnya, ade pun terlihat mulai membuka matanya, dan terdengar panggilan,
"sayanng, kamu dimana? bule, jangan jauh jauh"
nicole yang mendengar itu hanya langsung meninggalkan sarapan nya dan segera menghampirinya, lalu berkata.
"iya yank, ini aku disini, sebentar lagi mamah juga datang kok, sabar yaa, aku disini kok"
dokter yang melihat itu hanya tersenyum di ikuti oleh dua perawat yang senyum juga merasa senang dengan perkembangan ade setelah tersadar pagi dini hari tadi.
akhirnya perawat segera memberi obat dan vitamin lagi, agar ade bisa bertambah bertenaga lagi, juga ada semangkuk bubur murni, untuk sarapan ade, lalu nicole berkata pada suster itu.
"biar saya saja sus yang memberi sarapan ade,"
"iya mbak silahkan, terimakasih sudah membantu kami, jangan lupa, setelah sarapan, mbak harus memberi obat ini, lalu di tambah dengan obat yang ini juga yaa mbak,"
"iya sus, siap"
dokter dan perawat pun bergegas meninggalkan ruangan itu.
lalu nicole segera memberi ade bubur, tetapi ade masih belum mau makan, karena dia merasa tidak enak pada bagian mulutnya, sedikit merasa hambar sekali. kemudian nicole memberi segelas air minum terlebih dahulu agar ade lebih enakan dan tenang, setelah itu dia mencoba memberi lagi sesuap bubur itu. ade pun sudah mulai mau menyantap nya. nadin yang melihat adegan itu, sangat merasa bahagia dan senang, ternyata nicole sudah banyak berkorban untuk ade, sudah lima hari ini nicole selalu sabar menunggu ade dan selalu berjaga menemani ade ketika belum sadar, bahkan waktu istirahat dan tidurnya pun sangat berkurang.
lalu gak lama, kembali terdengar suara ketukan pintu, nadin segera membuka, ketika terbuka, betapa kagetnya nadin melihat sosok amanda putri yang berada di depan nya.
"mbak amanda? " tanya nadin.
__ADS_1
manda pun senyum, lalu berkata.
"kamu disini nad? gimana keadaan ade? aku mau menjenguknya"
"silahkan masuk dulu mbak, ade sedang sarapan bersama nicole"
lalu amanda segera menuju ade,
"halooo, ihhh enaknya makan di suapi sama pacar, gimana keadaan kamu de? maaf baru datang, karena aku juga baru dapat kabar kalau kamu baru siuman"
nicole coba menjelaskan, karena nicole ingat ucapan dokter, agar ade jangan terlalu banyak bicara dulu.
"baru tadi pagi ade siuman mbak, hari ini pun masih lemah kondisinya, gak bisa terlalu banyak bicara, dia harus mengkonsumsi beberapa vitamin dulu agar bisa ada tenaga"
"terimakasih mbak sudah datang"
"iyaa, justru aku telat, baru hari ini bisa datang, karena aku juga hanya mendengar kabar dari beberapa berita olahraga bahwa ade sedang koma setelah bertabrakan dengan pemain lawan, berita itupun trending di televisi, akhirnya aku pun cari tahu dimana rumah sakitnya, yaa baru hari ini aku bisa datang, tapi syukur nya ade sudah mulai tersadar yaa"
"iya mbak, alhamdulillah, mbak sama siapa? "
tanya nicole.
"aku sendiri sayang, sekalian mau ke lokasi syuting, jadi aku sempatkan untuk mampir sebentar kesini"
"makasih ya mbak sudah mau kesini pagi pagi begini"
manda hanya senyum, lalu dia coba berinteraksi pada ade.
"kamu cepat sembuh ya idola, biar bisa beraksi lagi di bawah gawang, aku kangen penampilan mu yang super hero"
ade hanya senyum dan kembali memegang erat tangan nicole, karena ade masih mengingat ketika nicole pergi dan menghilang pada waktu di alam bawah sadar sana. nicole dengan segera merespon dan membelai rambutnya. lalu manda pun segera pamit, karena harus ke lokasi syuting.
"yasudah, aku pamit yaa, kalian baik baik disni, semoga kalian berjodoh, biar selalu berdua dalam menghadapi masalah dan musibah"
manda pun bergegas melangkahkan kakinya keluar ruangan. lalu nadin pun datang untuk segera pamit juga, dia sudah telat untuk berangkat.
"cong, gue jalan yaa, lo terus bikin si borr senyum. biar bisa cepet pulih, terus bisa pulang, lo gak mau kan si borr lama lama di sini? "
"iya nad bener, gue juga mau ade kembali seperti biasanya, lo hati hati yaa"
"iyeee, borr, gue cabut dulu ya, nanti gue kemari lagi, begadang lagi disini. lo yang kuat yaa, lo hebat mudasir! "
ade yang mendengar itu langsung tertawa, dan sedikit berkata pelan.
"hahaha," nadin tertawa dan segera bergegas.
kembali nicole melayani ade.
"sebentar yank, aku ambil air hangat dulu, aku mau mandiin kamu pakai air hangat menggunakan handuk basah, biar kamu lebih fresh"
ade sangat beruntung memiliki nicole, dia begitu sabar dan setia menjaga nya sampai detik ini. ketika sedang me lap basah ade, tiba tiba roberto, ernii dan sabrina datang, lalu di barengi dengan mamah nya ade dan tari.
"pagii pasangan terhebat abad ini"
ucap ernii pada mereka berdua.
nicole hanya tersenyum, ernii bangga dengan nicole yang sangat baik merawat ade saat sedang berada di posisi ini.
mereka pun segera berbaris mengelilingi ade untuk memeluk dan bergantian membelai rambut dan keningnya. lalu ade segera meraih tangan mamahnya, tanpa di sangka, ade segera bercerita soal kejadian di alam bawah sadar sana ketika sedang koma.
"mah, ade disana ketemu bapak, bapak yang kasih petunjuk sampai ade bisa sadar seperti ini, bapak juga berpesan, ade harus jaga mamah, bahagiain mamah, lalu bapak membuka jalan lewat sebuah cahaya untuk ade bisa kembali tersadar, bapak disana baik baik keadaan nya mah, dia bahagia disana, ade kangen bapak mah, nanti setelah pulih, kita ke makam bapak yaa mah"
mamahnya langsung meneteskan air mata, dia merasa berterima kasih pada sosok almarhum suaminya yang sudah membantu ade kembali sadar, diapun segera memeluk ade dengan erat, lalu berkata.
"iyaa, nanti setelah kamu sembuh total, kita kesana sama sama yaa"
keluarga nicole yang mendengar cerita ade pun ikut meneteskan airmata nya. mereka sangat tidak menyangka, kalau almarhum bapaknya ade hadir di koma nya ade selama empat hari ini.
lalu ade pun kembali meraih tangan nicole, dia juga berkata tentang nicole di alam sana.
"aku juga berterima kasih sama kamu bule, karena kamu juga hadir disana, kamu mandatangi ku dengan berucap, "kamu kangen, kamu sayang aku, kamu juga bilang, kalau disini banyak orang yang menunggu ku kembali kesini" lalu kamu senyum dan menghilang, jangan pernah tinggalin aku yaa sayang"
nicole meneteskan air mata, dia tidak menyangka kalau dirinya hadir disana untuk memberi petunjuk kesadaran ade. dengan cepat dia memeluk ade.
karena memang nicole selalu berusaha berbisik di telinga ade tiap malam ketika ade belum tersadar, dia sangat keras berusaha untuk pacarnya agar cepat terbangun dari tidur panjang nya.
kembali roberto dan ernii pun menangis bahagia mendengar dan melihat ini. mereka pun segera memeluk ade berbarengan.
ade pun kembali berkata.
"disana ada mamah, ada bapak, ada nadin, juga ada kamu sayang, yang membuat ku bisa balik kesini. terimakasih yaa, aku sayang banget sama kamu"
__ADS_1
nicole hanya semakin terharu dan kembali meneteskan air mata.
kemudian sabrina mencoba mendekati ade dan berkata.
"kak, cepat sembuh yaa, biar kita bisa ngobrol ngobrol lagi, aku kangen kakak"
ade pun membalas.
"iya sha, terimakasih yaa, kakak juga lagi berusaha kok, biar kita bisa kumpul sama sama lagi"
lalu mereka semua berkumpul di sofa untuk sedikit berbincang, gak lama pemilik klub dan thomas juga jans datang, mereka senang mendengar kabar ade sudah siuman.
lalu mereka menemui ade sebentar dan lalu bergabung pada keluarga ade dan nicole di sofa. tetapi jans tetap berada disamping ade, jans masih ingin dekat dengan ade, dia masih membayangkan sosok ade yang sedang bermain di bawah mistar.
"cepat sembuh, aku sudah kangen dengan penampilan mu nak" ucap jans.
lalu ade membalas dengan bertanya.
"kita lolos kan coach? kita bertemu siapa di babak enam belas besar? "
seketika semua yang ada di ruangan itu terkejut mendengar ade masih memikirkan nasib tim nya, padahal, keadaan diapun sedang terkapar, tetapi dia masih saja nemikirkan pekerjaan nya.
lalu thomas yang menjawab.
"iya kita lolos de, kita bertemu dengan wakil australia di babak itu, kita bertemu "brisbane roar" mereka sangat kuat, kita pun akan berusaha memberi hasil terbaik untukmu"
"semoga kita bisa melangkah lebih jauh ya coach"
lalu mereka semua pamit, karena sore ini jakarta united akan latihan.
gak lama, ernii dan roberto pun pamit,
kini hanya ada nicole dan mamahnya ade beserta tari.
mereka masih berada di dekat ade, sambil sesekali membersihkan keringat ade. hingga waktu hampir sore, mamah ade pun segera pamit, dia meyakinkan bahwa besok akan datang lagi pagi pagi. ade pun tersenyum, lalu mereka pun segera pergi dari ruangan itu.
nicole yang masih setia menjaga ade, dengan segera menyuruh ade beristirahat, agar semakin cepat pulih dan segera pulang. dia hanya ingin melihat ade cepat berada di rumah nya.
ade pun mulai terlelap, kemudian kembali nicole mendekatkan wajahnya pada ade, gak lama nicole pun ikut terlelap...
hingga waktu menunjukan pukul 19:30 malam.
nadin pun sudah tiba, dia tersenyum melihat dua pasangan itu selalu berdekatan saling menjaga satu sama lain. mendengar suara, nicole pun terbangun dari tidurnya.
"lo sudah beres nad? "
"iya baru saja sampai cong, makan dulu gih, gue bawain hokbent tuh buat kita makan malam ini, gue juga sudah kasih si omm tadi"
"iyaa, nanti kita makan bareng bareng, gue mau kasih ade obat dan vitamin dulu"
segera nicole membangunkan ade dengan lembut.
"yaaaank, bangun yuk sebentar, kamu minum obat dulu, abis itu lanjut tidur lagi"
ade pun membuka mata, lalu melihat ke arah nicole, dia segera senyum, dia merasa lega, nicole masih berada di sampingnya, lalu diapun kembali menggenggam tangan nicole dengan erat.
nicole hanya berkata.
"aku gak kemana mana yank, minum obat dulu yaa, nanti aku temani kamu tidur lagi kok, jangan khawatir yaa"
lalu nicole segera memberi obat dan vitamin, ade pun membuka mulutnya dan mulai meminum obatnya, sementara nadin segera mendekatkan dirinya pada ade dan berkata.
"ayook borr, sembuh, biar kita cepat balik, kasian siti, dia sudah menunggu lo, lama dia gak bertemu lo disana"
ade pun tersenyum mendengar itu. lalu nadin segera pamit untuk makan di sofa, nicole pun menuju sofa untuk menemani nadin makan.
ketika makan, puntu terbuka, official pun masuk, dia hanya ingin melihat keadaan ade, karena semenjak ade sadar tadi, dia belum bertemu sama sekali.
"gimana de? sudah mendingan kan? "
tanya official itu. lalu nicole coba memberi penjelasan pada ade.
"si omm sangat setia yank, selama aku dan nadin disini, si omm lah yang mengurus kita, mulai dari makan sampai kebutuhan hari hari kita disini, dia juga sangat setia menunggu di depan ruangan untuk menjaga kita dari pertama kamu berada disini"
ade yang mendengar itu lalu berucap.
"makasih bah, sudah mau standbye disini. saya harus balas apa untuk abah nanti? "
memang official tim sudah agak berumur, ade pun selalu memanggil dengan sebutan abah, usianya pun sudah memasuki 47 tahun...
lalu dia berkata, "sama sama de, cepat sembuh yaa. yasudah saya balik lagi kedepan untuk berjaga disana"
__ADS_1
ade pun mengangguk, lalu official itu melangkahkan kakinya..