
kembali pagi tiba, tetapi ketika membuka mata, nicole tidak melihat adanya ade di samping dirinya. dia pun baru ingat kalau ade ada jadwal latihan pagi. dengan perlahan dia bangun dan beegegas menuju luar kamar untuk melihat kedua anak nya.
begitu sampai ruang tv, ternyata mereka sedang asik berada disana bersama roberto dan sabrina. nicole menghampiri dan berkata.
"pagi, kok kalian gak bangunkan mommy sih nak? "
aidan dan nadia langsung beranjak dari duduk nya dan segera memeluk nicole sambil berkata.
"pagi momm, aku dan nadia gak mau ganggu istirahat mommy. "
nicole tersenyum mendengar itu, lalu dia mencium kedua anak nya. dengan segera dia ikut bergabung dan bertanya pada roberto.
"pagi pah. kedua mamah ku mana pah? "
roberto hanya membalas.
"mereka sedang di dapur ikut memasak bersama juru masak mu. "
nicole hanya kaget mendengar itu. lalu dia segera menuju dapur untuk membuat susu. karena takut di marahi olwh ade jika telat meminum susu.
sesampainya di dapur pun nicole di sambut oleh kedua mamah nya dengan sapaan pagi nya. mamah ade pun berkata.
"pagi bidadari mamah. sudah jangan banyak gerak. duduk saja di bangku situ. jangan ikut ikutan kita disini. "
nicole langsung menjawab dengan senyum.
"iya mah. aku cuma mau bikin susu saja. kalau telat, ade pasti marah nanti "
mamah mertuanya pun hanya tertawa mendengar itu. kembali dia dan ernii melanjutkan masak nya. sedangkan nicole asik menikmati susu kandungan nya dengan terus memperhatikan kedua mamah nya disana.
sementara di lapangan, ade baru saja selesai dengan latihan pagi nya. dia merasa sudah bisa bermain di pertandingan berikutnya. apalagi pertandingan hanya tinggal menyisakan tiga pertandingan lagi. jubilo iwata masih belum bisa memastikan lolos promosi sampai kompetisi selesai. Karena jubilo masih bersaing bersama shimizu dan verdi. mereka memiliki poin yang tidak berbeda jauh. sedangkan promosi hanya menjatahkan tiga tim saja tiap tahun nya. setelah rapih pun, ade akan langsung pulang menuju rumah. namun ketika ingin menuju parkiran, dia di panggil oleh sang pelatih.
"gimana, sudah siap untuk pertandingan lusa? itu akan menjadi pertandingan penting bagi kita untuk menjaga asa promosi ke liga satu. "
ade hanya membalas.
"siap coach. "
kembali sang pelatih bertanya tentang keluarga nya.
"lalu bagaimana dengan kabar istrimu yang sedang mengandung itu? apakah bayi nya sehat di sana? "
ade hanya menjawab apa adanya.
"baik coach. mereka semua sehat. ini sudah memasuki bulan ke tujuh pada kehamilan nya. "
pelatih senang dengan kabar itu. kembali dia bertanya.
"anak kembar mu bagaimana? sudahkah aidan ada kemajuan di sepakbola nya? lalu nadia bagaimana dengan musik nya?? "
ade sangat senang sang pelatih begitu perhatian dengan keluarga nya. lalu dia menjawab.
"aidan masih terus aktif bersama yokohama, dia menjadi topskore sementara di kelompok umur 7 tahun kebawah. sedangkan nadia sudah banyak mengalami kemajuan pada dunia musik nya. beberapa bulan lagi pun mereka akan masuk sekolah. "
setelah hampir lima belas menit berbincang. akhirnya mereka pun sama sama berpamitan untuk pulang. ade segera memasuki mobilnya dan mulai melajukan mobil ke arah rumah. gak lama ade tiba di rumah. dengan segera dia masuk untuk menemui istri dan anak anak nya. juga menemui ketiga orang tua nya. setelah sampai ruang tv. aidan dan nadia langsung lari dan memeluk nya. mereka menyambut sambil berkata.
"ayaah... nanti kita main lagi ya. "
ade langsung membalas pelukan mereka dan mencium nya. dia juga menjawab.
"iya nak. nanti sore ya. ayah nya istirahat dulu. "
mereka langsung menuju sofa. nicole pun langsung menyambut nya dengan berkata.
"kamu jahat. pergi gak pamit sama aku. gimana latihan nya yank? aman kan cidera mu itu? "
ade tertawa dan membalas.
"hahaha, kamu nya pulas banget tadi pagi. jadi aku gak bangunin kamu. "
"cium dong yank, kamu belum cium aku loh hari ini. "
dengan segera ade mencium nicole, setelah itu dia berkata lagi.
"kamu sudah mandi belum? "
__ADS_1
nicole menjawab dengan sombong nya.
"sudah dong. sudah wangi, sudah minum susu juga. tapi cuma makan saja yang belum. "
"kenapa belum makan? "
"aku nunggu kamu yank. biar kita makan sama sama. "
"yang lain sudah makan belum? "
"yang lain sudah, sengaja aku suruh duluan. takut kelamaan menunggu mu. "
mereka berdua pun segera menuju meja makan untuk makan bersama. sementara yang lain sedang asik berkumpul dan berbincang di lantai atas sambil melihat pemandangan gunung di luar sana. pada saat makan pun, ade dengan sabar dan lembut menyuapi sang istri. kali ini ade sengaja menyuapinya. karena dia ingin memanjakan nicole satu hari ini di rumah. setelah selesai makan, mereka kembali bersantai di ruang tv. mereka habiskan waktu dengan menonton film dan berbincang disana. selang beberapa jam, lagi lagi aidan dan nadia meminta izin untuk bermain di halaman rumah bersama sabrina dan amel.
"ayah, mommy. aku dan kaka boleh main di depan gak bersama aunty dan mbak?? "
nicole dan ade pun hanya membelai mereka. lalu nicole membalas.
"boleh sayang. tapi jangan terlalu capek dan lama ya. udara masih terlalu dingin. nanti kalian sakit. mommy gak mau kalian sakit. "
kedua anak itu pun mengangguk dan berkata.
"makasih mommy, makasih ayah... "
kedua langsung berlari menuju halaman depan.
nicole dan ade hanya tertawa melihat kelakuan mereka berdua. lalu ade sedikit merasa ngantuk. karena dia sudah bangun lebih awal tadi. dia berkata pada nicole.
"aku ngantuk bule. temani aku bobo yuk. "
nicole tersenyum dan mengangguk. mereka pun segera menuju kamar untuk beristirahat. sesampainya di kamar, mereka langsung rebahan. namun nicole tidak ingin tidur siang ini. dia hanya menemani sang suami untuk beristirahat. sambil membelai kening ade, gak lama ade pun sudah terlelap. kembali nicole keluar kamar dan langsung menuju halaman depan untuk melihat kedua anak nya yang sedang bermain disana. dengan senyum dan tawa, nicole melihat kedua anak nya terlalu serius bermain disana. sampai mereka tidak sadar kalau mommy nya sudah berada di situ. nicole melihat kalau aidan dan nadia benar benar sudah besar sekali. nicole menjadi tidak sabar ingin melihat mereka ketika sekolah nanti. gak lama ketiga orang tua nya pun datang ikut bergabung. lalu ernii bertanya.
"suami mu mana? "
"sedang tidur mah. kasihan dia harus bangun lebih awal tadi untuk latihan. lusa pun dia akan kembali bertanding. "
lalu roberto berkata.
"kita nonton di rumah atau di stadion nanti?"
"di rumah pah. ade gak akan memberi izin aku ke stadion dengan keadaan seperti ini. "
mereka pun terus asik berbincang sambil memperhatikan aidan dan nadia disana. hingga waktu sudah terlalu sore, kembali nicole meminta pada aidan dan nadia untuk segera berhenti bermain.
"kaka, adek. ayo sudah main nya. sudah sore, kalian mandi gih sana sama mbak amel. nanti ayah bangun melihat kalian belum mandi. ayo bikin ayah senang pada kalian. "
aidan dan nadia pun langsung menuruti perintah mommy nya. mereka juga langsung mengajak amel untuk menemani mereka mandi. setelah itu, semua nya pun kembali masuk ke dalam rumah. lalu nicole menuju kamar untuk membangunkan ade.
"yank, bangun. sudah sore, kamu mandi gih. "
ade mencoba membuka mata dan berkata.
"iya sayang. anak anak lagi apa? "
"mereka lagi mandi, baru selesai bermain seperti biasa di depan rumah"
dengan perlahan ade bangun dari tidur nya dan kembali berkata.
"kamu sudah mandi? "
nicole hanya menjawab.
"aku gak mandi ah yank. aku merasa dingin sore ini. nanti saja aku pakai handuk basah dengan air hangat. "
ade langsung membalas.
"yasudah kamu tunggu sini. aku yang ambil air hangat nya ya. "
nicole mengangguk. gak lama ade beranjak keluar kamar untuk mengambil ember kecil dan handuk untuk nicole. gak lama ade kembali sambil membawa susu untuk nicole. lalu dia mendudukan sang istri sambil membersihkan tubuh nicole dengan handuk basah disana. lagi lagi nicole merasa malu dan tidak enak pada perlakuan sang suaminya ini. tetapi dia tidak bisa menolak nya. karena ade selalu seperti ini pada nya. setelah selesai, ade juga membantu nicole mengganti pakaian nya. selang beberapa menit, nicole sudah kembali segar dan wangi. kini giliran ade yang pamit untuk mandi.
"aku mandi dulu ya. kamu mau aku antar ke ruang tv? "
nicole hanya berkata.
"nanti saja, aku mau menunggu mu disini sampai kamu selesai. kita kesana nya sama sama saja. "
__ADS_1
sementara kita ke jogja, dimana hari ini adalah hari pertandingan terakhir liga indonesia. tetapi elang jogja gagal menjadi juara. yang keluar sebagai juara pun adalah jakarta united. elang jogja gagal mempertahankan gelar nya karena faktor dari beberapa pemain penting nya mengalami cidera. bahkan nadin dan doni pun sudah memberitahu nicole dan ade. kalau jadi, lusa mereka sudah tiba di jepang untuk berlibur di rumah mereka yang berada di jepang. berbeda dengan ade, ade masih memiliki sisa pertandingan sebanyak tiga lagi. itu juga ade dan jubilo masih harus berjuang dan berusaha menjaga peluang nya. bahkan di liga dua indonesia pun ada kabar, kalau klub nya tian berhasil naik kasta ke liga utama. jakarta utara menjadi runner up di posisi kedua. tahun depan pun jakarta utara sudah bisa meramaikan liga utama. beberapa nama pemain pun sudah mulai mereka incar. tian juga berencana akan melakukan laga uji coba melawan jubilo iwata nanti. tetapi masih belum mendapatkan tanggapan dari sang pemilik klub.
waktu kini sudah memasuki pukul 20:30, kembali mereka semua berkumpul di ruang tv untuk menyaksikan acara. namun tiba tiba ponsel nicole berdering. ternyata nadin yang menelpon. dengan segera nicole menerima panggilan itu.
"iya nad. kenapa? "
"gap apa apa cong. gue cuma mau ngabarin, besok gue dan doni berangkat kesana ya. doni sudah dapat libur. kita pun berangkat dari jogja langsung ke tokyo. "
"serius? memang sudah selesai kompetisi nya? "
"malam ini selesai, cuma elang jogja kan main sore, jadi doni sekarang sudah di rumah. juara nya pun jakarta united. elang jogja harus puas berada di posisi tiga klasemen. "
mendengar itu, nicole langsung mengatakan.
"yasudah, hati hati ya nad. kabarin kalau sudah jalan. biar gue siap siap menjemput. "
panggilan pun terputus. lalu nicole memberi kabar pada semua yang berada di ruang tv.
"nadin dan doni besok pagi akan berangkat kesini. mereka akan liburan disini. "
semua yang mendengar pun merasa senang dengan kabar ini. lalu nicole juga memberi kabar pada ade.
"jakarta united yang menjadi juara yank. elang jogja cuma finish di peringkat tiga. posisi dua nya tangerang wolves. "
ade yang mendengar pun langsung membalas.
"wah, jakarta united mulai kembali galak ya. thomas memang hebat. selalu berhasil meracik tim dengan strategi nya. "
gak lama, para orang tua pun berpamitan untuk segera tidur. karena seperti biasa, makin malam semakin bertambah dingin cuaca disini. nicole pun ikut menyuruh aidan dan nadia untuk masuk kamar nya bersama sabrina.
"kalian juga bobo nak. sudah malam. besok kita main lagi sambil nunggu kedatangan dedek freya. "
nadia kaget mendengar itu. dia kembali bertanya.
"dedek freya mau kesini momm? "
"iya nak. makanya sekarang kamu dan kaka bobo ya. biar besok bisa main bareng dedek freya dan aunty nadin"
aidan dan nadia pun langsung memeluk dan mencium ayah dan mommy nya. mereka juga segera bergegas menuju kamar bersama sabrina. kembali hanya tinggal ade dan nicole saja yang berada di depan tv. kali ini mereka sengaja masih ingin menikmati acara tv sampai habis. karena ade juga latihan sore besok hari. kembali nicole dengan sifat manjanya mengganggu ade yang sedang menonton film. nicole dengan jahil nya mencubit hidung ade tiada hentinya sambil meminta peluk. ade hanya menggelengkan kepala sambil berkata.
"mulai deh manja nya si bule. aku lagi nonton loh. sini aku peluk. jangan ganggu. "
tetapi nicole tetap dengan jahil nya sambil tertawa menciumi wajah ade tiada henti. akhirnya ade membalas dengan pelukan agar nicole diam dan ikut menonton film yang memang seru ini. tapi ternyata, nicole membalas dengan menggigit bibir bawah ade. lagi lagi nicole tertawa geli. lalu dia menyudahi aksi nya itu dan berkata.
"libur ini kita tetap disini kan yank? "
ade pun membalas.
"iya dong sayang. keadaan mu saja kan masih seperti ini. lagian dua minggu lagi kita harus mengantar aidan dan nadia sekolah loh. "
nicole langsung terdiam. dia benar benar tidak menyangka kalau waktu memang cepat sekali berjalan. sampai tidak sadar kalau dua minggu aidan dan nadia sudah masuk sekolah pertama nya. nicole hanya langsung berkata.
"aku gak sabar melihat mereka memakai seragam sekolah yank. aku juga gak bisa ngebayangin nanti mereka sibuk dengan pekerjaan rumah dan tugas yang guru nya kasih. "
ade hanya membalas.
"iya aku juga sudah gak sabar ingin melihat nya. semoga mereka senang dalam menjalani aktifitas sekolah nya nanti"
malam semakin larut, nicole pun sudah tidak menahan rasa ngantuknya. dia segera meminta ade untuk segera tidur. ade yang melihat sang istri sudah mengantuk, dengan segera dia menuntun dan menggandeng nicole menuju kamar. setiba nya di kamar, seperti biasa ade membersihkan kaki nicole dahulu sebelum merebahkan tubuhnya di kasur. setelah berada di atas kasur, kembali nicole meminta peluk pada ade untuk tidurnya malam ini. mereka pun mulai memejamkan mata masing masing. namun setelah hampir dua jam mereka tidur, tiba tiba nicole terbangun. dengan cepat dia mencoba membangunkan ade.
"yank bangun. yank... "
ade yang merasa berat pun berusaha membuka mata dan bertanya.
"kenapa sayang? perut mu mulas? "
nicole tertawa dan langsung berkata.
"hehehehe, aku lapar yank. aku gak bisa bobo karena lapar. "
ade yang mendengar itu pun ikut tertawa dan berkata.
"hahahaha. beneran lapar kan? bukan ngidam permintaan si bayi? "
"iya aku lapar yank. ayo kita ke dapur. "
__ADS_1
ade segera mengantar nicole menuju dapur. namun setelah sampai dapur, hanya ada beberapa sisa makanan saja. lalu nicole meminta untuk membuat mie instant. dengan sabar ade membuatkan mie untuk sang istri. sementara nicole menunggu di meja dapur sambil memperhatikan sang suami yang sedang merebus mie di sana. gak lama mie pun jadi. mereka berdua makan bersama disana. lagi lagi ade menyuapi istri nya itu. mereka tiada hentinya bercanda disana. hingga mie habis. ade meminta waktu sebentar pada nicole untuk menyalakan roko sebatang sebelum kembali ke kamar. nicole pun dengan setia menemani ade di sana..