Mengejar Cinta Sang Artis Idola

Mengejar Cinta Sang Artis Idola
RINDU SETENGAH MATI


__ADS_3

hari ini nicole memutuskan akan mengajak aidan dan nadia bermain keluar rumah, untuk menghilangkan rasa jenuh nya ketika ade tidak bersama nya. diapun menghubungi nadin untuk menemani nya main bersama si kembar. nadin pun sangat bersedia sekali, apa lagi harus bersama aidan dan nadia. dia tidak akan menolak nya. gak lama nadin pun tiba dengan penampilan yang sudah siap. namun nicole masih belum apa apa, karena memang dia baru saja selesai mengurus aidan dan nadia lebih dulu.


"lo belum mandi cong??"


"belum lah, kan gue ngurusin bocil bocil ini dulu lah"


"yaudah mandi sana, biar gue yang jagain mereka"


nicole pun segera bergegas untuk mandi dan make up. sambil menunggu nicole, nadin terus asik bermain bersama mereka. sampai lupa kalau sedang menunggu nicole yang belum juga kembali. setelah hampir setengah jam, nicole pun tiba, lalu nadin berkata.


"gila, gue kira besok lo baru nongol nya"


nicole pun hanya tertawa saja dan merasa sedikit bersalah. akhirnya nicole pun segera mengajak mereka untuk bersiap siap. mereka pun sudah berjalan menuju garasi, namun ketika sampai, nicole pun lupa dengan kunci mobilnya. sementara mobil civic nya di bawa ade, dia pun tidak tahu kunci bmw ade ada dimana.


"bentar nad, gue lupa kunci nya hehehe"


nicolr kembali ke dalam untuk mencari kunci mobil itu. setelah beberapa ruangan, akhirnya dia menemukan kunci nya di studio.


kembali nadin menggerutu karena nicole terlalu lama.


"lama banget sih cong? "


"iya sorry, gue gak tahu nih kunci kalau ada di studio nad"


akhirnya nicole segera melajukan mobilnya. di perjalanan, mereka belum tahu akan pergi kemana, namun nadin menyarankan untuk pergi ke arena yang banyak permainan untuk anak anak. tetapi nicole tidak tahu harus kemana. dengan terpaksa nadin oun hanya mengucap suatu tempat saja yaitu.


"kita ke DUFAN aja cong, simpel gak jauh dan gak ribet"


nicole pun tersenyum dan langsung mengarahkan mobilnya ke arah utara jakarta. setelah beberapa lama, mereka pun sampai disana, dengan segera nicole dan nadin saling memegang antara aidan dan nadia. lalu nadin mengarahkan untuk segera ke arena bermain terlebih dulu, agar aidan dan nadia tidak merasa jenuh dan capek.


sementara di hotel, setelah selesai makan bersama, ade pun menuju ruang terbuka untuk bersantai, ada beberapa pemain lain juga yang nongkrong disana. ade pun segera mengeluarkan ponsel nya untuk melakukan vidio call, karena merasa ingin melihat aidan dan nadia. gak lama nicole pun menerima panggilan itu.


"haloo yank.. aku lagi di dufan bareng anak anak dan nadin"


"oiya? kok gak ajak ajak sih? "


"gimana mau ngajak? kamu fokus saja sama timnas lah, aku cuma mau membuat bocil bocil tidak merasa jenuh dan kehilangan kamu saja, nadia yang terus mencari mu yank"


"aku kangen kalian, aku mau lihat mereka dong sayang"


nicole pun segera memgarahkan ponselnya pada aidan dan nadia dan berkata.


"sayaang, ayah nih. kamu kan nyariin ayah terus dari semalam"


ternyata respon nadia sangat senang ketika memdengar kata ayah dan melihat layar ponsel ada wajah ade di sana. nadia pun langsung mengoceh menyebut nama ayah tiada hentinya. namun aidan pun terlihat sangat antusias ketika melihat ade, yang biasa nya dia hanya bersikap biasa, kini saat melihat ade, aidan pun tersenyum dan ikut berkata ayah pada layar ponsel itu. mereka masih asik berbincang dan bercanda disana. kemudian nicole bertanya.

__ADS_1


"kamu lagi apa yank? besok semangat yaa, semoga bisa menang di pertandingan pertama"


"aku baru selesai makan, ini lagi nongkrong di open space bareng yang lain, kamu hati hati yaa, jangan sampai terjadi apa apa dengan mereka. jangan terlalu capek juga"


"iya yank, pasti. aku akan menjaga mereka kok. kamu terus fokus saja sama kerjaan kamu. nanti sore latihan lagi kah? "


ade pun menjawab.


"iya latihan sore ini. biar besok kita gak demam panggung di pertandingan pertama"


kembali nicole bertanya tentang niatnya yang ingin menyaksikan pertandingan di gbk.


"besok gimana yank? aku bisa datang atau tidak? kalau memang tidak, gak apa apa sih. kemungkinan hari ini aku akan ajak aidan dan nadia ke rumah ku. aku mau ajak mereka nginap sehari di sana. mamah dan papah kangen ingin bertemu mereka katanya, sekalian aku nobar saja bareng mereka"


ade yang mendengar itu pun merasa senang, karena kalaupun nicole terjamin aman saat datang ke stadion, tetapi memang lebih aman kalau nicole bersama aidan dan nadia hanya menonton di rumah saja.


"itu malah ide bagus menurut ku, yasudah kamu bawa mereka liburan disana, kalau bisa jangan semalam dong, sebosan nya kamu mereka saja saat berada di sana."


nicole pun membalas.


"makasih ya yank. aku sayang banget sama kamu.


"iya sayang, yasudah aku mau tidur dulu yaa. karena nanti sore menu latihan nya masih terbilang berat. salam sama nadin. tolong jaga anak anak kita yaa, setelah urusan ku selesai, aku janji. kita pasti akan selalu berdekatan lagi"


panggilan pun terputus. kembali nicole melanjutkan liburan nya bersama nadin dan si kembar. kali ini mereka sudah berada di area kereta gantung. nicole memilih itu agar aidan dan nadia bisa mengenal alam terbuka saat melihat dari atas nanti.


sementara ade, dia sudah terbangun dari tidurnya. karena memang dia harus bersiap siap untuk latihan sore ini. waktu sudah menunjukan pukul 13:30. dia pun segeran mandi, sementara para pemain yang lain sudah mulai menuju aula hotel untuk berkumpul dan berbincang di sana. bus pemain pun sudah mulai berjalan menuju tempat latihan.


di tempat lain, nicole dan nadin merasa kalau aidan dan nadia sudah mulai lelah, terlihat kalau mereka sedikit mengantuk. dan nicole pun memutuskan untuk segera pulang, karena memang dia juga berniat akan pulang ke rumah orang tua nya. akan menginap beberapa hari disana. dalam perjalanan pulang pun nicole dan nadin terus berbincang soal pertandingan besok. namun karena ade tidak memberi izin, maka dari itu nadin pun hanya ikut menyaksikan pertandingan dari rumah saja. gak lama mereka pun sampai. nadin segera pamit, sementara nicole langsung berpamitan pada mamah mertuanya.


"mah, aku mau izin pamit. aku mau pulang dulu beberapa hari kedepan. paling hanya dua hari, mamah baik baik ya disini"


mamah ade pun membalas.


"iya sayang, hati hati di jalan yaa. salam sama mamah papah mu. kalau bisa jangan dua hari, kasihan mereka. sebosan nya kamu dan anak anak saja yaa"


"makasih ya mah, yasudah aku berangkat dulu. kalau ada apa apa langsung hubungi aku ya mah"


"iya sayang"


gak lama nicole pun bergegas dan mulai melajukan mobilnya.


sementara di lapangan. sore ini menu latihan penjaga gawang terbilang sangat berat. mereka tidak akan banyak memegang bola, tapi justru akan lebih banyak melakukan pergerakan tanpa bola, untuk mematangkan saat mengantisipasi serangan nanti. namun tujuan utama sang pelatih adalah hanya ingin membuat para penjaga gawang nya lebih lentur dalam menghalau bola nanti. karena sore ini terbilang sangat terik, para pemain pun benar benar merasa cepat kelelahan. mereka tiada hentinya selalu meneguk air mineral di pinggir lapangan. lalu gak berapa lama, sang pelatih kepala menginstruksikan mereka untuk segera game. pelatih ingin melihat kekompakan pemain sudah sampai dimana sejauh ini. game sparring pun sudah dilakukan. pelatih melihat kalau para pemain masih banyak memiliki kekurangan di tiap lini. dia hanya berharap kalau besok mereka sudah mulai padu, karena suasana dan atmosfer saat latihan dan pertandingan memang sangat jauh berbeda.


sementara nicole, dia bersama aidan dan nadia sudah tiba. dengan segera sang scurity membuka kan pagar. nicole segera memasukan mobilnya menuju depan pintu rumah nya. dan gak lama ernii pun terlihat menghampiri nya dan berkata.

__ADS_1


"haloo sayang, kamu sama siapa? "


lalu nicole membalas.


"aku sama anak anak mah, mereka juga belum bangun tuh"


tunjuk nicole ke arah kursi belakang. lalu ernii bertanya kembali.


"loh suami mu kemana? jangan bilang kalau kalian sedang bertengkar yaa"


gak lama roberto pun hadir dan bertanya seperti ernii tadi.


"ade kemana nak?"


dengan sedikit senyum nicole berkata sambil mencoba menggendong nadia terlebih dulu untuk di berikan pada ernii.


"ade harus melakukan training camp bersama timnas pah, mah, karena piala aff sudah di mulai, besok pun timnas sudah mulai bermain melawan piliphina, dan waktu ade bersama timnas cukup lama, hampir satu bulan dia tidak akan pulang"


mendengar itu, reberto pun baru ingat.


"oiya, piala aff yaa? papah lupa. yasudah besok kita nonton bersama ya"


"kita nonton disini saja pah, aku dan anak anak akan menginap beberapa hari disini. lagian ade masih belum mengijinkan ku untuk datang menonton langsung. karena tingkat ke ramaian stadion di pertandingan timnas sangat padat. jadi dia belum bisa menjamin tempat aman"


lalu roberto membalas.


"iya papah setuju sama ade, karena kamu membawa bayi, jadi memang harus di rumah. nanti saja kalau indonesia berhasil berada di final, baru kita semua menyaksikan langsung di stadion"


gak lama aidan dan nadia pun terbangun, dan langsung menatap heran ke arah ernii dan roberto. mereka hanya lagi mengingat ingat dengan wajah ernii dan roberto. gak lama ernii berkata.


"kenapa sayang? kamu pangling yaa? ini nenek dan kakek sayang, kalian lagi menginap disini"


nadia pun mulai tertawa menatap ernii dan roberto. mereka pun langsung bermain bersama nenek dan kakek nya. sementara nicole hanya bersantai di kamar nya, dia merasa sangat merindukan kamar ini. sudah hampir tiga tahun dia tidak berada di ruangan ini. rasa kangen yang sangat besar kali ini, akhirnya bisa dia salurkan.


kita kelapangan lagi. dimana timnas sudah selesai dengan permainan nya. kini sang pelatih hanya berharap agar para pemain bisa tampil all out besok. karena biasanya tiap pertandingan pertama pasti akan selalu terasa berat. karena harus menyesuaikan permainan tiap bersama para pemain lain. dan gak lama, sang pelatih pun mengisyaratkan untuk bersiap menuju hotel. mereka harus beristirahat penuh dari malam ini agar stamina mereka pulih di pertandingan besok. para pemain pun sudah mulai menuju bus, karena mereka merasakan kelelahan sekali akibat cuaca yang sangat terik sore ini. setelah sampai di hotel, ade pun hanya langsung menuju kamar mandi, dia sudah tidak sabar ingin merasakan segar nya air yang keluar dari shower itu. tetapi dia harus rebutan dengan anthony. karena anthony juga sudah tidak sabar ingin segera mandi juga. lalu mereka memutuskan untuk melakukan undian untuk menentukan siapa yang pertama akan mandi terlebih dahulu. kemenangan pun berpihak pada anthony. dengan berat hati ade harus sabar menunggu sang kapten tim nya mandi lebih dulu. setelah beberapa menit, anthony pun sudah selesai, dengan segera ade menuju kamar mandi untuk langsung berendam di buthup sebentar.


lalu setelah beberapa lama aidan dan nadia asik bermain bersama kakek dan nenek nya, tiba tiba nadia mulai meminta susu dan kembali mencari sosok ayah nya.


"yayaahh ana yayaaahhh"


sambil melirik tiap sudut ruangan itu. ernk pun mencoba memanggil nicole.


"sayaaang, nadia minta susu, dimana kamu taruh susu mereka? "


nicole pun keluar dari kamarnya. kembali dia mendengar nadia memanggil ade. dengan lembut dia menjelaskan pada nadia.

__ADS_1


"ayah lagi kerja sayang, besok kita lihat ayah di tv yaa"


nadia pun langsung menyambar botol susu nya dan segera merebahkan tubuhnya di atas paha nicole. sementara aidan hanya menyender di tubuh ernii sambil menikmati susu itu...


__ADS_2