
ketika ade berada di lorong menuju loker room, ada pemain selangor fa yang menghampirinya. dengan penuh keyakinan, pemain itu segera meminta foto bersamanya.
dan sempat berucap untuk meminta jerseynya ade.
tetapi ade menerangkan bahwa jerseynya sudah dia beri pada supporter tadi.
lalu ade pun hanya menawarkan sarung tangan nya untuk pemain itu.
dengan rasa yang sangat senang dan bahagia, pemain itu menerima nya, lalu memeluk ade dengan hangat.
ade pun hanya membalas dengan senyum, lalu melanjutkan langkahnya menuju loker room.
setelah rapih dan beres mereka pun segera pulang menuju apartement.
tetapi ade langsung berkata pada thomas dan jans,
"saya langsung pulang coach, karena masih harus mengantar dua anak gadis yang tadi ikut menyaksikan pertandingan kita"
thomas pun mengijinkan, lalu jans berkata.
"jangan terlalu malam tidurmu, terus jaga performa seperti ini nak! "
ade pun tersenyum dan memeluk jans.
lalu para pemain sudah menuju bus.
sedangkan ade masih menunggu dua anak itu. karena memang ponsel ade ada di nicole, jadi dia tidak bisa menghubungi mereka.
ade pun tidak tahu mereka parkir dimana.
setelah menunggu beberapa lama, akhirnya nicole dan nadin pun terlihat.
dengan segera ade memanggilnya.
mereka pun menghampiri, dan berkata dengan heran,
"lo gak naik bus borr? "
ade hanya membalas.
"gak, gue udh izin mau langsung balik, karena gue harus antar nicole pulang dulu, takut kemalaman nantinya"
nicole pun segera berkata.
"aku nginap semalam lagi yank, akupun mau bicara sesuatu dengan mamahmu"
ade hanya merespon sedikit senyum.
akhirnya mereka pun segera bergegas menuju parkiran.
di dalam perjalanan, tiada hentinya nicole dan nadin berbincang tentang keseruan mereka di vvip tadi, ade hanya memperhatikan keseruan mereka.
ade merasa, nicole sudah kembali pada kehidupan nya, nicole pun sudah bisa tertawa lepas, seakan hilang semua masalah yang dia lalui tempo hari lalu.
ketika masih asik berbincang, tiba tiba nicole di kagetkan oleh getaran ponsel ade yang berbunyi, ada satu notifikasi masuk,
karena memang ponsel ade masih ada di nicole.
dengan kepo dan rasa penasaran nya, diapun segera membuka ponsel itu.
karena nicole takut ada pesan dari wanita lain yang akan mengucapkan kemenangan pada ade, sehingga dia pun harus tahu.
memang sekarang ini nicole terlalu posesif dan cemburuan, dia tidak ingin ada wanita lain yang mendekati ade selain nadin yang memang sudah seperti saudara.
ketika membuka ponsel tersebut, nicole pun melihat ada notif dari sebuah aplikasi "MBANKING"
ada pemberitahuan masuk transferan sebesar "Rp15juta" rupiah.
nicole pun segera bertanya pada ade,
"ada uang masuk ke rekening mu, ini uang dari mana yank? "
ade pun hanya membalas,
"paling duit bonus tadi, karena aku gak mampir langsung pulang, jadi di transfer sama pak manager"
"coba kamu lihat keterangan transfernya"
nicole pun langsung melihat, dan memang itu dari manager jakarta united, dengan keterangan "bonus menang"
nicole pun langsung senyum, seketika curiga dia pun menjadi tawa.
karena yang tadinya dia curiga dengan uang itu, tetapi setelah tahu asal usulnya diapun lega.
nadin pun bertanya pada ade.
"lo dapat segitu, tiap kali menang atau tiap kali habis bertanding borr? "
"tiap menang sih, kalah juga dapat, tapi gak banyak kalau kalah"
"jumlahnya sama atau bervariasi borr? "
ade kembali mejelaskan.
"beda, kalau pertandingan penting seperti tadi, kemungkinan bisa di atas 10juta,
tapi kalau hanya liga saja, paling besar yaa 7 samapai 8jutaan saja"
nicole pun langsung ternganga mendengar itu.
benar benar banyak pemasukan menjadi pemain bola...
__ADS_1
akhirnya ade pun berucap.
"gimana kalau kita makan dulu? "
asli gue laper nih...
nadin dan nicole pun menyetujui soal ajakan itu.
lalu nadin mencoba memberi usul.
"makan pecel ayam or lele enak nih borr, kita juga udah lama banget kan gak kesana"
ucap nadin sambil berharap.
seketika ade pun langsung mengingatnya,
"oiya, benar, hampir empat bulan yaa,
kamu gimana sayang? mau pecel ayam? "
nicole pun membalas,
"iya yank mau, aku juga suka kok sama lele"
akhirnya mereka pun menuju rumah makan pecel ayam di bilangan "BSD" ...
setelah hampir setengah jam perjalanan, mereka pun tiba di tempat itu.
lalu mereka menuju ke sebuah meja, seperti biasa, ade selalu menggandeng nicole...
nadin pun langsung meledek dengan ucapan usil.
"bussseeettt gandeng aja terus borr, udeh kayak pengantin baru aja lo berdua"
nicole yang mendengar pun lalu tertawa, begitu juga ade.
lalu nicole berucap,
"sini tangan lo gue gandeng, takut ilang"
hahahah mereka semua tertawa.
akhirnya nadin pun ikut menggandeng tangan nicole.
setelah sampai di dalam, mereka pun memutuskan untuk memilih meja yang dekat dengan kasir dan dekat pintu keluar.
karena alasan nya agar lebih mudah dan gampang.
hingga akhirnya ada seorang waiters yang menyapa mereka.
"ehh, mas borr, mbak nadin, sudah lama yaa baru kemari lagi, pasti lagi sibuk? "
"aku sih gak sibuk mbak, tapi si borr nih yang sibuk mau mengurus pernikahan nya" hehehe
nicole dan ade yang mendengar itu hanya saling tatap saja.
dalam hati nicole, "gue punya teman jahil amat sih"
tetapi di satu sisi, dalam suara hati nicole, dia memang berharap ingin menikah dengan ade.
lalu mulai memesan,
"mbak, aku mau bebek rica yaa, nasi uduk, sama minumnya es jeruk saja sama air mineral satu"
ade memang selalu tidak pernah ketinggalan memesan air mineral ketika dia sedang makan dimanapun, karena untuk menetralkan.
lalu nadin pun memesan.
"aku ayam mbak, paha pakali kriuk seperti biasa, minumnya lemon tea yaa, pakai cah kangkung juga"
lalu nicole.
"kalau aku, lele goreng garing, minumnya es jeruk juga yaa"
waiters tersebut pun langsung berkata.
"silahkan di tunggu sebentar ya, kakak kakak"
sambil menunggu pesanan, mereka pun selalu berbincang, entah apa saja yang mereka obrolin, tetapi nyambung dan manjang obrolan nya.
lagi lagi posel ade pun berdering, lalu nicole melihat layar ponsel itu, dia pun kaget, ternyata tertulis nama "omm roberto"
nicole pun segera memberitahu pada ade.
lalu ade yang melihat ekspresi nicole tiba tiba berubah ketika tahu papahnya telfon,,
diapun segera menyuruh nicole mengangkat nya.
nicole pun menolak, dia masih belum mau bicara dengan papah dan mamah nya.
ade pun kembali memberi sedikit penjelasan pada nicole.
"angkat sayang, mereka hanya ingin mendengar kabarmu, tidak ada salahnya kan kalau kamu memberi kabar saja, setelah itu aku yang bicara, orang tua mu pasti was was sekali menunggu kabar darimu"
nicole pun dengan berat hati akhirnya menerima panggilan itu.
"halllooooo" nicole berkata singkat dengan nada jutek.
"sayyaaaang, kamu kemana saja? papah kangen, kapan kamu pulang? mamah dari kemarin nangis saja nunggu kabarmu"
nicole pun hanya berkata,
__ADS_1
"aku lebih tenang di rumah ade pah, mamah ade lebih menghargai ku, lebih memperhatikan ku, dibanding papah dan mamah"
nicole pun segera memberi ponselnya kepada ade. dengan wajah yang sedikit kesal.
ade dan nadin pun hanya menggeleng gelengkan kepala.
lalu ade mengarahkan ponselnya ke telinga kanan nya.
"haloo omm, maaf saya masih belum bisa bujuk nicole pulang, tapi omm, dan tante tenang saja, nicole baik baik kok disini. karena nadin pun selalu memberi semangat."
roberto yang mendengar itu sangat senang sekali, diapun berkata
"omm benar benar mengucapkan banyak terima kasih, tante juga mengucapkan trimakasih, kami tidak tahu harus membalas apa dengan kebaikan dan kesabaran kamu saat mengurus dan menjaga nicole. karena nicole memiliki watak yang kera sekali"
ade pun dengan rendah hati berkata.
"sama sama omm, saya hanya ingin nicole baik baik saja, begitu juga omm dan tante,"
"lagian nicole pun sudah menentukan pilihannya omm, saya dan nicole akan terus berusaha memperbaiki hubungan kita. "
"syukur syukur kita berjodoh, dan omm juga mau merestuinya"
roberto yang mendengar kabar bahwa mereka terus melanjutkan hubungan, sangat senang sekali, bahkan dia pun tanpa pikir lagi langsung berucap.
"omm gak keberatan sama sekali, silahkan kalian tentukan tanggalnya, omm dan tante akan membantu prosesnya"
ade hanya membalas,
"belum terpikirkan omm, kita masih menikmati masa pacaran dulu, setelah beberapa masalah yang datang, kita pun coba menyusun baru dari awal tentang cerita cinta kita"
"nanti kalau sudah waktunya, dan semesta pun mendukung, insyaallah saya akan memeberitahu omm dan tante"
roberto pun berkata.
"yasudah, omm dukung, yang penting kalian bahagi, omm pun ikut bahagia, apalagi jika nicole senang, omm dan tante akan lebih senang, baik baik yaa kalian disana, salam sama keluarga mu"
ade pun kembali membalas dengan ucpan.
"iya om trimakasih, salam juga sama tante ernii"
telfon pun mati.
sementar nicole yang mendengar obrolan mereka, langsung memeluk ade dengan erat.
karena memang ade sengaja me loudspeker panggilan nya agar nicole mendengar.
dalam hati nicole berucap
"gue benar benar beruntung punya sosok pelindung seperti anak ini, terimakasih tuhan, sudah mengirim orang baik untuk ku"
akhirnya pesanan pun datang.
tanpa berlama lama setelah mereka doa bersama, mereka pun segera melahap makanan tersebut...
bahkan nadin pun tidak ragu untuk nambah nasi lagi...
setelah selaesai, merekapun bersantai sejenak, untuk menikmati proses makanan tadi masuk ke perut mereka.
sambil mengobrol, ade pun kembali mengeluarkan rokoknya, dan segera membakar.
nicole hanya menggeleng gelengkan kepala saja.
hingga akhirnya rokok sebatang pun habis, dan waktu sudah menunjukan pukul 23:30
ade pun mengajak mereka pulang,
tetapi nadin kembali meledeknya.
"ini semua lo yang bayar kan borr? "
"duit bonus belum kesentuh tuh" hahahah
nicole dan nadin tertawa bersamaan.
ade pun hanya menggarukan kepalanya, sambil berjalan menuju kasir.
lalu mereka pun bergegas pulang.
setelah sampai di depan rumah nadin,
ade dan nicole langsung mengucap kata,
"trimakasih yaa,"
nadin pun mengangguk.
lalu ade kembali barkata,
"sorry yaa cut, gue gak mampir, salam sama "bonyok" lo"
nadin pun mengangguk lalu segera memasuki rumahnya.
"cut" ade biasa memanggil nadin dengan nama "******" karena memang mereka selalu memiliki panggilan yang aneh aneh.
kadang suka memanggil "sanun, mudasir, bambang"
begitulah mereka berdua.
gak heran kadang nicole memiliki rasa iri dengan nadin, tetapi mau gimana lagi, mereka sudah menganggap sebagai saudara.
otomatis, sebentar lagipun, nicole akan menjadi bagian dari mereka juga...
__ADS_1