Mengejar Cinta Sang Artis Idola

Mengejar Cinta Sang Artis Idola
MANJA NYA SI BULE


__ADS_3

pagi pun tiba, tetapi nicole belum bangun dari tidurnya, ade yang memperhatikan istrinya tanpa berkedip, dia merasa kalau nicole benar benar cantik sekali pagi ini, dia pun belum mau beranjak dari tidurnya, dia hanya ingin memandang dan menemani istrinya saat sedang terlelap. tiada hentinya dia tersenyum membayangkan tadi malam, dia tidak menyangka kalau keringat nya dan keringat nicole akan bersatu malam itu, padahal jika di ingat, sebelum mengenal nicole, dia hanya selalu berkhayal, tetapi malam tadi, khayalan dia menjadi nyata, bahkan nicole pun sudah resmi menjadi istrinya, bahkan sudah menjadi pilihan sebagai pendamping hidupnya.


seketika nicole pun mulai membuka matanya, dia hanya tersenyum melihat suaminya yang sedang serius memperhatikan dirinya itu, lalu dia berkata.


"kamu apaan sih yank? malu ahhk, aku masih belekan nih"


"kamu cantik sekali pagi ini, aku dari tadi cuma bisa memandangmu, hampir satu jam aku selalu memperhatikan wajahmu"


"gombal ihhkkk, mandi sana"


"gak mau, aku masih ingin disini bersama mu"


"yaudah, sini peluk. kita bobo lagi yuk, masih jam lima, kamu masih libur kan? kalau nanti kamu bangun, bangunin aku yaa, aku gak mau di tinggal sama kamu yank"


"iya sayang, sini peluk, kamu merem lagi aja, biar aku yang jaga kamu bobo disini"


nicole pun segera memeluk suaminya dan memejamkan matanya kembali, sedangkan ade memeluknya sambil menempelkan bibirnya pada kening nicole, nicole merasa nyaman sekali dengan perlakuan suaminya itu, dia pun makin erat memeluk ade sebelum kembali terlelap.


hingga sampai pukul 07:00, ade pun beranjak dari tempat tidur, dia segera mandi. kemudian diapun kembali memperhatikan istrinya yang sedang tidur itu, dengan perlahan diapun membelai rambut nicole dan mencium kening nya,lalu berkata.


"sayaaang, bangun yuk. sudah pagi"


nicole hanya membuka sedikit mata dan kembali memejamkan nya lagi.


"kok merem lagi sih? bangun sayang, mandi biar segar"


lalu nicole pun berucap.


"aku masih merasa lemas yank, kamu sini jangan kemana mana, aku mau dekat mu yank"


ade pun tersenyum dan berkata.


"iyaa aku gak kemana mana sayang, sekarang kamu bangun, maaf yaa sudah membuat mu lelah karena tadi malam"


nicole hanya menggenggam tangan suaminya, dan kembali dia membayangkan kejadian malam tadi, dimana dia benar benar merasa bahagia, bahkan dia merasa sangat bahagia dari hari hari sebelumnya. diapun membalas ucapan suaminya itu.


"aku gak apa apa yank, hanya sedikit lemas saja badan ku, tapi aku senang kok, kamu melakukan nya dengan rasa cinta"


kembali ade memberi kecupan pada kening istrinya itu. nicole pun mencoba bangun, dengan perlahan ade pun membantu nya untuk duduk.


"aku mandi dulu ya yank, tapi kamu jangan kemana mana, tunggu aku sampai selesai mandi yaa"


"iya sayang, ayo aku antar kamu ke kamar mandi"


sambil bergandengan, mereka menuju kamar mandi, kemudian ade menyiapkan handuk dan memberikan nya pada nicole.


"makasih yank, padahal aku bisa kok ambil sendiri"


"gapapa, aku cuma mau melayani istriku hari ini, karena kamu juga sudah sangat sabar melayani ku selama ini"


nicole akhirnya mandi, sementara ade menunggu sambil duduk di pinggir kasurnya.


ketika keluar, ade hanya terus terpaku pada nicole, nicole yang tahu akan hal itu, hanya berkata.


"yaaaaank, sudah jangan lihat aku seperti itu dong. aku malu ihhkkk"


"kamu cantik sayang, aku benar benar beruntung memiliki istri seorang nicole hall"


"tau aahhhh, awas dulu yank, aku mau pakai baju dulu. jangan ngintip loh! "


nicole mengingatkan suaminya itu.


setelah selesai, nicole pun segera menghampiri ade, dia duduk di samping suaminya dengan memeluk pinggang nya ade dan berkata.


"kamu gak kemana mana kan yank?"


"kayaknya enggak deh, memang kenapa?"


"gak apa apa, aku cuma mau seharian ini selalu bersama mu yank, jangan jauh jauh dariku yaa"


"iya sayang iya"


"ihhhk kamu kayak gak ikhlas gitu jawabnya"


"ikhlas sayang, sini lihat wajahku"


nicole pun menoleh, dengan cepat ade kembali ******* bibir nicole, nicole sedikit kaget dengan serangan ini, diapun akhirnya mengimbangi gerakan bibirnya ade, kembali mereka memulai rebahan di kasur dengan posisi nicole berada di atas ade. hingga terus melakukan ******* pada bibirnya, sampai mereka pun melakukan hubungan itu sekali lagi, kali ini ade melakukan nya dengan sangat lembut, lebih lembut dari yang semalam. kembali nicole merasa di buat melayang pagi ini, tanpa sadar dia pun mulai memberanikan diri untuk memggerakan tubuhnya mengimbangi gerakan ade, bahkan kali ini dia yang lebih aktif untuk bergerak. bahkan dia pun tidak canggung untuk sesekali meracau. hingga akhirya tubuh nicole terbaring lemas bercucuran keringat di atas tubuh ade. kembali ade memeluk erat istrinya itu, dan berkata.


"naisss sayang"


nicole hanya diam saja tanpa berkata apa apa, dia masih menyandarkan tubuhnya itu dan memejamkan matanya setelah merasakan getaran hebat pada tubuhnya itu, dia hanya ingin menikmati rasa yang baru saja dia dapat sebanyak dua kali. lalu nicole segera berbaring di samping ade sambil memeluk nya, dia berkata.


"aku sayang kamu yank, makasih yaa"


kemudian ade mengajak nya untuk mandi, karena takut mamahnya menunggu mereka untuk makan pagi ini.


"kita mandi lagi yuuk, takut mamah nungguin"


nicole hanya mengangguk. ade pun menggendong istrinya ke arah kamar mandi untuk mandi bersama pagi ini, saat mandi pun, ade selalu membantu nicole dengan lembut dalam mandi nya. sehingga nicole makin merasa sedikit tidak enak hati.


mereka pun selesai dengan mandinya. dengan segera mereka begegas memakai baju, kemudian ade kembali menggenggam tangan nicole untuk menuju meja makan. disana mamahnya sedang merapihkan piring dan menyiapkan beberapa hidangan nya.


"pagii mamahku sayang" ucap nicole dan segera memeluknya.


"pagiiii sayaaaang, yuk kita sarapan"


"iya mah, ayook"

__ADS_1


sambil berbincang mereka menikmati makan pagi nya itu. hingga selesai, ade seperti biasa menikmati secangkir kopi dan sebatang rokok nya di halaman belakang rumah. nicole pun kembali tidak mau jauh jauh dari suaminya itu, bahkan dia terlihat sangat manja sekali hari ini.


"yaaaank, pangku... "


"itu kan ada bangku sayang, masa di pangku sih? malu ahh, nanti mamah lihat gimana? "


"biarin ahhh, aku lagi mau manja sama kamu, gantian, hari ini aku yang manja yank"


"iya sayang, tapi gak di pangku juga"


"biarin ihhhhkkk, kamu mah gitu deh"


ucap nicole dengan nada kesalnya, namun terdengar sangat manja di telinga ade.


"iyaudah sini... ayok aku pangku"


dengan senyuman manis khasnya, nicole pun segera duduk di pangkuan suaminya, sambil memainkan rambut nya ade, dia kembali berkata.


"semoga jadi yaa yank, biar aku cepat hamil dan kita memiliki baby"


"semoga yaa sayang, aku juga berharap seperti itu"


kembali mereka berbincang disana...


akhirnya mereka pun memutuskan untuk menonton tv, sedang asikk menikmati acara, tiba tiba ponsel ade berdering. ternyata seto yang menelfon.


"sebentar yaa, coach seto telfon ku"


nicole hanya mengangguk.


ade pun menuju ruang tengah untuk menerima panggilan itu.


"pagii coach? "


"pagi de, gimana keadaan mu?"


"masih merasa nyeri coach, mungkin besok saya akan kembali lagi ke ruang medical"


"semoga cepat pulih yaa, karena kita akan melawan MSP, dimana itu pertandingan penting, untuk memastikan kita tetap berada di jalur atas"


"iya semoga coach, saya pun berharap seperti itu"


"yasudah, istirahat yang teratur, besok coba ceckup lagi"


"siaapp coach" tutup ade dalam perbincangan di telfon nya itu.


pada saat sedang asiik melihat instagram, tiba tiba terdengar suara istrinya yang memanggil dengan manja.


"yaaaaaaannkkkk, sudah belum? sini temani aku yaaaaank"


ade pun kembali tersenyum dan segera menemani istrinya itu.


"iya iyaa, sini sayang. maaf yaa"


kembali nicole memeluk perut suaminya sambil melanjutkan nonton tv nya itu. ade hanya merasa heran, karena istrinya kali ini benar benar sangat manja sekali, bahkan ini pertama kalinya dia melihat dan merasakan kalau nicole benar benar manja dan merasa tidak mau ketinggalan dengan dirinya itu. dengan segera dia mencium kening nya nicole dan berkata.


"manja banget sih buleee, aku jadi gemas deh"


nicole hanya diam dan tetap fokus melihat acara tv sambil menaruh kepalanya di pundak ade sambil tetap memeluk sangat erat. dia hanya mau seharian ini selalu dekat dengan suaminya itu. diapun sangat takut sekali kehilangan suaminya.


"sayang, bobo yukk, kita kan gak pernah bobo siang bareng, aku agak ngantuk nih"


nicole pun mengiyakan ajakan suaminya itu dan membalas.


"tapi gendong yaa yank, aku lemas"


"dasarrr, memang manja si bule ini"


nicole hanya membalas senyum. ade pun segera mematikan tv dan langsung menggendong nya menuju kamar dengan gaya bridal style. sesampainya di kamar ade segera mengunci pintu, dan membaringkan tubuh istrinya itu. diapun segera memeluknya untuk menemani tidurnya siang ini. nicole hanya kembali mendaratkan wajahnya pada ketiak ade yang membuatnya sedikit nyandu dengan harum yang khusus dari tubuh suaminya itu. namun ade hanya memainkan bagian dada istrinya itu, nicole merasa sedikit geli, tapi dia hanya bisa menikmati sentuhan itu. hingga akhirnya mereka pun mulai terpejam dan tertidur....


satu minggu setelah itu, ade masih berada di rumah, karena dokter tim tidak mengijinkan nya untuk ikut ke makassar, dia harus tetap menjalanai terapis pada saat recovery cideran nya. sementara nicole, ketika bangun tidur dari tadi pagi, dia merasa capek sekali entah apa yang membuat dia capek, tetapi yang dia rasa sangat lelah. diapun berkata dengan suaminya tentang yang dia rasa.


"yaaaank, badan ku lemas sekali dari tadi pagi, agak sedikit pusing juga"


"coba sini aku periksa, takut nya kamu masuk angin"


"gak tahu yank, aku cuma merasa lemas saja, badan ku pada sakit"


"sebentar, aku panggil mamah yaa, biar mamah memeriksa mu"


"ikut yank, jangan jauh jauh dariku lah"


"iyaa ayoook"


mereka pun menemui mamahnya ade di ruang tv.


"mah, nicole merasa pusing dari pagi, dia juga merasa lelah dan badan nya pada sakit, masuk angin gak ya? "


"coba sini sayang, mamah lihat"


nicole pun mendekat, dengan segera mamahnya ade memeluknya sambil memegang kening menantunya itu yang mengeluarkan keringat. setelah memeriksa dengan pasti, mamah ade pun berkata yang membuat mereka berdua terkejut dan merasa belum percaya.


"ini bukan pusing biasa sayang, juga bukan masuk angin"


"lalu kenapa mah? badan ku sakit semua, capek sekali rasanya" keluh nicole pada mamah mertua nya itu.


"yaa jelas capek lah sayang, kamu sepertinya berbadan dua deh"

__ADS_1


ade dan nicole pun terkejut dan saling tatap bersamaan, lalu ade berkata.


"serius mah?? masa sih??"


"iyaa, mending sekarang kamu bawa nicole ke dokter, untuk memastikan, takut mamah salah, syukur syukur sih memang benar"


dengan segera ade mengajak nicole bergegas menuju dokter untuk memeriksanya.


"yuk sayang, mumpung belum sore, aku ingin tahu hasilnya"


nicole pun tersenyum dan segera melangkahkan kakinya bersama ade menuju mobil. ade segera melajukan mobilnya ke arah rumah sakit ibu dan anak di daerah sleman. dalam perjalanan pun mereka selalu membayangkan jika benar nicole mengandung.


"yank, jika benar, aku sangat bahagia sekali atas berita ini"


"aku juga berharap begitu sayang, semoga baby pertama kita seorang anak perempuan yaa"


"aku mau nya cowok yank, biar dia bisa menjaga adiknya nanti, bahkan menjaga keluarganya juga saat dia dewasa nanti"


"tapi aku maunya cewek sayang"


mereka pun masih berdebat, hingga akhirnya sampai, dengan segera ade menggenggam tangan istrinya untuk menuju resepsionis di rumah sakit itu.


"siang sus, aku mau periksa istriku dong, apa ada jam periksa hari ini? "


suster pun membalas.


"ada mas, nanti saya antar, mas dan mbaknya mohon isi buku daftar periksa dulu yaa, tentang biodata istrinya, setelah itu saya akan mengantar"


"terimakasih sus" ucap ade.


setelah selesai, suster pun mengajak mereka ke sebuah ruang dokter yang lengkap dengan ruang periksa nya.


"siang dok, ada pasien atas nama nyonya nicole hall ingin periksa"


"silahkan bawa dia masuk sus"


ade dan nicole pun sudah berada di ruangan dokter, tanpa menunggu lama, ade menjelaskan tentang keluhan istrinya pada dokter itu, sementara dokter segera memeriksa nicole yang sudah rebahan di sana. terus memeriksa, hingga saat alat nya berhenti lama dia bagian perut, segera dokter memerintahkan susternya.


"suster anna, tolong ambilkan tespek yaa, bawa dua kesini"


"baik dok, tunggu sebentar"


ade yang mendengar itu hanya terus berdoa, sementara nicole masih tetap rebahan merasa sedikit mual sambil memegang erat tangan suaminya. gak lama suster pun kembali datang dan memberi alat itu pada dokter.


"sekarang mbak coba cek dulu, dan tes dulu yaa, bersama suster anna, silahkan, pelan pelan."


nicole pun mengangguk dan segera berjalan bersama suster ke arah kamar mandi. selang sepuluh menit, mereka pun keluar, dengan segera dokter dan suster mencelupkan alat tespek ke air seni dari nicole di dalam ruangan berbeda.


hampir sepuluh menit berlalu, akhirnya dokter pun muncul, dan memberitakan bahwa.


"selamat, kalian di karuniahi anak, selalu jaga kesehatan yaa mbak, jangan terlalu capek beraktifitas, biasakan tiap minggu periksa kesini, untuk memastikan kesehatan bayi yang sedang di kandung nanti"


nicole dan ade pun sangat senang mendengar berita ini, mereka saling berpelukan, bahkan rasa pusing nicole pun sudah sedikit menghilang setelah mendengar berita ini. ade pun segera berkata.


"terimakasih dok, saya pasti akan selalu mengingatkan soal itu pada istri saya"


mereka pun segera pamit, dengan perasaan yang sangat senang, mereka sudah tidak sabar ingin memberitahu pada keluarga mereka ketika sampai di rumah nanti.


dalam perjalanan pun, ade tidak hentinya selalu mengingatkan nicole soal kehamilan nya itu.


"pokoknya kamu jangan aktifitas yang gak penting yaa sayang, sudah ada mbak surti, biar si mbak saja yang menyiapkan semuanya, kamu hanya tetap fokus menjaga kandungan anak ku"


nicole hanya geleng geleng sambil senyum dia berkata.


"iyaa yank, makasih yaa, akhirnya keinginan ku terwujud, aku bahagia yank, semakin lengkap saja keluarga kita dengan kemunculan anggota baru ini"


kembali dengan manja nicole menyandarkan kepalanya di bahu ade yang sedang menyetir. sesampainya di rumah, dengan segera mereka berteriak memanggil kata "mamah" secara bersamaan.


mamah ade pun kaget dan berkata.


"ada apa sih, kelihatan senang sekali anak anak mamah ini? "


"mamah benar, aku hamil anak pertama mah, aku bahagia sekali"


mamah ade pun segera memeluk menantunya itu dan kembali berkata.


"benar kan kata mamah? tadi mamah pas sentuh perutmu sudah merasa kalau di dalam perutmu ada kehidupan sayang, mulai sekarang, mamah yang akan selalu mengontrol kamu yaa, jangan terlalu capek, ingat, mengandung anak pertama itu tingkat emosi dan stresnya sangat tinggi, jadi kamu jangan capek capek yaa sayang"


ade menyambungkan.


"tuh kamu dengar kan sayang? bukan cuma mamah, tapi aku juga akan selalu mengingatkan soal itu"


"iya yank, makasih yaa,.... mah makasih yaa"


mereka pun saling berpelukan bertiga, bahkan mbak surti yang mendengar pun segera menghampiri mereka untuk mengucapkan selamat pada nicole.


mamah ade pun kembali berkata.


"kapan kamu mau memberitahu mamah dan papah mu sayang soal berita ini? "


"nanti mah, mungkin minggu depan, aku akan kirim foto hasil tespek ke mereka nanti"


kebetulan nicole sempat memoto hasil tespek nya itu ketika sedang di rumah sakit tadi.


"yasudah, sekarang kamu istirahat yaa, jangan ngapa ngapain dulu yaa, kalau perlu apa apa, panggil suami mu atau mamah yaa"


"iya mah, terimakasih yaa, aku sayang mamah"

__ADS_1


nicole pun hanya ingin bersantai menikmati tayangan tv bersama mamah mertua nya sambil berbincang manja, sementara ade hanya sedang menikmati kopi dan rokok nya di halaman depan.


__ADS_2