
setelah banyak menghabiskan waktu berbincang tadi, akhirnya ade pun pamit pada mereka untuk segera ke studio, karena memang dia merasa lelah dan ingin cepat tidur. nicole dan mamahnya pun mengiyakan.
lalu nicole berkata.
"yasudah, kamu istirahat yaa yank, aku masih mau nemenin mamah nonton film seru, good night yaa kesayangan ku love u"
ade pun membalas.
"iya aku naik yaa, love too pacar... "
sementara mereka masih asik menonton, tiba tiba ponsel nicole berdering...
"hallooo pah kenapa? "
tanya nicole.
"adikmu sudah sampai rumah, kamu gak kangen? "
roberto memberi kabar.
"ade juga baru sampai rumah pah, baru saja pamit istirahat. besok papah kesini saja sekalian ajak sabrina, kita kumpul disini, ade pun libur dua hari latihan"
lalu roberto menyetujui saran nicole dan berkata.
"yasudah besok kita kesana, sekalian papah juga mau bertemu ade, mau kasih selamat pada dia, salamin juga pada mamah dan keluarga ade yaa sayang"
"iya pah siapp nanti aku sampaikan"
"kamu belum tidur sayang? "
"belum pah, sebentar lagi, aku masih seru nonton box ofice bareng mamahnya ade, tunggu selesai baru tidur"
"ohh yasudah, papah kabari lagi besok yaa nak"
ucap roberto dan segera menutup telfon nya.
akhirnya film pun selesai, nicole segera mengantar mamah ade menuju kamarnya, lalu diapun segera menuju kamar ade untuk segera tidur.
sementara di rumah nicole, roberto dan ernii masih menikmati kedatangan putri bontotnya masih asik berbincang.
roberto tiada hentinya membahas soal nicole dan ade pada sabrina, sementara sabrina hanya mendengarkan dan tidak sabar untuk segera bertemu kakaknya besok, di tambah lagi dengan kabar akan bertemu di rumah nya ade, sabrina menilai, dia ingin sekali mengenal sosok ade, seperti apa ade, sehingga kakanya sampai secinta itu padanya. bahkan, roberto dan ernii pun dari tadi tidak henti hentinya menyanjung ade dalam perbincangan. karena roberto selalu bercerita tentang popularitas ade sebagai pesepakbola tanah air.
hingga akhirnya mereka pun segera bergegas tidur.
hari pun berganti, dimana seperti biasa ade selalu bangun jam setengah lima pagi, setelah melakukan kewajiban nya, dia pun segera menuju halaman belakang rumahnya untuk melakukan permainan tangkap bola di sana, itu sudah menjadi rutinitas dia sehari hari ketika pagi, alasan nya agar kemampuan dia dalam menangkap bola semakin baik, kebetulan di ruang terbuka itu ade memang membuat khusus sebesar setengah lapangan futsal, di situ juga ada gawang futsal dan beberapa perlengkapan sepak bola, dengan permukaan yang memakai rumput sintetis, juga di batasi dengan jaring yang begitu rapat, agar bola tidak keluar ketika dia sedang latihan.
sekitar pukul 06:30.
nicole pun bangun, dia segera keluar kamar untuk menemui ade, karena dia ingin menawarkan sarapan pada ade.
namun ketika ingin menaiki anak tangga, tak sengaja dia melihat ade di belakang rumah sedang asik lompat lompatan menghalau bola, diapun segera menuju kesana.
penasaran dengan pacarnya disana, setelah sampai, diapun hanya bisa melihat dengan heran, pacarnya yang katanya libur duahari, tetapi dia masih tidak lepas dari dunia sepakbola nya, dia masih tetap latihan secara khusus sendiri di rumah, benar benar sangat padat sekali kegiatan seorang atlet.
bukan cuma latihan dan bertanding saja, tetapi juga masih ada kegiatan lain di luar dari itu semua.
kembali dia membayangkan, jika dirinya yang berada di posisi itu, dia akan menyerah lebih dulu, karena terlihat sangat aktif dan sibuk sekali sebagai pemain bola. yang dia tahu tentang pesepakbola hanyalah hobi yang menghasilkan uang, dia main, selesai main di bayar, tapi nyatanya, tidak ada waktu sedikitpun untuk santai sebagai pemain bola profesional, semakin matang saja niat nicole untuk berhenti bekerja setelah mereka resmi menikah nanti.
sadar dengan sosok nicole yang berada di luar jaring, ade pun menghentikan aktifitasnya itu, lalu dia bertanya.
"pacarku sudah bangun? "
"cantik banget sih muka bangun tidurnya"
lalu nicole membalas.
"selalu deh tiap pagi kalau aku disini pada gombal saja"
ade hanya tertawa mendengar itu.
lalu nicole kembali bertanya.
"kamu dari jam berapa disini yank? "
"jam setengah enam sayang, kenapa? "
"gapapa, tiap hari kamu seperti ini kalau ada di rumah??"
"enggak tiap hari juga sih, kalau ada latihan pagi yaa aku gak akan begini,"
"terus kan kamu semalam bilang libur, harusnya kan kamu bisa menikmati waktu libur mu tanpa harus bwrhubungan dengan sepakbola lagi yank"
lalu ade menjelaskan.
"aku memang libur, tapi, kalau aku benar benar tidak melakukan ini, nanti otot otot di tubuhku akan kaku dan tegang ketika melakukan latihan lagi nanti, aku hanya menjaga kondisi fisik saja, biar gak hilang kemampuam ketika mulai latihan nanti, lagian ini hanya gerakan ringan kok, asal keluar keringat saja"
lalu kembali nicole berkata.
"hari ini kita gak kemana mana kan yank? "
"kayaknya egak sih, memang kenapa? kamu ada acara atau mau ajak aku kemana memang? "
"enggak yank, hari ini kan papah sama mamah dan adiku mau kesini, mau bertemu mu, jadi yaa syukur kalau kamu gak ada niat keluar rumah"
"iyaa sayang, aku gak kemana mana, lagian aku juga mau menghabiskan waktu libur selama dua hari untuk melihat wajah cantik pacarku yang sedikit bule inggris ini kok"
nicole mendadak malu dan memerah pipinya, lalu dia pun berkata.
"ihhkk kamu mah gombal terus, males akumah, mending aku mandi ajalah, sekalian bantu mamah nyiapin sarapan"
lalu ade membalas,
__ADS_1
"nah gitu dong, makin semangat nih dua hari liatin kamu terus kalau sudah mandi nanti"
nicole hanya tersenyum dan mencoba melangkahkan kaki meninggalkan nya.
ade hanya tertawa puas melihat pacarnya yang geer itu...
ade pun segera menyudahi latihan nya, dan bergegas mandi untuk menyambut kedatangan roberto nanti.
namun kembali nicole menghampirinya untuk memberikan handuk pada ade, agar ade segera mandi...
"makasih pacar bule"
ucap ade... nicole hanya tersenyum sambil sedikit membuang mukanya karena malu.
hingga pada pukul 11:00 siang ini, akhirnga terdengar suara klakson dari balik pagar gerbang rumah ade.
yaa, ternyata roberto, ernii dan sabrina sudah tiba.
hingga seorang ART pun segera membuka kan gerbang tersebut.
gak lama nicole pun keluar untuk menyambut keluarganya itu.
ketika sabrina turun dari mobil, betapa kaget dan takjubnya melihat bangunan ini,
bangunan rumah yang berada di lokasi sutera niaga kawasan alam sutera ini sangatlah besar sekali. sabrina pun tidak berkedip sedikit pun.
lalu nicole mengagetkan nya.
"hayooo liatin apa loh bule KW? "
seketika sabrina pun sadar dan menyapa sang kaka dengan pelukan hangat.
"lo apa kabar kakak manja gue? pantes lo betah di istana ini yaa"
memang sabrina adalah adik nicole, tetapi sabrina memiliki sifat dan sikap yang jauh lebih dewasa dari nicole, diapun lebih suka mandiri di banding nicole yang sangat manja, gak heran, sabrina lah yang selalu melindungi nicole selama mereka sedang bersama, apalagi ketika dia memutuskan mengambil jurusan hukum pada kuliahnya, otomatis dia akan selalu menjaga keluarganya dengan pengetahuan hukum yang dia punya.
lalu nicole membalas dan sedikit menjewer telinga adiknya.
"apaan sih baru ketemu sudah ngajak ribut saja, ayo kita masuk dulu, gue kenalin sama mamah mertua gue dan kiper hebat gue. tapi lo jangan sampai suka yaa kalo lihat kiper gue! "
ancam nicole pada adik nya.
sabrina pun membalas,
"masa sama adik saja cemburu, gue cuma mau ajak pacar lo dinner aja kok heheheh"
sabrina meledek, roberto dan ernii yang melihat kedua putrinya sedang bercanda, hanya merasa heran saja dan langsung berkata.
"kalian sudah seperti "tom & jerry" saja"
akhirnya mereka pun mulai memasuki rumah ade. ketika di dalam rumah, mereka langsung bertemu dengan sang tuan rumah.
betapa kagetnya mamah ade yang melihat sabrina, sabrina memiliki wajah yang hampir mirip dengan nicole, hanya saja bedanya, dia lebih memiliki hidung sedikit mancung di banding nicole, wajah sabrina pun memang benar benar bule, lebih cantik dari nicole,
lalu roberto bertanya.
"mana menantu papah, kok tidak kelihatan? "
nicole pun berkata.
"di studio pah, paling juga lagi nyanyi nyanyi disana, sebentar aku panggil dulu"
nicole pun segera menuju studio, tetapi sabrina pun mengikutinya.
ketika sampai di dekat tangga, sabrina pun kaget, sama halnya seperti nicole dan roberto saat itu, saat melihat koleksi sepatu bola dan sarung tangan serta jersey milik ade. sabrina pun meminta waktu pada nicole.
"bentar kak, gue mau lihat ruangan itu sebentar"
dengan cermat dia merhatikan beberapa koleksi tersebut, lalu diapun terpana ketika melihat beberapa foto ade sedang bermain bola dan beberapa penghargaan yang dia raih... dalam hati dia berucap.
"gokil men, kakak gue nemu aja sama orang seperti ini, tapi apa benar dia orang yang selama ini gue ikuti instagram nya? "
ternyata, sabrina memang sudah mengetahui ade lebih dulu dari pada nicole. karena sabrina suka melihat pertandingan timnas juga ketika berada di inggris sana.
diapun memfollow instagram ade hanya untuk sekedar iseng saja, tetapi begitu dia melihat foto foto ade yang berada di ruang koleksi tersebut, diapun sempat kaget dan bertanya tanya dalam hati.
akhirnya mereka pun melanjutkan langkahnya menuju studio itu. ketika sampai, ternyata ade sedang memainkan gitar sambil bernyanyi lagu radiohed yang berjudul "creep" seketika sabrina langsung terpana dengan sosok ade...
sadar akan hal itu, kembali nicole menjewer kuping adiknya dan berkata.
"baru tadi gue bilangin, jangan suka kalau lihat kiper gue, ehhh sudah bengong sambil menghayal aja lo ya! "
"enggak kak, aku cuma kaget, ternyata benar ini yang namanya "adesantana" itu? "
seketika nicole dan ade merasa heran dan saling tatap. lalu nicole bertanya.
"memang kenapa? lo tahu dia?"
sabrina pun langsung menjelaskan.
"gue tuh sudah lama mengikuti instagram kak ade, ternyata aslinya memang benar benar cakep, apalagi pas gue lihat dia waktu main, beda banget kak, asli! "
mendengar itu, nicole pun swmakin kaget.
"kok bisa lo tahu instagram dia sih? "
"iyaa gue suka lihat timnas main kak disana"
lalu ade tetap fokus memperhatikan sabrina, karena memang tidak beda sekali dengan nicole, sama sama bule, tinggi pun tidak beda jauh, hanya hidung yang membedakan dari kedua wajah bule cewe cewe ini.
ade pun segera menyodorkan tangan nya.
__ADS_1
"haaiiii, kenalin aku ade"
dengan segera sabrina pun membalas dengan menyodorkan tangan nya juga, lalu berkata.
"iya kak, aku sabrina, adiknya nicole yang super manja, kenapa sih kiper tegas seperti kakak, mau saja sama anak manja kayak gini? "
sekali lagi nicole kesal di buatnya. ade pun hanya tertawa.
lalu sabrina melanjutkan.
"aku mau foto dong kak, nanti aku mau pamer sama teman teman, kalau kakak adalah calon kakak iparku, pasti teman temanku pada iri"
ade hanya tersenyum dan mengiyakan.
"yaudah ayook kita turun yank, papah sudah menunggumu"
"okeeeh pacar" ucap ade.
dalam perjalanan menuju ruang tengah, sabrina tiada hentinya merasa kagum dengan ade, dia merasa beruntung memiliki sosok calon kakak ipar seorang ade santana. diapun selalu senyum senyum kecil sendiri...
""hallooo... kipernya papah! congrats yaa"
segera ade seperti biasa melakukan salamnya pada ernii dan roberto.
"apa kabar omm, tante? "
ade sedikit basa basi.
"kita semua baik, sehat kok"
ucap roberto. lalu sabrina masih penasaran, diapun mengajak ade untuk berbincang, ade pun mengajak mereka ke halaman belakang untuk bersantai di sana.
sedang asiik berbincang, nadin pun datang.
"haaiiii semua, waahhh gak ajak ajak yaa"
nadin pun kaget dengan kehadiran sabrina.
"wooiiii bule... kapan datang lo? tambah cakep aja yaa, bisa jadi saingan kakak lo nih buat dapetin si borr"
ucap nadin meledek nicole. ade pun meledek dengan ucapan candaan nya.
"diihhh, bisa aja kembalian kecap"
seketika semua tertawa...
"issshh jahatnya, baru juga sampai, udah di ajak perang aja, lu libur burhan?"
"libur gue, lo gak syuting rosalinda? "
"iyee gue libur juga lah"
sementara semua yang ada disitu selalu tertawa mendengar percakapan ade dan nadin...
lalu sabrina kembali membuka obrolan.
"kak, mau tahu dong, kok bisa sih mau sama nicole, gimana ceritanya bisa sampai pacaran sama anak ini? "
sambil menunjuk ke arah nicole.
nicole hanya tersenyum bangga.
"ceritanya panjang sha, aku juga gak tahu, tiba tiba kakakmu nembak ku aja"
"masa sih? lenje banget jadi cewe hahaha"
nicole pun kembali menyubit adiknya itu. lalu nicole pun berkata.
"siapa sih gak suka sama kiper hebat ini? semua juga pasti mau lah"
nadin pun memiliki ide, dia langsung berkata.
"gimana kalau kita foto keluarga bersama, mumpung lagi kumpul, jangan sampai kehilangan momen nih, aku ambil tripoth dulu yaa"
mereka pun menyetujui.
nadin pun tuba dengan membawa tripoth untuk menaruh kamera.
mereka segera mengambil posisi masing masing, dengan berdiri berjajar menyamping.
hari pun semakin cepat, hingga tak terasa waktu sudah hampir menunjukan pukul 19:00.
roberto dan keluarga pun segera pamit untuk pulang, tetapi nicole masih ingin menemani ade waktu berlibur disini, diapun masih ingin menginap di sini.
lalu roberto pun dengan sengaja berkata.
"sudah, kalian tentukan tanggal, lebih cepat lebih baik, biar selalu bersama"
mendengar itu nicole langsung meyakinkan dengan ucapan.
"iyaa dong, gak lama lagi kita akan tentuin sebelum ade pindah ke "elang jogja" pah"
seketika semua kaget yang berada disitu, termasuk nadin yang sangat kaget mendengar ucapan nicole, diapun bertanya pada ade dengan nada penasaran.
"lo mau pindah ke sleman borr? "
ade pun menjelaskan pada mereka.
"insya allah, kalau ada jalan nya, gue mau pilih jogja sebagai pelabuhan karir gue selanjutnya"
mereka pun terdiam semua mendengar penjelasan ade. mereka hanya berharap yang terbaik untuk karir ade ke depan nya nanti, ade pun berhak menentukan dimana dia akan main nanti....
__ADS_1
Akhirnya mereka pun mulai pulang satu persatu....