Mengejar Cinta Sang Artis Idola

Mengejar Cinta Sang Artis Idola
MULAI BERANI MEMBUKA HATI


__ADS_3

sambil menunggu babak kedua mulai, ade bergegas ke dapur untuk membuat kopi. tetapi nicole bertanya.


"kamu mau kemana yank? "


"mau bikin kopi, pusing lihat permainan timnas masih amburadul"


nicole dan nadin pun sangat heran dengan perkataan ade itu, dia mereka menilai saat ini timnas sudah unggul 3-0 saja masih tetap salah di mata ade. benar benar berbeda sekali pandangan orang yang cuma melihat sepakbola dengan pelaku sepakbola. malah menurut nicole dan nadin, hasil ini sudah sangat baik sekali, karena sudah bisa unggul di babak pertama. tapi ade masih menilai kalau timnas masih banyak kekurangan nya. lalu nicole berkata.


"aku saja yang buatin kopi nya yank, kamu duduk disini jangan banyak gerak dulu."


bukan ade namanya kalau tidak menolak dan selalu memberi perlawanan.


"gak usah, aku masih mampu kalau cuma bikin kopi saja, sudah kamu istirahat disitu, dari tadi pagi kamu sudah terlalu capek beraktifitas"


ucap ade sambil melangkahkan kaki ke arah dapur dengan langkah yang masih sedikit pincang itu.


nicole hanya bisa geleng geleng melihat kelakuan suaminya yang memang keras kepala. kembali ke pembahasan yang tadi ade katakan. nicole bertanya pada nadin seputar perkataan ade tadi.


"nad, gue mah heran sama pola pikir ade, lo sama gue aja kan senang melihat timnas sudah unggul 3-0, tapi kenapa dia masih belum puas dengan hasil ini sih? malahan dia masih saja menggerutu dengan permainan teman teman nya itu. lo lihat sendiri kan tadi? timnas kita selalu megang bola, selalu menyerang, apa nya lagi yang kurang dari mereka coba? "


nicole berkata dengan sangat heran sekali. nadin pun sebenar nya berfikiran yang sama dengan nicole, dia juga bingung sama pola pemikiran pemain bola, lalu dia berkata.


"gue juga gak ngerti cong, cuma dia aja yang paham, bisa jadi pelatih timnas juga punya pemikiran yang sama dengan si borr, coba nanti kita tanya langsung sama orang nya yaa. biat kita tahu penjelasan apa yang kita dapat dari mulut si borr langsung"


gak lama ade pun tiba dengan membawa kopi dan beberapa makanan kecil kesukaan nya. lalu dia bertanya.


"lagi pada ngobrol apa sih? ngomongin gue yaa? dosa loh ngomongin orang di belakang"


serentak nicole dan nadin hanya tersenyum ke arah ade. setelah duduk, ade kembali mengambil aidan dan nadia untuk segera di pangku nya dan berkata.


"anak anak pintar ayah nih, malam ini kalian bobo nya agak terlambat yaa, kita nonton pertandingan timnas dulu yang masih amburadul cara menyerang nya"


mendengar itu, akhirnya nicole memberanikan diri untuk bertanya pada suaminya itu.


"kan timnas sudah menang 3-0 yank, apa nya yang kurang lagi dari mereka? heran deh aku mah sama penglihatan dan analisi mu itu"


nadin pun ikut menambahkan.


"iyee borr, skor udeh 3-0, malah bisa jadi di babak kedua nanti kita bisa nambah gol lagi. kurang nya dimana? "


sebenarnya ade ingin menjekaskan, tetapi takut pemikiran mereka berbeda, dan mereka masih belum paham soal taktik dan permainan sepakbola yang sesungguhnya. akhirnya dia berkata singkat.


"yaa mungkin kalian cuma bisa menilai dari jumlah gol saja kan? padahal kakau kalian amati dan cermati lagi lebih dalam, permainan timnas masig jauh di bawah harapan, lawan philipina dan kamboja saja kita masih seperti ini, gimana lawan malaysia nanti? sepakbola kita sudah jauh tertinggal oleh malaysia. coba nanti di babak kedua lo perhatiin yaa, dan nanti gue bakalan kasih tahu kurang nya dimana"


sementara sambil menunggu pertandingan yang sebentar lagi akan mulai, ade kembali bercanda pada anak kembarnya. nicole melihat mereka selalu tertawa lepas pada saat bercanda. bahkan terlihat ade benar benar lepas seperti tidak ada beban. nicole pun selalu memandang mereka bertiga dengan tatapan dalam nya. gak lama pertandingan pun sudah di mulai, dimana pemain kamboja sudah mulai sedikit percaya diri saat memegang bola. bahkan di sepuluh menit awal babak kedua, para pemain kamboja sudah bisa menembus pertahanan indonesia. kembali ade menggerutu dengan permainan timnas. kembali nicole meminta penjelasan.


"nah kalau seperti ini, apa yang salah sama timnas yank? "

__ADS_1


ade pun menjelaskan dengan singkat.


"kalian lihat kan tadi? dimana taufik lagi mencoba membayangi lawan yang memegang bola, tapi gak ada yang bantu untuk menutup ruang pergerakan pemain lain, mereka hanya santai berjalan, sehingga bola bisa menembus ke pertahanan kita. bahkan pemain kita gak terlihat ada usaha nya untuk memotong bola. kalau gini terus, bukan gak mungkin kita akan kebobolan. lihat saja nanti"


kembali ke pertandingan. kini sudah memasuki menit ke 69, indonesia kembali menyerang melalui kaki yonnes, dengan cepat yonnes mengirim umpan pada anthony. melihat posisi taufik bebas, dia segera mengirim bola datar pada taufik. tetapi taufik hanya membiarkan bola itu melewati diri nya. karena dia melirik doni sedang berdiri bebas di belakang nya. sehingga bola menuju ke arah doni yang berdiri bebas sekali. doni pun langsung menembakan bola ke arah gawang dengan sangat keras sekali. sehingga kiper tidak dapat menghalau nya. kembali skor berubah menjadi 4-0 di menit ke 76. kali ini ade sedikit senyum dengan gol itu. karena proses gol nya memang rapih menurut dia. ketika melihat doni sedang merayakan selebrasi gol nya, di saat itu juga nadin mulai penasaran dengan sosok doni yang memang juga bermain di tangerang united. dengan yakin dia bertanya sesuatu soal doni pada ade.


"borr, si doni tuh aslinya anak mana sih? dia juga bareng lo kan yaa di tangerang city? "


ade menjawab dengan sedikit heran.


"dia asli semarang, iya kan lo tahu kemarin kita ngerayain juara ada dia cut. kenapa? lo suka? nanti gue kasih nomor nya yaa"


"diihhh enggak gitu borr, jangan sembarangan nuduh kenapa. parah lo mah"


"suka juga gak apa apa, lagian dia orang nya baik kok, terus dia juga lagi jomlo. gue setuju deh kalau lo sama dia heheheheh"


ade mencoba meledeknya. namun nadin seketika tersipu malu dengan wajah yang sedikit memerah. nicole pun ikut berkata.


"iya nad, gue kenal doni kok, dia anak nya baik. sopan juga, gak banyak aneh aneh nya. gue udah kenal doni sebelum gue dan ade menikah. jadi kalau lo mau coba buka hati, gue rasa doni cocok deh buat lo, umur lo juga sama kok sama dia, sama sama kelahiran tahun 2000 kan"


lagi lagi nadin salah tingkah di buat nicole dan ade. lalu nadin mencoba membahas soal lain agar tidak terus di komporin oleh mereka berdua.


"udah ahhh, apaan sih lo pada. udah mulai lagi tuh bola nya"


ade dan nicole pun saling tatap, mereka mengerti dengan perasaan nadin saat ini. lalu nicole kembali meledek nya.


nadin hanya membalas dengan cubitan ke arah nicole.


kembali ke pertandingan. dimana kedua tim kini mulai silih berganti membangun serangan. bahkan ade pun berkata.


"hayooo aja, baru juga unggul 4-0, sudah langsung merasa puas dengan nurunin tempo, mending ke bobolan satu deh biar makin seru respon nya"


nicole sedikit kesal dengan ucapan ade dan dia pun berkata.


"apaan sih kamu yank, masa malah senanv kalau timnas kebobolan? gimana kali"


"yaa bagus lah, biar mereka pada intrispeksi diri, kenapa setelah unggul empat angka malah menurunkan tempo serangan? "


pertandingan sudah memasuki menit ke 85. dimana permainan timnas hanya selalu menunggu dan menahan kamboja pada saat menyerang. hingga saat pemain sayap kamboja memberi umpan lambung ke arah depan gawang indonesia. bola pun mengarah tepat ke striker kamboja yang sudah siap menerima bola itu. dengan cepat dia melompat ke arah bola, sementara arman pun ikut melompat secara bersamaan, tetapi bola lebih dulu mengenai kepala striker kamboja, arah bola pun langsung menuju gawang indonesia yang di kawal oleh dika kiper asal msp makassar. dika tidak bisa menjangkau bola itu, sehingga bola pun berhasil masuk ke dalam gawang nya. skor berubah menjadi 1-4, ade merespon dengan senyuman karena gol itu. lalu dia berkata pada nicole dan nadin.


"yakan? apa gue bilang, indonesia bakal kebobolan kalau main nya seperti itu. gak percaya sih kalau pelaku sepakbola lagi mencermati pertandingan"


nicole dan nadin pun baru percaya dengan teori ade. lalu nicole kembali bertanya.


"terus apa yang harus di lakukan sama timnas ketika kebobolan begini? "


ade hanya menjawab santai.

__ADS_1


"yaa harus kembali bermain seperti mencetak gol ke empat tadi. waktu juga masih ada dikit buat kembali cetak gol kalau pemain kita yakin dan bermain seperti tadi. kita lihat aja gimana respon mereka setelah kebobolan"


pertandingan kembali berjalan, kini indonesia kembali menguasai pertandingan di menit menit akhir ini. riki mendribling bola sangat cepat, dengan segera dia mengoper yonnes, lalu yonnes pun mencoba menusuk ke dalam kotak pinalty, setelah berhasil dan sedikit menari nari dengan bola, yonnes langsung mengirim umpan pada doni dengan sedikit mencongkel bola itu. doni pun langsung menanduk bola itu dengan mengarah kan ke pojok tiang gawang. bola pun kembali masuk, skor berubah menjadi 1-5. di menit menit akhir pertandingan indonesia berhasil menambah gol nya. pertandingan di lanjutkan lagi, dan gak lama wasit pun meniup peluitnya. indonesia kembali menang besar dan berada di posisi puncak klasemen grup A dengan poin 6 dan dengan perbandingan gol antara 10-1. masih unggul jumlah gol dari malaysia yang mengemas perolehan gol 8-1.


setelah pertandingan usai. mereka pun masih melanjutkan berbincang. nicole benar benar merasa heran dengan suaminya itu. dia menganggap kalau ade benar benar smart sebagai pesepakbola. bukan cuma sekedar bermain saja, tetapi dia juga benar benar mengamati kekurangan dan kelebihan teman teman nya saat bermain. lalu ade kembali meyakinkan nadin soal doni. dengan segera dia berkata.


"udeh cut, percaya deh sama gue. kalau lo memang mau buka hati, gue saranin doni. biar nanti gue yang urus kalau soal pdkt nanti okeh? "


nadin belum bisa menjawab, karena memang dia juga sedang dekat dengan lawan main nya di film yang sedang dia jalani proses syuting nya. dia hanya membalas.


"belum tahu borr, gue sih sebenarnya lagi dekat sama cowok, cuma gue masih trauma dengan profesi seperti gue. mungkin nicole juga bisa di katakan seperti gue. nicole beruntung bisa dapetin lo. karena lo berprofesi berbeda dari gue dan dia. karena ke banyakan profesi artis itu selalu hanya menjadi pelarian cinta saja. makanya gue justru cuma mau mencari yang di luar profesi itu. nanti gue fikir fikir lagi deh soal doni. lagian gue juga kan belum kenalan."


"santai kalau soal kenalan mah, dia juga sudah tahu tentang lo kok cut. jadi lo serahin semua nya sama gue yaa. lo percaya gue kan? "


nadin hanya mengangguk tanpa membalas ucapan ade. sementara nicole merasa senang melihat sahabatnya sudah berani mau dekat lagi pada lakilaki setelah putus cinta lima tahun lalu. gak lama ade pun melihat aidan dan nadia suadah tertidur di pangkuan nya. dengan segera dia membawa kedua nya menuju kamar, dan berkata.


"kamu temani nadin dulu yaa, aku mau bawa mereka ke kamar, kasihan mereka sudah pulas semua."


nicole pun mengangguk dan berkata.


"iya yank, pelan pelan yaa, aku tunggu lagi loh disini"


ade segera menuju kamar. sesampai di kamar, dia langsung merebahkan kedua anaknya. dan langsung menyelimuti nya. gak lama ade pun kembali bergabung bersama nicole dan nadin. setelah berbincang hampir satu jam, nadin pun segera pamit, karena besok dia juga masih ada jadwal syuting. nadin pun pulang. kemudian ade dan nicole masih ingin menonton tv sebentar lagi. karena dia ingin menikmati momen berduaan nya ini di depan tv yang memang sangat jarang sekali mereka lakukan. saat menyaksikan film captain marvels, nicole kembali bertanya pada ade.


"yank, kamu serius tentang nadin dan doni?"


ade pun menjawab.


"ya kalau mereka berdua memang merasa kan hal yang sama, kenapa kita gak bantu mereka? lagian doni juga anak baik baik kok, aku bisa membaca dan melihat dia dari sikap dan sifat dia di dalam maupun di luar lapangan. "


"iya aku juga menilai doni itu memang anak baik, dari pertama kamu kenalin dia ke aku sampai terakhir kemarin aku bertemu dia saat menjemput mu di hotel, dia selalu dengan sikap sopan santun nya saat menyapa ku. saat minta foto aja, dia lebih mengutamakan izin pada mu dulu kan?? "


ade seketika tertawa pas mengingat momen itu. lalu ade berkata kembali.


"iya sih, lugu banget anak muda itu. yasudah, kita bobo yuk, sudah malam, besok kan aku juga harus terapi lagi. takut kesiangan. "


dengan segera mereka menuju kamar, sampai kamar, mereka pun menghampiri aidan dan nadia terlebih dahulu. mereka tertawa bersamaan ketika melihat kedua nya tertidur saling peluk. nicole pun segera mencium kedua nya. di lanjutkan dengan ade yang juga mencium nya. gak lama mereka pun menuju kasur untuk rebahan. lalu ade berkata.


"aku sudah lama bobo gak di peluk sama kamu sayang"


nicole hanya tersenyum mendengar itu. dia merasa baru merasakan lagi kemanjaan ade yang dulu hampir tiap hari dia rasakan. lalu nicole berkata.


"iya yank, sini deketan lagi, biar aku peluk. duuuhhh bayi besar ku kangen pelukan ku yaa? cepat sembuh yaa yank, biar kamu bisa cepat bantu timnas menuju impian juara nya"


nicole pun segera memeluk nya, lalu ade mencium kening nicole dan mengucapkan.


"night sayang, mimpi indah yaa"

__ADS_1


nicole pun membalas mencium kening ade. lalu mereka pun segera memejamkan mata nya masing masing...


__ADS_2