Mengejar Cinta Sang Artis Idola

Mengejar Cinta Sang Artis Idola
DERBY DI BELAKANG LAYAR


__ADS_3

hingga akhirnya mulai terlihat beberapa pemain sudah mulai keluar dari lorong stadion. babak kedua akan segera mulai. terlihat di pinggir lapangan ada dua pemain tangerang wolves yang akan masuk di babak kedua ini. melihat para pemain sudah mulai memasuki lapangan, ade pun segera memilih fokus menyaksikan pertandingan babak kedua, tetap dengan tangan nya yang masih melingkari pinggang nicole. kali ini ade ingin lebih terlihat mesra di hadapan banyak orang. bahkan beberapa media pun sempat mengambil foto mereka berdua. tetapi ade sama sekali tidak mau menghiraukan nya. dia malah semakin berani mesra dengan nicole. tujuan nya agar jennifer tidak mendekatinya ketika dia dan nicole sedang asik menyaksikan pertandingan sore ini. karena ade hanya ingin melihat sang istri tersenyum dan tertawa ketika sedang bersama nya. apabila jennifer datang untuk bergabung, pasti wajah nicole akan berubah menjadi cemberut. ade hanya menjaga senyum nicole saja. maka dari itu dia gak mau ambil pusing untuk terus bersikap manja bersama nicole di hadapan banyak orang.


kembali ke pertandingan, dimana bola sudah berada di titik tengah lapangan. para pemain pun sudah bersiap untuk pertandingan babak kedua. bola kickoff akan di lakukan oleh tangerang city. hingga akhirnya suara peluit pun berbunyi, kickoff babak kedua sudah dilakukan. bola kini dalam penguasaan anthony. dengan santai dan tenang, anthony menggiring bola menuju garis pertahanan wolves. hingga ketika anthony sudah berada di depan kotak pinalti, tiba tiba dia di jatuhkan oleh pemain belakang wolves dengan sangat kasar dan keras. gesekan dan keributan pun terjadi antar pemain kedua tim. mereka saling dorong dan saling adu argumen disana. sementara wasit hanya fokus memperhatikan para pemain yang terlibat keributan.


sementara ade yang melihat kejadian itu, dia hanya berkata.


"sikaattt bosss... jangan kalah galak. haha"


nicole yang mendengar ucapan ade, hanya melirik sambil berkata.


"apaan sih kamu yank? teman lagi pada panas kok malah di komporin"


ade pun membalas dengan berkata.


"lah itu jelas sengaja loh, kalau wasit jeli dan tegas, itu pemain pasti kena kartu merah"


sementara keributan pun sudah mulai bisa di lerai. para pemain kembali ke posisi masing masing, sementara wasit pun memanggil pemain wolves. benar saja seperti yang tadi ade ucapkan. wasit benar memberi kartu merah untuk pemain tersebut. sehingga nicole pun berkata pada ade.


"kok beneran merah sih yank? kamu kok tahu sih kalau bakalan di kasih kartu merah? "


ade hanya tertawa dan berkata.


"hahahah kan tadi aku sudah bilang sayang, itu sengaja menjatuhkan. memang niatnya untuk menggagalkan serangan, tapi itu jelas pelanggaran keras. wajar para pemain terlibat keributan disana. karena memang tindakan sengaja menciderai pemain. aku pun kalau ada disana pasti ikut panas lah"


lalu nicole kembali merasa heran dengan suaminya yang benar benar jeli memperhatikan pelanggaran dan pergerakan para pemain di lapangan. bahkan nicole pun berfikir dan berkata dalam hati.


"kok bisa sih dia dengan jeli memperhatikan mereka? gue kira dia hanya sekedar nonton saja, tetapi tahu nya malah lebih mengarah mengamati permainan"


kembali ke pertandingan, dimana tangerang city akan melakukan tendangan bebas tepat di depan garis kotak pinalti. anthony sendiri yang akan menjadi penendang nya. sementara yang lain langsung mengambil posisi dan mencari ruang kosong untuk bola ribon nanti. sambil menunggu wasit membunyikan peluit, anthony terus mencari celah akan di arahkan kemana bola nya nanti. hingga akhirnya suara peluit pun berbunyi, anthony akan langsung mengarahkan bola ke gawang.


sementara ade berkata kecil pada nicole.


"percaya gak kalau ini akan menjadi gol kedua buat teman teman? "


nicole yang mendengar itu masih merasa tidak percaya dan berkata.


"enggak percaya. sok tahu banget sih kamu yank"

__ADS_1


ade hanya tertawa dan kembali fokus melihat ke arah lapangan.


dan akhirnya, tendangan pun dilakukan oleh anthony, bola mengarah tepat ke arah pojok kanan atas, sementara kiper wolves sedikit terhalang pandangan nya oleh pagar hidup dan beberapa pemain yang berada du sana. bola bergerak melengkung sangat cantik melewati pagar pemain. kiper pun mencoba menjangkau, tapi ternyata, bola mengenai ujung jari sarung tangan nya, bola pun kembali masuk ke gawang wolves dengan sangat indah. skor berubah menjadi 2-0 untuk tangerang city atas saudara tua nya tangerang wolves.


sementara respon nicole begitu terpana dan menganga ketika melihat bola benar benar masuk ke gawang tangerang wolves. apa yang tadi di katakan oleh sang suami ternyata benar benar terjadi. lalu nicole berkata pada ade.


"kok beneran masuk sih yank? beneran seperti apa yang kamu bilang tadi. kok kamu bisa tahu kalau bola pasti masuk? "


ade hanya senyum sambil menaikan kedua alisnya mengarahkan wajahnya ke wajah nicole. lalu dia menjelaskan.


"aku bisa tahu karena dari lima pemain yang menjadi pagar hidup itu, ada celah besar yang bisa bola tembus untuk langsung ke arah gawang. mungkin kiper itu tidak menyadari karena beberapa faktor di lapangan, entah tekanan, entah mental down, sehingga kiper itu tidak fokus dalam mengatur pagar hidup itu. makanya aku tadi bilang ke kamu, bola pasti masuk ke gawang, karena anthony tipekal pemain yang pintar untuk mengarahkan bola kemana dia mau"


lalu nicole berkata dalam hati.


"gila, sedetail itu perhitungan nya. tapi tidak ada yang meleset sama sekali dalam perhitungan nya. dan bola pun memang benar masuk"


lalu nicole hanya berkata sedikit pada ade.


"iya sekarang aku percaya yank. kamu hebat deh pokoknya the best"


sementara di lapangan, para pemain masih merayakan gol dari anthony tadi. kini tangerang city memimpin dengan skor 2-0 di menit ke 69 lewat gol tendangan bebas dari anthony. apalagi tangerang wolves juga kekurangan satu orang pemain akibat kartu merah tadi. kini para pemain tangerang city sedang berada di atas angin. mereka terus mengurung pertahanan wolves dengan sangat gencar. bahkan para pemain wolves pun selalu melakukan pelanggaran keras agar bola tidak bisa menembus pertahanan mereka. lagi dan lagi pelanggaran selalu terjadi.


"apa semua pesepakbola memiliki pemikiran seperti itu.? bahkan pada waktu ade di lapangan pun dia masih bisa memikirkan hal seperti ini. bukan kah fokus nya akan menjadi terpencar ketika bertanding harus selalu memikirkan hal seperti ini? benar benar jenius anak ini"


gak lama berselang, di lapangan terlihat kalau tangerang city sedang melakukan serangan cepat nya. riki memberi umpan datar pada anthony, setelah menerima bola dari riki, anthony langsung memberi bola balap pada doni, tetapi kalibini doni tidak bisa menjangkau bola tersebut, karena bola bisa di potong oleh pemain belakang asing dari tangerang wolves. serangan pun gagal dan kini wolves mencoba membangun serangan di sisa sisa waktu yang ada. dengan hanya mengandalkan lima orang pemain saja wolves keluar untuk menyerang. sementara arman dan kawan kawan terus berusaha menutup ruang para pemain wolves agar tidak dapat mengembangkan serangan nya.


sementara ade yang masih menyandarkan kepalanya di bahu nicole, dia kembali bergumam dengan nada pelan.


"bahaya nih, kalau arman cuma melihat bola tanpa melihat posisi lawan yang lain, ini bisa jadi gol. tapi kalau akbar sadar dan sedikit naik keatas, ke mungkinan ini akan menjadi bola mati untuk kita"


kembali nicole mencerna kata kata suaminya itu, dia masih mencari arti apa yang di katakan oleh ade. tapi tetap saja dia belum menemukan rumus itu.


dan ternyata, benar prediksi ade, ketika arman terus membayangi lawan, akbar sedikit naik, bola di oper pada pemain lain, namun sudah terperangkap offside. kembali tangerang wolves gagal menciptakan peluang.


lalu di vip, nicole sekali lagi kagum dengan analisa sang suami. para pemain di lapangan seperti sudah memiliki chemistri yang baik. walaupun ade tidak main, tapi akbar seperti mendengar ucapan ade tadi ketika berkata sedikit naik. lalu nicole berkata pada ade.


"kamu kok pintar banget sih yank, aku saja masih belum paham gimana cara melihat ruang kosong dan celah di lapangan. tapi kamu dari tadi kok bisa tahu banget arah bola akan kemana, pemain akan bergerak kemana"

__ADS_1


kembali ade menjelaskan pada istri cantiknya itu.


"aku gak selalu memperhatikan sayang, aku cuma coba coba membaca situasi di lapangan saja. lagian kan aku ini pelaku sepakbola. bukan seperti kalian yang memang penikmat sepakbola. jadi aku sudah mengerti akan kemana bola itu bergerak"


mendengar penjelasan itu, nicole pun mencoba memahami lebih dalam lagi tentang permainan sepakbola.


kembali ke lapangan, menit pun sudah memasuki ke 90+4. hanya tinggal menunggu suara peluit saja pertandingan akan segera berakhir. para pemain tangerang city masih memainkan bola dengan operan operan pendek nya. sambil mendiley. sang wasit pun sudah melirik ke arah jam tangan nya. dan gak lama suara peluit panjang pun terdengar. tanda pertandingan berakhir.


"PRIIIIIIITTTTTTTTT.. PRIIITTTT... PRIIIIIIITTTTTTTTT..... "


skor 2-0 tidak berubah sampai pertandingan berakhir. ini poin berharga untuk pasukan bayi ajaib tangerang city. agar bisa terus berada di jalur juara tahun ini. para pemain pun mulai bersalaman. setelah bersalaman mereka menuju para pendukung untuk melakukan anthem bersama.


sementara ade dan nicole setelah pertandingan selesai, ade langsung menyuruh untuk segera keluar, ade gak mau nanti banyak penonton yang mengincarnya untuk meminta foto dan lain nya. mereka pun langsung keluar stadion. sementara nadin masih tetap bertahan. karena ingin menemui doni dulu. sesampainya di parkiran, ade dan nicole langsung membukakan pintu mobil belakang untuk memasukan kedua anaknya. lalu ade dan nicole pun segera memasuki mobil. gak lama, nicole pun mulai melajukan mobilnya. untuk keluar dari area stadion sebelum menjadi ramai dan macet nanti. pada saat di perjalanan, kembali ade mengatakan sesuatu dengan nada manja nya.


"nanti malam bobonya peluk aku lagi ya sayang, aku masih ingin selalu dekat kamu"


nicole yang mendengar itu sambil menyetir pun hanya tersenyum dan membalas.


"hehehe, iya yank, tapi sudah hampir seminggu loh kamu manja terus. aidan dan nadia saja kalah manja nya sama kamu. kamu lagi kenapa sih yank? "


ade hanya berkata.


"aku lagi kangen banget sama kamu sayang, aku lagi jatuh cinta part dua sama kamu. aku gak mau jauh jauh dari kamu. kamu semakin hari semakin cantik"


nicole pun langsung sedikit memerah pada bagian pipi nya. dia merasa terbang dan melayang ketika sang suami berkata seperti itu. lalu dia berkata.


"iyaa yank, terima kasih yaa... jangan pernah berpaling dan tinggalin aku yaa yank"


kembali ade melingkarkan kedua tangan nya di perut nicole. tanpa basa basi dia langsung mencium pipi kiri nya nicole yang masih fokus menyetir mobil. nicole pun hanya tertawa dan tersenyum sambil membalas ciuman nya ke arah rambut ade yang kepalanya berada di dada nya. gak lama, mereka pun hampir sampai. sementara aidan dan nadia ternyata sudah terlelap di belakang. setelah sampai dan langsung memasuku garasi, ade segera menggendong anak nya satu persatu untuk langsung di masukan ke kamar. nicole pun membantu membawa nadia. sesampainya di kamar, ade dan nicole segera merebahkan kedua nya di kasur. lalu ade langsung menuju kamar mandi untuk segera mandi. sementara nicole hanya membuka kan sepatu dan membuka kan beberapa baju kedua anak nya sambil menunggu ade selesai mandi.


sementara nadin, dia langsung menuju apartemen tim untuk bertemu dengan doni disana. bersana jennifer dan manda, nadin kini sudah resmi menjadi pendukung tangerang city. di aula apartemen pun, nadin sudah terlihat sangat akrab dengan beberapa para pemain disana. bahkan sang pelatih dan manager pun bisa di bilang akrab juga dengan nadin.


kembali ke rumah ade, dimana saat ini ade dan nicole sedang asik menikmati tayangan tv di sana. mereka sedang menonton film box ofice. ini waktu yang harus mereka manfaatkan untuk bisa selalu berduaan. kedua anak mereka sudah terlelap dalam tidurnya. sementara mamah ade dan adiknya sedang berada di luar kota. berkunjung ke tempat kakak nya ade. sambil menonton film, kembali nicole bertanya pada sang suami.


"yank, aku masih heran deh sama kamu. gimana cara nya jadi kamu ketika sedang bertanding, terus juga masih harus membaca situasi di lapangan dan memperhatikan satu persatu. apa itu kaga repot dan pusing yank melakukan hal seperti itu? "


ade menjawab sambil mengunyah kacang yang ada di meja itu.

__ADS_1


"yaa harus bisa sayang, sekarang ini yang di butuhkan klub itu bukan cuma pemain yang punya kehebatan dan nama besar saja. tapi di jaman sepakbola modern ini, para pemain di tuntut harus bisa membaca situasi pertandingan di lapangan. kita harus bisa pintar pintar ambil perhitungan. kalau cuma asal main saja mah anak seumur aidan dan nadia juga bisa sayang"


nicole terlihat diam dan berfikir lalu sedikit mencerna arti kata kata ade tadi. tetapi tetap saja dia masih belum bisa mengerti lebih jauh. dia hanya berharap kalau tiap kali sang suami bermain, nicole hanya meminta untuk di mudahkan dalam pertandingan nya.


__ADS_2