
siang ini ade harus menemui dokter terapis nya, dia harus melakukan perawatan pada hamstring nya, karena dia merasa saat bangun tidur masih sangat nyeri, dengan segera dia meminta nicole untuk mengantar nya. dengan senang hati sang istri pun menemani nya. setelah berpamitan dengan keluarga, mereka pun bergegas menuju pusat komplek atlet elang jawa. nicole pun mulai melajukan mobil nya, dalam perjalanan mereka masih berbincang tentang kapan rencana memiliki buah hati. hingga nicole pun memiliki target tersendiri.
"yank, aku sebenarnya sudah gak sabar mau memiliki baby"
ade hanya terdiam mendengar ucapan nicole itu. tapi lagi lagi nicole terus berkata dan meyakinkan suaminya itu.
"masa harus menunggu sampai kompetisi selesai sih yank? aku tidak keberatan kok kalau harus mengandung anak kita sambil mengurus mu dengan karir sepakbola mu sampai akhir kompetisi"
"iya sayang, nanti kita bicarakan lagi yaa, aku juga sebenarnya mau, tapi aku masih belum yakin sama diriku sendiri"
"kenapa? apa masalahnya yank? kamu kan bisa bertanya dengan ku, apa masalahmu dan apa inti permasalahan nya, kenapa kamu bisa belum yakin? apa ada hubungan nya dengan ku? "
nicole bertanya sangat penasaran.
"nggak ada hubungan nya dengan mu kok, aku cuma belum yakin saja, apa aku bisa menjadi seorang ayah yang baik buat anak ku nanti? sedangkan aku sendiri saja kadang masih banyak kekurangan nya, gimana nanti ketika kita memiliki anak dan aku gak bisa memberi perhatian pada anak ku? "
"jangan ngomong begitu dong yank, aku siap merawat mu dan anak kita nanti, aku yakin, kamu itu sosok ayah yang baik, kamu saja bisa memperlakukan ku begitu baik, masa sama anak saja tidak bisa? aku pun rela kalau rasa sayang dan cinta mu akan terbagi nanti ketika kita sudah memiliki baby yank"
"iyaaa, nanti kita rencanakan lagi yaa, sekarang aku mau menyembuhka cidera ini dulu, setelah membaik, kita mulai merencanakan lagi yaa. makasih yaa"
"iya yank sama sama, semangat yaa"
mereka pun sampai di pusat medis tim elang jogja. dengan segera ade dan nicole bergegas menemui seorang terapis disana.
"siang dok, mau recovery hamstring ku dong"
ucap ade membuka percakapan pada seorang dokter disana. dokter pun menyambut dengan ramah.
"oke, mari periksa, semoga gak terlalu serius yaa, agar kita tetap berada di jalur juara"
"amiin"
sementara nicole bertanya.
"aku boleh ikut masuk dok? "
"boleh mbak, ayook, karena ade juga hanya mendapat perawatan ringan dahulu dengan beberapa pijitan di bagian paha saja dulu"
ade pun segera mendapatkan perawatan nya, sambil di pijit, diapun selalu bertanya pada dokter.
"tim ini sudah berdiri sejak lama dok, apa prestasi terbesar yang pernah di raih oleh tim ini? "
"kalau prestasi terbesar sih kita belum punya de, cuma bukan tidak mungkin, ketika saat ini ada kamu disini, kita bisa membuat sejarah baru, karena sayang jika kita terus berada di posisi tengah, padahal kita memiliki supporter yang sangat fanatik dan militan dengan tim"
hingga perawatan selesai, nicole tidak hentinya selalu mendampingi suaminya itu, dia hanya ingin membuat suaminya kembali pulih dan bisa beraktifitas seperti biasa.
"kita langsung pulang yank? "
"kita nongkrong dulu yuuk, kemana ya enaknya?? "
"kamu mau nya kemana yank? aku siap menemani dan memanjakan mu hari ini, anggap saja kita sedang merayakan kemenangan mu kemarin"
mereka pun memilih ke sebuah mall, agar merasa sedikit fresh dengan suasana keramaian itu. ade juga berencana akan bermain di arena permainan yang ada disana, gak lupa, diapun akan selalu bermanjaan dengan istrinya itu selama berada disana.
sesampainya di sebuah mall di kota jogja, dengan segera mereka menuju timezone untuk bermain, sementara nicole ingin mengajak ke arena mandi bola, tetapi kembali ade meledek dengan lawankan nya.
"kamu mau mandi bola sayang? "
"iyaa yank, yuuk iseng"
"tapi kan kamu gak bawa handuk sama sabun nya, hahahaa"
kembali mereka tertawa bersama.
__ADS_1
gak terasa hampir dua jam mereka disana, akhirnya nicole pun memutuskan untuk balik, karena keluarga nya dan nadin akan balik sore ini ke jakarta.
"udahan yuk yank, mamah papah balik sore ini kan? kita harus mengantar nya loh"
"ohhh iyaa, yaudah yuk balik"
mereka pun segera menuju rumah. sesampainya di rumah mereka pun segera menemui keluarga.
"jadi pulang sore ini?? " ucap nicole pada nadin.
"iya nanti jam lima kita jalan ke bandara, pesawat takeoff jam enam"
akhirnya mereka pun bersiap, sementara ade langsung memberi kabar pada seorang official agar mengantar keluarga nya ke bandara sore ini, karena ade belum bisa mengantar, sementara nicole pun harus merawat ade dan mamahnya.
hingga akhirnya nya jemputan pun datang, mereka bersiap untuk berangkat pulang ke jakarta, tiada hentinya roberto memeluk ade, dia sangat berharap ade bisa menjaga nicole selama bersama nya disini. begitu juga nadin yang harus kembali berpisah pada dua sahabatnya itu. memang berat bagi nadin berada jauh dari ade, tapi karena profesi nadin pun gak bisa berbuat banyak soal itu.
akhirnya mereka pun segera memasuki mobil jemputan nya. kini tinggal hanya ade, nicole dan mamahnya saja di rumah ini. hari hari mereka pun akan kembali seperti biasa. apalagi minggu ini pun ade ada jadwal main ke luar kota, itu pun jika cidera hamstring nya sudah pulih, kalau belum, mau tidak mau diapun gak akan berangkat.
"yank, aku bantu mamah dulu yaa masak buat kita makan malam nanti"
"iyaa bule, jangan lupa yaa, menu ku seperti biasa"
"siaapppp pak boss"
dengan segera nicole menuju dapur untuk menyiapkan menu makanan atlet untuk suaminya itu.
"hallooo mah, aku bantu apa nih? sebelum nyiapin menu makan nya ade"
"gak usah sayang, mamah pun gak boleh masak sama si mbak tuh, dari tadi mamah cuma liatin mbak masak saja, sini kamu temani mamah saja, sambil kita ngobrol, ade lagi apa? "
"ade lagi di kamar mah, paling juga lagi sibuk dengan game nya di ponsel"
"anak itu selalu main game ketika lagi senggang"
"gapapa mah, yang penting anteng, dari pada macem macem kan? "
"ayook mah, hehehe"
mereka pun segera membuat menu makanan untuk ade, yang memang beda dari makanan pada umumnya. hingga semua selesai, nicole pun pamit untuk mandi, karena dia rasa gerah dan sedikit bau asap tadi. ketika sampai kamar untuk mandi, nicole kembali tersenyum melihat suaminya sedang tertidur pulas dengan memeluk guling, dia merasa ade sangag lucu ketika tidur, niat jahil pun kembali timbul, dengan segera dia mengganggu suaminya yang sedang pulas itu, dengan iseng nya, dia memainkan hidung dan juga mencubiti nya. sampai ade pun selalu bergurau dalam tidurnya, hingga saking kesalnya, ade pun segera membuka mata, dia ingin marah, tetapi begitu melihat wajah istrinya di depan nya, diapun hanya berkata.
"kamu tuh kebiasaan yaah, bisa gak sih sehari gak mainin hidungku? mentang mentang hidung mu mancung"
mendengar itu, nicole malah semakin gemas mencubit hidung suaminya itu, ade pun hanya membiarkan nya, karena dia memang sedang lemas baru bangun dari tidurnya, lalu berkata.
"mandi sana, nanti gak aku cium loh kalau belum mandi"
"gak mau, aku mau mainin hidung mu dulu baru mandi"
ade pun segera bangun dari tidurnya dan langsung menarik tubuh nya nicole, dengan kaget nicole pun teriak, mereka pun saling bercanda dengan pukul pukulan bantal. setelah merasa puas, nicole pun segera mandi, sementara ade hanya keluar menuju open space, untuk sedikit menghisap rokoknya. setelah selesai mandi, nicole pun segera menemui ade, dia hanya ingin menemani suaminya hari ini full, gak tahu kenapa dia lagi ingin selalu dekat dengan ade hari ini.
"aku cariin, kirain kamu dimana yank, mandi gih, habis itu kita makan"
"iyaa sebentar, tanggung nih sedikit lagi habis"
tunjuk ade ke arah sebuah asbak. nicole pun hanya geleng geleng.
"yank, berarti kalau kamu sudah pulih, lusa kamu berangkat dong ke medan?"
"belum tahu sayang, lihat perkembangan saja dulu, kalau memang sudah fit, aku berangkat, kalau belum, mana mungkin dokter memberi ku izin pergi"
"semoga belum fit yaa"
"kok gitu doanya?? "
__ADS_1
ucap ade heran.
"iyaa, aku masih belum mau jauh jauh dari suamiku yang manja ini"
"masuk akal sih alasan nya hahaha, kalau itu sih aku juga mau sayang, biar kita fokus ke arah niat kita yaa hehehe"
ucap ade sambil menaikan alisnya.
"maksudnya?? "
"bikin baby sayang"
nicole yang mendengar itu hanya sedikit tersipu dan memerah pipinya, diapun segera mencubit perut ade dengan gemas.
"serius? nanti di tunda lagi seperti yang sudah sudah"
"serius sayang, beneran janji"
memang setelah resmi menikah, mereka belum pernah melakukan hubungan intim, karena memang ade masih menahan dengan tujuan fokus ke elang jogja dahulu. nicole pun sedikit bisa menerima alsan itu, karena demi karir suami, diapun harus menyetujui hal itu, padahal jauh di dalam hatinya, nicole sudah ingin sekali merasakan malam pertama sebagai pasangan pengantin. tetapi dengan kesabaran nya itu, akhirnya hal yang dia nantikan pun akan segera terjadi, entah itu kapan, dia pun belum tahu. hingga akhirnya terdengar suara mamahnya memanggil untuk segera makan malam.
"dee, nicole, ayook makan, sudah di siapkan oleh si mbak, cepat"
mereka pun segera menuju meja makan, seperti biasa, sambil berbincang, mereka asik menyantap hidangan makan malam. setelah makan pun ade kembali menuju belakang rumah untuk menikmati rokoknya. tetapi nicole hanya ke kamar, dia akan meyiapkan dan merapihkan kamarnya, karena malam ini dia berniat akan meminta kebutuhan batin nya pada suaminya itu, tanpa harus malu malu lagi, dia ingin menagih hak nya sebagai istri. ade pun menuju kamar untuk mandi, setelah mandi, diapun akan segera tidur, karena tujuan nya agar bisa cepat pulih dari cidera hamstring nya itu. ketika sampai kamar pun dia hanya kaget melihat tempat tidurnya sudah sangat rapih dan sudah berganti sprei, di tambah dengan nicole yang menggunakan midi dress se lutut dan agak sedikit transparan. ade hanya menggelengkan kepala dan berkata.
"masih sore sayang, sabar yaa, aku juga mau mandi dulu"
"apaan sih? orang aku lagi beres beres yank, sudah mandi sana ihhhk"
nicole membalas dengan sedikit terlihat malu malu. ade pun segera menuju kamar mandinya. setelah selesai, tanpa lama lama ade segera rebahan di atas kasurnya itu. lalu memanggil nicole untuk menemani di sampingnya, kembali mereka berbincang dengan candaan.
"yank, kamu serius kan? "
"apanya sayang? "
"yang tadi kamu bicarakan yank"
"iya beneran kok, kenapa? sudah gak tahan yaa? hehehe"
"apaan sih???" kembali nicole terlihat memerah pipinya.
"tapi pelan pelan yaa yank, aku kan belum pernah, masih sedikit takut, kata orang sih malam pertama itu sedikit menyakitkan"
"iya sayang, aku juga kan belum pernah, jadi kita sama sama menyesuaikan saja yaa"
"iyaa, makasih yank"
mereka pun berpelukan dalam tidurnya, tanpa sadar, mereka sudah saling ******* bibirnya dengan gerakan lembut, di tambah dengan belaian kecil ade ke arah tubuh nicole, nicole pun sedikit bergetar atas perlakuan itu, hingga seluruh pakaian nicole pun mulai terlepas dari tubuhnya itu, ketika sadar pun nicole hanya kaget, sejak kapan ade mwlepaskan itu semua? ketika ingin bertanya, lagi lagi ade ******* bibir nicole, diapun hanya bisa menerima dan membalasnga dengan gerakan lembut. hingga akhirnya, mereka berdua sudah berada di dimensi lain, mereka merasa sedang tebang, dalam pergerakan nya itu pun, nicole sangat menikmati sekali, begitu juga ade yang masih terus memperlakukan gerakan lembutnya di atas tubuh nicole. hingga keduanya saling bergetar secara bersamaan. gerakan itu pun perlahan berhenti dengan sendiri nya, dengan posisi ade yang masih berada di atas tubuh nicole, mereka saling berpelukan, nicole pun selalu gak melepas ade dalam pelukan nya itu, mereka hanya saling memandang, ade semakin tambah sayang ketika meliat wajah nicole yang masih sedikit berkeringat, di tambah matanya yang sedikit sayu. lalu dia bertanya.
"kamu gak merasakan sakit kan sayang? "
nicole hanya tersenyum dan membalas,
"awalnya sakit yank, tapi sedikit, namun ketika pergerakan mu lebih lembut, rasa sakitnya hilang, yang aku rasa hanya getaran getaran saja, tapi gak bisa di ungkapkan kalau gak di lakukan seperti tadi"
kembali ade ******* bibir nicole, nicole pun membalasnya. hingga akhirnya ade memutuskan untuk bersih bersih, diapun segera menggendong sang istri untuk menuju kamar mandi bersama, di kamar mandi pun, ade membantu nicole membersihkan seluruh badan nya dengan usapan lembut, nicole merasa senang sekali, dia merasa sangat di hargai sebagai seorang istri, ade memperlakukan dirinya dengan sangat berharga di matanya, diapun semakin sayang dengan suaminya itu. setelah selesai mereka kembali menuju kasur, kembali ade memeluk nicole dari belakang, nicole hanya menikmati pelukan itu, lalu berkata.
"makasih yaa yank, aku merasa bahagia memiliki suami sepertimu, jangan pernah tinggalin aku yaa yank, aku sayang banget sama kamu"
"iyaa sayang, aku juga sayang kok sama kamu, semoga kamu cepat positif yaa, agar kamu makin yakin dengan kesungguhan cinta ku"
"aku percaya yank, kamu itu sayang banget sama aku, gak perlu bilang juga aku sudah merasakan nya kok"
ade tidak membalas dia hanya memeluk dan menempelkan wajahnya pada tenguk leher belakang nicole. lalu nicole berkata.
__ADS_1
"bobo yuk, aku sedikit lelah, sini peluk aku yank, kita bobo sambil pelukan yaa"
nicole pun segera membalikan badan nya ke arah ade, dengan senyum ade pum membalas pelukan istrinya, kini mereka saling memandang, dan mulai terpejam matanya, dengan sambil memeluk satu sama lain, mereka sudah terlelap dalam tidurnya...