
akhirnya ade pun mulai bersiap siap untuk berangkat menuju hotel, karena dia sudah melihat jam yang ada di tangan nya. dia segera membangunkan nicole dari tidurnya.
"sayang, aku berangkat yaa. kamu kalau masih ngantuk tidur aja gak apa apa. tapi ingat ada aidan dan nadia disini"
ade langsung memberi kecupan pada kening dan hidung istrinya itu. ketika ade hendak beranjak dan akan bangun, tiba tiba tangan nicole menahan nya, nicole pun berkata.
"aku mandi dulu yank, kamu tunggu, biar aku antar"
lalu ade merasa tidak tega dengan istrinya. dia hanya berkata.
"gak usah sayang, aju naik taksi online saja, kasihan kamu capek, lagian ini sudah masuk jam macet. kamu bobo lagi aja gak apa apa"
nicole mencoba membuka mata. lalu dia berkata.
"beneran yank? maaf aku masih merasa lemas sekali. kamu hati hati yaa, kabari kalau sudah sampai hanoi. bangunin aku... aku mau antar kamu ke depan"
dengan lembut ade membangunkan istrinya. lalu ade segera mencium aidan dan nadia yang masih tertidur pulas. lalu dia dan nicole segera beranjak menuju depan rumah sambil menunggu taksi yang sudah di pesan nya.
setelah sampai depan, ernii dan roberto pun ikut menemui ade yang akan pergi ke hotel bergabung dengan para pemain timnas lain nya. gak lama nicole meminta peluk.
"yank, peluk aku dong. aku pasti akan kangen banget sama kamu"
segera ade memeluknya. namun pelukan nicole kali ini terasa sangat erat sekali. ade pun hanya berucap.
"sabar yaa sayang, nanti juga kalau semua sudah beres, kita akan bersama lagi. kamu jangan capek capek yaa. aku sayang kamu"
akhirnya mobil pesanan pun datang, dengan segera ade menuju mobil itu. terlihat wajah nicole yang sedikit sendu dengan kepergian ade. ade hanya senyum dan melambaikan tangan nya. sang supir pun mulai melajukan mobilnya. setelah beberapa menit ade pergi, kembali nicole menuju studio untuk melihat kedua anaknya yang masih terlelap di sana. setelah tiba, ternyata nadia sudah terbangun terlebih dahulu. nadia pun hanya berkata.
"yayah... "
seakan ada ikatan batin yang kuat antara anak dan ayah. mungkin nadia merasa kalau ade akan kembali meninggalkan nya untuk beberapa waktu kedepan. lalu nicole mencoba memalingkan pikiran nadia itu.
"iya sayang, ayah sudah berangkat kerja. nanti kita jalan jalan lagi yaa sama ayah. kalau ayah sudah selesai urusan nya. sini cium mommy"
nadia pun langsung memeluk nicole dan menciumnya. sementara aidan masih pulas terlelap dalam tidurnya. akhirnya nicole memutuskan untuk mandi bersama nadia. sementara aidan sedang di jaga oleh ernii dan roberto. setelah selesai mandi, nicole pun segera membuatkan susu untuk nadia. gak lama ernii turun dengan membawa aidan yang sudah terbangun dari tidur nya.
sementara ade, setelah sampai hotel, dia langsung menuju aula bersama doni. karena ade ingin sedikit membahas soal perkenalan nadin dengan doni.
"don, ada yang mau gue omongin"
__ADS_1
"tentang apa bang? "
"tentang nadin"
doni sedikit heran dan bingung mendengar nama nadin. lalu dia kembali bertanya.
"ada masalah apa dengan nadin? "
ade mencoba menjelaskan pada doni.
"jadi gini don, kemarin tuh waktu gue cidera dan nonton pertandingan di rumah, nadin sempat nanya sama gue, lo asli mana? lo sudah punya cewek apa belum? jadi kalau menurut gue, lo berdua kan sama sama sudah lama gak membuka hati. mending lo berdua saling mengenal deh. sory gue terlalu ikut campur soal masalah hati"
lalu doni berkata.
"lo bisa aja bang, mana mau seorang nadin sama gue. gue bukan tipe nya bang. lagian siapa sih yang gak kenal nadin? gue minder bang. jangan macem macem deh hahaha"
doni mencoba membuang rasa geer nya di hadapan ade. karena dia tidak ingin ade tahu kalau dia sedang sedikit merasa terbang mendengar perkataan ade tadi. akhirnya ade pun memeiliki rencana yang doni dan nadin tidak tahu. nanti rencana itu akan dia jalankan setelah mereka kembali berada di jakarta. gak lama beberapa official pun sudah datang dan memerintahkan para pemain untuk segera menuju bus. karena mereka akan terbang ke hanoi sekitar satu jam lagi. doni pun memilih untuk duduk bareng ade di kursi bus itu. sambil sedikit bertanya tanya soal nadin.
"bang, tadi kan lo bilang nadin sudah lama gak buka hati, kalau boleh tahu, sudah berapa lama dia gak pacaran? "
"hampir lima tahun don, makanya gue cuma ciba mau bantu dia, terutama lo sebagai orang yang gue percaya, jadi jangan sia sia in kepercayaan gue dan nicole yaa. nanti gue minta jersey lo yaa buat nadin"
gak lama ade langsung melakukan panggilan video dengan nicole dan nadin secara bersamaan. nicole dan nadin pun langsung menyambungkan nya. sementara doni yang mengetahui itu, hanya mencoba memalingkan wajah nya, karena masih malu jika harus menatap nadin.
"haloo sayang, aku sudah otewe airpot nih, woii cut, ada salam dari orang di samping gue nih"
lalu nadin berkata.
"siapa borr? "
dengan segera ade mengarahkan kamera ponselnya ke arah doni. lalu ade berkata.
"lo dapat titipan dari dia nih, dia ngasih lo jersey nya dia nih, semoga lo suka yaa. "
nadin pun membalas dengan sedikit nada yang malu malu.
"iyaa terimakasih,"
lalu nicole hanya tertawa geli melihat doni dan nadin masih merasa malu malu dalam video call itu. gak lama panggilan pun terputus, karena mereka sudah tiba di airpot. para pemain pun langsung menuju ruang tunggu penumpang untuk keberangkatan nya. gak menunggu lama, akhirnya para pemain pun langsung menuju pesawat khusus timnas yang hanya mengangkut para pemain saja.
__ADS_1
sementara nadin, setelah tahu kalau ade sudah mulai mencomblangkan diri nya dengan doni, dia hanya terus membayangi sosok doni di lokasi syuting nya. dia pun sudah mulai ingin lebih kenal lagi dengan sosok doni. dia berniat akan menghadiri pertandingan leg kedua timnas nanti langsung dari gbk. walaupun nicole tidak bisa hadir nanti, dia akan tetap datang kesana. sementara di rumah ade, nadia dari setadi selalu mencari sosok ayahnya. dia bermain pun dengan perasaan yang sedikit cemas mencari ade, terlihat kalau nadia selalu melirik tiap sudut ruangan mencari ayah nya itu. nicole yang peka dengan sikap nadia langsung mendekati nya.
"sayang, kamu cari ayah yaa? sabar yaa, besok kita lihat ayah lagi di tv nak, sekarang kamu main dulu sama kakak mu dan nenek kakek yaa"
nadia pun langsung memeluk nicole, dia tidak berminat bermain untuk sekarang ini. dia hanya ingin terus di gendong oleh mommy nya. nicole harus menenangkan anak perempuan nya ini yang memang dekat sekali dengan ade. lalu nicole mengajak nadia untuk menuju depan rumah di sekitaran kolam ikan nya. nadia pun sudah mulai melupakan sedikit demi sedikit. lalu kembali nicole mambawanya untuk bermain bersama aidan lagi.
setelah beberapa jam melakukan perjalanan udara, kini rombongan timnas indonesia sudah berada di hanoi. mereka langsung menuju kota "ho chi minh city" karena pertandingan akan berlangsung di kota itu.
dalam perjalanan pun, doni tidak pernah jauh dari ade. bahkan dia berencana akan memohon pada jennifer nanti ketika sudah tiba di indonesia, untuk memperpanjang kontraknya di tangerang city. karena ingin lebih dekat lagi dengan nadin. setelah sampai di hotel, para pemain pun langsung menuju kamar masing masing. lalu ade segera akan istirahat tidur sejenak sebelum nanti akan memberi kabar pada nicole. sementara doni meminta pada official untuk satu kamar dengan ade, akhirnya anthony yang menjadi korban untuk pindah kamar dan berpisah oleh ade. setelah sampai kamar, doni hanya menggelengkan kepala ketika melihat ade sudah tertidur di atas kasur nya. gak lama ponsel ade pun berbunyi. dengan perlahan ade membuka mata. ternyata nicole yang memanggil.
"haloo sayang"
"kamu sudah sampai yank? sekarang lagi apa? "
"iyaa maaf aku belum sempat kasih kabar, aku tadi langsung tidur."
"ohh tidur, oiya yank, nadia dari tadi pas bangun tidur, dia selalu gak ceria setelah mengetahui kamu pergi. coba deh kamu hibur gih, biar dia bisa main bareng lagi sama aidan. "
akhirnya ade langsung meneruskan untuk panggilan video.
"haiii sayang.. maaf yaa ayah pergi gak bilang bilang lagi. nanti ayah pulang, kita jalan jalan lagi yaa sayang"
nadia pun terlihat kembali ceria setelah melihat sosok ayah nya. dia hanya menciumi layar ponsel itu. karena ada wajah ade disana. nicole hanya tertawa melihat itu. sementara aidan pun langsung ikut bergabung setelah mendengar suara ayahnya dari ponsel itu. dengan segera aidan memanggil "yayahh"
ade dan nicole pun langsung tertawa melihat kedua anaknya yang sudah merasa sok tahu dalam menggunakan ponsel. gak lama setelah mereka berbincang, panggilan pun terputus. lalu ade segera mandi. dan langsung menuju aula untuk acara makan bersama disana.
sementara nadin, seperti biasa. dia masih harus berdekatan dengan tomi, karena memang tomi menjadi lawan main nya di film saat ini. tapi kali ini nadin hanya mencoba bersikap biasa saja. dia tidak ingin terlalu larut terbawa dengan suasana adegan yang mereka perankan di film itu. tomi pun mulai merasa aneh dengan perubahan sikap nadin belakangan ini. tetapi dia tidak mau ambil pusing. karena dia hanya sedang fokus bekerja sekarang ini secara profesional.
hari pun berganti, kini para pemain timnas sedang melakukan latihan gerakan kecil di area halaman taman hotel. sang pelatih tidak ingin mereka merasa lelah saat pertandingan nanti malam. sambil melakukan gym dan bermain dengan bola, para pemain merasa sangat percaya diri untuk pertandingan malam nanti. waktu latihan pun selesai. kini para pemain akan melakukan sedikit rileksasi dengan acara bebas sambil menunggu siang waktu makan bersama. sementara ade dan doni hanya akan berbincang di balkon kamar hotelnya. sambil berbincang, ade pun segera mengirim nomor ponsel doni pada nadin. agar mereka bisa saling berkomunikasi lebih akrab lagi.
sementara di rumah ade, kembali nicole mempersiapkan makanan untuk acara nobar nanti malam. seperti biasa, dia akan ikut turun memasak bersama mamah mertuanya dan mamah ernii. sedangkan roberto di tugaskan untuk menjaga kedua cucunya sambil bermain di ruangan bermain aidan dan nadia. sementara nadin masih sibuk di lokasi syuting nya sebelum pulang menuju rumah ade nanti untuk ikut nobar nanti malam. nadin pun sudah tidak sabar ingin melihat penampilan doni nanti malam di pertandingan melawan vietnam.
waktu pun sudah mulai sore, dimana persiapan acara nobar sudah selesai. kini nicole harus memandikan kedua anaknya terlebih dahulu. sementara nadin sudah berada di perjalanan pulang setelah syuting. dengan tidak sabar dia terus memacu mobilnya. selang beberapa lama, diapun sudah tiba di rumahnya. dengan segera dia mandi, karena akan langsung menuju rumah ade bersama mamahnya seperti biasa yang selalu ikut nobar. kini keluarga ade dan nicole sudah berada di ruang tv sambil menunggu waktu berganti menjadi malam. gak lama nadin dan mamah nya pun datang. mereka segera bergabung di sana. namun nadin lebih memilih untuk bermain dahulu bersama aidan dan nadia.
kembali ke hotel di vietnam. dimana para pemain sedang bersiap untuk menuju aula. sementara ade baru terbangun dari tidur nya. dengan segera dia menuju kamar mandi dan akan ikut bergabung dengan yang lain nya di aula nanti. setelah mandi, diapun langsung menyiapkan alat alat perang nya. setelah selesai, dia langsung menuju lift ke arah aula. di aula ternyata sudah berkumpul semua, mereka memang sedang menunggu ade saja. karena hanya ade yang belum hadir di sana. ade pun sedikit merasa malu sambil berjalan sedikit menunduk menuju kursi disana. lalu para official mulai memberi arahan pada mereka. agar bisa meraih hasil maksimak, kalau bisa menang itu sudah sangat beruntung, walaupun memang kalah malam ini, mereka harus bisa mencetak gol, agar bisa lebih mudah membalasnya nanti di jakarta. para pemain pun akan berusaha sebaik mungkin. walaupun memang ini adalah lawan yang berat. namun dari sejarah pertemuan, indonesia dan vietnam masih saling mengalahkan. tetapi di peringkat fifa, indonesia tertinggal sangat jauh sekali dengan vietnam. akhirnya para pemain mulai bergegas menuju bus. mereka sudah mendapat kabar bahwa para pendukung nya sudah berada di stadion sejak kemarin.
bus pun sudah mulai berjalan menuju stadion nasional vietnam. setelah sampai stadion, suasana sangat ramai dan penuh sesak sekali. sampai bus pun sedikit sulit untuk memasuki area stadion. setelah berhasil masuk, para pemain langsung menuju loker room dengan pengawalan super ketat dari pihak keamanan setempat. seperti biasa, di loker room semua pemain harus melakukan fisio terapi agar lebih tenang dalam pertandingan nanti. mereka harus menjalani itu.
sementara di rumah ade, semua sedang menikmati makan malam bersama sambil menunggu siaran tersambung ke peetandingan. karena masih dalam acara perbincangan komentator dan pengamat sepakbola saja. nadin sudah tidak sabar ingin melihat ade dan doni di pertandingan ini. terutama sosok doni, nadin ingin memperhatikan doni ketika berjuang untuk negara nya, dari situ dia akan membaca keseriusan doni dengan dirinya...
__ADS_1