
suasana pagi ini begitu beda. nicole merasa hari ini sangat bahagia, bukan karena ade sudah pulang, tetapi yang lebih membuat dia bahagia adalah, keluarga besar ade sangat menerima dia disini. awalnya nicole merasa canggung dan sedikit minder, tetapi akhirnya dia bisa berbaur dengan yang lain.
dia pun segera mandi, untuk membantu mamah nya ade menyiapkan sarapan pagi ini. karena jumlah orang yang berada disini banyak, nicole segera berinisiatif membantu mamah ade. setelah selesai mandi, dia segera menuju dapur, ternyata di dapur sudah ada kakaknya ade dan mamah nya ade. lalu nicole mengucap kata.
"pagii mamah, pagii kak... aku bantu apa nih? "
"pagi sayang, sini ikut mamah merapihkan piring saja, karena sudah ada si mbak yang masak"
dengan segera nicole ikut menyusun piring di meja makan, lalu nana bertanya.
"kamu sudah berapa lama sama ade?"
"sudah masuk dua bulan kak"
nana pun merasa heran dan kaget.
"dua bulan? tapi terlihat seperti sudah hampir satu tahun"
"kalian benar benar bisa cepat beradaptasi yaa, hebat"
"alhamdulillah kak, karena ade sudah banyak mengajarkan ku berbagai hal positif"
"terus, apa keluargamu bisa nerima ade dengan segala kekurangan nya? "
"nggak ada yang kurang kak, malahan mereka sangat bangga bisa mengenal ade, mereka pun sangat sayang sama ade, aku pun beruntung bisa menjadi pilihan ade"
gak lama suara pintu terbuka, nicole segera menoleh arah suara itu. ternyata ade yang keluar dari kamarnya, dia hanya ingin sedikit berolahraga agar bisa keluar keringat. karena dia merasa badan nya pada pegel dan sakit setelah satu minggu tidak beraktifitas.
"kamu sudah bangun yank? kenapa gak pakai kursi roda sih? "
tanya nicole dengan nada khawatir dan sedikit kesal.
"aku sudah sehat pacar, gak perlu pakai kursi roda, aku bisa jalan kok"
"iya tapi kan gak harus jalan juga yank, kamu mah susah banget nurut nya yaa. sekarang kamu perlu apa? biar aku yang ambilin"
"aku gak perlu apa apa sayang, aku cuma mau cari keringat dikit, dengan joging joging kecil di belakang, paling cuma setengah jam saja"
"ENGGAK BOLEH!!!!, kamu tuh belum sepenuhnya pulih sayang! aku gak ijinin!! "
"aku sudah sehat, malah kalau terus rebahan badan ku pada sakit, aku sudah seminggu gak gerak sayang, jadi aku harus lari lari kecil biar otot sendi ku gak tegang"
"JANGAN!!! awas yaa kalau kamu tetap bandel, aku bawa lagi ke rumah sakit, biar kamu disana saja, kamu kenapa sih gak pernah mau mikirin kesehatan mu yank? "
ade pun terpaksa kali ini harus menuruti kemauan pacar bule nya.
"iyaudah, aku nonton tv saja deh"
"nah gitu dong, nonton yang anteng yaa, aku bantu mamah dulu sebentar, nanti aku temani kamu"
"yoooo" jawab ade singkat.
lalu nicole menggerutu pada mamah dan kakak nya ade.
"anak itu, selalu mau apa kata dirinya sendiri, padahal sudah jelas masih belum pulih, sudah mau olahraga saja"
nana dan mamah ade yang mendengar hanya bisa tertawa dan geleng geleng, karena nicole begitu khawatir sekali pada ade. lalu mamah ade pun berucap.
"ade memang seperti itu sayang, dia paling gak bisa diam, ketika sehabis patah kaki saja, dia langsung gym di atas, alasan nya yaa sama, badan nya pada sakit, memang benar sih, karena sudah terbiasa gerak tiap harinya, ketika dia berhenti aktifitas, pasti akan terasa pegal pegal"
"iya mah aku paham, tapi kan baru kemarin dia pulang, dan jarak setelah operasi pun hanya baru hitungan hari dari koma nya, masa harus olahraga sih? aku tetap gak izinin mah"
"iya sayang, tuh buktinya dia nurut, mau membatalkan niat nya"
"hehehe" nicole hanya tertawa.
"yasudah, ini sudah beres, sekarang kamu temani ade saja, dia butuh teman ngobrol"
nicole pun segera menuju ke arah ruang tv. ketika sampai di depan tv, semua kaget saat nicole berkata dengan nada sedikit besar dan agak marah.
"YAA ALLAH SAYAAAANG.... KAMU KENAPA SIH? TADI KAN SUDAH KU BILANG JANGAN MACAM MACAM DULU, EHH MALAH TETAP BANDEL YAA.. KIRAIN MAH BENERAN NONTON TV, TERNYATA"
yaa ternyata memang ade sedang di depan tv, tetapi dia tetap melakukan aktifitas dengan dua barbel berukuran berat masing masing 3kg yang berada di kaki nya, dia mengayunkan kedua kakinya dengan barbel di atas nya sambil menaik turunkan kakinya sambil duduk di sofa depan tv. pantes saja nicole marah. lalu mamah dan kakaknya pun segera menemuinya, karena penasaran dengan apa yang terjadi. ketika sampai, mereka berdua pun hanya tertawa terbahak bahak melihat itu. lalu ade berkata.
"ini kan aku duduk sayang, gak lari lari seperti yang kamu larang tadi, lagian cuma sebentar kok, asal keluar keringat saja"
sekali lagi nicole melarang dengan tegas.
__ADS_1
"enggak yank enggak!! sudah taruh barbel itu atau aku buang yaa sekalian!!. biar kamu gak bisa mainin lagi"
kembali mamah dan kakaknya ade tetawa melihat dua pasangan itu.
lagi lagi ade dengan terpaksa menghentikan aktifitasnya itu.
lalu nicole kembali berkata.
"kamu tuh yaah, bisa gak sih sehari saja menghilangkan kebiasaan atlet mu yank? "
dengan santai ade menjawab seperti tidak memiliki dosa.
"kan sudah satu minggu lebih aku gak melakukan kebiasaan ku yank sebagai atlet"
"itu beda yank!! kamu lagi sakit kemarin, dan juga lagi gak sadar, tapi sekarang kan kamu ingin cepat sehat, makanya nurut lah sama aku, setelah normal nanti, terserah kamu mau lompat lompat lagi ngejar bola juga bebas"
melihat pacarnya yang sedang marah, bukan nya ade takut, tetapi dia malah semakin senang, ade pun segera memeluknya, tetapi nicole menolak. karena masih kesal dengan nya. lalu kakak ade pun berkata.
"udah, masih pagi, masih pada tidur, jangan berantem, mending lo berdua jalan jalan aja di belakang gih, sambil main air juga lebih bagus, atau berendam di kolam sana hahaha"
mereka pun akhirnya tertawa bersamaan.
akhirnya nicole mengajak ade ke belakang rumah untuk bersantai di pinggiran kolam renang sambil ngobrol. ketika baru saja sampai area belakang, ade sudah berulah lagi, dia dengan sengaja menendang bola yang ada disana ke arah lapangan mini miliknya yang biasa dia pakai latihan pagi di rumah, lagi lagi nicole kesal dengan kelakuan pacarnya, dengan segera nicole menjewer telinga ade dengan sangat keras..
"aduuduhhh sakit sayang"
"biarin bodo amat! segini aku ada disini yank, gimana kalau aku tinggal pulang? gak bisa kebayang deh bandelnya kamu nanti ketika aku gak disini"
"iya iya sayang ampun.... janji gak nakal lagi"
"gak percaya, kamu bohong terus dari tadi"
"beneran ini sakit bulleeeeee, jahitan ku perih sayang"
seketika nicole melepas jeweran nya setelah mendengar kata jahitan, lalu nicole mengucap.
"duuhhh, maaf yank. aku lupa beneran, maaf yaa, sakit beneran yaa?? "
tetapi ternyata ade hanya bergurau dan berkata.
"tapi bohoooong... weeeekkk"
"kamu tuh yaah, selalu ngeselin tau gak, tapi kadang suka bikin kangen juga. pokoknya love you yank. cepat sembuh yaa, biar kita bisa cepat satu rumah dan melanjutkan cerita kita ini yank, kejadian demi kejadian pasti akan kita ceritakan pada buah hati kita nanti yaa"
"aku sudah sembuh sayang, kamu nya aja gak percaya"
"belum sepenuhnya sembuh yank, kamu bisa dikatakan sembuh kalau kamu sudah lepas jahitan dan sudah bisa berada di lapangan lagi, itu baru benar"
tetapi ade sempat terdiam sejenak. lalu dia berkata.
"kayaknya butuh waktu lama buat aku berani turun kelapangan lagi yank"
"kenapa gitu? bukanya itu mau mu kan? kamu sembuh, terus bergabung lagi dengan teman teman mu disana, kamu bertanding lagi, kamu menang, aku ada di bangku stadion melihat mu main"
"iya, tapi aku masih harus menghilangkan rasa trauma dulu, karena ini cidera paling parah yang pernah ku alami, prosesnya pun sangat berat, perjuangan nya pun ada banyak orang di belakang ku yang rela berkorban sampai aku bisa kembali seperti sekarang ini. ini gak main main yank, ini benar benar membuat ku sedikit down untuk kembali ke lapangan lagi"
"percaya proses yank, sini lihat aku, aku jelasin yaa ke kamu, memang ini berat buat kamu, tapi aku selalu dukung kamu, aku selalu ada di belakangmu, katanya kamu mau bahagiain mamah, ayo kita sama sama bahagiain mamah yank, aku selalu siap mendukung mu kapan saja, aku percaya kamu mampu melewati fase fase seperti ini, karena kamu sudah sering berada dalam situasi tertekan, kamu pasti bisa yank. kalau kamu masih gak yakin, bilang sama aku, aku pasti bantu, aku sudah siap jiwa raga bahka lahir batin sepenuhnya untuk mu yank"
"makasih yaa non bule, aku gak tahu harus gimana kalau gak kenal kamu, makasih"
mereka pun lalu berpelukan, tanpa sadar nicole meneteskan air matanya, dia merasa sangat bahagia sudah bisa membuat ade sedikit mengembalikan rasa percaya dirinya. walaupun hanya sekedar seperti ini, tapi nicole masih terus berusaha menjadi yang terbaik untuk ade nanti...
dengan segera nicole menghapus air mata nya, agar ade tidak melihatnya. kemudian mereka kembali malanjutkan obrolan nya, sambil sesekali nicole memainkan rambut belakang ade dan sambil merangkul pundaknya ade...
gak terasa sudah memasuki pukul 11:00 siang ini. hingga akhirnya terdengar suara klakson mobil di halaman depan, seorang ART pun segera memeriksa, ternyata roberto dan keluarga datang untuk menemui ade..
gak lama mereka pun segera masuk dan langsung di sambut oleh mamahnya ade.
"haalloooo jeng... "
ucap ernii membuka obrolan.
di sambut dengan cipika cipiki oleh mamahnya ade.
"dimana ade? sudah baik kah? "
"ada di belakang, sedang ngobrol sama nicole, dari tadi pagi selalu berantem ketika ade mencoba untuk sedikit berolahraga, tapi anakmu selalu melarang hanya karena masih khawatir dengan keadaan ya ade"
__ADS_1
ernii dan roberto hanya tertawa mendengar penjelasan dari calon besan nya itu. sebelum kebelakang, ernii, roberto dan sabrina pun segera menyempatkan diri untuk berkenalan pada kakak kakaknya ade, dengan sangat terbuka, keluarga besar ade bisa langsung akrab pada mereka, hingga avril pun berkata kagum pada sabrina.
"kamu cantik banget, gak beda jauh dengan nicole, tetapi kamu lebih bule dari nicole"
sabrina hanya tersipu malu, lalu membalas
"terimakasih kak, kakak juga cantik kok"
akhirnya mereka segera ke belakang untuk menemui nicole dan ade.
sesampainya disana, mereka sangat kagum dengan pasangan itu, selalu merapatkan diri, gak pernah mau jauh sama sekali.
"halloooo pasangan award terbaik abad ini"
kembali ernii meledek mereka. nicole hanya kaget melihat kedatangan keluarga nya itu.
ade pun segera bergegas menemui mereka dengan gerakan sedikit melompat dari duduknya itu. lagi lagi nicole di buat kesal dengan kelakuan pacarnya itu.
"hayyoooo, terus yank teruss..! nanti aku dorong ya sekalian ke kolam, biar nyebur kamu. bisa gak sih kamu tuh gak terlalu bergerak aktif dulu? heran deh aku mah ihhhkkkkk"
mendengar omelan itu, ernii dan roberto baru percaya dengan ucapan mamah ade yang tadi sempat memberitahu tentang anak anaknya yang selalu berdebat. mereka hanya bisa tertawa melihat itu.
"aku sudah sehat sayang, gak usah khawatir, tuh lihat, aku sudah bisa berdiri, sudah bisa lompat juga kan? "
"bodo ahhhkkk, capek aku sama kamu, lihat yaa, nanti beneran aku dorong kamu ke kolam itu" ucap nicole dengan nada yang masih kesal itu.
akhirnya roberto segera memeluk ade dan menanyai kabar dan keadaan nya.
"gimana? sudah baik dee? "
"alhamdulillah omm, sudah bisa nendang bola, sudah bisa main barbel, sama sudah bisa di marahin terus sama anak omm yang galak itu"
ade dengan pede nya meledek nicole. sementara nicole hanya bisa melotot ke arahnya saja, karena dia menahan kesalnya di depan ernii juga roberto.
"hahahha" mereka saling tertawa. akhirnya semua pun berkumpul disana sambil berbincang seru di barengi canda tawa. ini kali pertama keluarga ade dan keluarga nicole berada di satu tempat secara bersama, bahkan dua keluarga ini terlihat sangat sama sama menerima.
hingga waktu sore pun tiba, dengan segera ade akan menuju ke ruang tv, karena ingin menyaksikan laga pembuka liga utama indonesia antara "jakarta united vs solo fc"
yang disiarkan langsung oleh tv sore ini.
"aku mau ke ruang tv dulu ya, jakarta united main melawan solo di pembukaan liga sore ini"
kembali nicole menggelengkan kepala.
"sekalinya gak aktif sama tubuhnya, sekarang malah mikirin pertandingan lagi saja, benar benar yaa kamu tuh bendel yank, jangan mikiran yang lain dulu lah, pikirin keadaan kamu dulu biar cepat pulih ade nugraha santana! "
nicole kali ini tidak bisa menahan kesalnya dihadapan mereka. tetapi semua yang ada disitu hanya tertawa melihat kelakuan kedua pasangan itu. ade pun segera menuju ruang tv, di ikuti nicole, karena nicole takut nanti ade memainkan barbel nya lagi disana.
sementara yang lain pun ikut menuju tv, karena penasaran dengan pertandingan itu.
setelah beberapa menit di depan tv, komentator masih berbincang, kadang sesekali menyebut nama ade di sana. mereka pun hanya terus fokus ke arah tv.
hingga siaran pun sudah berubah menuju susana stadion yang sangat meriah. bahkan semua terkejut dan merasa terharu ketika kamera fokus menyorot ke arah pendukung jakarta united yang sedang melakukan korea besar, dengan membentangkan spanduk besar sekali yang menggambarkan sosok ade sedang mengangkat piala. di bawah gambar itu pun ada tulisan besar.
"LEKAS SEMBUH KAPTEN!! STAY STRONG, AND COMEBACK STRONGER"
seketika semua yang ada di ruang tv hanya merekam dengan kameranya masing masing. sementara nicole kembali merasa kalau ade begitu sangat di hargai dan di hormati oleh para pendukung nya, bahkan rasa cinta pendukung jakarta united terlalu besar pada nya. komentator pun kembali menyebut nama ade santana.
"iyyaaa, inilah dia aksi koreografi para curva nord jakarta yang merindukan ade santana di pertandingan ini, karena seperti kita tahu, bahwa ade santana nasih harus absen beberapa pertandingan kedepan akibat cidera serius yang menimpanya pada saat bermain di piala afc lalu, dia pun sempat tak sadarkan diri setelah berbenturan, namun kini dia sudah sedikit membaik, kita harapkan agar ade santana bisa cepat kembali merumput lagi di bawah mistar jakarta united juga gawang timnasional indonesia tentunya. kembali ke lapangan, kita sama sama saksikan, kedua tim sudah mulai memasuki lapangan."
ade pun hanya bisa merasa diam setelah menyaksikan tayangan tadi, dia hanya berfikir, bagaimana bisa meninggalkan jakarta united? kalau mereka saja terlalu baik pada nya, bahkan supporter nya pun selalu menghargai dirinya.
pertandingan pun sudah berjalan, dimana jakarta united selalu menguasai bola, terlihat jelas perbedaan yang sangat jauh, dimana kekuatan solo fc memang tidak seperti jakarta united. mereka selalu tertekan, apalagi atmosfer dan suasana stadion begitu ramai dan fanatik.
hingga memasuki menit ke 16, jakarta united berhasil merubah skor melalui kaki "milan barros" setelah mencetak gol, barros segera lari ke arah bench pemain dan mengambil jersey ade santana untuk di bentangkan secara bersama oleh para pemain jakarta united di depan kamera. manandakan sebuah gol ini di dedikasikan untuk ade yang sedang dalam recoveri cideranya. lalu terdengar dengan sangat jelas suara nyanyian dari curva nord jakarta yang berbunyi.
"ade.. ade... ade santana... ade santana di hati kita"
lagi lagi semua yang ada di depan tv merasa sangat terharu dan bangga dengan kejadian ini. nicole pun segera merangkul pinggang ade, tanpa sadar diapun meneteskan air matanya. ade hanya tetap diam dan fokus melihat tayangan itu.
tanpa sengaja, dia melihat nicole menangis, lalu dia mencoba untuk menghibur dengan cara meledeknya.
"harusnya kalau tadi kamu gak larang aku joging, mungkin aku sudah main sore ini, hehehe"
nicole dengan segera mencubit perutnya.
kemvbali mereka lanjut menyaksikan permainan, lagi lagi, gol tercipta. kali ini melalui tandukan kepala dari skrtel yang memenangkan duel udara dengan pemain belakang solo fc. skor berubah jadi 2-0 untuk jakarta united atas solo fc.
__ADS_1
hingga akhir pertandingan, skor tidak berubah tetap 2-0 untuk jakarta united...
gak lama, roberto dan ernii pun segera pamit untuk pulang, nicole pun segera mengantarnya sampai depan rumah....