Mengejar Cinta Sang Artis Idola

Mengejar Cinta Sang Artis Idola
SAMPAI KAU BISA


__ADS_3

tiba lah saatnya, perayaan gelar juara.


dimana para pemain sedang berkumpul di pinggir lapangan, menantika segera di panggilnya ke atas podium.


sementara ketua federasi dan penyelenggara sudah berisiap siap untuk menyerahkan medali.


hingga akhirnya, satu persatu para pemain menaiki podium hingga tersisa ade yang masih berdiri di samping podium.


yaa memang ade adalah pemain terakhir yang harus menunggu semua teman temanya naik lebih dahulu. karena dia menjabat kapten, dia harus terakhir naik untuk menerima piala dari ketua federasi.


hingga akhirnya panitia menyuruh ade maju, dan tiba saat nya ade menerima piala. ade pun langsung mengangkat nya tinggi tinggi, sambil di barengi meletusnya kembang api dari tiap pinggir podium tanda perayaan di mulai.


semua pemain jakarta united melompat berbarengan sambil nyanyi dan teriak bersama "CHAMPIONE CHAMPIONE OLE OLE OLE..."


sesekali beberapa pemain yang lain meminta bergantian untuk memegang piala tersebut.


ada foto foto dengan piala. ada yang joget joget mengelilingi piala sambil nyanyi "CHAMPIONE OLE OLE OLE."


tetapi ade hanya berjalan menuju pinggir lapangan. dia hanya ingin meresapi gelar juara bersam tim ini di penghujung kontraknya.


dan gak lama datang lah nadin, nicole dan natasha yang turun langsung ke dalam lapangan. yaa memang nadin dan natasha sudah terbiasa seperti ini, bahkan mereka sudah selalu ikut dengan keluarga pemain lainya turun ke lapangan setelah pertandingan.


tanpa ragu, natasha berlari ke arah ade dan langsung memeluknya. begitupun nadin, dia juga langsung memeluk ade dengan erat sambil bernyanyi champione. dan mengucapkan selamat atas gelar juara ini.


mereka pun melakukan foto bersama ade untuk mengenang momen sejarah ini.


tetapi nicole, dia hanya diam memperhatikan 2 teman nya yang dari tadi terus merayakan pada ade.


hingga akhirnya ferro datang membawa piala dan menyerahkan nya kepada ade.


ade pun langsung memegang piala itu lalu menciumnya.


tetapi nadin dan natasha pun tidak mau kehilangan momen spesial, dia meminta untuk meminjam pialanya untuk berfoto memegang paiala secara bergantian.


setalah mereka melakukan, piala pun kembali berada di tangan ade.


ade melirik nicole, hingga akhirnya ade memiliki ide, dan memanggil nicole untuk mendekat. setelah nicole mendekat, lalu dia memanggil seorang fotograper tim, dan meminta untuk di foto bersama nicole sambil memegang piala. hingga beberapa foto telah diambil. lalu ade memerintahkan nicole untuk sama sama mencium piala secara bersamaan dengan bagian kanan kiri piala sambil di foto. nadin bahagia melihat ini, dia merasa, ade sudah mulai bisa melupakan keslahan nicole dan coba untuk menerimanya kembali. setelah itu, mereka pun melakukan foto bareng berempat dengan ade dan nicole berada di tengah nadin dan natasha sambil memegang piala.


ini adalah momen spesial ade. karena selain meraih gelar juara. dia pun merayakan bersama artis idolanya, ini akan menjadi moment paling berharga bagi dirinya seumur hidup.


bahakan nicole baru merasakan momen seperti ini, dimana dia bisa menjadi bagian dari perayaan terakbar di salah satu pesta olahraga terbesar di negri ini.


nicole pun segera menarik tangan ade, dan berucap, "selamta yaa. gue bangga sama lo."


sambil membisikan, "gue boleh peluk lo gak?"


tanpa menjawab ade pun langsung memeluk nicole dan langsung mengangkatnya seraya sedang menggendong anak bayi.


nadin gak mau ketinggalan dengan momen ini, dia langsung mengambil ponselnya, dan diam diam mengabadikan momen tersebut tanpa ade dan nicole tahu. ini akan menjadi surprise mereka kedepan nya nanti.


setelah melakukan peluk ade dan nicole mencoba untuk berbincang, ade menanyai kabar, dan nicole menjawab dengan penuh antusias.


bahkan kadang nicole tak ragu untuk sesekali memeluk ada tanpa izin.


perayaan hampir selesai. semua pemain siapsiap bergegas menuju loker room untuk siapsiap pulang menuju apartemen, disana mereka akan merencanakan, kapan perayaan dan konvoi akan di lakukan. hingga akhirnya nadin dan nicole segera keluar stadion bareng keluarga para pemain. tetapi natasha, sudah dari tadi dia menghilang, dan bergabung dengan pemain lain juga menemui teman kenalan nya yang juga supporter.


setelah sampai di apartement. nadin langsung menemui ade. dia ingin berpamitan pulang, tetapi ade melarangnya, dia mengatakan "kita makan bersama dulu, kita rayakan kemenangan ini. sekalian gue nebeng balik nanti."


"lagian juga ada yang mau ucapin sama tim ini. gue mau kasih pengumuman malam ini soal masa depan gue disini. bertahan atau pergi. malam ini akan gue umumin."


mendengar itu, nicole sangat terharu begitu juga nadin


apa yang dimaksud dengan bertahan atau pergi. mereka hanya tidak ingin ade meninggalkan tim ini.


begitu juga nicole, berharap ade tetap disini, biar dia tidak menjadi jauh dengan ade. karena jika ade pergi, semakin susah untuk dia bertemu nantinya.


lalu nadin pun mengiyakan ajakan ade untuk makan malam bersama tim.

__ADS_1


setelah selesai mandi seluruh pemain dan keluarganya mulai memasuki aula.


mereka akan segera makan bersama.


tetapi sebelum makan mereka akan langsung merima bonus di muka saat itu juga.


hingga akhirnya manager tim menhampiri meja ade yang sedang bersama nadin dan nicole. lalu dia menyerahkan segepok uang kepada ade dengan jumlah yang besar sekali.


nadin dan nicole pun hanya melotot melihat jumlah uang tersebut sambil sesekali mereka menelan ludah masing masing. ade pun memeluk sang manager, dan berkata, "akhirnya kita juara," "dan ini akan menjadi momen terakhir saya boss."


manager sudah tahu dengan keputusan ade.


dia hanya mencoba menenangkan diri saja lalu bergegas.


dan sebelum bergegas, dia sempat berbicara "semoga sukses dengan pilihanmu." lalu diapun pergi.


akhirnya makan malam pun selesai.


tiba saat nya ade harus maju ke depan panggung kecil. ini saatnya dia mengumumkan keputusannya. hingga para pemain lain pun mulai merasakan hening dan sedikit agak bersedih.


begitu juga nicole, yang belum siap melihat ade mengumumkan ini. karena nicole takut tidak akan bisa bertemu dengan ade lagi.


sebenarnya, para pemain disini dan juga jajaran pelatih pun belum tahu dengan keputusan ade. mereka hanya tahu kalau ade kontraknya sudah habis 3 hari yang akan datang.


"SELAMAT MALAM SEMUA. SALAM HORMAT DARI SAYA."


"SEBELUMNYA SAYA INGIN MENGATAKAN, BAHWA KITA TELAH BERHASIL MEMBAWA LAMBANG DI DADA INI MENJADI JUARA TAHUN INI."


seketika semua yang berada di ruangan tepuk tangan secara bersamaa.


tidak terkecuali nicole yang sedari tadi hanya fokus melihat ada, matanya tidak pernah beranjak dari sosok ade, dia ingin terus memandang ade lebih lama, untuk mengobati rasa rindu yang teramat besar.


saat ini lah waktu yang tepat untuk nicole melihat ade dengan puas. karena hampir 1 bulan dia tidak berhubungan, jangankan bertemu, mendengar suaranya saja pun tidak.


"OKE SAYA LANJUTKAN.


TAK TERASA 5 TAHUN SAYA BERADA DISINI, DI TIM INI, DARI SAYA YANG BUKAN SIAPA SIAPA, SAYA YANG MEMILIKI KESULITAN EKONOMI, SAYA YANG HANYA PEMUDA TAK TAHU ARAH PADA SAAT ITU. DAN SAYA YANG MERASA TIDAK BERGUNA DI DUNIA INI. HINGGA PADA AKHIRNYA, DATANGLAH TAWARAN KEPADA SAYA. KEBETULAN WAKTU ITU BAPAK DODY MENEMUI SAYA LANGSUNG, DAN BERKATA, MAUKAH KAMU BERMAIN DI JAKARTA UNITED?"


"TETAPI TIM INI..... TIM INI SECARA TIBA TIBA MERUBAH SAYA. MERUBAH SAYA DARI BERBAGAI ASPEK."


"MULAI DARI KEHIDUPAN, EKONOMI, TUJUAN HIDUP, KARIR, BAHAKAN KARENA TIM INI JUGA SAYA BISA MERASAKAN BERMAIN MEMBELA TIMNASIONAL."


"SEMUA PESEPAKBOLA DI DUNIA INI PASTI BERHARAP MEMBELA NEGARANYA. DAN KEMUDIAN, TIM INI MEMBANTU SAYA MENUJU IMPIAN SEMUA PESEPAKBOLA. TIMNAS, YAA TIMNAS. SAYA BISA BERMAIN DI TIMNAS SELAMA 3 TAHUN TERAKHIR INI, DAN SAYA PUN TETAP MENJADI PILIHAN UTAMA DI TIMNAS."


"SEKALI LAGI SAYA BANYAK MENGUCAP SYUKUR YANG TIADA HENTINYA DENGAN TIM INI."


"BAHKAN DISINI JUGA SAYA BISA MERASAKAN JUARA SEBANYAK 2 KALI."


"SAYA DI KENAL BANYAK ORANG BERKAT TIM INI JUGA."


"SAYA MEMILIKI BANYAK SESUATU JUGA BERKATBTIM INI."


"CUMA SATU YANG SAYA TIDAK PUNYA DARI TIM INI."


"KALIAN INGIN TAHU APA ITU?"


"YAITU MENIT. SAYA TIDAK MEMILIKI BANYAK MENIT DISINI."


"SAYA BANYAK MENGHABISKAN WAKTU DUDUK DIBANGKU CADANGAN."


"SAYA MERASA TIDAK PANTAS BERADA DISINI. KALAU MEMANG SAYA PANTAS ADA DISINI, PELATIH TIDAK AKAN MEMBIARKAN SAYA BERADA DI PINGGIR LAPANGAN TIAP KALI BERTANDING."


"SAYA MERASA KECEWA DENGAN DIRI SAYA SENDIRI. 5 TAHUN DISINI, TETAPI MASIH BELUM BISA MEYAKIN KAN PELATIH UNTUK BISA MENURUNKAN SAYA BERMAIN."


"SUDAH 3 PELATIH BERGANTI SELAMA SAYA ADA DISINI, TETAPI TETAP SAJA, KETIGA PELATIH ITU MASIH SAMA DENGAN YANG LAIN NYA, TETAP MENARUH SAYA DI BANGKU CADANGAN. SAMPAI TIAP KALI SEHABIS LATIHAN SELALU KATA KATA "KAPAN" YANG KELUAR DARI MULUT SAYA UNTUK COACH THOMAS."


"MUNGKIN PELATIH PUN BOSAN MENDENGARNYA."

__ADS_1


"KAPAN, KAPAN, DAN SELALU KAPAN."


"INI YANG MEMBUAT SAYA SEMAKIN YAKIN DENGAN KEPUTUSAN SAYA, BAHWA SAYA TIDAK PANTAS BERADA DISINI. JADI IZINKAN SAYA UNTUK MEMBUKTIKAN PADA KALIAN SELAMA SATU TAHUN SAJA UNTUK MEMBUKTIKAN BAHWA SAYA LAYAK BERADA DISINI."


"SAYA AKAN BERSAMA KALIAN SELAMA SATU TAHUN KEDEPAN."


"JIKA SAYA MASIH BELUM MENDAPATKAN POSISI UTAMA, SAYA AKAN PERGI DARI SINI."


"JADI KEPUTUSAN SAYA INI SUDAH FINAL. SAYA AKAN BERSAMA KALIAN SATU TAHUN LAGI."


seketika semua orang menangis mendengarkan ucapan ade.


akhirnya harapan mereka terwujud tetap bersama ade walaupun hanya cuma satu tahun. setidaknya mereka akan membantu ade untuk menjadi yang pertama.


"JADI SEKALI LAGI, KASIH SAYA KESEMPATAN."


"SAMPAI SAYA BISA!!! "


"JAKARATA!!!!!!"


"UNITED PRIDE OF JAKARTA!!!!!"


seketika semua berucap secara bersamaan.


ade pun segera turun. dan bergegas ke arah meja. tetapi teman teman nya satu persatu menyambut dan memeluk secara bergantian.


thomas dan jans pun menangis tidak bisa menahan tangis ini.


begitu juga nadin dan nicole,


terutama nicole, yang sedari tadi terfokus ke ade pun hanya bisa menangis.


bahkan dia ingin selalu berada disamping ade.


melihat ketegasan dan keberanian ade dalam mengambil keputusan.


bahkan dia merasa berslah sekali.


dimana ade sedang di campakan oleh timnya.


diapun tanpa sadar pernah ikut mencampakan nya.


ingin sekali dia memeluknya dan berkata maaf. bisakah waktu di putar kembali?


setelah sampai mejanya, ade hanya cuma diam sambil menahan air mata.


lalu nadin berdiri dari duduknya dan langsung memeluk ade dengan tangisan.


dia pun berucap. "lo yang sabar borr.


lo hebat, lo kuat, gue salut sama lo.


mulai saat ini lo harus mentingin diri lo sendiri, gak usah pentingin yang lain.


lo fokus sama target lo. gue selalu ada di belakang lo."


nicole yang mendengar itu. sekali lagi menangis. nadin pun melepasakan pelukan nya, lalu kembali duduk dengan keheningan.


kemudian ade menatap nicole, lalu berkata, "gue ambil keptusan ini karena memang gue juga berharap bisa membuktikan sama lo, kalau gue memiliki ke inginan lebih dari sekedar seorang fans."


nicole semakin berkaca kaca, lalu dia pun memberanikan diri untuk memeluk, tapi ade tidak membalas, dia hanya diam dengan tangan yang hanya berada dibatas meja.


lalu nicole benar benar berucap,


"maafin gue, andai waktu dapat di putar lagi, semua tidak akan begini."


"kasih gue waktu untuk menentukan semuanya. biar gue lebih yakin lagi menilai kesungguhan lo dee. kasih gue waktu yaa, untuk membuka hati dan mata ini. gue ingin melihat kesungguhan lo terhadap gue."

__ADS_1


ade pun langsung berkata


"sampai kau bisa"


__ADS_2