
sesampainya di komplek atlet, para pemain merayakan hasil ini. mereka terus menyanyi. sambil menunggu official yang akan segera memberi bonus dan pengumuman libur. sementara ade sedang asik berbincang pada seto dan hermansyah. lalu pemilik klub pun datang menghampiri. dia segera berkata.
"terimakasih yaa, kalian benar benar hebat. tetap pada target kita musim depan, mencoba jadi juara dan bisa berprestasi di piala afc"
ade pun segera berbicara soal rencana liburan nya.
"iya pak, semoga kita bisa lebih baik lagi musim depan, asal kita tetap komit. bukan tidak mungkin, kita bisa lebih dari ini, sekalian saya juga mau pamit, liburan nanti saya akan pulang ke rumah di tangerang. saya dan keluarga mau menghabiskan waktu libur disana bersama keluarga besar"
"ohh soal itu sih silahkan de, kita juga seperti nya memberi libur selama tiga minggu, setelah itu kita kembali berkumpul untuk latihan dan melakukan penyisihan grup afc, sampai jadwal itu turun"
"terimakasih pak, saya langsung pamit yaa, istri dan bayi kembarku sudah menunggu di rumah"
"iya silahkan, salam sama keluarga di rumah, ini bonus mu. silahkan di terima"
ade pun segera menuju rumahnya dengan di jemput pak parjo. dalam perjalanan dia sudah tidak sabar ingin memberitahu pada nicole tentang liburan ke jakarta dan tangerang, karena memang ade belum memberitahu soal hal itu sebelumnya. ade dan pak parjo pun tiba, dengan segera dia memasuki rumah dan berteriak.
"saaayyaaaaaaaang..... "
nicole pun segera menyambut sang suami.
"iyaa yank, kamu sudah pulang? "
"sudah dong, aku kan mau bermain sama si kembar, apalagi aku dapat libur tiga minggu, aku mau bermain sama si kembar nanti"
"mereka doang nih? aku kaga? "
"yaa sama kamu juga dong sayang... aku mana punya asi? kalau mereka nangis haus aku yang repot"
"libur ini kita mau kemana yank? karena aidan dan nadia juga masih kecil kan"
"rencana ku sih mau nya pulang ke tangerang, tapi nanti kita pikirkan dulu yaa, karena gak mungkin bisa naik pesawat"
nicole yang mendengar itu merasa senang jika mereka pulang kampung.
"serius yank? waaah assiikkk dong kita ke rumah mu"
"iya sekalian nanti kita juga harus nginap di rumah mu juga dong sayang"
akhirnya ade segera menemui bayi kembarnya.
"hallooooo kesayangan ayah... ayah kangen kalian"
ade segera tiduran di tengah tengah mereka. sementara nicole hanya memperhatikan sambil tertawa. lalu berkata.
"kamu mau ngopi gak yank? aku buatin yaa"
"enggak ahh, aku lagi mau dekat sama dua bayi ini"
ade membalas sambil menciumi mereka. kembali nadia dengan kebiasaan nya itu, langsung mengoceh ketika berada di samping ayahnya. ade pun merasa sangat gemas dengan bayi perempuan ini. sementara nicole gak mau kalah, di segera berbaring di samping aidan. hingga aidan langsung memandangi wajah mommy nya. nicole mencoba berinteraksi.
"aidan, kamu gak kangen ayah yaa? lihat adikmu yang manja itu, dia senang sekali ayah mu datang, kamu mah masih tetap dengan jual mahal mu itu"
aidan hanya menggerakan kaki dan tangan nya saja tanpa mengoceh. lalu ade mencium aidan, saat mencium, aidan pun langsung memegang wajah ade sambil memainkan rambutnya. lalu nicole berkata.
"kapan kamu mau potong rambut yank, sudah panjang sekali rambut mu loh"
"belum ada niat. nanti saja"
"itu sudah bisa di kuncir yank"
ade pun gak membalas perkataan istrinya, dia hanya tetap bercanda pada nadia.
sementara aidan masih memainkan wajah nicole sambil senyum senyum ringan. akhirnya ade memutuskan untuk menggendong nadia dan bermain di sofa depan tv. sedangkan nicole juga mengikuti mereka dengan membawa aidan menuju depan tv. sambil menonton tv, mereka duduk menggendong si kembar. nadia masih terus mengoceh tiada henti. ade semakin suka meladeni ocehan putrinya itu. sementara aidan mulai menangis, mendengar itu ade bergantian menggendong aidan. setelah di gendong nangis nya berhenti. lalu nicole berkata.
"mungkin dia iri yank, dari tadi kamu main sama nadia terus"
mereka pun tertawa bersamaan. waktu kini memasuki pukul 19:30 malam. ade segera menyuruh nicole untuk meniduri si kembar, mereka pun menemani bayi kembar itu. menunggu sampai mereka tertidur. kemudian mereka melanjutkan berbincang di depan tv, kembali nicole bertanya tentang niat liburan nya.
"kita berangkat kapan yank? "
"belum tahu, insya allah kalau gak ada halangan besok sore kita berangkat"
"sudah kamu putuskan kita naik apa? "
"kita pakai mobil saja yaa. si kembar di tengah sama mamah"
nicole sedikit merasa keberatan jika harus memaksa pakai mobil.
"gak bahaya yank? kita bawa bayi loh, apa kamu gak ngantuk nanti? "
"yaa kita banyak istirahat sayang, jangan terlalu memaksa jalan terus, percaya sama aku yaa"
__ADS_1
"iya sih, tapi nanti kalau kamu mulai capek dan ngantuk, gantian deh sama aku"
"yaa kalau ngantuk, kita istirahat di rest area. biar aku saja yang nyetir. kamu tetap duduk manis temani aku menjadi navigator, hehehe"
akhirnya nicole pun bisa menerima keputusan ade. lalu dia berkata.
"yasudah, kita tidur yuk. kamu perlu istirahat yang banyak, besok kamu nyetir yank"
"iya sebentar, aku lupa, tas ku belum di ambil di mobil"
"besok kan bisa yank"
"enggak bisa sayang, ada uang bonus disitu, aku baru ingat, aku juga belum hitung dapat berapa"
"yasudah ayookk kita ambil. heheheh"
"denger duit aja langsung gece, dasar... "
nicole hanya tertawa mendengar itu. mereka pun bergegas mengambil tas perlengkapan nya ade. setelah tiba di kamar sehabis mengambil tas, mereka segera menghitung jumlah uang yang ada di amplop cokelat itu. setelah menghitung nicole dan ade hanya tersenyum sambil memandang uang tersebut. akhirnya mereka memutuskan untuk segera beristirahat. namun seperti biasa, sebelum memejamkan mata, mereka berbincang dahulu.
"kamu besok pagi telefon mamah dan papah yaa, kabari mereka kalau sore nya kita akan pulang"
"iya yank, tujuan kita kemana dulu? "
"ke rumah mu dulu saja, kasian mamah ernii dan papah, mereka pasti kangen sama kamu dan juga si kembar, aku merasa berdosa sudah menculik mu kesini hehehe"
"bukan di culik yank, memang tugas seorang istri harus ikut kemana pun suami pergi"
"sekalian kabari nadin juga yaa, biar dia mengambil libur syuting"
"okeeh bosss"
"kita sudah lama yaa gak tidur saling pelukan... "
ucap ade merayu. lalu nicole membalas.
"huuhhhhk, jangan coba coba memancing yaa"
"pelit amat sih bule. yasudah aku tidur bareng si kembar aja lah, dadaaahhh"
dengan cepat nicole menjewer telinga suaminya itu dan mengucap.
"ayookkk bandel, jangan gangguin anak nya tidur, nanti bangun aku yang ribet ! sudah diam tidur disini"
"hehehe, biarin lah, bule nya pelit sih, lebih sayang si kembar dari pada si kiper"
"enggak gitu yank, yaudah sini menghadap ke aku, biar aku peluk, tapi beneran tidur loh ya! awas macem macem"
"hahahaha... gitu dong, itu baru istri yang nurut suami"
"huhhh dasar kamu tuh, emang paling bisa ngerayu"
mereka pun saling berpelukan dalam tidur nya...
pagi pun tiba, seperti biasa, ade dan nicole menjemur si kembar di halaman belakang. nadia dengan kebiasaan nya hanya mengoceh gak jelas dengan bahasa nya dia. aidan pun sudah mulai bersuara, dia pun sekarang sudah agak sering bersuara mengikuti nadia. nicole dan ade pun tertawa melihat kedua bayinya saling mengobrol pakai bahasa bayi yang cuma mereka berdua yang mengerti.
lalu mamah ade pun datang, dengan segera ade memberitahu soal rencana nya sore ini berangkat.
"mah, kalau jadi, sore ini kita pulang kampung, kebetulan ade libur panjang. jadi kita bisa menikmati libur bareng keluarga. kita bikin acara kelahiran si kembar bareng keluarga besar kita disana"
mamah ade pun bertanya meyakinkan.
"serius? sudah di kabari belum yang disana?"
"nanti setelah jemur aidan dan nadia selesai, nicole akan memberi kabar"
"yasudah, mamah siap siapin dulu yaa"
lalu nicole menyambungkan.
"jangan terlalu capek mah, biar nanti saja kita sama sama menyiapkan nya. mamah santai saja dulu sambil nonton tv"
"iyaa enggak kok sayang"
mamah ade pun beranjak dan segera menuju kamarnya. sementara nicole segera mengambil ponselnya dan menelfon ernii.
"halloooo mah"
"iya sayang kenapa? "
"nanti sore, aku dan ade bersama si kembar juga mamah mau berangkat ke sana. ade sudah dapat libur, alhamdulillah ade dapat libur lumayan panjang"
__ADS_1
"beneran? wahhh mamah tunggu ya sayang, mamah sudah kangen sama aidan dan nadia"
"iya mah, nanti aku dan ade akan membuat acara, kita merayakan kelahiran aidan dan nadia di sana bareng kelauarga ade dan keluarga kita nanti"
"yasudah, mamah mau beri kabar yang lain dulu yaa sayang, salam sama ade, hati hati"
"iya mah.. "
telfon pun terputus. kembali nicole fokus dengan aidan yang sedang di gendong nya. sementara ade masih asik meladeni ocehan nadia yang semakin berisik sambil tertawa geli. nicole tidak menyangka kalau nadia benar benar se ceria itu, bahkan aidan pun sudah mulai selalu mengeluarkan ocehan seperti nadia. nicole selalu berfikir jika nanti mereka memasuki usia tiga sampai empat tahun, mungkin mereka akan lebih terlihat lucu. dari situ mereka akan lebih terlihat karakter dan sifat nya nanti. kemudian kembali dia memeperhatikan suami dan putrinya yang masih asik bercanda. diapun penasaran, dan meminta untuk bertukar. dengan perlahan mereka saling menukar gendongan bayi nya. setelah memegang nadia, nicole pun makin tertawa geli melihat kelakuan putri nya itu, nadia malah semakin berisik mengoceh. sementara aidan masih asik memandangi wajah ade. ade mencoba mengobrol dengan putra nya itu.
"besok kita akan liburan ke rumah kakek dan nenek yaa, kita juga akan ke rumah ayah, aidan dan nadia yang betah yaa, karena kita disini hanya sementara, setelah tugas ayah selesai, kita akan selalu tinggal dan menetap di sana. jagoan ayah harus selalu hebat yaa, jagain adiknya dan mommy nya nanti ketika ayah sedang kerja, nanti disana kalian akan bertemu sama aunty dan uncle kalian. jangan malu malu yaa sayang"
nicole yang mendengar pun segera menyambungkan ucapan pada nadia.
"kamu juga, nanti disana jangan genit genit yaa, belajar jual mahal seperti kakakmu, kamu kan cewe sayang, harus jual mahal dong"
nadia hanya fokus memperhatikan nicole bicara sambil tertawa girang. sementara aidan tetap gerak gerak di gendongan ade...
akhirnya ade memutuskan mengajak nicole ke mall sebentar, dia berencana akan membeli kursi roda bayi yang khusus untuk dua bayi, agar nanti disana mereka tetap selalu bersama tanpa harus di gendong terpisah.
"kita ke mall yuk sebentar"
"mau ngapain yank?? "
"aku mau cari kereta bayi yang khusus untuk anak kembar,biar mereka nanti selalu berada berdua, jadi ketika ada yang ingin melihat mereka gak harus di gendong, aku khawatir kalau banyak tangan akan menyiksa mereka"
"iya benar yank, justru aku dari tadi juga mikir tentang mereka berdua ketika nanti bertemu sama keluarga keluarga kita, pasti mereka akan selalu di gendong gendong, aku juga khawatir soal itu"
"iya, sekalian kita cari baju mereka yang sama, biar makin terlihat lucu dan kembarnya gak hilang"
"yaudah yuuk, kita jalan sekarang? "
"iya, aku mandi dulu yaah"
"iya kamu mandi, aku mau kasih mereka asi dulu biar langsung tidur mereka nya"
"wokkeeehhhhh"
ade pun bergegas mandi, sementara nicole memberi asi pada aidan dan nadia sambil meniduri mereka dan menunggu ade selesai mandi. aidan dan nadia pun sudah tertidur, kemudian nicole akan pamit oada mamah mertuanya.
"mah, aku sama ade mau keluar dulu sebentar, mau cari kereta bayi, buat nanti mereka disana, biar gak di gendong terus, sekalian mau cari baju mereka yang sama biar terlihat lucu"
"iyaa sana gak apa apa, biar mamah dan mbak surti yang menjaga mereka. kamu gak lama kan? "
"enggak mah, cuma ke mall situ doang, dekat kok dari sini. aku mau siap siap dulu ya mah"
"iya sana, hati hati yaa"
"iya mah makasih"
nicole pun segera ke kamar melihat ade dan segera berganti pakain nya.
"kamu sudah selesai yank? "
"sudah, si kembar sudah tidur? "
"sudah, aku juga sudah nitip si mbak dan mamah, aku ganti baju dulu yank, gak lama kok"
"iyaa, yang cakep yaa sayang heheh"
"apaan sih kamu, udah sana, tunggu di depan"
ade pun melangkah kan kakinya menuju si kembar sambil menunggu nicole ganti baju.
setelah selesai, mereka pun bergegas, karena gak bisa lama lama, takut si kembar keburu bangun. akhirnya mereka berangkat. sesampainya di sebuah mall, segera ade dan nicole menuju ke area kids. setelah beberapa lama mencari, akhirnya ketemu juga kereta bayi untuk anak kembar, lalu mereka melanjutkan mencari pakaian untuk aidan dan nadia. setelah dapat beberapa stel pakaian mereka, mereka pun bergegas ke arah kasir. seleai sudah pencarian mereka, akhirnya ade memutuskan untuk segera pulang, takut si kembar terbangun dan menangis ingin asi. dalam perjalanan, nicole kembali bertanya.
"kamu beneran mau bawa mobil saja yank? "
"iya sayang, setelah ini pun aku mau istirahat buat perjalanan sore nanti, biar gak terlalu ngantuk"
"perjalanan kira kira berapa jam yank? "
"lumayan lama sayang, normal nya saja sekitar delapan sampai sembilan jam, tapi kan kita nanti pasti banyak istirahat, yaa paling berangkat sore dari sini, sampai sana bisa siang atau sore lagi"
"jangan dipaksa ya yank kalau kamu lelah dan ngantuk, kita bawa bayi dsn orang tua, sewajarnya saja yaa yank"
"iya sayang, seloowwww"
mereka pun sampai, dengan segera ade bergegas merapihkan barang dan perlengkapan yang akan di bawa nya nanti sebelum dia istirahat tidur, sementara nicole melihat si kembar, tetapi si kembar masih pulas dengan tidurnya. lalu dia membantu ade untuk membereskan persiapan nya. setelah dirasa sudah cukup, ade pun segera menuju kamar untuk beristirahat tidur sejenak. nicole menemani nya sampai dia tertidur.
"sini yank, bobo dekatku, duuhhhh bayi besar harus di keloni biar cepat meram"
__ADS_1
ade pun hanya tertawa mendengar itu. dengan segera ade mengusel kan wajah nya di ketiak nicole, dan gak lama dia pun mulai terlelap, kembali nicole menuju si kembar dan menyiapkan pakaian nya yang tadi mereka beli, nicole masih memilih milih, baju mana yang akan di pakai si kembar nanti saat menuju jakarta, agar terlihat lucu dan gemas. dia oun sudah tidak sabar untuk segera berangkat, karena memang sudah kangen dengan suasana rumah nya itu, juga kangen dengan suasana rumah nya ade...