
hari ke hari semakin berlalu, tak terasa ade dan nicole yang berada di jepang sudah memasuki waktu ke 5 bulan nya. mereka berdua pun semakin di kenal oleh publik shizuoka. terutama kedua anak kembar nya itu. disana mereka juga selalu mendapatkan perlakuan baik ketika sedang berada di luar rumah. nicole pribadi merasa senang sekali, karena dia tidak menyangka kalau dirinya dan suami akan mendapatkan sambutan seperti ini. foto mereka pun selalu terpampang di beberapa tabloid media jepang. tetapi seperti biasa, ade hanya menyikapi berita itu dengan sikap biasa. dia tidak mau terlalu berlebihan, karena takut menjadi boomerang pada dirinya nanti. setelah bersantai sehabis makan bersama pagi ini, ade memilih duduk di balkon lantai dua rumah nya sambil menikmati pemandangan pegunungan di kota itu. kebetulan letak gunung nya pun tepat berada di depan rumah nya. sedang asik menikmati kopi dan membaca komik, tiba tiba nicole datang bersama kedua anak nya dan berkata.
"hari ini kamu libur kan yank? gimana kalau kita keluar jalan jalan bareng aidan dan nadia. kita sudah lama gak ajak mereka main yank. "
ade yang mendengar itu pun membenarkan perkataan nicole. memang selama disini, mereka belum pernah main keluar rumah bersama kedua anak nya. lalu ade berkata.
"kita kemana ya enak nya? tempat yang asik untuk nongkrong dan main. "
nicole memberikan pendapat ke suatu tempat rekreasi keluarga.
"kita main di area pegunungan fuji saja yank. biar mereka bisa mengenal alam dengan luas. lagi pula juga gak terlalu jauh dari rumah kan. "
ade setuju dengan itu. mereka pun segera ganti pakaian. Sementara nicole meminta amel untuk ikut. agar bisa membantu menjaga aidan dan nadia disana.
akhirnya mereka berangkat ke pusat taman pegunungan fujiyama. sesampainya disana pun, ade langsung menggandeng kedua anak nya agar tidak berlarian. karena aidan dan nadia selalu heboh jika berada di daerah luas seperti taman dan pemandangan alam. setelah sampai di area camp, ade bertanya pada nicole.
"kita mau disini dulu atau langsung naik ke pos melalui track gunung? "
nicole menjawab.
"langsung ke titik camp saja yank. agar mereka bermain di area gunung yang indah ini. kita juga bisa langsung bersantai disana sambil menikmati makanan yang kita pesan nanti. "
akhirnya mereka langsung menuju pos camp rekreasi keluarga di gunung fujiyama. ketika berada di ketinggian tersebut, aidan dan nadia sedikit merasa heran karena berada di area gunung. mereka selalu memperhatikan pemandangan sekitar yang hanya pepohonan dan beberapa air terjun kecil disana. dengan rasa ingin tahu nya yang besar, nadia langsung bertanya pada sang ayah.
"ini kita di mana ayah? kok ada air yang jatuh dari atas? "
dengan segera ade menjelaskan kepada anak cantik nya itu.
"kita lagi di gunung sayang. itu namanya air terjun. kamu sama kaka mau main air itu? "
karena memang banyak pengunjung yang bermain di sekitar air terjun itu. lalu nadia mengangguk dan meminta izin pada nicole dengan wajah berharap nya.
"momm.... aku dan kaka boleh main disana tidak? bareng ayah juga kok momm"
nicole hanya tersenyum. lalu dia memeluk nadia sambil berkata.
"boleh kok nak. kita bareng bareng main disana. bareng mbak amel juga ya. "
nadia dan aidan langsung berteriak bersamaan.
__ADS_1
"yeay.....!! makasih mommy"
mereka segera ke arah air terjun disana. terlihat wajah bahagia antara aidan dan nadia saat bermain air bersama aidan dan ayahnya. nicole merasa sangat senang melihat mereka bahagia. setelah hampir setengah jam bermain air, nicole segera menghentikan anak anak nya itu dan berkata.
"sudah istirahat dulu. kalian sudah lama bermain air, nanti masuk angin. ayo kita duduk dulu sambil makan makanan disana. "
ade dengan segera mengangkat nadia dan aidan dari permukaan air. lalu kembali mereka berbincang sambil bercanda. hingga waktu hampir sore, ade meminta pada semua nya untuk bergegas pulang. karena ingin segera istirahat di rumah. akhirnya mereka kembali menuju mobilnya dan langsung pulang. sesampainya di rumah pun amel langsung mengantar aidan dan nadia mandi. sementara ade hanya bersantai di depan tv. lalu nicole menyiapkan pakaian untuk aidan dan nadia di kamarnya. selang beberapa menit, nicole datang menemani ade yang asik menonton tv dan berkata.
"seru banget, nonton apa sih yank? "
ade hanya menjawab.
"ini loh film horor jepang, ternyata hantu disini seram seram juga ya. "
nicole yang ikut melihat layar tv pun langsung berkata.
"awas loh, nanti kalau ada anak anak jangan lihat acara seperti ini. nanti mereka takut yank."
kembali ade menjawab.
"iya bule."
"mau main apa sih? kok cuma mommy doang, ayah kaga di ajak? "
nadia pun langsung menarik tangan nicole dan ade untuk ikut ke kamar mereka.
sesampainya di kamar, ternyata aidan dan nadia cuma ingin di temani tidur dengan ade dan nicole. mereka merasa capek setelah seharian bermain di luar rumah tadi. nicole yang mengetahui itu pun hanya langsung merasa gemas dengan kedua anak nya itu. dengan cepat nicole memeluk kedua nya dan ikut merebahkan tubuhnya di antara mereka. sementara ade hanya mengusap kening kedua anaknya yang hampir tertidur itu. lagi lagi ade memandangi kedua nya dengan perasaan bahagia sekali. dia berpikir, bagaimana jadi nya jika dia tidak menikah dengan nicole, mungkin aidan dan nadia tidak akan ada saat ini. dengan perlahan ade mulai mencium kedua anak nya itu. hingga tanpa sadar, ternyata nicole juga sudah ikut terlelap bersama si kembar.
kembali hari berganti, sore ini pun ade akan kembali bertanding bersama jubilo iwata. untuk menghadapi tokyo verdy di stadion yamaha iwata. hari ini pun nicole berencana akan datang menyaksikan pertandingan itu bersama si kembar. seperti biasa, beberapa perlengkapan sudah di siapkan oleh nicole untuk ade bertanding nanti. karena ini pertandingan akhir di putaran pertama liga tahun ini. setelah itu pun liga akan libur dua minggu. di saat itu juga banyak negara melakukan uji coba pertandingan. ade juga di jadwalkan akan memperkuat timnas indonesia untuk melawan tim eropa, yaitu republik ceko di stadion utama gelora bung karno. itu akan menjadi momen bagi ade dan nicole untuk bertemu keluarga nya dan melepas kangen disana. hingga waktu ade berangkat ke pusat markas jubilo pun tiba, ade langsung pamit pada nicole, seperti biasa, ade memeluk dan mencium sang istri sebelum berangkat. lalu kedua anak nya juga. nicole selalu berkata.
"semangat ya yank, semoga sore ini kamu dan teman teman mu kembali bisa meraih poin penuh. aku dan anak anak seperti biasa akan berangkat jam 14:00, nanti. "
ade membalas dengan ucapan.
"hati hati ya sayang. selalu minta pengawalan pada steward disana. terutama untuk aidan dan nadia."
nicole mengangguk. kemudian ade segera melajukan mobil nya.
seperti biasa, setelah ade pergi, nicole hanya bermain bersama kedua anak nya itu sambil menunggu waktu berangkat ke stadion nanti. kali ini nadia yang lebih tidak sabar ingin menyaksikan sang ayah bermain sore ini.
__ADS_1
sementara ade, dia yang sudah sampai pun langsung bergegas gabung dengan yang lain. ternyata ada beberapa pemberitahuan soal pertandingan sore ini dari pelatih. pelatih mengatakan.
"ini adalah pertandingan akhir di putaran pertama. lawan nya pun adalah tim bagus, mereka salah satu saingan terberat kita. mulai dari beberapa tahun lalu kita dan mereka berada di liga utama, hingga sampai saat ini pun, kita dan mereka tetap menjadi rival. apalagi posisi klasemen kita tidak berbeda jauh dengan mereka. jubilo ada di posisi tiga klasemen, dan mereka tepat di bawah kita dengan perbedaan dua angka saja. jadi kita harus meraih kemenangan untuk tetap mengamankan posisi kita di klasemen sampai akhir kompetisi nanti. agar kita bisa otomatis promosi ke liga utama tahun ini. "
para pemain pun merasa yakin dengan pertandingan nanti. mereka akan bisa meraih kemenangan. apalagi bermain di depan publik sendiri. mereka juga berharap pada adesantana yang menjadi tembok pertahanan terakhir di tim ini. berkat penampilan nya yang impresif dan konsisten di beberapa pertandingan lalu. jubilo iwata kini masih bertengger di papan atas sementara. hingga waktu berangkat menuju stadion tiba, para pemain satu persatu mulai menaiki bus. kali ini sang pelatih berharap pada ade dan berkata.
"semoga sore ini kita bisa raih tiga poin, dan saya berharap pada anda agar bisa bermain seperti pertandingan yang lalu lalu. "
ade hanya membalas.
"siap coach. semoga ya"
kini mereka telah tiba di stadion dan langsung menuju loker room. lagi lagi para pendukung menantikan penampilan ade yang mereka nilai sangat baik di bawah mistar. mereka merasa sudah salah menilai pada saat ade datang pertama kali ke sini.
sementara nicole kini sudah bersiap akan berangkat menuju stadion bersama aidan dan nadia. seperti biasa, mereka akan di antar oleh sang supir.
setelah sampai di stadion, seperti biasa nicole langsung menghubungi pihak klub untuk pengawal bagi dirinya dan kedua anak nya. kali ini pun beberapa keluarga pemain lain juga hadir, bahkan mereka akan di beri kesempatan untuk berada di dekat nicole dan kedua anak nya. setelah beberapa steward datang, nicole langsung menuju bangku vip untuk mengambil posisi menonton nya nanti. lagi lagi, ketika memasuki vip, nicole dan kedua anak nya selalu menjadi perhatian. begitu juga para istri pemain lain yang melihat nicole datang, mereka hanya bisa menganga memandang kecantikan nicole dengan khas bule nya itu. salah satu dari mereka pun menilai kalau seorang artis seperti nicole memang benar benar berbeda dengan mereka. lalu nicole segera duduk di kursi nya. di dekat nya pun ada miyazawa dan migumi, miyazawa seorang istri dari sanno, sedangkan migumi istri dsri endo, sang kapten tim jubilo iwata. kembali mata para penonton tertuju pada sosok nicole dan kedua anak kembarnya itu. dan gak lama para pemain pun kembali memasuki loker room setelah melakukan pemanasan. terlihat ade yang sedang berjalan. lalu nadia memanggil nya.
"ayah....!! "
ade yang melihat pun langsung senyum dan melambaikan tangan ke arah nya. ternyata itu menjadi pusat perhatian para penonton lagi. dimana mereka melihat lucunya nadia yang sedang dadah pada sang ayah. sambil menunggu pertandingan di mulai, migumi memberanikan diri untuk menyapa aidan dan nadia.
"hai... nama kalian siapa? "
nicole yang mendengar pun coba tersenyum sambil berkata.
"kalian di tanya tuh. kok diam sih. jawab dong"
aidan dan nadia pun langsung menjawab.
"aku aidan, dan aku nadia"
migumi pun langsung berkenalan pada nicole. bahkan miyazawa pun ikut berbincang disana. karena migumi dan miyazawa juga sudah mengetahui tentang nicole dari beberapa berita kemarin. mereka asik berbincang disana. dan gak lama, para pemain pun sudah memasuki lapangan. seperti biasa, kedua tim melakukan salaman. hingga perwakilan kapten pun sudah berkumpul dengan wasit untuk koin tos. lalu nicole melihat ade dengan ritualnya sedang berdoa di depan gawang nya. dan akhirnya, pertandingan sudah di mulai, bola berada di kubu jubilo iwata, seperti biasa mereka memainkan bola dari kaki ke kaki dengan cepat sekali. bahkan tokyo verdi pun tidak mau kalah, mereka terus melakukan penjagaan pada tiap pergerakan pemain jubilo. kedua tim pun memperlihatkan permainan saling menyerang secara bergantian. seakan tidak ada yang mau kalah di pertandingan ini.
hingga memasuki menit ke 30, kedua tim masih belum bisa menciptakan peluang. karena lini pertahanan dari kedua tim bermain sangat rapih dan disiplin. namun ketika aldo berhasil melewati pemain belakang verdi, dia akan menendang bola, tetapi aldo di langgar dan suara peluit terdengar dari wasit, para pendukung pun langsung berteriak gembira, karena jubilo mendapatkan pinalti saat ini. kembali para pemain verdi meminta penjelasan pada wasit. namun tetap, pinalti akan di lakukan. kali ini aldo sendiri yang akan mengambilnya. terlihat para penonton mulai berdiri menantikan momen ini. aldo bersiap, dan tendangan pun sudah dilakukan. gol... jubilo iwata berhasil merubah skor sememtara di babak pertama ini menjadi 1-0 atas tokyo verdi melalui kaki aldo bareto lewat sebuah pinalti. para pemain merayakan gol itu ke arah supporter. namun seperti biasa, nicole hanya menyambut dengan tepuk tangan saja. dia akan terlihat biasa ketika jubilo mencetak gol, tetapi dia akan histeris ketika ade berhasil melakukan penyelamatan.
kembali pertandinga. di lanjutkan. kini tokyo verdi masih terus mencoba membongkar pertahanan jubilo yang dari tadi sangat sulit di tembus. hingga terdengar wasit meniup peluitnya, tanda babak pertama telah selesai. kembali para pemain memasuki loker room untuk mendapatkan arahan dan beristirahat disana. sementara di vip, beberapa penonton mencoba meminta izin pada nicole untuk berfoto bersama dirinya dan kedua anak kembarnya itu. nicole pun mengijinkan, tetapi tetap dengan penjagaan dari para steward disana. mereka yang berhasil berfoto bersama nicole dan si kembar pun merasa sangat senang sekali. bahkan ada yang melakukan live instagram ketika memperlihatkan suasana vip stadion itu.
hingga akhirnya, terlihat para pemain sudah mulai memasuki lapangan lagi, dimana babak kedua akan di mulai. ketika muncul sosok ade yang sedang berjalan bersama alex, mereka langsung bertepuk tangan. babak kedua pun kini dimulai, kali ini tokyo verdi lebih menguasai. mereka mencoba terus membongkar pertahanan jubilo. tetapi lagi lagi, bola mereka selalu di gagalkan oleh alex, kadang juga bola selalu di potong oleh ade ketika berada di udara. itu semakin membuat para pemain tokyo verdi merasa frustasi. hingga memasuki menit ke 70, verdi mendapatkan peluang emas, penyerang mereka berhasil mengelabuhi pemain belakang jubilo, dan hanya berhadapan satu lawan satu dengan ade, bola langsung di sontek, ternyata bola mengarah ke pojok kiri, tetapi lagi lagi ade berhasil menepisnya. sepak pojok untuk verdi kali ini. kembali para pemain jubilo merasa senang dengan aksi penyelamatan ade itu. bahkan nicole juga langsung berteriak setelah melihat sang suami kembali bermain baik dan berhasil menggagalkan peluang emas lawan. Suara tepuk tangan pun kembali terdengar.
__ADS_1
kini sepak pojok sudah dilakukan, bola mengarah tepat ke pemain verdi yang lebih dulu sudah melakukan pergerakan bebas tanpa pengawalan, dengan segera dia menyundul bola itu dengan sangat bebas, bola mengarah ke gawang, namun ternyata, bola menyentuh tangan dari pemain jubilo, wasitpun melihat itu. tanpa ragu dia meniup peluit dan langsung menunjuk titik putih, para pemain verdi langsung terlihat senang mendapatkan pinalti ini. begitu juga para pemain jubilo, mereka tidak bisa berbuat apa apa, karena bola memang mengenai tangan mechael yang sedang lompat menghalau bola sundulan tadi.