
2 minggu pun berlalu, kini ade dan nicole sudah di sibukan dengan persiapan hari pertama aidan dan nadia mulai masuk sekolah. mereka benar benar berharap kepada kedua anak kembar nya agar selalu bersemangat dan giat dalam aktivitas nya di sekolah nanti. ade dan nicole juga berjanji akan selalu membagi waktu untuk mwngantar dan menjemput mereka nanti. pagi ini pun aidan dan nadia sudah memakai seragam sekolah nya. sebelum berangkat, aidan dan nadia berpamitan kepada nenek dan kakek nya. nicole gak bisa menahan air matanya, dia sangat bahagia pertama kali melihat aidan dan nadia sudah sebesar ini dan sudah berseragam sekolah. waktu memang begitu cepat berjalan. usia kandungan nya pun sudah nenasuki hampir bulan ke delapan. ade yang melihat nicole berkaca kaca dengan mata nya, dia langsung merangkul dan mencoba berkata.
"anak kita cakep cakep ya. mereka mewarisi wajah dari mu yang berparas bule. aku beruntung bisa memiliki mu. mereka juga tumbuh dengan sempurna seiring berjalan nya waktu. "
"iya yank, aku bahagia melihat mereka sudah sebesar ini. padahal baru kemarin aku merasa kita memiliki anak, tapi sekarang mereka sudah mulai masuk sekolah di hari pertama nya. "
ade dan nicole pun saling memeluk.
sementara aidan dan nadia setelah berpamitan, mereka berdua menghampiri ayah dan mommy nya. lalu nadia bertanya.
"mommy kenapa nangis? ayah nakal ya? "
"mommy gak kenapa kenapa sayang, mommy bahagia melihat kamu dan kaka sudah mulai sekolah. kalian yang rajin ya selama bersekolah. "
"iya momm, aku dan kaka pasti selalu semangat. karena aku juga kan ingin pintar"
akhirnya mereka berempat pun saling berpelukan. setelah beberapa menit, akhirnya waktu si kembar berangkat pun tiba. kali ini ade dan nicole yang akan mengantar nya. sebelum ade sibuk dengan pertandingan terakhirnya besok sore. kini mereka berempat pun mulai berangkat menuju sekolah elit di jepang yang memang khusus untuk murid murid mancanegara yang berada di jepang. setelah melakukan perjalanan hampir setengah jam, akhirnya mereka tiba. aidan dan nadia pun hanya terus memandang bangunan sekolah yang akan menjadi tempat mereka menuntut ilmu. setelah berada di area sekolah tersebut, ade segera mencari info tentang ruang kelas kedua anak nya, kebetulan ada seorang guru yang memang mengenalnya sebagai seorang pesepakbola.
"permisi bu, saya mau tanya soal ruang kelas anak anak ku. ruangan nya di sebelah mana? "
"aidan dan nadia ya? "
guru itu bertanya. lalu kembali ade membalas nya.
"iya benar bu"
guru tersebut pun langsung mengantar nya.
mereka semua berjalan menuju ruang kelas aidan dan nadia. setelah tiba, aidan dan nadia langsung di antar oleh guru itu. sementara ade dan nicole hanya memperhatikan kedua anak nya yang sudah memasuki kelas nya. setelah jam pelajaran akan di mulai, ade dan nicole menuju kantin sekolah untuk menunggu kedua anak nya disana sampai jam pulang. khusus hari ini ade dan nicole menemani aidan dan nadia di hari pertama sekolah nya. sesampainya di kantin, kembali ade dan nicole menjadi pusat perhatian. para orangtua murid yang berada di sana pun merasa senang bisa bertemu dan melihat langsung mereka berdua. beberapa diantara mereka pun menyambut dan menyapa nya. seperti biasa, ade dan nicole membalas dengan keramahan nya. semua yang berada disana pun selalu bertanya tentang kehamilan nicole yang memang sudah memasuki hamil tua. gak lama nicole mulai merasa lelah dan sedikit ngantuk, ade yang melihat pun langsung menyandarkan kepala nicole di bahunya agar bisa sedikit nyaman dan tertidur.
setelah hampir tiga jam, suara bel pun berbunyi. pertanda waktu pulang sekolah pun tiba. karena ini hari pertama, jadi semua murid hanya melakukan perkenalan saja kepada sesama murid yang lain. besok barulah waktu normal akan di lakukan oleh pihak sekolah. lalu ade berkata pada nicole.
"kamu tunggu disini ya, aku mau jemput mereka. takut mereka mencari kita dan gak tahu kalau kita ada disini. "
"iya yank, jangan lama lama ya. "
ade segera beranjak dan langsung menuju ruang kelas aidan dan nadia. setelah sampai, aidan dan nadia pun langsung berlari menghampiri ayah nya. mereka berdua terlihat sangat senang sekali dengan hari pertama masuk sekolah. lalu nadia bertanya.
"mommy mana yah?? "
"mommy kalian ada di kantin. kasihan kalau mommy ikut kesini. mommy kan bawa adik, jadi berat jalan nya. "
aidan pun merasa tidak sabar ingin segera menemui mommy nya. mereka segera menuju kantin. sesampainya di kantin, betapa bahagia nya nicole melihat aidan dan nadia yang terlihat sangat senang dengan kegiatan sekolah nya.
"hai kalian... gimana sekolahnya? senang gak? "
nadia langsung membalas.
"senang momm, aku dan kaka suka dengan teman teman baru kita. mereka baik baik. mereka juga merasa bingung dan aneh dengan kita berdua. karena kita memiliki wajah yang hampir sama"
nicole langsung tertawa mendengar penjelasan anak perempuan nya itu. dengan segera nicole memeluk aidan dan nadia. si kembar pun perlahan dan hati hati membalas pelukan nicole di bagian perut nya. ketika ingin bergegas pulang, nicole pun meminta agar aidan dan nadia berdiri dulu berdua, nicole ingin memoto nya terlebih dahulu.
__ADS_1
setelah selesai, kembali nicole memposting nya di instagram pribadi nya dengan caption.
"dua malaikat ku sudah mulai sekolah hari ini. mereka terlihat senang dan nenikmati hari pertama dengan sekolahnya. selamat dan semangat ya nak, ayah dan mommy bahagia kalian sudah mulai sekolah. "
akhirnya, mereka segera pulang, namun kembali ada beberapa anak yang memanggil dan menyapa aidan dan nadia. mereka adalah teman teman sekelas nya. aidan dan nadia pun membalas dengan sapaan lembut nya. seorang guru pun yang berpapasan menyapa mereka.
"aidan, nadia, jangan lupa besok sudah mulai aktif ya. kalian harus giat belajar, agar menjadi orang pintar nanti. ayah dan mommy kalian pasti bangga. "
tanpa di sangka oleh ade dan nicole, aidan dan nadia pun membalas ucapan sang guru dengan berkata.
"baik miss, aku dan nadia akan selalu belajar. karena kita berdua mau membanggakan ayah dan mommy. "
seketika sang guru langsung memeluk mereka dan berkata.
"pintar nya murid murid miss franda. "
ade dan nicole pun berpamitan dengab guru kelas tersebut. namun sang guru berkata pada ade dan nicole.
"terimakasih, kalian sudah percaya menaruh anak kembar kalian di sekolah ini. saya berharap aidan dan nadia suka dengan sekolah ini. "
nicole pun membalas.
"sama sama miss franda, kita juga berterimakasih. semoga miss franda bisa sabar dalam membimbing aidan dan nadia nanti"
setelah percakapan selesai, kini mereka sudah memasuki mobil, dengan segera ade melajukan mobilnya menuju rumah.
kembali hari berganti, pagi ini aidan dan nadia sudah siap berangkat ke sekolah. kali ini mereka akan di antar oleh sang supir, begitu juga amel, ade dan nicole menugaskan agar amel mendampingi kedua anak nya di sekolahan. amel di minta stay di area sekolah sampai mereka berdua pulang. ini menjadi tugas baru untuk amel. amel tidak merasa keberatan sama sekali. karena memang tugas dia di keluarga ini adalah mengasuh dan menjaga kedua anak itu. amel tidak memiliki tugas lain selain menjaga aidan dan nadia. akhirnya si kembar pun pamit berangkat, ade dan nicole memeluk dan mencium mereka satu per satu. nicole berkata.
"kalian baik baik ya di sekolah. hari ini ada mbak amel yang menunggu. mommy dan ayah hanya di rumah. karena ayah hari ini akan bertanding. kalian yang semangat, mommy sayang kalian. "
aidan dan nadia pun memeluk mommy nya. lalu ade berkata.
"kalian belum cium ayah dan mommy loh. masa langsung berangkat sih? sudah gak sabar ya? "
aidan dan nadia pun tertawa, dengan segera kedua nya mencium ayah dan mommy nya. lalu mereka segera menuju garasi untuk berangkat ke sekokah.
setelah kedua anaknya berangkat, suasana rumah pun berasa sedikit sepi. lalu ade segera menyiapkan peralatan bertanding nya. karena ini pertandingan terakhir liga jepang divisi 2. jubilo iwata pun sudah memastikan lolos ke liga 1 tahun depan. ade juga sudah mendapat kabar kalau jakarta utara dan jakarta united mengundang jubilo iwata untuk berpartisipasi di piala trofeo. tiga tim akan di adu dalam satu hari pertandingan dengan satu babak satu babak pertandingan saja. itu adalah ide dari tian sang pemilik klub jakarta utara yang berhasil naik ke liga utama indonesia. tian sengaja membuat trofeo agar bisa melihat pertandingan ade nanti dan coba merayu nya agar ade mau kembali ke klub profesional pertama nya itu. tetapi ada yang lebih lagi yang tian ingin kan. bukan lain adalah nicole, tian ingin kembali melihat nicole dengan jarak dekat dan secara langsung.
setelah waktu hampir siang, kini ade sudah bersiap berangkat menuju markas tim nya. dia segera menemui nicole untuk berpamitan.
"aku berangkat ya sayang. kamu baik baik di rumah. kalau perlu apa apa, minta tolong pada juru masak. jangan melakukan nya sendiri. aku juga akan menitipkan mu pada papah dan mamah selama aku tidak ada di rumah. "
"iya yank, makasih ya. kamu yang semangat, biar menang dan menutup liga dengan hasil sempurna. nanti aku akan menonton bersama anak anak dan keluarga kita di tv"
"iya sayang. nanti kalau aidan dan nadia sudah pulang sekolah, sampaikan salam ku pada mereka. "
nicole mengangguk. lalu ade menemui ketiga orang tuanya untuk berpamitan. ernii dan roberto pun memberi semangat pada nya. lalu ade menuju mamah nya dan berkata.
"doain ya mah, semoga dapat hasil maksimal sore ini. tolong jaga istriku juga ya. dia kan menantu yang selalu mamah sayang. ade titip istri dan calon anak ade ya mah. "
__ADS_1
mamah ade pun memeluk nya. ternyata ernii, roberto dan nicole pun sangat meresapi momen ibu dan anak itu. nicole menilai kalau ade benar benar anak yang soleh dan berbakti pada orang tuanya. akhirnya ade bergegas menuju markas tim.
setelah ade berangkat, kini nicole dan ketiga orang tuanya hanya menonton tv sambil menunggu aidan dan nadia pulang sekolah. karena nicole merasa kangen dengan anak kembar nya itu. yang biasa nya tiap hari selalu ramai di rumah ini katena tingkah laku nya, kini suasana rumah dari pagi hanya terlihat biasa saja. nicole sudah gak sabar ingin segera memeluk kedua anak kesayangan nya itu. hingga waktu memasuku pukul 14:30, akhirnya aidan dan nadia pun tiba di rumah, ternyata ada dua teman sekelas nya yang ikut main kesini. mereka ingin bermain bersama di rumah ini. nicole yang melihat pun begitu kaget, karena secepat itu kedua anak nya memiliki teman baru. aidan dan nadia pun berteriak memanggil mommy nya.
"mommy.... mommy nicole. "
"iya nak, mommy disini. kalian sudah pulang? sama siapa itu? "
aidan mengenalkan teman teman nya pada nicole.
"ini namanya marukawa, dia teman sebangku ku. dan ini misae, teman sebangku nya nadia. "
kedua anak itu pun menyapa nicole.
"siang tante. kita mau bermain disini boleh kan? "
nicole hanya tersenyum dan membalas.
"boleh kok. tapi kalian sudah izin pada mommy kalian kan? "
lagi lagi aidan menyambar.
"sudah dong momm, kita kan tadi mampir kerumah mereka dulu untuk mengganti baju. baru kita menuju kesini. mommy boleh tanya mbak amel kok. "
nicole tertawa melihat kelakuan anak lakilaki nya yang sudah mulai terlihat tengil seperti ayah nya. lalu nicole berkata.
"yasudah, kalian berdua belum cium mommy loh. "
aidan dan nadia pun langsung memeluk dan mencium nya. setelah itu kembali nicole mengingatkan.
"kalian ganti baju dulu, setelah itu baru boleh main. "
si kembar pun mengangguk dan langsung menuju kamar untuk mengganti pakaian nya.
nicole segera bertanya pada amel..
"itu teman teman nya anak anak beneran udah izin kan? "
"sudah non, tadi kita mampir kerumah mereka, orang tua nya pun memberi izin dan senang bisa mengenal aidan dan nadia"
"yasudah, saya tenang dengar nya. sekarang kamu tetap temani mereka ya, jangan sampai mereka main di atas, tetap di ruang bermain saja. saya dan yang lain mau nonton pertandingan ade di tv"
amel pun mengangguk dan langsung menemui anak anak itu di ruang bermain nya.
sementara ade, dia bersama para pemain lain sedang bersiap di loker room, karena sebentar lagi pertandingan akan segera di mulai. suasana berbau liburan pun sudah tercium oleh nya. ade juga berencana pada saat libur kompetisi, dia akan mengantar dan menjemput kedua anak nya sekolah nanti. dia juga akan selalu siaga menjaga nicole, karena gak lama lagi nicole juga akan melahirkan anak ketiga nya. kembali ade mengingat kedua anaknya yang sedang berpamitan berangkat sekolah. dia sangat senang dan bahagia sebagai seorang ayah yang telah melihat anak anak nya yang sudah beranjak besar itu. hingga dia mendengar sapaan akrab dari sang pelatih yang memanggilnya.
"hei... sudah siapkah untuk merayakan promisi ke liga utama? "
ade langsung tersadar dari lamunan nya dan langsung menjawab.
"siap coach. aku sudah gak sabar ingin segera bermain di liga utama. karena jika sampai bermain, aku adalah pemain indonesia pertama yang berkarir di kompetisi teratas liga jepang. belum ada pemain indonesia yang mencapai itu. "
__ADS_1
sang pelatih segera merangkul dan memberikan semangat. karena pelatih menilai, ade adalah sosok pemain yang benar benar rendah hati. dia tidak pernah menunjukan rasa sombong nya ketika berada di lapangan dan di luar lapangan. ade selalu menjaga sikap profesional nya. ade juga selalu tersenyum dan menerima jika ada kritikan yang masuk pada dirinya. entah dari supporter ataupun dari management. ya, begitulah ade, dia akan selalu belajar dan terus belajar menjadi diri yang baik di mata orang lain. dia tidak pernah menyerah untuk selalu berusaha dan mencoba nya. bahkan sang pelatih pun meyakini, kalau karir ade di jepang akan berjalan mulus. bukan tidak mungkin para klub jepang akan memantau perkembangan bermain nya selama berada di liga utama nanti.