Mengejar Cinta Sang Artis Idola

Mengejar Cinta Sang Artis Idola
STADION MEGAH MULAI TERBANGUN


__ADS_3

kembali hari berganti. dimana pagi ini ade dan keluarga akan menuju tangerang bersama roberto dan ernii. mereka juga akan berkunjung ke area pembangunan stadion di kawasan bintaro. mereka pun sudah bersiap untuk berangkat, dengan di antar oleh supir pribadi roberto, akhirnya mobil mulai melaju menuju rumah ade. nadin pun sudah memberi kabar kalau dia dan doni sudah berada di tangerang. setelah hampir satu jam, mereka pun tiba di rumah ade yang berada di kawasan alam sutera tangerang. setelah tiba, mereka langsung memasuki rumah tersebut. aidan dan nadia pun langsung berlari menuju kamar yang sudah lama tidak mereka tiduri. disana mereka mencoba mengingat kenangan kenangan nya selama masih berusia balita. sementara enzo yang baru pertama kali datang ke rumah ini, dia hanya terus memandangi sekitar ruangan. enzo merasa heran dan bingung, karena rumah ini benar benar besar dan luas sekali. gak lama, mamah ade langsung meminta untuk menggendong enzo. karena merasa kangen sekali dengan cucu nya yang lahir di jepang. bahkan enzo pun memandang dengan sorot mata yang begitu heran. karena masih belum mengingat sosok nene nya itu. gak lama aidan dan nadia pun datang ikut bergabung untuk menyapa sang nene. kedua nya langsung memeluk dan mencium sang nene yang sudah mereka rindukan dari kemarin.


lalu ade memilih bersantai di halaman belakang, disana dia menikmati roko nya sambil memandangi sekitar nya. dia tersenyum dan merasa kalau rasa kangen nya sudah terobati saat ini. nicole yang memperhatikan pun langsung menghampiri untuk menemani nya disana.


"kamu kenapa senyum senyum sendiri yank? senang ya berada disini lagi? "


ade langsung membalas.


"iya sayang. aku kangen suasana rumah ini, rumah ini banyak sekali menyimpan kenangan. ingin rasa nya aku selalu berada disini bersama kalian semua. biar kita tinggal di satu rumah bersama sama tanpa ada yang berpisah jauh. mamah ernii, papah roberto, aku memiliki mimpi agar mereka semua mau berkumpul disini suatu saat nanti"


nicole yang mendengar itu langsung merangkul sang suami dan berkata.


"aku juga memiliki impian seperti itu yank. biar tidak ada lagi jarak di antara kita. karena mereka pun semakin berumur, sudah sepantas nya kita merawat mereka dan membalas pada mereka dengan merawat nya di masa tua mereka. "


lagi lagi ade membalas.


"semoga saja itu gak akan lama lagi ya. mungkin hanya tinggal menunggu waktu lima tahun lagi setelah aku gantung sepatu dan berhenti beraktifitas di dunia sepakbola. "


tanpa sadar nicole meneteskan air mata. dia tidak menyangka dengan cepat nya waktu yang berjalan, karena tidak terasa hanya tinggal beberapa tahun lagi pun, sang suami akan selesai bersama karir sepakbola nya. bahkan nicole pun masih belum mengetahui kalau sang suami akan berlabuh kemana lagi setelah kontraknya selesai di jepang. ade yang melihat nicole meneteskan air mata, dia langsung mengusap nya dan berkata.


"kamu terus doain aku ta sayang, biar di akhir karir ku, aku bisa mendapatkan kenangan indah yang tidak akan bisa aku lupain. karena dunia olahraga berbeda dengan dunia entertainment. dimana olahraga setelah selesai, mereka tidak akan lagi di kenal oleh para masyarakat. karena seiring berjalan nya waktu, nama mereka akan tertutup dengan sosok bintang bintang baru yang bermunculan. "


lagi lagi nicole merasa haru dengan ucapan suaminya itu.


gak lama, suara nadin pun terdengar. ade dan nicole tetap menunggu di halaman belakang. lalu terlihat nadin bersama doni dan freya datang menghampiri mereka ke halaman belakang, ternyata nadin sudah menggendong enzo. nadin merasa senang dan berkata.


"ihh gila cong, enzo ganteng banget loh. gue bawa pulang ya cong"


nicole langsung membalas.


"enak aja lo!! emang anak ayam maen bawa pulang aja. enzo ada darah jepang nya tuh, asli kelahiran sono. dia juga punya dua passpor, indonesia dan jepang. "


mereka pun langsung tertawa setelah nicole berkata seperti itu. lalu ade menyapa freya, freya yang sudah berumur satu tahun setengah pun terlihat cantik sekali. dengan segera ade mencoba memangku freya. freya sendiri masih merasa bingung dengan sosok ade dan nicole, lalu doni menjelaskan.


"ini om ade dan tante nicole nak. mereka baik kok."


ternyata freya merasa nyaman berada di pangkuan ade. mereka asik berbincang sambil terus menggoda dan mengajak main enzo. lalu nadin masih merasa tidak rela melepas enzo. nadin mencoba bercanda dengan berkata.


"enzo dan freya kan hanya berbeda satu tahun. gimana kalau kita jodohin mereka saja? biar kekeluargaan kita tetap semakin erat dan terjalin. "


nicole yang nendengar itu hanya tertawa dan membalas.


"dasar lo ya. mereka masih kecil, masih banyak yang harus mereka lalui. lagian kalau gue sih terserah ade aja gimana baiknya"


ade yang merasa tidak tahu mennahu pun langsung berkata.


"kenapa gue sih bule? kan bisa langsung bilang oke atau iya gitu.? "


kembali mereka tertawa disana. hingga akhirnya terlihatvaidan dan nadia datang. mereka langsung menyapa nadin dan doni.

__ADS_1


"haloo aunty.. haloo uncle.. "


doni langsung membalas.


"haii... kalian tambah cakep cakep aja sih. peluk om dulu dong. "


aidan dan nadia langsung memeluk dan mengucap salam pada doni. lalu doni kembali bertanya pada aidan yang dia anggap sebagai keponakan jagoan nya di masa depan dalam dunia sepakbola.


"gimana dengan latihan nya kak? lancar kah di yokohama? "


aidan langsung membalas.


"aman uncle, aku juga masih menjadi pencetak gol terbanyak disana. berkat ayah dan uncle yang selalu mengajarkan ku cara mencetak gol"


doni langsung tersenyum dan memgusap rambut aidan yang memang terlihat tinggi dan tampan itu. lalu doni bergantian bertanya pada nadia.


"kalau kamu nadia, gimana sekolah musiknya?? "


nadia membalas dengan senyuman manis nya yang berwajah bule.


"alhamdulillah lancar uncle. aku juga les vokal disana. "


sedang asik berbincang, tiba tiba roberto datang dan berkata.


"kalian mau ke lokasi pembangunan jam berapa? jangan terlalu siang, karena papah juga ada janji bertemu dengan kepala arsitektur nya. "


ade langsung membalas.


roberto pun kembali menuju ruang tv untuk bergabung bersama ernii dan besan nya.


sementara doni yang belum mengetahui cerita itu, dia hanya bertanya tanya dalam hati. lalu dia coba memberanikan diri untuk bertanya pada ade.


"bang borr, lo mau kemana nanti? kok tadi gue dengar akan ke lokasi pembangunan. memang lo lagi ada proyek apa sih? kok gak kasih tahu gue? "


nicole yang mendengar pun merasa salut dengan nadin yang benar benar merahasiakan soal klub spartan dari doni. lalu nicole sendiri yang memberitahu pada doni.


"nanti kita mau ke bintaro, mau ke lokasi pembangunan stadion. kebetulan gue dan ade sedang membangun stadion di sana untuk menjadi homebase dan markas dari spartan fc. "


seketika doni langsung mengingat nama spartan. kembali dia bertanya dengan nada heran dan penasaran.


"maksudnya gimana? gue beneran gak ngerti deh"


nadin dan nicole pun saling tatap. akhirnya nicole kembali menjelaskan.


"jadi sebenarnya tuh, spartan fc itu milik gue dan ade. ade sengaja membangun klub baru yang berasal dari tangerang selatan. tujuan nya untuk menambah talenta talenta muda yang ada di indonesia, terutama di wilayah tangerang. kebetulan papah juga bersedia menjadi sponsor dari tim itu. jadi kita membangun stadion agar memiliki stadion pribadi dan segala fasilitas pribadi nanti nya. tapi lo jangan bilang bilang dulu ke media ya. karena gue berdua masih merahasiakan ini. ade dan gue akan membuka nya setelah ade pensiun nanti. "


kali ini doni terkejut dan tidak bisa berbicara sama sekali. dia benar benar tidak menyangka kalau telah membangun sebuah klub baru di tangerang. ade juga membangun fasilitas untuk klub nya itu. lalu doni mencoba berkata sambil bercanda dengan nada meledeknya.


"wahh... berarti gue bisa dong jadi pengurus atau staf pelatih disana nanti. apalagi striker nya aidan. gue pasti senang melatihnya. "

__ADS_1


nicole langsung menyambar.


"enak aja. enggak dong, aidan akan tetap berkarir di klub luar dahulu. karena gue dan ade akan selalu mendidik aidan agar bisa bersaing dan mendapatkan klub di eropa nanti. setelah usia aidan 15 tahun pun, gue dan ade akan mendaftarkan aidan ke juventus akademi nanti. "


lagi lagi doni dan nadin di buat kaget dengan rencana nicole dan ade terhadap aidan. mereka benar benar salut dengan niat dan rencana dua sahabat nya itu dalam menjadikan seorang aidan sebagai pesepakbola profesional nanti.


hingga akhirnya, ade mulai mengajak mereka untuk bersiap menuju lokasi pembangunan stadion. nadin dan doni pun berencana ikut ke sana untuk melihat nya. mereka pun berangkat bersama sama. kali ini hanya roberto saja yang ikut mendampingi nya. sementara ernii dan mamah nya ade menunggu di rumah sambil menjaga enzo yang memang sengaja tidak di bawa oleh ade dan nicole. dalam perjalanan, roberto terlihat sangat sibuk dengan ponsel nya yang selalu menerima panggilan dari para pegawai kantor nya yang sudah berada di lokasi pembangunan. hingga akhirnya mereka pun tiba, disana ade dengan kaget melihat bangunan yang sudah hampir 20% ini terbentuk tribun dengan rencana dua tungkat dan full atap nanti nya. stadion yang benar benar tidak memiliki lintasan atletik ini pun sudah terlihat megah. ade dan nicole juga sempat melihat contoh bangunan stadion itu yang sudah ada di salah satu meja kaca. bahkan doni dan nadin terkejut dengan penampakan contoh stadion itu. mereka pun mulai berjalan menyusuri beberapa lokasi ruangan yang sedang di kerjakan. doni merasa tidak sabar dengan stadion ini. dia berharap bisa bermain disini sebelum dia pensiun nanti.


hingga waktu sudah hampir memasuki sore, akhir nya mereka pun memilih pulang. karena nicole khawatir dengan enzo, takut bayi itu mencari nya nanti. mereka pun sudah dalam perjalanan, setelah sampai rumah, nadin dan doni langsung berpamitan pulang. sementara ade dan nicole menuju bergabung ke ruang tv. nicole juga sudah merasa kangen dengan enzo. sesampainya di ruang tv, nicole langsung menggendong enzo yang sedang tiduran di tempat tidur bayinya itu.


"anak ganteng nya mommy. maafin mommy ya sayang. sini mommy cium"


enzo hanya terus memandang nicole dengan senyum nya itu. gak lama nicole memerintahkan aidan dan nadia untuk mandi di antar amel. kedua nya seperti biasa, tidak ada kata penolakan sama sekali ketika nicole menyuruh nya.


sementara ade langsung menuju studio musik nya untuk melepas kangen sambil memainkan beberapa alat musik di sana.


ade memainkan gitar dengan lagu nirvana yang berjudul come as you are. sedang asik bermain, nicole dan ketiga anak nya pun datang, mereka sengaja, karena aidan dan nadia juga merasa kangen dengan piano pertama yang dia mainkan selama belajar di studio ini. nadia pun langsung memulai memainkan jari jarinya pada piano itu. kali ini ade yang mengalah, karena ade juga ingin menikmati permainan piano anak perempuan nya itu. ternyata nadia memainkan lagu adele yang berjudul when we where young. nadia begitu lihai memainkan tiap not piano nya. bahkan suara nya pun sudah mulai terdengar rapih dan merdu setelah mengikuti les vokal di jepang. ade dan nicole merasa terbawa dengan lagu yang nadia mainkan itu. sementara aidan tetap asik dengan gadget nya yang sedang bermain game disana. setelah nadia selesai. ade langsung memanggil nya dan berkata.


"pintar nya anak ayah. sini dong cium ayah dulu nak. "


nadia langsung mendekati ade dan memeluknya. lalu duduk di pangkuan sang ayah. ade tiada henti nya memeluk anak bule nya yang cantik itu.


nicole yang melihat pun merasa senang dan bahagia sekali. mereka masih terus asik bermain di studio, hingga tak terasa waktu sudah memasuki pukul 20:00. amel datang untuk memberitahu pada mereka.


"maaf mas, mbak, di panggil ibu. kalian di suruh makan bersama dulu. "


nicole dan ade pun segera bergegas menuju ruang makan. gak lupa nicole juga membalas ucapan amel.


"oke.. makasih ya mel. "


kini mereka sudah berkumpul di ruang makan. kali ini ade meminta agar aidan yang memimpin doa bersama sebelum makan di mulai. aidan pun melakukan nya dengan sangat baik sekali, sehingga kake dan kedua nene nya merasa bangga dengan cucu nya itu. mereka asik menikmati makan malam bersama disana. hingga ernii bertanya pada ade dan nicole.


"kalian berapa hari di indonesia? "


ade membalas dengan ucapan.


"mungkin tiga hari lagi kita baru balik ke jepang mah. aku dan nicole juga berencana akan melihat pertandingan tim kita dulu sebelum balik ke jepang. kebetulan kan besok mereka main dalam lanjutan liga 3 zona tingkat nasional. "


ernii hanya membalas.


"oh gitu. yasudah, tapi kalau mau nonton bola, ingat ya. mamah gak izinin kalian ajak enzo. biar enzo disini bersama kake dan nene nya saja. "


kali ini nicole yang membalas.


"iya mah, memang rencana nya aku dan ade saja yang berangkat. aidan dan nadia pun tidak ikut, mereka akan ikut tari pergi bersama anak fan suaminya. "


memang tari sudah berjanji pada aidan dan nadia akan mengajak mereka bermain di mall seharian selama berada disini. jadi aidan dan nadia lebih memilih mall di banding stadion. karena selama di jepang, mereka berdua jarang mengunjungi mall karena ade dan nicole tidak pernah membawa nya kesana. gak lama makan pun selesai, mereka kembali bersantai di ruang tv, sementara enzo kali ini benar benar belum mau tidur, mungkin dia masih ingin ikut berkumpul bersama yang lain nya. setelah memasuki waktu pukul 21:15, nicole langsung memerintahkan aidan dan nadia untuk segera menggosok gigi nya dan bersih bersih. karena mereka harus segera tidur. sedangkan nicole langsung membawa enzo menuju kamar. karena enzo sudah merasa ngantuk dengan terus tidak tenang dalam bergerak nya. setelah sampai kamar, nicole langsung berkata pada aidan dan nadia.


"kalian cium mommy dulu dong. masa malam ini gak cium mommy sih? "

__ADS_1


aidan dan nadia langsung mencium secara bergantian, kemudian mereka langsung menuju kasur mereka masing masing yang memang berada di satu kamar bersama ade dan nicole. memang di rumah ini aidan dan nadia belum menempati kamar sendiri seperti di jogja atau jepang. karena mereka masih menginjak usia tiga tahun sudah harus pindah ke jogja lagi. jadi masih belum terpisah tidur nya saat itu.


__ADS_2