Mengejar Cinta Sang Artis Idola

Mengejar Cinta Sang Artis Idola
ENZO PUTRA NUGRAHA


__ADS_3

3 hari setelah melahirkan, kini nicole sudah di perbolehkan pulang oleh pihak rumah sakit. ade pun segera membereskan semua administrasi nya. sementara sabrina dan si kembar sedang menunggu nicole dan bayi nya di ruangan rawat nya. sambil menunggu ade datang, mereka terus bermain dan memandangi sang bayi kecil yang merasa heran dengan wajah wajah disana. nicole melihat sorot mata sang bayi yang sangat indah. bayi ini memiliki perbedaan dari aidan dan nadia. ini akan menjadi pembeda di ketiga anak mereka tentunya. gak lama ade pun tiba setelah mengurus semuanya. lalu nicole bertanya.


"sudah beres yank? "


"sudah, semua barang barang sudah rapih kan? "


nicole mengangguk. lalu ade mendekati bayi nya yang sedang di gendong oleh nicole. bayi itu begitu anteng dan hanya terus memandang wajah nicole. nicole mencoba berinteraksi pada nya.


"apa dek? ini mommy loh, kok adek lihat mommy seperti asing gitu sih? kita pulang ke rumah hari ini, nanti kamu akan bersama kita di rumah. bersama mommy, ayah, kaka aidan dan nadia. ada aunty, kake dan nene juga sayang. "


sang bayi pun hanya tetap diam memandang nicole yang sedang mengoceh. nicole benar benar merasa gemas. dia kembali teringat pada aidan waktu itu yang bersikap sangat cool ketika di ajak bicara. kali ini sang bayi pun seperti aidan hanya tetap diam. lalu ade mencoba ikut berdialog.


"dek, ini ayah dek. kita pulang yuk, nanti adek main bareng kaka aidan dan nadia ya. "


kali ini sang bayi mulai tersenyum sambil memandang wajah ade. dia juga mencoba bergerak sambil terus tertawa memandang wajah ade. nicole yang melihat pun merasa heran. karena cuma sama ade bayi nya mau bercanda dan tersenyum. kembali nicole berkata.


"kamu mah curang dek, sama mommy cuek, giliran sama ayah, kamu mau tersenyum. ini mommy dek. "


lagi lagi sang bayi memandang nicole, dan gak lama dia mulai mau tersenyum pada mommy nya.


setelah beberapa menit, perawat pun datang dan memberi kabar kalau nicole sudah bisa pulang sekarang. sambil memberi beberapa obat selaput untuknya. akhirnya mereka semua mulai bergegas menuju rumah. dalam perjalanan pun, aidan dan nadia tiada henti nya mendekati sang adik. mereka berdua berjanji akan selalu menjaga nya nanti. mereka juga berjanji akan selalu menyayangi nya. gak lama mereka pun tiba di rumah, ketiga orang tua mereka pun sudah menyambutnya. dengan pelan pelan ade menuntun nicole yang sedang menggendong bayi nya. setelah itu, nicole segera menaruhnya di ranjang bayi. mereka saling memandang. sementara nicole dan ade langsung menuju kamar. ade akan menemani sang istri berganti pakaian lebih dulu. sesampainya di kamar, nicole mencoba bertanya.


"mau kita kasih nama siapa yank anak ketiga kita itu? "


ade pun membalas.


"aku punya satu nama siah, mudah mudahan kamu suka dengan nama nya.


"iya siapa yank? aku pasti suka kok. "


akhirnya ade memberitahu nya.


"enzo.... aku mau kasih nama enzo putra nugraha"


nicole tersenyum mendengar itu. dia merasa nama itu sangat lah bagus. lalu dia bertanya lagi.


"apa artinya enzo yank?? "


ade membalas.


"enzo artinya kekuatan. "


akhirnya mereka berdua kembali menuju ruang keluarga untuk menemui enzo.


ya, nama ketiga anak mereka tidak jauh berbeda pada nama tengah dan belakang nya.


ada,


"aidan putra nugraha"


"nadia putri nugraha"


dan terakhir ada,


"enzo putra nugraha"


nugraha sendiri adalah nama tengah dari ade. yang benama lengkap ade nugraha santana.


sesampainya di ruang tengah, ternyata enzo sedang di goda oleh kake dan nene nya disana. bahkan aidan dan nadia pun tiada hentinya selalu berada di dekat adik nya itu. lalu terdengar suara dari ernii yang beetanya.


"siapa nama anak ini? apa kalian sudah memiliki namanya? "


nicole langsung membalas.

__ADS_1


"sudah mah, seperti biasa, ade lah yang lebih banyak memiliki ide untuk nama anak anak. namanya enzo. enzo putra nugraha. "


mereka yang mendengar itu pun langsung bergantian memanggil sang bayi dengan nama enzo. terutama aidan dan nadia yang langsung terus memanggil nya. hingga membuat enzo menangis. dengan segera nicole akan memberikan nya asi. sementara ade mulai merapihkan keranjang enzo dan membawa nya ke kamar. karena setelah meminun susu, mungkin enzo akan terlelap. tetapi nyatanya, enzo lebih sering ingin bercanda dan berinteraksi pada anggota keluarga nya. sambil menunggu nicole menyusui, ade sedikit merasa ngantuk, karena memang hampir tiga hari menemani nicole di rumah sakit, ade benar benar kurang tidur. sementara di ruang tengah, nicole melihat enzo memang sudah tertidur, lalu ernii berkata.


"bawa ke kamar sayang. kasihan jika enzo harus tidur seperti itu. "


nicole pun membalas dengan berkata.


"iya mah, aku juga mau lihat ade, dari tadi dia tidak balik balik setelah membawa tempat tidur enzo. "


setelah sampai kamar, nicole di buat tersenyum dengan ade yang sedang terlelap di tempat tidur. lalu dia menaruh enzo dengan hati hati, setelah itu, dia segera merebahkan dirinya di sebelah sang suami. kembali nicole merasakan rindu dengan suasana seperti ini. dimana mereka harus kurang tidur karena selalu terbangun tengah malam akibat mendengar sang anak yang ingin menyusu. dengan segera nicole memeluk ade yang masih terlelap dengan tidur siang nya itu. ketika ingin menejamkan mata, tiba tiba aidan dan nadia datang. mereka merasa jenuh karena ayah dan mommy nya tidak ada di ruang tengah. mereka pun langsung ikut berbaring bersama mommy dan ayahnya. nicole yang kaget pun hanya berkata.


"kalian... bikin mommy kaget aja. kenapa sayang? "


"aku dan nadia bosan momm. dede nya bobo, ayah juga bobo. jadi aku dan nadia mau ikut bobo disini. "


nicole yang mendengar ucapan manja anak peetamanya pun langsung memeluk nya. nicole juga memeluk nadia yang sudah lebih dulu berbaring memeluk ayahnya. lalu nicole segera menyuruh Mereka tidur siang bersama.


"yasudah, kalian bobo, ingat jangan bercanda, nanti dede enzo bangun. "


aidan dan nadia pun membalas.


"iya mommy. "


kini mereka tidur siang bersama di satu kamar. ini adalah momen berkumpul keluarga bagi mereka.


hingga waktu mulai memasuki sore, nicole lebih dulu terbangun dari tidur nya. dia yang sadar dengan keberadaan enzo, langsung segera memeriksa bayi nya yang berada berbeda dari tempat tidurnya itu. setelah melihat, ternyata enzo sudah terbangun dari tadi, dia hanya sedang senyum senyum sendiri. ketika melihat nicole, enzo langsung bersuara, seolah mengadu kalau dia dari tadi hanya sendirian tidak ada yang menemani nya. nicole tertawa dan langsung menggendong nya sambil berkata.


"kasihan anak mommy, kamu gak ada yang ajak main ya. maafin mommy ya nak, mommy baru bangun. "


lagi lagi enzo bersuara dan memandangi wajah nicole. lalu nicole mencoba duduk di pinggir tempat tidur sambil menyusui enzo. gak lama ade pun terbangun dan merasa heran ketika melihat si kembar sudah berada di samping kanan kirinya. ade langsung bertanya.


"dari kapan anak anak ini berada disini bule? "


"tadi siang, mereka merasa kesepian ketika kita fan enzo sedang tidur siang. jadi mereka menyusul untuk ikut tidur bersama.


ade yang mendengar pun langsung membelai aidan dan nadia. kembali ade mengingatkan pada sang istri.


"kamu harus bisa menjaga perasaan mereka ya sayang. walaupun memang untuk saat ini yang lebih penting adalah enzo, tapi kita harus tetap memberi perhatian dan kasih sayang seperti biasa nya pada mereka berdua. apalagi mereka sudah sekolah. mereka butuh teman untul sekedar mencari tahu tentang pelajaran yang mereka dapat dari sekolah. "


nicole mengangguk dan berkata.


"iya yank, aku gak akan pernah membeda bedakan mereka bertiga. mereka bertiga itu anak kita. gak ada yang harus di bedakan. kasih sayang kita sebagai orang tua itu harys adil. agar efek nya baik bagi mereka nanti. "


kembali ade membalas.


"tapi kasih sayang mu ke aku tetap gak berkurang kan? "


nicole yang mendengar itu langsung tersenyum. dia juga berkata.


"gak akan pernah yank. kamu itu sumber kebahagiaan aku. mana mungkin aku bisa melupakan mu yank. "


gak lama ade beranjak dari tidur nya dan mendekati enzo yang baru selesai dengan nyusu nya. kali ini ade meminta untuk memegang nya sambil berkata.


"sekarang kamu mandi duluan gih, biar aku yang jaga anak anak. setelah itu kita makan bersama. "


nicole mengangguk dan segera membangunkan aidan dan nadia lebih dulu.


"kaka, adek... bangun yuk. sudah sore loh. kalian mandi ya. "


aidan dan nadia pun mulai membuka mata mereka. tetapi mereka berdua langsung tertuju pada enzo, sang adik tersayang nya yang sedang berada di pangkuan ayah nya. lagi lagi enzo merasa bingung dengan sosok Kedua kaka nya yang memiliki wajah hampir sama. enzo pun tertawa sambil terus memandang aidan dan nadia. tetapi kembali nicole memerintahkan mereka untuk segera mandi.


"kaka, adek, ayo cepat kalian mandi dulu. apa mau bareng mommy? mommy juga mau mandi. "

__ADS_1


aidan dan nadia pun mengangguk. dengan perasaan malas dan jalan yang sedikit sempoyongan, aidan dan nadia melangkah menuju kamar mandi. ade dan nicole pun hanya tertawa kecil melihat itu. sambil menunggu mereka selesai mandi, ade terus bercanda bersama enzo. betapa senang nga ade memiliki keturunan dua laki laki. karena dua anak lakilaki nya nanti akan menjaga satu anak perempuan nya di masa masa yang akan datang. karena nadia adalah anak perempuan satu satunya di Keluarga ini. setelah mereka Bertiga selesai, kini ade yang akan segera mandi. tetapi ketika ade sudah Berada di kamar mandi, aidan dan nadia lebih dulu kekuar kamar untuk menemui kake dan nene nya. hingga semua nya rapih, kini ade mengajak mereka untuk segera makan bersama. di ruang makan pun, mereka tiada hentinya mengingat soal kelucuan enzo pagi tadi. bahkan sabrina pun merasa sangat gemas sekali mmelihat keponakan baru nya itu. dia ingin sekali cepat cepat menggendong nya setelah beberapa bulan nanti. untuk sekarang, sabrina masih belum berani. karena dia takut akan terjadi apa apa pada keponakan nya itu. karena masih berusia beberapa hari saja.


kembali waktu berganti, dimana pagi ini ade dan nicole sedang sibuk menjemur enzo di halaman belakang rumah. sambil menunggu aidan dan nadia yang sedang bersiap untuk kembali berangkat ke sekolah. hari ini pun enzo sudah semakin aktif pergerakan nya, ade dan nicole melihat kalau enzo begitu barbar di usia yang memasuki satu minggu. enzo lebih sering mengoceh dan bergerak seolah ingin mengajak bermain ayah dan mommy nya itu. enzo memang beda dari aidan dan nadia, enzo selalu tersenyum dan gak pernah diam. selang beberapa menit, aidan dan nadia datang untuk pamit menuju sekolah bersama amel.


"ayah... mommy... aku dan kaka berangkat ya. "


ade dan nicole pun segera memeluk dan mencium kedua anak kembar nya itu. lalu ade berkata.


"semangat ya kalian. nanti ayah yang jemput kalian pulang sekolah. "


mendengar itu, aidan dan nadia merasa senang, mereka langsung berteriak karena senang. lalu si kembar pun gak lupa menyapa sang adik yang sedang di gendong oleh nicole. kedua mencium secara bergantian. enzo pun memperhagikan Kedua kaka nya sambil tertawa. itu semakin membuat ade dan nicole ikut tertawa. aidan dan nadia pun segera menuju mobil. gak lupa ade dan nicole ikut mengantar nya menuju halaman depan. mobil pun mulai melaju, ade dan nicole melambaikan tangan pada kedua anak nya itu. setelah si kembar berabgkat, kini nicole akan memandikan enzo lebih dulu sebelum nanti akan bersantai di ruang tengah bersama yang lain nya. sementara ade hanya beraktifitas seperti biasa. karena memang ini masih dalam masa libur kompetisi. baru kali ini ade libur hanya menghabiskan waktu di rumah saja. karena memang faktor adanya enzo. usia enzo pun memang masih rentan jika harus di bawa keluar rumah. sambil menunggu nicole datang Membawa enzo, ade memilih ke ruang tv untuk menonton acara tv pagi ini. gak lama mamah nya dan mamah ernii pun ikut bergabung. lalu ernii bertanya.


"liburan ini, kalian tetap si rumah kan de? "


ade langsung menjawab.


"iya mah. aku memang sengaja mau menghabuskan waktu bersama kalian selama libur kompetisi ini. "


kedua mamah nya yang mendengar pun merasa senang. karena ade lebih memilih keluarga dari pada keluar rumah.


akhirnya nicole dan sabrina pun datang bersama enzo yang di dorong nya dengan kereta bayi. kembali para nene nya berebut untuk menyapa dan melihat cucu nya itu. ade dan nicole langsung tertawa melihat momen du pagi ini. sedang asik berbincang dan bermain bersama enzo, tiba tiba ponsel ade berdering. dengan segera ade menerima panggilan itu. karena memang sang pemilik klub yang menelpon nya.


"halo pak. "


"de, besok tim akan berangkat ke jakarta untuk memenuhi undangan tim indonesia disana. kita akan bermain trofeo bersama jakarta united dan jakarta utara. kamu bisa ikut berpartisipasi tidak? "


ade sedikit terdiam. lalu dia memandang nicole dengan sangat dalam. nicole yang melihat pun sedikit heran. lalu ade mencoba menjawab.


"saya belum tahu pak, karena memang keadaan istri dan anak saya pun masih belum bisa jauh dari saya. "


kembali sang pemilik klub meyayinkan.


"kalau kamu ikut, kamu akan mendapat kan fee lebih besar. karena memang tujuan sponsor ingin melihat kamu bermain. dan juga ingin mendatangkan mu. jadi jika kamu tudak ikut, maka para sponsor akan membatalkan menjadi bagian dari acara itu. "


kembali ade di buat bingung. tetapi dengan tegas ade menjawab.


"nanti sore saya kabari pak. saya masih harus ijin dengan keluarga lebih dulu. lagian kan ini masih masuk waktu libur kompetisi. "


sang pemilik klub pun membalas.


"oke, saya tunggu kabarnya nanti sore. "


panggilan pun terputus.


ade sedikit diam, lalu nicole mencoba mencairkan suasana dengan bertanya.


"ada apa yank? "


ade mencoba menjelaskan.


"acara trofeo di jakarta jadi di mainkan. pihak sponsor menuntut ku untuk ikut di pertandingan itu. jika aku gak hadir, maka mereka tidak akan mau menjadi sponsor. pemilik klub meminta ku untuk ikut ke jakarta besok. "


nicole tersenyum. lalu dia sedikit meyakinkan kan sang suami.


"kalau memang perjanjian nya seperti itu, berangkat lah bersama tim mu. biar aku dan anak anak tetap berada disini bersama mamah dan papah. jangan terlalu khawatir yank. "


"tapi aku malas jika harus bertemu tian nanti. aku gak mau sayang"


lagi lagi nicole menjelaskan dan coba memberi penjelasan.


"jangan memikirkan soal itu. kamu bisa lebih fokus bermain. karena aku kan tidak berada di stadion. jadi tian gak akan bisa ganggu aku dan anak anak. "


mendengar itu, ade memang sedikit lega. tapi tetap, dalam hati kecilnya, dia masih tidak ingin berada jauh dari istri dan anak anak nya. apalagi dengan enzo yang masih lah sangat lucu dalam usia nya saat ini.

__ADS_1


__ADS_2