Mengejar Cinta Sang Artis Idola

Mengejar Cinta Sang Artis Idola
KEHADIRANMU


__ADS_3

Rombongan timnas indonesia pun sudah selesai melakukan latihan terakhir nya sebelum  pertandingan leg kedua nanti. Para pemain berkumpul di aula hotel, karena sang pelatih memerintahkan untuk mereka rileks dan bebas untuk melakukan apa saja. Mereka pun ada yang keluar untuk sekedar penyegaran otak menuju sebuah mall, ada juga yang hanya diam di hotel, bahkan ada juga yang mencoba memainkan alat musik di panggung live musik tempat makan hotel itu. Sementara ade hanya langsung menuju rumah nya, dia ingin segera bertemu dengan kedua anak nya. Di rasa sudah merasa sangat kangen sekali. Diapun sudah berada dalam perjalanan dengan taksi online nya.  Selang beberapa jam dia sudah tiba, dan langsung masuk kedalam rumah, sementara nicole yang mengetahui kedatangan suaminya hanya kaget saja. 


"sayaaaaaang, kok gak bilang bilang sih mau pulang? "


"heheehe sengaja, biar kejutan kayak orang orang. Anak anak ku mana? "


"mereka di kamar yank"


Dengan segera ade menuju kamar, namun kembali nicole berkata dengan nada ketus nya. 


"gak peluk dan cium aku dulu nih?  Jahat banget sih sekarang"


Ade pun tersenyum dan langsung berbalik arah mendekati sang istri. Dengan segera dia memeluk dan mencium pipi nicole kanan kiri. Nicole pun merasa geli dan tertawa menahan pergerakan suaminya itu. Lalu mereka pun menuju kamar bersamaan. Sesampainya di kamar, aidan dan nadia yang sedang asik bermain langsung berlari ketika melihat sosok ayahnya datang. Mereka saling memeluk sang ayah dengan tawa dan teriakan nya itu. Ade pun langsung menggendong kedua nya. Mereka bersamaan saling mencium ayah nya. Nicole yang melihat pun merasa senang sekali. Karena nadia dan aidan sangat senang sekali dengan kehadiran ayahnya saat ini. 


Mereka pun langsung bermain di area halaman belakang rumah. Sementara nicole hanya menuju dapur untuk membantu mamah mertua nya menyiapkan makanan untuk nanti.  Lalu di halaman belakang, terlihat kalau aidan dan nadia sangat menikmati permainan nya bersama sang ayah. Mereka selalu terlihat riang. Gak lama mereka pun mulai merasa lelah dan meminta susu. Dengan segera ade membawa kedua nya menuju dalam rumah dan menuju ruang tv. 


Setelah menaruh aidan dan nadia di sofa, ade menuju dapur untuk membuatkan susu mereka. Sampai dapur nicole bertanya. 


"ngapain yank? "


"aku mau bikin susu, mereka minta susu, kecapekan bermain tadi"


"sudah aku saja yang bikin, kamu temani mereka saja"


"okeh"

__ADS_1


Kembali ade menemui mereka. Sambil menonton tv, aidan dan nadia masih asik bermain dengan beberapa mainan nya disana. Gak lama nicole pun datang membawa susu mereka. Nicole pun segera ikut bergabung bersama mereka disana. Mereka berempat terlihat sangat menikmati waktu pertemuan ini. Walaupun hanya sebentar, karena jam tiga nanti ade harus kembali ke hotel untuk menyiapkan pertandingan besok. Lalu nicole bertanya soal doni dan nadin. 


"gimana rencana kamu selanjutnya tentang doni dan nadin yank? "


Ade hanya menjawab apa adanya saja. 


"yaa semua tergantung mereka, kita hanya menggiring mereka sampai sini saja, selanjutnya biar mereka yang menentukan nanti"


"good, itu baru suami ku, aku juga berfikiran seperti itu, karena soal hati memang tidak bisa di paksakan,"


"iyaa betul" 


Ade menjawab singkat. Lalu nicole bertanya kembali, 


"kamu nginap kan yank? "


"yasudah biar aku yang antar bareng mereka yaa"


Ade tersenyum dan mengangguk. 


Mereka pun melanjutkan bermain di dalam kamar. Dalam suasana bermain nya, aidan dan nadia selalu terlihat senang. Karena kehadiran ayahnya saat ini. Gak terasa, waktu pun sudah memasuki pukul 14:33. Ade bersiap untuk kembali ke hotel. Sementara nicole sedang menemui mamah mertuanya untuk pamit mengantar ade.


Mereka pun sudah berada dalam perjalanan menuju hotel, nadia tidak ingin lepas dari pangkuan ade selama berada di dalam mobil. Nicole hanya khawatir nanti nadia akan menangis ketika kembali berpisah dengan ayahnya. Gak lama mereka tiba di sebuah hotel tempat para pemain timnas menginap. Ade segera mengajak nicole ikut ke dalam. Karena dia akan memberikan beberapa tiket untuk pertandingan besok malam. Karena ade sudah memberi ijin nicole yang ingin menyaksikan pertandingan langsung. 


Mereka pun menuju aula hotel, terlihat disana para pemain sedang asik berkumpul. Lalu anthony dan riki menyapa nicole dan kedua anak mereka. Nicole pun bergabung duduk disana. Lalu doni juga gak mau ketinggalan, dia langsung mendekati mereka. Sementara ade dan nadia menemui official untuk meminta tiket pertandingan besok. Gak lama official hanya memberi selembar kertas dengan isi tulisan sebagai tamu undangan. Nicole akan menggunakan surat keterangan itu untuk menonton pertandingan besok, akhirnya ade segera memberi kertas itu. Nicole merasa sedikit heran dan bertanya. 

__ADS_1


"ini apa yank? Tiketnya mana?? "


"pakai itu lebih baik dari pada tiket. Kamu bisa membawa beberapa orang  dengan kertas itu, dan posisi mu nanti akan berada di tempat yang paling aman"


Gak lama nicole pun pamit dengan suaminya. Lalu ade segera memeluknya dan berkata. 


"hati hati yaa, aku sayang kamu, sayang kalian. Kabari kalau sudah sampai rumah"


Nicole mengangguk dan segera melangkahkan kaki nya, sambil di antar oleh sang suami menuju parkiran. Sementara nadia dan aidan mesih berada di gendongan ade. Setelah sampai mobil, ade langsung menaruh kedua anak nya di kursi belakang dan memasangkan safebelt nya. Lalu dia mencium kedua anak nya itu dan berkata. 


"kalian jangan nakal yaa kalau ayah tidak ada di rumah, ayah titip mommy pada kalian"


Aidan dan nadia pun hanya memegangi wajah ade sambil tertawa. Lalu nicole segera menyuruh untuk dadah pada ayahnya. Kali ini aidan dan nadia pun tidak merasa berat untuk berpisah dengan ayahnya. Nicole pun segera melajukan mobil nya. Kembali ade menuju kamar hotel nya untuk segera istirahat. 


Dalam kamar pun dia hanya selalu membayangkan dan mengingat kelakuan kedua anaknya ketika sedang bermain tadi. Dia merasa waktu berjalan begitu cepat sekali, tak terasa mereka sudah sebesar itu. Dia hanya membayangkan jika sudah memasuki taman kanak kanak, mereka akan semakin aktif tentang rasa ingin tahu nya itu. Gak lama ade pun mulai terlelap dalam tidurnya. 


Sementara nicole yang sudah berada di rumah, dia langsung meniduri aidan dan nadia. Lalu dia juga menelfon nadin dan sabrina. Untuk mengabari soal rencana hadir di stadion gbk untuk pertandingan besok. Nicole juga berencana akan membawa mamah mertuanya dan mamah nadin nanti. Karena makin ramai, akan semakin merasa nyaman


Menurut nicole. Waktu semakin terus berjalan, kini waktu pun sudah malam, sudah pukul 20:30.


Nicole segera merebahkan tubuhnya di atas kasur, kembali aidan dan nadia tidur bersamanya. Sambil memeluk keduanya, nicole tersenyum ketika mengingat anak anak nya sangat lucu sekali. Tanpa terasa, diapun mulai memejamkan matanya dan tertidur. 


Hari pun kembali berganti, dimana sabrina sudah berada di rumah ade, dia sengaja akan berangkat bersama dari sini. Sementara nadin masih berada di lokasi syuting nya. Dia akan sampai rumah pukul tiga sore nanti. Sabrina sangat asik menikmati waktu nya bersama kedua keponakan nya itu. Awalnya nadia dan aidan tidak memgenalnya, namun lama kelamaan, mereka pun sudah mulai mengingat tante nya itu. 


Sambil menunggu nadin datang, nicole kembali menyiapkan beberapa perlengkapan untuk di bawa nya nanti. 

__ADS_1


Sementara di hotel, para pemain timnas sudah melakukan rileksasi. Agar di pertrandingan malam nanti mereka bisa bermain lepas. Karena selangkah lagi mereka akan berada di final. Memang berat bagi vietnam mengejar dua angka yang tampil di jakarta. Tetapi dalam hal pertandingan sepakbola, tidak ada yang tidak mungkin. Satu detik pun akan menjadi sebuah gol jika melakukan kesalahan. Para pemain kini kembali ke kamar mereka masing masing.  Ade lebih memilih bermain game untuk sekedar melepas penat tekanan diri nya. Sedang asik push rank dalam game mobile legends nya, tiba tiba doni datang dan memberi jerseynya yang akan dia kasih untuk nadin nanti. Namun ade menolak nya.  Di lebih menyuruh doni untuk memberikan nya langsung pada nadin nanti ketika nadin tiba di stadion. Doni pun langsung membuat janji pada nadin. Dan gak lama, ade memilih untuk tidur sambil menunggu waktu pertandingan tiba. 


Hingga tibalah waktu para pemain bersiap untuk menuju stadion gbk. Semua sudah melangkah kan kaki nya untuk mengarah ke bus yang sudah berada di depan loby hotel. Satu persatu pemain sudah mulai masuk ke dalam bus tersebut. Gak lama sang supir pun mulai melajukan bus nya menuju stadion utama gelora bung karno. 


__ADS_2