
para pemain pun melakukan anthem sangat serius bersama para supporter, nicole memperhatikan dari pinggir lapangan. betapa bahagia nya dia melihat sang suami dan kedua anaknya berbaur disana. bahkan keluarga ade dan keluarga nicole pun sangat serius melihat momen sakral itu. terutama nadin dan doni. setelah selesai, ade langsung beebicara pada sang pelatih. dia hanya berkata tidak ikut pulang ke hotel, dia akan langsung pulang ke rumah bersama kekuarga nya. kebetulan tim juga di jadwalkan akan kembali pulang besok malam. sang pelatih pun memberi ijin atas permohonan nya itu. para pemain pun mulai memasuki lorong. sementara ade sebelum menuju loker room, dia menemui nicole untuk berkata.
"kalian tunggu aku dulu yaa, aku cuma ganti baju sebentar. kita pulang bareng menuju rumah"
nicole yang mendengar itu pun merasa senang. lalu dia berkata.
"iya yank, aku tunggu kamu di depan pintu tadi yaa"
ade segera menuju loker room.
sementara nicole dan yang lain langsung menuju parkiran. setelah hampir 10 menit, akhirnya ade sampai di depan pintu stadion bersama para pemain elang jogja yang akan menuju bus. namun terlihat nicole dan kedua anaknya sedang menunggu nya. dengan segera dia menghampiri dan berkata.
"kalian dari tadi disini? "
nicole pun membalas.
"iya yank, nadia yang mau menunggu mu disini. dia terlihat sangat tidak mau jauh dari mu"
mendengar itu, dengan segera ade menggendong anak perempuan nya. lalu mereka segera menuju parkiran untuk pulang bersama. saat menuju parkiran pun nadia berkata.
"ayah kok lama sih kerjanya? "
lalu ade mencoba menjelaskan dengan lembut kepada putrinya itu.
"iya nak. ayah kan tadi mandi dulu, maaf yaa ayah lama"
nicole yang mendengar percakapan suami dan putrinya itu pun ikut merasakan betapa besarnya rasa kangen sang anak kepada sosok ayahnya itu.
gak lama mereka sampai di parkiran, semua sudah menunggu disana. ade pun mendapat sambutan luar biasa dari mereka. terutama roberto menyambut dengan pelukan tiada hentinya. setelah itu pun mereka mulai melajukan mobilnya mengarah ke rumah. ternyata roberto, ernii, dan sabrina memutuskan untuk menginap di rumah ade malam ini. itu di luar dugaan memang. alasan nya karena mereka sudah lama sekali tidak berkumpul bersama. karena memang mereka semua tahu setelah kompetisi selesai pun, ade akan di sibukan dengan timnasional untuk beberapa laga fifa match day. sebagai persiapan timnas untuk berlaga di piala asia. bahkan indonesia di jadwalkan akan melawan argentina. itu kabar mengejutkan memang, tapi memang begitu adanya. sesampainya di rumah mereka langsung bersantai di ruang tengah untuk berbincang. sementara nadia sedari tadi tidak pernah mau jauh dari ade. dia selalu ingin dekat bersama sang ayah. bahkan dia juga merasa kembali bergairah setelah berada di rumah ini. hingga waktu menunjukan tepat pukul 23:00, mereka semua bubar dan menuju kamar masing masing.
sesampainya di kamar pun nicole langsung memeluknya dan berkata.
"alhamdulillah kita menang yaa yank."
ade pun membalas pelukan itu dan berkata.
"iya, tadi benar benar pertandingan sulit"
lalu nicole berkata tentang nadia pada ade.
"putri bule mu selalu fokus memandang mu dengan pandangan kosong yank, dia selalu sabar menunggu mu sampai selesai tadi"
__ADS_1
ade yang mendengar itu pun merasakan hal itu. lalu dia segera menghampiri nadia dan aidan yang sudah terlelap di kasurnya. dengan lembut dia mencium kedua nya secara bergantian. hingga tak terasa nicole pun sedikit meneteskan air mata atas kejadian itu. memang nadia kini menjadi sedikit posesif ketika tidak ada sosok ayah di samping nya. dia selalu merasa tidak nyaman dan tenang ketika tidak melihat sosok ade dari pandangan nya. nicole pun berkata pada ade.
"sepertinya sifat manjaku sudah turun ke nadia yank, kamu ingat kan ketika pertama aku mengandung mereka? betapa takutnya aku ketika jauh dari mu. mungkin ini yang sedang nadia rasakan."
ade hanya menjawab.
"iya, namanya darah daging sayang. pasti akan ada beberapa turun. entah sifat atau sikap mereka nanti. tapi aku memang lagi membiasakan aidan untuk mandiri. karena dia anak lakilaki, dimana nanti kelak, dia akan sendiri dan menentukan jalan hidupnya sendiri"
nicole yang mendengar itu pun merasa bangga dengan sang suami yang mencoba mendidik kedua anaknya mulai dari usia segini. lalu nicole berkata.
"setahun lagi pun kita harus memasukan mereka ke sekolah loh yank. kita masukan di taman kanak kanak mana? sleman atau tangerang? "
ade hanya membalas.
"belum tahu sayang, kita lihat di perjalanan karir ku saja ya. karena kontrak ku masih lumayan kan di elang jogja"
akhirnya mereka pun memutuskan untuk segera tidur, karena memang sudah larut malam. hanya mereka berdua yang masih belum tidur. tanpa sadar kedua nya pun mulai terlelap.
hari berganti pagi ini pukul 08:00, nicole yang baru membuka mata merasa tidak melihat sosok suaminya. namun kedua anaknya masih terlihat sangat pulas. lalu dia keluar kamar dan mencoba mencari ade, ternyata ade sedang bermain bersama bola nya di lapangan sintetis mini miliknya di belakang. nicole hanya bisa geleng geleng melihat itu. lalu dia bertanya pada mamah mertuanya soal keberadaan ade disana.
"sejak kapan ade disana mah? "
"biasa, sejak jam enam tadi"
nicole pun kaget mendengar itu, karena sejak pagi ade sudah berolahraga disana, padahal kondisi nya pun sedang sedikit cidera akibat pertandingan malam tadi. lalu dia segera menemui ade untuk menyudahi aktifitasnya itu.
"yaaaankkk..... udah cukup main nya!! kamu kan masih harus istirahat. kamu masih cidera loh"
ade yang kaget dengan suara marahnya nicole pun hanya bisa diam memandang nya. lalu dia berkata.
"iya sayang, masih pagi jangan marah marah, nanti cepat tua loh"
nicole tetap berusaha menghentikan sang suami dan berkata.
"mandi sana! setelah itu kita sarapan sama yang lain"
dengan terpaksa ade menghentikan dan bergegas menuju kamar mandi untuk mandi.
ketika sampai kamar pun ade sejenak berhenti untuk menghampiri kedua anaknya yang masih terlelap. ia terus memandangi kedua nya dengan tatapan penuh arti. nicole yang niatnya ingin menyiapkan baju dan handuk untuk sang suami, kembali dia merasa kesal karena ade belum juga mandi, namun ketika ingin marah, niat dia langsung berubah pas melihat ade sedang membelai kedua anaknya dengan penuh arti dan kasih sayang. nicole mencoba melihat dari jauh. tanpa terduga, ternyata ade berkata pada kedua anaknya yang sedang tertidur itu.
"kalian harus bisa menjadi kebanggaan keluarga kelak nanti yaa, ayah sudah tidak akan lama lagi berada di lapangan. karena hanya tinggal beberapa tahun lagi pun karir ayah akan berhenti karena faktor usia dan munculnya para pemain baru. jadi kalian harus bisa menentukan jalan hidup kalian masing masing yaa sayang. ayah janji, di sisa sisa karir ayah ini, ayah akan selalu ada untuk kalian. terutama kamu nadia. ayah dan mommy akan selalu melindungimu saat kamu beranjak besar nanti. sementara kamu aidan, kamu harus kuat dan berani mengambil keputusan. karena kamu anak lakilaki di keluarga ini. jadi suatu saat nanti, kamu harus bisa melindungi adik mu dan kedua orang tua mu nak"
__ADS_1
nicole yang mendengar kan pun langsung merasa sedih. dengan segera dia menghampiri ade dan memeluknya dari belakang sambil berkata.
"kamu jangan bicara seperti itu yank. aku yakin kalau karir mu masih lah panjang jika pola dan gaya hidupmu selalu seperti ini."
ade yang kaget pun hanya bisa membelai rambut nicole yang memang wajahnya sudah berada di pundak kanan nya. gak lama aidan dan nadia pun mulai membuka mata. mereka langsung menatap ayah dan mommy nya yang sedang berada du hadapan mereka. lalu nadia meminta di gendong untuk segera bangun dari tudurnya. kali ini nadia meminta nicole yang menggendong nya. dengan segera nicole mengangkat tubuh putrinya. sementara ade mengambil aidan. saat itu juga mereka langsung mengajak kedua nya untuk langsung mandi juga. tanpa berlama lama mereka pun segera mandi dan menuju ruang makan. saat berjalan, kembali nadia meminta ade untuk menggendongnya. ade hanya memanjakan putri bule nya itu. sesampainya di meja makan pun, semua sudah menunggu. ernii yang melihat nadia begitu dekat dengan ayahnya pun jadi mengingat sosok nicole ketika berusia seperti nadia. nicole tidak pernah mau jauh dari roberto saat itu.
acara makan bersama pun mulai di lakukan, saat makan, ponsel ade pun berdering. dan ternyata nomor official yang menelpon nya.
"iyaa halooo... "
ade membuka obrolan. lalu dibalas oleh official.
"kita rencana jalan balik jam 20:00 mas, mas ade mau ikut kita atau punya rencana sendiri? siapa tahu masih kangen dengan keluarga dan akan berangkat besok secara terpisah"
ade hanya berkata.
"saya ikut tim nanti malam, cuma mungkin anak dan istri saya akan ikut bersama rombongan malam nanti."
sang official pun merasa senang karena ade tetap dengan sikap profesional nya yang tetap ikut rombongan pemain. telepon pun terputus.
nicole yang kaget mendengar ucapan ade pun sedikit heran, karena tidak biasa nya ade bersikap sangat profesional seperti ini. padahal kalau mengingat satu tahun ke belakang, dia selalu menghiraukan aturan klub demi dekat dengan keluarga. tapi hari ini, dia menjalani itu semua atas dasar profesional kerja. nicole pun harus mengikuti keputusan ade yang akan ikut bersama tim menuju jogja malam nanti.
lalu ade berkata pada semua yang berada di meja itu.
"semuanya, maaf gak bisa berlama lama bersama seperti dulu. karena malam nanti aku dan tim harus pulang ke jogja untuk tetap fokus di pertandingan terakhir nanti. aku berharap kalian mengerti. toh minggu depan pun aku sudah selesai dengan pekerjaan. aku dan nicole beserta anak anak akan langsung kemari lagi untuk menyiapkan acara ulang tahun mereka yang ke empat tahun nanti. kita rayakan sama sama di sini, agar mereka selalu mengingat momen itu pada saat mereka besar nanti"
kembali suasana haru menyelimuti meja makan pagi ini. semua yang mendengar pun hanya bisa berkata "iya" secara bersamaan.
lalu roberto berkata.
"rencana nya kalian akan berangkat jam berapa menuju hotel? "
ade pun menjawab.
"tim rencana nya akan start jam 20:00 pah, kemungkinan habis maghrib aku dan nicole akan menuju hotel"
kembali roberto membalas.
"yasudah, kita bareng kesana nya yaa. sekalian kita jalan pulang ke cipinang"
ade dan nicole pun mengiyakan secara bersamaan...
__ADS_1