
gak terasa kini sudah memasuki waktu pukul 09:30. semua sudah bangun dan berkumpul di lantai atas sambil berbincang dan memandang gunung fujiyama yang masih terlihat di hiasi oleh kabut dan sisa sisa salju. mereka juga masih menunggu kabar nadin dan doni yang sudah berangkat pagi tadi. sementara ade masih tertidur. karena memang tadi malam dia banyak terbangun menjaga nicole yang sedang tidur. tetapi lagi lagi aidan dan nadia membuat kelucuan selama berkumpul disana. kedua anak itu selalu membuat tawa. sehingga nicole merasa selalu terhibur pada hari hari nya. setelah merasa sedikit bosan, nicole memilih segera menuju kamar untuk membabgunkan ade, karena nicole merasa sebentar lagi akan segera makan bersama. dengan perlahan dia berjalan menuju kamar. sesampainya di kamar, nicole melihat sang suami yang masih terlelap. dia hanya bisa tersenyum memandang wajah ade yang menurut dia sangat lucu ketika sedang tidur. dengan gemas nicole kembali duduk di dekatnya dan memainkan rambut sang suami. ade yang merasa terganggu saat tidur, ade segera mencoba membuka mata. namun pandangan nya langsung menuju nicole yang berada di dekatnya. dengan pelan ade berkata.
"kamu selalu deh iseng kalau aku lagi tidur. jam berapa ini sekarang? "
nicole tertawa sambil terus memainkan wajah ade yang masih berada di dekat paha nya. dia juga berkata.
"jam sepuluh yank. bangun yuk. kamu mandi, setelah itu kita makan sama sama. mereka menunggu mu untuk makan bersama loh. "
kembali ade bersikap manja pada istrinya itu.
"cium dulu. baru aku mau bangun. "
dengan segera nicole menempelkan bibir nya di wajah ade dengan sangat lama tidak bergerak. ade hanya membelai rambut nicole dan melanjutkan dengan peluk. gak lama mereka pun mulai beranjak dari tempat tidurnya. ade langsung menuju kamar mandi, sementara nicole menyiapkan baju ade. dengan sabar dan setia, nicole tetap menunggu sang suami yang sedang mandi. gak lama aidan dan nadia datang. mereka memberitahu kalau kake dan nene nya sudah menunggu di ruang makan.
"mommy, kake dan nene sudah menunggu mommy dan ayah untuk makan bersama. "
"iya nak, mommy lagi tunggu ayah mandi. kalian duluan kesana, kasih tahu nene dan kake ya. sebentar lagi mommy dan ayah datang. "
aidan dan nadia pun kembali menuju ruang makan. gak lama juga ade selesai dari mandi nya. setelah rapi, mereka berdua langsung menuju ruang makan sambil bergandengan tangan.
sementara di pesawat, nadin dan doni benar benar menikmati perjalanan nya itu. di tambah dengan ada nya freya. membuat kebahagiaan mereka semakin lengkap. disana pun freya tiada hentinya memandang ke arah jendela untuk melihat pemandangan udara. freya sangat bingung sekali dengan apa yang dia rasakan sekarang ini. doni tiada hentinya membelai anak bayi nya yang masih berusia 10 bulan itu. tanpa sadar nadin pun terus memandang keduanya dengan senyum kecil. dia merasa bahagia bisa menjadi seorang istri dan juga ibu. dia tidak membayangkan itu sebelumnya. karena dia hanya selalu melihat itu pada diri nicole saja. tapi kini, apa yang dia lihat pada sahabat nya, dia juga merasakan nya saat ini.
kembali ke jepang, waktu kini sudah menunjukan pukul 14:30 waktu shizuoka. ade segera bersiap untuk berangkat menuju lapangan untuk latihan bersama tim. karena ini latihan terakhir tim sebelum besok akan kembali melakukan pertandingan lanjutan liga dua jepang. setelah berpamitan pada semua orang tua, kini ade menemui nicole dan kedua anaknya. dengan memeluk dan mencium, ade juga berkata.
"kalian selalu jaga mommy ya. ayah mau kerja dulu, nanti kita main lagi setelah ayah pulang. "
aidan dan nadia pun menjawab secara bersamaan.
"iya ayah. "
lalu ade mencium kening nicole dan berkata.
"kamu baik baik ya di rumah. nanti kabari aku kalau doni dan nadin sudah berada di babdara. biar aku saja yang jemput mereka setelah pulang latihan langsung kesana. "
nicole mengangguk dan berucap.
"iya yank, kamu hati hati dan semangat ya latihan nya. jangan sampai cidera loh"
akhirnya ade mulai melajukan mobil nya. setelah ade pergi, kembali aidan dan nadia bermain di halaman depan bersama sabrina juga amel. nicole hanya menemani sambil duduk dan memperhatikan senyum bahagia kedua anak nya itu.
setelah sampai lapangan, ade langsung mengganti pakaian dan perlengkapan latihan nya. sore ini sang pelatih hanya ingin memberi mereka menu latihan sedikit ringan. karena pertandingan besok mereka harus meraih poin penuh di kandang. lawan nya pun terbilang masih di bawah jubilo, tetapi dalam sepakbola, tidak ada yang namanya berbeda, semua bisa terjadi di lapangan nanti ketika peetandingan sudah berjalan. sang pelatih juga berharap agar para pemain nya selalu bermain baik dan memperlihatkan permainan cantik di depan penonton. karena itu akan membantu mereka tenang dan bisa melakukan kerjasama nanti. setelah beberapa menu sudah di lakukan, latihan pun selesai, para pemain pun kembali bergegas untuk pulang.
sedangkan di rumah, nicole sudah mendapat kabar kalau nadin dan doni sudah berada di narita. tetapi nicole berkata agar mereka menunggu sebentar. karena ade belum mmenjawab panggilan nya. sedang menunggu kabar dari ade, tiba tiba ponsel nicole berbunyi. dengan segera dia menerima panggilan dari suaminya itu.
"halo yank, nadin dan doni sudah di bandara. mereka masih menunggu mu selesai latihan. "
ade langsung membalas.
"oh gitu, yasudah aku langsung jemput mereka. aku telepon nadin dulu ya. kamu suruh amel untuk menyiapkan kamar dulu buat mereka nginap nanti. "
nicole pun membalas
__ADS_1
"iya yank, hati hati. jangan ngebut ya, aku tunggu di rumah. "
panggilan pun terputus.
dengan segera ade melajukan mobilnya menuju bandara narita untuk menjemput kedua sahabat yang sudah dia anggap seperti saudara sendiri itu. dalam perjalanan pun dia tetap fokus, karena memang jalanan agak sedikit licin karena basah oleh salju. setelah hampir tiga puluh menit, akhirnya ade tiba di bandara. waktu pun sudah hampir maghrib. dengan segera ade menelpon nadin lebih dulu untuk bertanya posisi mereka.
"haloo cut, posisi lo dimana sekarang? gue di depan loby terminal arrival internasional nih"
"ohh, oke gue kesana sekarang. "
gak berapa lama, akhirnya ade melihat mereka yang sedang berjalan. dengan segera ade keluar mobil dan memanggil mereka. mereka pun melihat, lalu nadin dan doni langsung mendekat. setelah bertemu, mereka saling berpelukan. adegan itu membuat perhatian beberapa penumpang lain yang ada di dekat situ. apalagi beberapa dari mereka mulai mengenal sosok ade. mereka ingat pada saat piala asia kemarin yang mempertemukan jepang melawan indonesia, dimana ade bermain sebagai kiper indonesia. di rasa suasana sudah kurang kondusif, segera ade menyuruh Mereka masuk ke dalam mobil. mobil pun mulai melaju menuju rumah. dalam perjalanan, nadin tiada hentinya berkata.
"gila borr, dingin banget. gue gak nyangka kalau dingin nya seperti ini. gimana lo yang tinggal disini ya? apalagi waktu itu lo main malam sambil di guyur salju pula. "
ade hanya menjawab.
"mau gimana lagi atuh? namanya juga kerja. ya mau gak mau gue jalani"
mereka pun semakin asik berbincang dalam perjalanan menuju rumah ade sambil memandangi suasana jepang yang menjelang malam dengan keadaan di selimuti salju ringan. sedangkan freya asik terlelap di sana. setelah setengah jam lebih, akhir nya mereka tiba di rumah ade yang berada di pusat kota shizuoka. terlihat nicole dan kedua anak nya sudah berada di depan pintu untuk menyambut nya. dengan segera nadin keluar sambil menggendong freya yang masih tertidur. aidan dan nadia pun merasa senang bisa bertemu kembali dengan freya. dengan segera nicole mengajak nya masuk, karena memang cuaca begitu dingin di sini. ade dan doni pun menyusul di belakang nya sambil membawa beberapa tas pakaian salin mereka. mereka langsung berkumpul di ruang tengah. suasana begitu ramai dan seru sekali. hingga membuat freya terbangun dari tidurnya. tetapi freya mulai memperhatikan mereka satu persatu. merasa tidak asing dengan wajah wajah yang berada di sana. aidan dan nadia pun langsung mendekati bayi itu dan mulai mengajaknya bercanda. tanpa di sangka, Freya pun membalas dengan tawa yang sangat besar sekali. membuat suasana semakin seru saja malam ini.
kembali hari berganti, dimana pagi ini nadin dan doni sudah berada di balkon lantai dua bersama freya. mereka sedang menyaksikan ade yang sedang menemani nicole berjalan tanpa sandal di area pekarangan depan rumah nya itu. nadin merasa sangat senang melihat kedua sahabat nya yang begitu harmonis sampai saat ini. bahkan Mereka akan memiliki anggota baru lagi beberapa bulan kedepan. dari atas nadin berteriak.
"semangat cong. gue bantu doa dari sini, hehehehe. "
nicole yang mendengar pun hanya tersenyum. hingga akhirnya ade menyudahi kegiatan pagi nya itu. seperti biasa ade membersihkan keringat di wajah nicole dengan tissue yang sudah dia siapkan di meja nya itu. setelah hampir setengah jam disana, ade segera mengantar nicole untuk mandi sebelum akan makan bersama nanti. kali ini ade menyiapkan air hangat nya untuk sang istri mandi. sambil menunggu nicole selesai, dia juga menyiapkan baju nya. ketika selesai pun nicole kaget dengan apa yang sudah ade siapkan itu. nicole langsung berkata.
"jangan repot repot sayang. aku bisa sendiri kok, mending sekarang kamu gantian mandi."
"enggak repot sayang, aku cuma melayani istriku saja kok. lagian kan gak lama lagi aku juga akan berangkat ke markas untuk persiapan pertandingan sore ini"
nicole pun baru ingat kalau ade akan bertanding hari ini. lagi lagi dia masih belum bisa menyaksikan langsung pertandingan ade sore ini. dia akan melakukan nonton bareng di rumah bersama orang tua dan sahabat nya. setelah ade selesai mandi, kini mereka berdua langsung menuju ruang makan. di ruang itu pun doni langsung berkata pada ade.
"bang borr, sore ini gue mau lihat lo main di stadion langsung."
nadin yang mendengar pun tidak mau ketinggalan. dia juga merasa penasaran dengan atmosfer suasana sepakbola jepang. dia langsung berkata.
"iya borr, cong. gue berdua memang berencana ingin sekali lihat lo main Secara langsung disini. "
nicole yang mendengar pun hanya merasa sedikit sendu. ade yang sadar hal itu hanya berkata pada sang istri.
"kamu jangan sedih. kamu masih bisa nonton di tv bersama mamah dan papah. karena aku gak mengijinkan mu datang kesana. "
lalu nicole hanya membalas.
"iya yank. aku di rumah. tapi anak anak juga mau ikut tuh mendengar aunty sama om nya mau ke stadion. "
nadia langsung meminta izin pada ade dengan berkata.
"aku dan kaka mau ikut aunty ya ayah. kita juga bersama aunty sabrina kok. boleh ya ayah? "
ade hanya membalas dengan berucap.
__ADS_1
"kalian izin nya sama mommy dong. kalau ayah sih gak bisa sepenuhnya bilang boleh. "
kembali aidan dan nadia memasang wajah melas nya. nicole yang melihat itu pun hanya bisa tertawa dan tidak tega melihat jurus andalan mereka itu. nicole langsung berkata dan mengingatkan.
"yasudah kalian boleh kesana. tapi ingat, jangan berpisah dan menjauh dari aunty kalian ya. karena mommy gak ada disana. selalu ingat apa kata mommy ketika berada di luar rumah tanpa mommy dan ayah. "
nadia langsung menjawab dengan berkata.
"iya mommy, aku dan kaka selalu ingat. kita berdua harus saling menjaga dan melindungi sesama saudara. "
nicole langsung memeluk dan mencium kedua nya sambil berkata.
"pintar nya anak anak mommy dan ayah. yasudah nanti kalian mandi dulu ya. biar kalian semua di antar oleh pak supir saja"
mereka pun kembali melanjutkan makan nya.
setelah makan selesai, kini nicole bersantai di depan tv bersama nadin dan doni. kali ini nicole ingin bermain bersama freya. karena freya sudah bisa berbicara sedikit sedikit dengan bahasa bayi nya itu. Nicole tiada hentinya menggoda freya, hingga mengundang beberapa dari mereka untuk melihat nya. karena freya tertawa begitu geli dan besar. hingga memasuki pukul 12:05, ade akhirnya berpamitan pada semuanya. dia akan segera menuju markas jubilo sebelum berangkat ke stadion. kembali ade memeluk kedua anak nya dan berkata.
"kalian nanti jangan jauh jauh dari aunty sabrina dan aunty nadin ya nak. ayah juga akan minta pengawalan untuk kalian nanti. ingat jangan aneh aneh ya ketika kalian sedang tidak bersama ayah dan mommy. "
aidan dan nadia pun mengangguk dan membalas.
"iya ayah... "
lalu ade menghampiri nicole dan berkata sambil memeluknya.
"aku berangkat. kamu seperti biasa ya, kalau perlu apa apa minta tolong. jangan selalu sendiri dan selalu menganggap kalau kamu mampu. "
nicole membalas dengan senyuman dan berkata.
"iya yank. kamu yang semangat ya main nya. aku sayang kamu. cepat pulang kalau sudah selesai. "
ade segera mencium dan mulai melangkahkan kaki menuju garasi rumah nya. setelah itu, dia langsung melajukan mobil nya.
setelah kepergian ade, kini nicole mempersiapkan aidan dan nadia untuk pergi ke stadion nanti. nicole telah menyiapkan jersey mereka. nadin yang melihat pun hanya bisa berkata.
"wihh keren nya jersey kalian. nanti aunty minta ah sama ayah kalian. "
nadia pun membalas.
"iya dong aunty, kan kita mau nonton bola. jadi harus pakai baju bola. "
nicole yang mendengar pun langsung memeluk putri cantik nya itu.
sambil menunggu waktu mereka berangkat, nicole masih bermain bersama freya di sofa depan tv. tiada hentinya nicole bercanda disana. sampai nadin dan doni pun melihat nya ikut tertawa. tetapi aidan dan nadia hanya mencoba ngajak bicara freya, walaupun freya sendiri masih terus memandang mereka kedua nya. lalu nadin sedikit bertanya..
"nanti kita berangkat diantar siapa cong? "
nicole menjawab.
"sama supir, nanti saja jam setengah tiga. karena gak terlalu jauh juga stadion nya. biar kalian gak lama lama menunggu nya. gue sudah kontek beberapa steward kok untuk menjaga kalian nanti. "
__ADS_1
nadin merasa heran dengan ucapan nicole. tetapi dia hanya mengiyakan nya dan kembali bercanda bersama freya beserta aidan dan nadia.