
siang ini pukul 14:00 nicole coba membangunkan ade, karena agar ade sedikit segar setelah bangun.
"yank... bangun, sudah jam dua. kita jalan jam berapa? aku bikinin kopi yaa"
ade belum menjawab, dia masih terpejam. nicole segera memainkan hidung nya agar ade kebangun dari tidurnya. setelah merasa sedikit terganggu, ade pun mulai membuka mata dan berkata.
"kamu mah kebiasaan deh, orang mah bangunin suami tuh di cium, bukan cubitin hidung"
nicole hanya tertawa geli mendengar itu, dengan segera dia memberi kecupan di kening suaminya itu. dan kembali berkata.
"sudah kan? yukkk sekarang bangun, aku mau buatin kopi dulu"
ade segera beranjak dari tidur nya dan akan menuju ke ruangan si kembar. sesampainya di sana, dengan segera dia berganbung dengan kedua bayinya itu. sambil bermain dan mendekatkan wajahnya pada mereka. ketika nicole tiba dengan membawa kopi, dia segera berkata.
"yank, jangan di gangguin dong, kamu iseng banget sih"
"siapa yang ganggu? aku cuma mau main bareng mereka kok"
"kita jalan jam berapa? keranjang aidan dan nadia sudah aku siapin. nanti mereka pakai baju yang mana yaa yank? semuanya pasti terlihat lucu deh"
"nanti coba satu satu saja dulu, kita jalan jam empat saja"
"yaudah sana ngopi dulu, biar gak ngantuk, setelah itu mandi, mamah sudah siap dari tadi"
mereka pun segera menuju belakang rumah untuk berbincang sambil ade menikmati kopi nya. kembali mereka merencanakan acara selama berada disana,
"kita selama disana gak kemana mana kan yank? "
tanya nicole. lalu di balas oleh ade.
"belum tahu, kita lihat saja ketika sudah berada di sana, aku juga ada jadwal pertemuan sama pengurus klub tangerang city, alhamdulillah mereka tahun ini promosi ke liga utama"
"selalu deh, tiap libur masih saja berurusan dengan sepakbola, gak bisa yaa gak bahas sepakbola? "
"yaa namanya juga pemain bola, yang dibahas pasti bola lah"
"tangerang bukan nya yang pernah kamu bela itu yank? "
"bukan, ada lagi, justru ini adalah tim favorit ku dari kecil, sejak kecil aku sudah sering menonton pertandingan mereka, kemanapun mereka main, aku dan teman teman selalu hadir untuk menyaksikan nya. bahkan cita cita ku pun ingin berada di tim itu, tapi belum ada rejekinya disana, waktu itu aku sudah coba ikut seleksi, tapi gagal, setelah aku berada di jakarta utara, mereka terdegradasi, dan tahun ini mereka berhasil kembali ke liga utama"
"ohh beda lagi sama tangerang wolves yaa? aku kira sama. terus apa rencana mu? "
nicole mencoba bertanya karena sedikit heran dengan suaminya itu.
"gak ada rencana sih, cuma kalau boleh milih, aku sih cuma mau menghabiska sisa sisa karir ku berada di tim itu. karena itu impian ku dari kecil, aku pun saat perjalanan menonton, selalu di hantui dengan perasaan waswas dan deg degan, karena mereka dan tangerang wolves itu tidak akur, jadi ketika kedua pendukung bertemu, pasti akan selalu ada keributan besar di kota itu"
"kamu kan masih harus fokus dengan elang jogja yank, gak usah memecah fokus dulu dong"
ade mencoba menjelaskan kepada sang istri dengan pelan.
"justru, kalau mereka memberi tawaran pada ku, aku tanpa pikir panjang lagi akan menerimanya, karena itu impianku, lagi pula, kalau memang ada kesempatan itu bagus kan? kita bisa kembali tinggal di area kita, dekat dengan rumahku dan rumahmu. apalagi jajaran staf dan pengurusnya juga sudah kenal dekat dengan ku, termasuk para pendukungnya, karena aku pernah menjadi bagian dari mereka saat mendukung mempertaruhkan nyawa ketika tawuran dulu"
"ohh jadi kamu waktu remaja tuh sering tawuran yaa?? coba saja kalau masih berani, aku jewer sih"
"ya gak mungkin lah, aku sudah tua, mana mungkin tawuran sih? sekarang aku kan sudah menjadi pelaku sepakbola, bukan seperti dulu yang cuma penikmat saja"
__ADS_1
"aku sih terserah kamu yank, kamu mau main dimana pun, yang penting kita selalu dekat dengan aidan dan nadia terutama"
"justru itu yang aku pikirkan, gak mungkin kita membesarkan si kembar dengan cara berpindah dari kota ini ke kota kota berikutnya"
"yasudah sekarang kamu mandi, sudah jam tiga, jam empat kita berangkat kan? "
dengan segera ade menuju kamar mandi untuk bersiap melakukan perjalanan panjang antar provinsi. setelah rapih, nicole dan ade segera memakaikan baju baru pada si kembar, kedua bayi itu pun terlihat sangat lucu dengan baju kembar nya. semakin gemas mereka melihat penampilan bayi bayi itu. sementara nicole segera makeup, ade pun sibuk dengan beberapa barang bawaan nya yang dia masukan ke mobil, gak ketinggalan mamahnya pun ikut membantu.
akhirnya, waktu berangkat pun tiba, ade dan nicole segera pamit dengan surti dan parjo, mereka menitipkan rumah selama berada di jakarta. sementara nicole sudah mendorong kereta bayi nya yang baru mereka dapat di mall tadi. si kembar pun terlihat sedikit heran, karena ini kali pertama mereka akan merasakan perjalanan dengan mobil. dengan sangat hati hati ade meletakan aidan dan nadia di keranjang bayinya yang berada di jok belakang, di sampingnya pun ada mamah nya. karena nicole akan menemani ade duduk di depan. akhirnya mereka pun berangkat, ade segera melajukan mobilnya. dalam perjalanan pun mereka selalu mendengar dan menyahuti ocehan para bayi itu. ini akan menjadi hiburan bagi mereka dalam perjalanan menuju jakarta. bahkan ade pun ikut meladeni ocehan nadia yang dari tadi paling berisik. ketika sudah memasuki perbatasan magelang, kedua bayi itu sudah mulai gak terdengar lagi suara nya. mereka sudah sama sama tertidur pulas. mamah ade pun menjaga nya. lalu ketika sudah memasuki tol di daerah jawa tengah, nicole menyarankan suaminya untuk sejenak beristirahat dan mencari makan, karena sudah memasuki waktu isya juga.
"kita cari rest area dulu yank, aku lapar, sekalian kamu sholat isya dulu. sambil istirahat sebentar, takut kamu capek"
"okeeehhh, ide bagus tuh, aku juga lapar nih"
akhirnya mereka istirahat makan dahulu. sambil ade beristirahat dan menikmati kopi. sementara si kembar sudah berada di kereta nya. mereka pun hanya heran memandangi lagit lagit dari sebuah tempat makan disana. pada saat memasuki tempat makan, banyak sekali pengunjung yang memperhatikan bayi kembar mereka, bahkan ada beberapa juga yang sudah mengenal aidan dan nadia. mereka pun tidak sungkan memanggil nama itu. hingga nicole berkata pada suaminya.
"masih umur hampir dua bulan saja, sudah banyak yang mengenalnya yank, gimana besar nanti? kita berdua bakalan kalah tenar nih hahaha"
ade dan mamahnya pun tertawa terbahak bahak mendengar itu. akhirnya nicole dan mamah mertuanya makan terlebih dahulu, sedangkan ade menunggu si kembar. dia akan bergantian makan ketika nicole sudah selesai. ade masih asiik bermain dan bercanda dengan kedua bayinya. tiba tiba ada sepasang kekasih yang menghampiri nya. lalu segera meminta foto dengan ade, gak lupa juga mereka menghampiri aidan dan nadia. ade seperti biasa melayani dengan senyuman nya. hingga beberapa orang pun ikut meminta foto dengan nya. sampai nicole pun segera menyelesaikan makan nya, agar suaminya bisa sedikit tenang ketika ingin menikmati makan malam nya. setelah dari wastafel, nicole pun menyuruh ade segera makan. agar si kembar dia yang menemani nya. tetapi kembali para pengunjung juga meminta foto pada nicole, bahkan gak sungkan sungkan untuk membuat story instagram bareng si kembar. ade dan nicole pun hanya bisa pasrah meladeni beberapa pengunjung itu. hingga ade selesai, dia pun segera menghabisi kopi nya, agar cepat berada di mobil, karena dia cuma takut terjadi apa apa pada aidan dan nadia.
sesampainya di mobil pun, ade gak langsung berangkat dia cuma ingin minta waktu sejenak pada nicole untuk menghisap sebatang rokok.
"kamu tunggu di dalam saja dulu yank, aku izin mau merokok sebatang dulu. habis makan terasa enek kalau gak merokok"
nicole pun hanya geleng geleng dan membalas.
"iyaudah, jangan lama lama yank"
nicole segera kedalam mobil untuk menemani mamah mertuanya dan juga bayi kembarnya itu. setelah beberapa menit, nicole pun keluar, dia hanya ingin menemani sang suami sambil mengobrol di luar mobil.
"sedikit lagi nih, kenapa? anak anak nangis?"
"enggak kok, aku sengaja mau nemenin kamu aja"
mereka pun asik mengobrol disana. hingga rokok pun habis, akhirnya ade memutuskan untuk melanjutkan perjalanan nya.
"yuk ahh kita kemon, sudah jam sembilan nih. biar sampai sana nya kuta gak mengganggu mamah ernii nanti"
mereka segera memasuki mobil dan ade mulai melajukan mobilnya. hingga pukul 02:00. mereka sudah memasuki kawasan perbatasan jawa tengah dan jawa barat. nicole pun berkata.
"kamu ngantuk gak yank? kalau ngantuk jangan memaksa. kita cari tempat lagi untuk menepi sebentar"
"enggak sayang, aku masih segar kok, lagian tengah malam gini ngeri lah kalau harus menepi, kita kan bawa bayi"
"iya sih, yasudah aku temani ngobrol buar gak ngantuk"
"kamu bobo saja dulu, jangan memaksa menemani, aku baik baik saja kok, percaya deh. nanti juga aku bangunin kalau aku ngantuk"
nicole pun menurut, karena memang dia sudah merasa ngantuk sekali. sebelum tidur, dia pun melihat si kembar terlebih dahulu dan langsung tersenyum. lalu ade berkata.
"sebelum tidur, cium aku dulu dong, biar gak ngantuk nyetir nya"
mendengar itu, nicole pun tersenyum dan segera memberi kecupan pada suaminya itu. lalu dia pamit untuk tidur... setelah semua terlelap, ade dengan fokus melajukan mobilnya sambil menyalakan musik dengan volume kecil, dia mendengarkan lagu lagu balads nya, gak jauh dari "adele". hingga memasuki daerah karawang pada pukul 07:30 pagi ini. nicole pun sudah mulai membuka mata. dia hanya merasa heran, karena melihat ade masih terus melajukan mobilnya. diapun berkata.
"kamu belum istirahat yank? sudah dimana ini? "
__ADS_1
"sudah sampai karawang, tanggung lah, tinggal beberapa jam lagi kita sudah masuk jakarta"
"istirahat lah dulu, kita cari rest area lagi, kasian mamah, takut badan nya sakit semalaman tidur seperti itu"
ade pun mulai mencari rest area yang berada di kilomete 70 tol jakarta cikampek.
setelah sampai, kembali mereka mulai mencari tempat makan untuk pagi ini. kejadian seperti semalam pun kembali terjadi. dimana para pengunjung mulai menghampiri kedua bayi mereka. kali ini lebih ramai dan antusias, karena mereka penasaran dengan aidan dan nadia, selama ini mereka hanya melihat dari liputan tv saja. ketika melihat, mereka tiada hentinya memanggil dan bercanda pada si kembar, beberapa orang pun selalu berkata.
"lucu, cantik, tampan, dan gemesin"
nicole dan ade hanya bisa selalu menyambut mereka dengan senyuman ramah nya, karena memang sudah tugas nya mereka sebagi publik figur untuk bersikap ramah pada beberapa orang yang mengenalnya. hingga akhirnya mereka pun sudah berada di dalam ruangan untuk sarapan. kembali seperti biasa, ade menjaga aidan dan nadia.
nicole pun sedikit berbincang.
"benar benar yaa, mereka sudah menjadi artis dadakan yank, semoga setelah sedikit besar nanti, mereka gak kaget dengan keadaan ini yaa"
"anak siapa dulu dong??? "
"anak aku lah!! " nicole seolah tidak mau kalah.
kembali ade bermain dengan nadia dan aidan sambil menunggu nicole dan mamahnya,
lagi lagi nadia mengoceh dengan berisik, sampai pengunjung pun selalu melirikan matanya ke arah mereka dan tersenyum memperhatikan bayi itu. sementara aidan hanya tetap diam sambil memainkan tangan nya ke arah wajah sendiri. waktu ade gantian makan pun tiba, kini nicole bermain dengan kedua bayinya. tetapi nicole melihat aidan sedikit senyum, dia segera mencium nya. lalu ade memarahi nicole dengan perkataan lembut.
"sayyanng... kamu baru selesai makan, jangan cium cium dulu dong, kulit bayi masih sensitif, takut nanti mereka alergi sama sisa sisa minyak makanan yang tertinggal di bibir mu"
nicole pun menyadari dan meminta maaf.
"iya yank aku lupa, hehehe, maaf yaa. aidan.. maafin mommy yaa"
kembali nicole mengajak ngobrol bayi bayi nya. terutama nadia yang masih dengan sifat cerewet nya itu.
setelah mereka semua selesai makan, kembali ade memutuskan untuk segera berangkat dan menuju mobil.
"ayokk, kita langsung ke mobil saja, situasi sudah semakin ramai. kasian aidan dan nadia ketika semua yang ada disini mulai sadar dengan keberadaan mereka"
nicole dan mamahnya pun menyetujui.
seperti biasa, ade kembali menikmati sebatang rokok di samping mobilnya, nicole pun berkata.
"setelah rokok habis, kamu langsung tidur ya yank, biar aku yang melanjutkan perjalanan ke rumah, sudah gak jauh kan? kamu harus tidur dulu beberapa jam mah. jangan gak tidur, biar aku di temani mamah ngobrol nanti"
ade menolak, tapi kali ini nicole terlihat lebih galak, sehingga diapun tidak bisa berkata apa apa lagi dan harus menyetujui itu.
akhirnya mereka kembali melanjutkan perjalanan panjang nya. setelah nicole mulai melajukan mobilnya, ade berkata.
"kita isi bensin dulu sayang, tadi malam aku lupa ngisi, mumpung masih di rest area"
nicole pun mengangguk. kemudian kembali mereka melanjutkan setelah isi bensin, sementara ade dengan segera memejamkan matanya sambil menyandarkan kepalanya di kaca jendela dan memakai kaca mata hitamnya... nicole yang melihat itu pun hanya tersenyum memperhatikan sosok bayi besar nya itu. kembali dia fokus memacu mobilnya. hingga memasuki pukul 12:10. mereka sudah memasuki kawasan semanggi tol dalam kota. tinggal dikit lagi mereka akan sampai ke rumah nicole. karena ade menginginkan untuk ke rumah nicole terlebih dahulu untuk beberapa hari. sedangkan mamahnya akan di jemput oleh tari ketika sampai di rumah nicole nanti.
setelah berjuang dengan kemacetan ibu kota, akhirnya nicole bisa bernafas lega karena sudah memasuki kawasan perumahan nya pada pukul 14:35. ini merupakan pengalaman pertama bagi dia melakukan perjalanan jauh seperti ini.
mereka pun akhirnya sampai, dengan segera nicole menyuruh scurity nya membukakan gerbang nya. ernii dan roberto pun sudah berada di depan pintu untuk menyambut anak dan cucu kembar nya. nicole pun segera membangunkan ade.
"yaaank..., bangun yuk. sudah sampai"
__ADS_1
sementara mamah ade sudah turun dan menghampiri besan nya. lalu ade pun mulai membuka mata dan segera turun membantu nicole menyiapkan kereta bayi untuk aidan dan nadia. ernii dan roberto sangat tidak sabar ingin mendorong kereta mereka. namun ketika ingin mendorong, tiba tiba sabrina datang dan mendahuluinya. dengan cepat ernii pun langsung protes. ade dan nicole hanya tertawa saja melihat kelakuan mereka. dengan segera sabrina mendorong keponakan kembar nya menuju dalam, di ikuti dengan ernii yang sedari tadi sudah tidak sabar ingin bermain dengan cucu kembarnya itu...