Mengejar Cinta Sang Artis Idola

Mengejar Cinta Sang Artis Idola
DEMI SATU NAMA KEBANGGAAN DI DADA KAN KU BERI SEGALANYA


__ADS_3

kembali hari berganti begitu cepat. hingga tak terasa hanya hitungan hari saja kompetisi liga akan segera bergulir kembali. para tim peserta pun sudah melakukan persiapan masing masing, gak ketinggalan kubu tangerang city pun sudah akan melakukan latihan perdana nya sore ini. di bawah asuhan thomas, tangerang city akan langsung menargetkan tembus tiga besar. dia berharap tim baru nya kali ini akan lebih bisa berbicara dan bersaing dengan tim lain nya. karena kalau menurut sejarah, tangerang city adalah klub besar dan selalu membuat kejutan saat bersaing menuju juara. para pemain pun sudah berkumpul di pinggir lapangan dan segera berganti pakaian masing masing. tetapi belum terlihat tanda tanda ade datang. ternyata memang ade baru saja sampai. hingga diapun segera menuju bench untuk berganti pakaian nya. seperti biasa jans selalu mendampinginya ketika ingin mulai latihan. jans merasa senang bisa bertemu kembali dengan ade. bahkan bisa bekerja sama kembali dengan nya. hingga latihan pun di mulai. dimana para pemain hanya fokus melihat instruksi dari thomas yang sesekali memperagakan pergerakan nya dengan bola. sementara ade terlihat sedang memimpin rekan rekan nya dan junior nya di area gawang. para petinggi klub pun datang, karena ingin mengetahui visi dari thomas pada latihan perdana ini.


jennifer sangat fokus memperhatikan para pemain yang sedang berlatih. kembali dia terfokus pada sosok ade di gawang, dia merasa kalau ade masih memiliki reflek dan pergerakan yang tetap terjaga dengan baik. terbukti dengan bola bola sulit yang jans kasih pada saat latihan sore ini. dia masih dapat menghalau nya walaupun tidak harus menangkap bola itu.


sementara di rumah, nicole masih asik bermain dengan si kembar, sambil di temani mamah mertuanya, mereka selalu bercanda. kali ini aidan lebih aktif, dia terlihat lebih nyaman berada di rumah ade. karena mungkin dia merasa kalau ini akan menjadi tempat tinggal menetap nya selama proses pertumbuhan bersama nadia. ketika asik bermain, nadin pun datang, dia ingin ikut bermain juga bersama bayi bayi itu. dengan segera nadin menggendong aidan. sementara nadia masih asik bermain dengan nicole. nadin langsung mengeluarkan ponselnya untuk berfoto bareng mereka dan akan memposting nya di instagram nanti.


namun ketika sedang ingin melanjutkan main nya ke ruangan bermain yang sudah di buat khusus oleh ade. tiba tiba nicole melihat ke arah foto muda ade yang sedang bermain bersama jakarta utara. kembali dia memperhatikan dengan sangat detail sekali. nicole merasa foto itu benar benar beda. ade terlihat sangat polos dan bahagia sekali dengan senyum nya sambil memegang bola di sana. dia pun membelai bingkai foto itu dan terus memperhatikan nya. dalam hati dia berkata.


"tuhan begitu baik. DIA mengirim mu untuk aku. aku merasa bahagia bisa menjadi bagian di hidup mu"


sedang asik memandang foto suaminya, tiba tiba nicole di kagetkan dengan sentuhan di bahu nya dan terdengar kalimat.


"kenapa bengong sayang? itu nadin sudah menunggu di sana bersama aidan dan nadia"


ternyata mamah mertuanya yang dari tadi memperhatikan nya. nicole tersenyum sambil berkata.


"aku lagi membayangi mah, gimana jadi nya kalau aku sudah mengenal ade ketika dia sedang dalam keadaan di foto itu"


dengan lembut mamah mertuanya pun membalas.


"jangan di bayangin dong, justru sekarang itu kamu harus menjaga nya. karena jika hanya membayangkan, kamu dan ade tidak akan pernah sampai di titik ini"


"iya mah benar, trimakasih ya mah"


akhirnya nicole segera menemui nadin dan si kembar untuk ikut bermain di sana. baru saja tiba, nicole sudah di buat tertawa dengan ulah nadia yang benar bebar tua, nadia sedang berusaha menggerakan tubuhnya untuk tidur menyamping. sontak badin dan nicole sangat tertawa geli melihat nya.


sementara di lapangan, thomas sudah mengakhiri sesi latihan pertamanya. para pemain pun sudah berkumpul sambil memanjakan tubuhnya dengan gerakan ringan di pinggir lapangan dan sedikit menikmatai isotonik juga beberapa buah yang ada. namun ade, dia masih terlihat berbincang di area gawang bersama jans, thomas pun melihat kalau mereka sedang berbicara sangag serius sekali. sehingga thomas akan menanyakan nya nanti ketika mereka sudah berada di sini. dalam obrolan itu, jans tiada hentinya memuji ade. karena jans menganggap ade semakin matang. setelah satu tahun berada di elang jogja, dia merasa ade lebih konsisten dengan penampilan nya itu. lalu jans berkata.


"apa rencana mu dengan tim ini? "


dengan semangat ade berkata.


"saya ingin meraih gelar bersama tim impianku ini coach. sejak kecil aku di besarkan oleh tim ini, berkat tim ini juga saya menjadi seperti sekarang ini. kalau saja waktu itu saya gak kenal tim ini, mungkin saya sekarang bukan lah pesepakbola coach"


jans sedikit kaget dengan penjelasan ade itu. dia merasa kalau ade memang sudah tak asing dengan tim ini. bahkan ade dengan yakin akan menargetkan juara di musim pertamanya bersama tangerang city. kembali jans berkata.


"baik lah, kalau itu rencana mu, aku akan membantu semaksimal mungkin, agar kita benar benar bisa menjadi juara dan merasakan gelar itu bersama thomas, riki, dan juga barros seperti kita merasakan nya di jakarta waktu itu"


ade tersenyum dan segera memeluk jans. akhirnya mereka pun melangkah menuju kumpulan para pemain lain, kembali riki dan barros menghampiri dan memanggil "capt" pada ade. ade pun menyambut dengan pelukan secara bergantian. mereka bertiga pun asik mengobrol, hingga thomas dan jans pun ikut bergabung. kembali di tengah obrolan, ade mengutarakan niatnya untuk bisa membawa tim ini menjadi juara. karena impian dia hanya ingin membawa tim ini menjadi nomor satu di liga indonesia. mereka pun siap membantu dan mewujudkan impian kapten nya itu. apalagi ini adalah momen spesial bagi mereka, karena mereka bisa berkumpul bersama lagi dalam satu tim. setelah para pemain sudah akan menuju bus, tiba tiba terlihat sosok jennifer yang berjalan menuju mereka, ternyata jennifer datang bersama anthony, yaa, anthony juga di rekrut oleh jennifer di musim ini untuk memperkuat lini penyerangan. ade dan yang lain nya oun merasa sangat senang dengan kedatangan anthony, dalam hati kembali ade optimis akan mempersembahkan gelar juara untuk tim kebanggan nya ini. dan akhirnya, para pemain sudah memasuki bus, namun ketika ade ingin menuju parkiran, jennifer pun menahan nya dan berkata.


"kita ke skretariat dulu yaa, ada hal penting yang mau gue bicarakan"


ade sedikit heran dan penasaran, lalu dia hanya mengangguk kan kepala nya tanda setuju.


sesampainya di ruangan itu, ternyata jennifer sudah menyiapkan khusus ban kapten untuk ade dengan motif spesial yang terlihat ada angka 21 dan nama nya disana. ade merasa sangat senang sekali mendapatkan perlakuan spesial seperti ini. jennifer pun segera memeluknya dan berkata.


"bantu gue meraih gelar juara buat tim ini. ini sudah menjadi tuntutan masyarakat sini sejak gue ambil alih kepemilikan tim ini"


dengan percaya diri ade membalas.

__ADS_1


"siappp, juara bersama tim ini adalah impian gue, gue dan yang lain pun akan berusaha semaksimal mungkin"


jennifer tersenyum mendengar itu. akhirnya ade pun pamit, karena dia sudah kangen dan tidak sabar ingin bertemu dengan si kembar di rumah. diapun segera melajukan motornya dan di balas lambaian tangan oleh jennifer. setelah hampir dua puluh menit dia melakukan perjalanan pulang, akhirnya ade pun sampai di rumahnya. dengan segera dia memarkirkan siti di tempatnya. kali ini dia langsung memanggil nama "aidan... nadia.... "


nicole yang mendengar itu sedikit merasa cemburu, karena namanya tidak di panggil. lalu nicole menemui nya dan berkata.


"kamu gak boleh langsung bertemu mereka dulu yank"


"loh kenapa? aku sudah kangen banget sayang"


"gak boleh... karena kamu harus cium aku dulu, aku kan istrimu yank! "


ade hanya tertawa mendengar itu, dia hanya merasa sikap manja nicole benar benar tidak hilang hingga saat ini. dengan segera ade memeluk dan di lanjutkan dengan kecupan ke arah kening nya itu. nicole tersenyum dan membalas erat pelukan suaminya itu. lalu mereka bersama sama menuju dua bayi mereka. sesampainya disana, ade lansung rebahan di tangah tengah mereka dan mencium secara bergantian, tapi sayang nya, aidan dan nadia sedang tertidur pulas.


akhirnya ade menuju belakang rumah untuk bersantai disana sambil menikmati kopi pahit dan beberapa batang rokok. tetapi nicole lebih memilih menemani sang mamah mertua di depan tv, karena mamah nya hanya sendiri menonton tv dari tadi.


lalu ade yang berada di halaman belakang hanya menikmati tiap tarikan rokoknya sambil memandang bulan yang terlihat sangat terang malam ini. dengan santai dia menikmati momen malam itu sambil mendegar lagu lagu dari "avril lavigne" kadang dia pun ikut sedikit bernyanyi. setelah beberapa menit, nicole pun datang sambil membawa sedikit makanan kecil. lalu dia bertanya.


"gimana hari pertama latihan nya di tim impian mu yank?? "


"seperti biasa sih, cuma suasananya agak sedikit beda sih, karena mereka semua pemain lama sedikit merasa canggung dengan kehadiran kita pemain baru yang berlabel di atas mereka"


lalu nicole menambahkan.


"ya kamu beritahu pada mereka dong yank, agar mereka bisa lebih cepat adaptasi, karena kalian kan membutuhkan kekompakan ketika bertanding nanti. agar cemistri nya bertemu dan bisa lebih mudah meraih kemenangan"


"pasti dooong... kamu tenang saja, aku dan yang lain pun sudah bertekad akan langsung menargetkan juara di tahun pertama ini"


"semoga terwujud yaa, aku selalu berdoa kok yank"


"makasih yaa, kalau jadi pun, nanti lusa kita akan ada friendly match melawan mitra surabaya"


nicole sangat antusias dengan kabar itu, lalu kembali dia bertanya.


"main dimana yank? "


"main disini kok"


"aku noleh datang menyaksikan? "


ade sedikit diam dan terlihat sedikit agak berfikir, lalu dia berkata.


"si kembar bagaimana sayang? "


nicole pun terdiam dan memikirkan soal itu. lalu ade menambahkan.


"aku hanya khawatir jika mereka berada di keramaian"


kali ini nicole hanya bisa pasrah, karena diapun berat dengan aidan dan nadia jika harus di bawa ke stadion dalam keadaan yang masih berumur tiga bulan itu. tapi ade sidikit mencairkan suasana dengan berkata.

__ADS_1


"coba nanti aku tanya jennifer dulu yaa, mungkin ada ruangan khusus untuk bayi dan para penonton yang mengidap cacat untuk mereka menyaksikan pertandingan. karena setahu ku, stadion benteng itu memiliki ruang pers dan ruang khusus disana dia area vip nya"


nicole sedikit senang mendengar itu. dia berharap bahwa ruangan itu benar nyata ada nya. kemudian dia pun mengajak ade untuk ke kamar, agar melanjutkan perbincangan nya disana sambil menjaga aidan dan nadia, nicole hanya takut mereka terbangun. ade pun mengiyakan ajakan itu dan segera bergegas ke kamar. sampai kamar pun ade hanya langsung menuju samping keranjang mereka dan terus memandang keduanya dengan senyuman. nicole pun ikut mendampingi suami nya disana sambil merangkul pinggang nya ade, kembali dia berkata.


"kita akan terus menetap disini kan yank? "


"iya sayang, aku memiliki kontrak jangka panjang disini, lima tahun adalah waktu yang cukup untuk kita membesarkan dan memperkenalkan dunia pada aidan dan nadia secara bersama sama disini."


kembali nicole tersenyum lalu dia bertanya tentang hal yang menyangkut dirinya.


"lalu jika nanti tiba tiba ada tawaran pada ku di sebuah acara atau film, aku harus gimana? "


ade hanya membalas dengan ucapan lembut dan memiliki arti.


"itu semua balik lagi ke kamu sayang, sebelumnya juga kan aku gak pernah melarang mu untuk berhenti dari pekerjaan mu, jika kamu sudah merasa siap untuk kembali ke dunia karirmu, silahkan. aku tetap mendukung mu. lagian kita juga sudah berada di tempat yang sangat dekat untuk kesana dan kesini kan"


nicole merasa bahagia dengan ucapan ade itu, dia merasa kalau ade selalu memberi kebebasan, tetapi tetap dibalik kebebasan itu selalu ada tanggung jawab.


"makasih ya yank, aku sayang banget sama kamu"


dengan segera ade membalas rangkulan istrinya dengan penuh rasa sayang. kemudian dia mengajak untuk mengobrol sambil rebahan di kasur. karena ade melihat aidan dan nadia memang sudah sangat pulas sekali. nicole pun segera beranjak ke arah tempat tidur dan di susul oleh ade. sambil rebahan, mereka kembali berbincang.


nicole menanyakan soal rencana jennifer untuk tim ade di tahun pertamanya setelah berhasil naik kasta.


"yank, apa rencana jennifer di tahun ini? "


ade menjelaskan dengan sangat detail.


"jennifer memiliki harapan yang sama dengan ku sayang, dia ingin serius berada di jalur juara di musim pertamanya, dia juga kembali mendatangkan anthony dari jakarta united sore tadi"


nicole sedikit tercengang dengan nama anthony yang juga ikut bergabung disana.


"serius yank? banyak juga yaa duit jennifer itu, sampai semua bintang dia datangkan di tim ini"


"ya begitulah kalau anak daerah asli sudah memegang klub, pasti akan mati matian membela"


"besok kamu latihan lagi?? "


"iya, seperti biasa, latihan sore"


"sampaikan salam ku pada jennifer dan anthony yaa yank"


"okeeehhhh"


lalu nicole pun merasa sudah mulai ngantuk dan mengajak ade untuk tidur.


"bobo yuk yank, aku ngantuk, apalagi aku kan sekarang suka bangun tengah malam kalau si kembar nangis haus ingin minum"


ade pun mengerti keadaan sang istri dan membalas.

__ADS_1


"yaudah yuk istirahat, nanti kalau kamu bangun malam, banguni aku juga yaa sayang"


nicole hanya mengangguk, karena memang dia merasa ngantuk dan sudah gak bisa menahan lagi. dengan segera dia mengarahkan wajahnya ke ketiak ade, perlahan diapun mulai terpejam dan tertidur. ade hanya memeluknya dan juga mencoba memejamkan mata untuk segera tidur.


__ADS_2