Mengejar Cinta Sang Artis Idola

Mengejar Cinta Sang Artis Idola
BERSAMA KITA BAHAGIA


__ADS_3

hingga sampai waktu memasuki pukul 10:00, ernii dan roberto masih belum sadar kalau ade dan nicole beserta cucu nya ada disini. sedang asik berbincang sambil menikmati acara tv, tiba tiba suara pintu kamar nicole terbuka, roberto dan ernii yang melirik pun merasa aneh, kenapa pintu itu bisa terbuka? sedangkan di kamar itu sedang tidak ada siapa siapa. ketika terus memperhatikan, mereka berdua pun di kagetkan dengan dua sosok yang keluar dari balik pintu kamar tersebut. sosok aidan dan nadia yang mereka lihat saat ini. ernii langsung berteriak sambil berlari menghampiri kedua cucu kesayangan nya itu. dia sangat terkejut dengan kehadiran mereka disini. ernii langsung berkata.


"kalian, bikin nenek kaget saja. peluk nenek dulu dong"


aidan dan nadia segera memeluk sang nenek. lalu mereka bergegas menuju roberto yang berada di sofa depan tv. kembali roberto mencium kedua cucu nya itu. lalu roberto bertanya.


"kalian datang kapan sayang? "


nadia hanya menjawab.


"aku gak tahu kakek, aku juga bingung sudah berada disini. "


lalu erni bertanya lagi.


"ayah dan mommy mu mana nak? "


aidan menjelaskan.


"ayah dan mommy masih bobo kek. "


sedang asik bercanda, kembali sabrina yang baru keluar dari kamar dan ingin pergi sebentar pun terlihat kaget seperti ernii dan roberto tadi. dia terkejut dengan kehadiran aidan dan nadia. dengan segera dia mencium dan memeluk keponakan nya itu. niat ingin pergi pun, langsung dia batalkan. lantaran ingin bermain bersama kedua keponakan nya itu. sabrina merasa heran dan sedikit pangling dengan aidan dan nadia yang benar benar sudah tumbuh besar. mereka semakin cantik dan tampan. lalu sabrina bertanya.


"kalian kok gak kasih tahu aunty sih kalau ada disini? "


aidan dan nadia hanya tertawa saja. akhirnya mereka asik bercanda di sana.


selang beberapa menit, nicole yang terbabgun pun kaget dengan tidak ada nya aidan dan nadia di kasur nya. lalu dia melirik ade yang masih terlelap. lalu dia mencium kening sang suami dan segera beranjak keluar kamar. ketika sampai di ruang tv, nicole hanya berkata.


"kalian kok gak bangunin mommy sih nak?? "


aidan dan nadia hanya tersenyum. lalu nadia berkata.


"aku lihat mommy dan ayah masih bobo. jadi aku dan kakak keluar saja. "


nicole tersenyum mendengar itu. lalu dia mencium satu persatu anak nya itu. kemudian dia memeluk ernii, roberto, dan sabrina secara bergantian dan menyapa kabar. ernii pun bertanya.


"kalian sampai jam berapa? kok gak kasih kabar sih sayang? "


nicole menjelaskan.


"jam setengah enam mah. kalian masih pada tidur. jadi aku dan ade pun langsung beristirahat. karena ade juga belum tudur semalaman tadi."


kembali ernii bertanya.


"sekarang suami mu mana? "


nicole hanya berkata.


"masih tidur mah. kasihan dia tidak tidur selama perjalanan tadi. "


kini mereka asik berbincang dan bercanda. gak lama nicole segera menyuruh aidan dan nadia untuk mandi lebih dulu.


setelah rapih dari mandi, kembali mereka menuju ruang tv untuk berbincang melepas kangen. nicole pun akhirnya memberitahu pada mereja soal liburan ke jepang yang akan berangkat lusa nanti. ernii, roberto, dan sabrina pun terkejut mendengar nya. mereka hanya merasa senang akan merasakan liburan bersama Keluarga besar di libur kompetisi nya ade kali ini. mereka benar benar tidak menyangka dengan kabar ini. lalu ernii pun segera akan menyiapkan kebutuhan nya untuk di jepang nanti. gak lama waktu sudah memasuki pukul 13:30. nicole mencoba ke kamar untuk melihat sang suami. karena hari sudah siang, dia hanya akan menyuruh ade untuk bangun dan makan.


"yank... bangun yuk. sudah siang loh ini, kamu belum makan kan. ayo bangun yank. "


nicole coba membangunkan sang suami sambil memainkan hidung nya dan menempelkan bibir nya di pipi ade. gak lama ade membuka mata sambil berkata.


"jam berapa ini? anak anak ku mana? "


nicole tertawa dan berkata.

__ADS_1


"mereka lagi bersama mamah, papah, dan sabrina. ayo kamu bangun, terus mandi gih. nanti aku temenin kamu makan. kamu belum bertemu mamah, papah kan yank. "


ade hanya membalas.


"cium dulu, baru aku mau bangun. "


kembali nicole tertawa dan berkata.


"hahaha.. ihh kamu gemesin banget deh. aku dari tadi sudah cium kamu loh. kamu nya saja lagi tidur, jadi tidak berasa. "


ade hanya membalas.


"yasudah sekarang kan aku sudah bangun. cium lah. susah banget sih tinggal cium aja. "


mendengar itu, nicole hanya semakin gemas dan langsung mendarat kan bibir nya di hidung sang suami. setelah itu, ade segera bangun dan langsung menuju kamar mandi. ketika ade sedang mandi pun, nicole selalu setia menunggu sang suami sampai selesai mandi sambil menyiapkan baju nya. setelah selesai, kini nicole menemani ade yang akan menemui roberto dan ernii untuk menyapa kedua mertua nya itu.


"haloo pah, mah, heii sha... gimana kabar kalian? "


dengan segera ade menundukan tubuh nya dan mencium tangan Kedua mertuanya secara bergantian. lalu roberto membalas dengan ucapan.


"kita baik semua semua de, gimana tahun depan masih aman kan di jogja? "


kali ini nicole yang membalas. Karena memang dia menjabat sebagai agency pribadi sang suami.


"aman pah, masih ada sisa satu tahun lagi disana. "


roberto dan ernii ikut senang mendengar itu. lalu ade bertanya pada sabrina.


"kamu sibuk apa sekarang sha? "


memang sabrina setelah selesai kuliah, dia hanya menghabiskan waktu bersama ernii dan roberto. karena dia juga sudah berjanji tidak akan jauh pada mereka selama masih belum menikah ini. karena selain dirinya, ernii dan roberto tidak ada yang menjaga dan memperhatikan nya. lalu sabrina membalas.


"aku masih sibuk jagain dua bayi ini kak. kasihan kalau harus aku tinggal tinggal jauh lagi. "


"sabar sayang. aku tahu perasaan mu kok. nanti juga ada waktunya untuk kita selalu bersama mereka. "


suasana kini menjadi sedikit haru dan sedih. gak lama ernii mencoba mencairkan suasana sambil berkata.


"kamu makan dulu de, sayang, temani suami mu makan gih. kasihan dia belum makan. "


lalu ade membalas dengan cepat.


"iya mah, aku juga sudah lapar. hahaha"


nicole segera mengantar dan menemani sang suami. ketika sampai di ruang makan. kembali ade berkata pada nicole.


"aku disini sendiri gak apa apa kok sayang. mending kamu kembali kesana. kamu puas puasin waktu bersama mereka. karena selama enam tahun ini, kamu pasti merindukan suasana kumpul bersama mereka. nanti aku menyusul setelah makan."


nicole yang mendengar pun tersentuh dengan ucapan ade. dia benar benar beruntung memiliki suami yang baik dan pengertian sekali. lalu nicole membalas.


"iya yank, makasih ya. yasudah aku kesana, kamu pelan pelan saja makan nya. "


kembali nicole mencium sang suami sebelum menuju ruang tv lagi.


sesampainya di ruang tv, nicole langsung duduk di tengah tengah antara ernii dan roberto. dia langsung merangkul kedua nya. ernii bertanya.


"kenapa suami mu di tinggal sayang? "


nicole hanya berkata.


"justru ade yang menyuruhku untuk kembali kesini mah. agar aku bisa menikmati momen rindu ini pada kalian. "

__ADS_1


ernii dan roberto pun mencium pipi nicole secara bersamaan dalam hati roberto berkata.


"ya tuhan, aku benar benar tidak menyangka kalau putri manja ku sudah sebesar ini. sudah memberikan ku cucu kembar, bahkan memiliki suami yang bisa merubah sifat nya, ego nya, manja nya, bahkan bisa menjadikan seorang istri yang soleha. "


mereka bertiga pun asik bercanda sambil bermanjaan di sana.


sementara sabrina, dia sedang mengajak aidan dan nadia keluar ke supermarket untuk memanjakan dua keponakan nya itu. sedangkan dari kejauhan, ade yang sudah selesai makan, dia hanya merasa senang dan bahagia melihat sang istri yang kembali bisa berkumpul bersama kedua orang tua nya. hal yang tidak bisa lagi dia rasakan setelah sang bapak pergi untuk selama lama nya. bahkan ade tidak pernah bisa memiliki waktu untuk bersama kedua orang tua nya. karena sejak usia tujuh belas tahun, ade sudah berjuang di luar rumah mencari jati diri nya. itu yang membuat dia merasa menyesal sekali. maka dari itu, dia tidak mau hal yang sama terjadi pada sang istri. tanpa sengaja nicole melihat ade yang sedang bengong terpaku memandangi dirinya bersama roberto dan ernii. nicole pun merasa heran. lalu dia memanggil nya.


"yank, kenapa bengong? sini dong gabung. kita ngobrol ngobrol. "


tetapi nicole melihat sorot mata ade yang sedikit berkaca kaca itu. segera dia menghampiri suami nya. kembali nicole bertanya.


"kamu kok nangis yank? kenapa? ayo cerita sama aku sambil berkumpul disana bareng mamah dan papah. "


ade hanya diam tidak membalas.


setelah sampai di sana. kembali nicole bertanya.


"kamu kenapa nangis? ingat sesuatu kah? "


ernii dan roberto yang mendengar pun ikut merasa heran dan bertanya.


"kenapa de? ayo cerita sama mamah"


dengan perlahan ade menjelaskan pada mereka.


"enggak apa apa mah. aku cuma merasa bahagia melihat kalian yang masih lengkap dan terlihat saling melindungi. nicole dan sabrina juga sangat beruntung masih bisa berkumpul. berbeda dengan ku mah, pah. aku tidak pernah punya waktu seperti kalian. sejak usia 17 tahun, aku sudah sibuk dengan dunia ku sendiri. bahkan tidak pernah merasakan bisa sedekat dengan kedua orang tua ku. aku sudah sibuk mencari jati diri di luar rumah dan gak pernah pulang berkumpul bersama keluarga. bahkan ketika bapak pergi saja, aku tidak datang ke tempat peristirahatan terakhir nya. aku menyesal mah. sudah menyia nyiakan waktu itu."


roberto dan ernii yang mendengar pun coba menguatkan ade dengan berkata.


"iya de, mamah ngerti kok. tapi kan dari pengorbanan mu itu gak ada yang sia sia kan? sekarang kan kamu juga ada mamah dan papah. jadi gak ada salahnya kalau kamu mau bermanja dan bercerita segala sesuatu pada kita. toh kamu juga kan anak kita de. sudah jangan sedih ya. yang lalu biarlah berlalu. sekarang kamu dan nicole harus tetap fokus menatap masadepan aidan dan nadia secara bersama. mamah dan papah, bahkan mamah mu pun pasti akan mwndukung dan selalu berada di belakang kalian kok. "


gak lama ernii dan roberto memeluk ade secara bersamaan. nicole yang melihat pun benar benar tidak bisa menahan air mata. dia merasa sangat bahagia memiliki keluarga seperti saat ini.


hingga tak terasa, waktu semakin berlalu. malam ini ade bersantai di halaman depan sambil menikmati kopi nya. sedangkan aidan dan nadia selalu bersama sabrina. mereka sedikit lupa dengan keberadaan ayah dan mommy nya. sementara nicole setelah merapihkan tempat tidur, dia segera menemani sang suami yang bersantai di depan. dia hanya ingin membuat suami nya tidak jenuh. disana pun mereka asik berbincang soal rencana akan ke tangerang besok pagi secara bersama sama. karena mereka akan berangkat menuju bandara dari rumah ade nanti. sedang asik berbincang, tiba tiba kedua anak mereka datang. nadia meminta izin pada ade dan nicole.


"mommy..... aku dan kaka boleh bobo bareng aunty gak? kita berdua mau bobo di kamar aunty momm. "


nicole tersenyum. dia merasa kalau kedua anak nya sudah bisa lepas dan mulai mandiri dari ayah dan mommy nya. Lalu nicole berkata.


"boleh dong sayang. tapi ada syarat nya. "


aidan bertanya.


"apa syarat nya momm? "


nicole langsung memberitahu.


"peluk dan cium mommy dan ayah dulu, baru kalian boleh bobo bareng aunty sabrina. "


merasa tidak sabar ingin kembali ke kamar sabrina, aidan dan nadia langsung memeluk dan mencium ade dan nicole secara bergantian. setelah itu, mereka kembali berlari menuju kamar sabrina. nicole hanya bisa menggelengkan kepala sambil berteriak.


"jangan lari dong..!!! "


ade dan nicole merasa senang melihat perkembangan kedua anak nya itu.


kembali mereka berbincang sambil menimkati suasana malam di rumah nicole. hingga mereka sudah mulai merasa ngantuk. segera mereka masuk menuju kamar untuk istirahat. karena besok pagi akan menuju tangerang. namun sebelum sampai kamar, nicole sebentar mampir ke kamar sabrina untuk memeriksa anak kembar nya. sesampai nya di kamar sabrina, nicole tersenyum melihat aidan dan nadia yang sudah tertidur sambil saling peluk. lalu dia mencium kedua anak nya secara bergantian dan pamit pada sabrina sambil mengingatkan jangan bangun terlalu siang. karena akan berangkat pagi.


dan akhirnya pagi pun tiba, mereka sudah bersiap akan menuju tangerang. kali ini mereka menggunakan toyota alphard milik roberto, agar mereka bisa bersama di perjalanan ini. namun ada yang berbeda, dimana kali ini aidan dan nadia benar benar tidak mau jauh dari sabrina. mereka berada di bangku paling belakang. entah kenapa nicole pun merasa kalau kedua anak nya sudah akrab sekali dengan aunty nya itu. setelah hampir satu jam perjalanan, akhirnya mereka tiba di rumah ade. dengan segera mereka turun dan langsung masuk ke dalam rumah itu. betapa kagetnya mamah ade melihat kedatangan mereka. pelukan dan sapaan pun terlihat disana. aidan dan nadia merasa kaget bercampur senang bisa kembali ke rumah ini. mereka berdua pun langsung memeluk sang nenek sambil berkata.


"nenek, aku kangen.."

__ADS_1


mamah ade pun tiada hentinya memeluk dan mencium mereka. kali ini, aidan dan nadia kembali dengan jiwa labil nya sebagai anak anak. mereka sekarang tidak ingin jauh dari nenek nya. lagi lagi nicole hanya menggelengkan kepala melihat kelakuan anak anak nya itu. akhirnya mereka berkumpul di halaman belakang untuk bersantai sambil berbincang masalah liburan besok. keluarga ade pun merasa kaget mendengar rencana dadakan ini.


__ADS_2