Mengejar Cinta Sang Artis Idola

Mengejar Cinta Sang Artis Idola
DEBUT MUSIM YANG MENG KHAWATIRKAN


__ADS_3

satu bulan berlalu setelah kejadian cideranya. kini ade sudah lebih membaik. diapun sudah bisa bergabung kembali dengan timnya. tetapi jakarta united masih memberikan toleransi pada nya, jika dia masih sedikit trauma dan terganggu soal psikis nya, mereka masih mengijinkan ade hanya menyaksikan saja dari pinggir lapangan dengan di temani dokter dan psikiaternya. tapi ade bukan lah pemain yang mereka nilai seperti itu, ade selalu berusaha bangkit dari kondisi keterpurukan nya, dia lebih memilih melawan nya dibanding cuma duduk di pinggir lapangan.


dia pun segera bergegas mengganti pakaian latihan nya, dengan yakin nya dia segera bergabung dengan teman teman nya di tengah lapangan, kemudian semua pemain pun menyambutnya dengan rasa bahagia, karena kapten cadangan sudah kembali hadir di tengah tengah mereka saat ini, ucapan dan pelukan hangat selalu bergantian menyambutnya, gak ketinggalan, pentolan supporter jakarta united pun hadir untuk menemuinya dan mengucapkan kata "welcome" padanya. latihan sore pun di mulai, kini semua pemai mulai sibuk dengan kegiatan latihan itu, di bawah instruksi coach thomas mereka terlihat sangat semangat, apalagi ketika mereka tahu ade sudah kembali.


tetapi ade seperti biasa, dia berada di sekitaran gawang bersama andre dan dendi, selama absen dari lapangan, dendi selalu menggantikan posisi ade di daftar pemain cadangan. kali ini jans hanya memberi gerakan ringan saja pada ade, berbeda dengan dendi dan andre, mereka berdua terus melakukan pergerakan ekstrim di depan gawang. lalu jans menginstruksikan agar ade segera joging estapet di area santleban lapangan, hal ini agar ade bisa mengembalikan otot otot dan peredaran darah serta sendi nya sedikit bereaksi, setelah sebulan lebih tidak ke lapangan, jans hanya takut nantinya dia mudah keram. akhirnya latihan pun selesai, thomas hanya menginginkan mereka tetap fokus, karena pertandingan besok jakarta akan melawan "elang jogja" thomas pun menargetkan kemenangan. karena musim ini, di luar dugaan, elang jogja tampil sangat perkasa, dengan beberapa pemain muka baru nya yang mereka boyong dari beberapa negara untuk skuad pemain asing nya. hingga saat ini pun mereka berada di posisi ke tiga klasemen sementara.


lalu seperti biasa, thomas hanya memasukan ade dalam bangku cadangan, karena dia masih belum berani mengambil resiko jika ade langsgung di mainkan. kali ini ade pun bisa menerima keputusan thomas itu. dia masih merasa beruntung, karena sudah di masukan namanya untuk pertandingan besok, dia pun segera bergegas menuju ruang ganti untuk segera bersih bersih dan akan pulang.


ketika ingin menuju parkiran, ternyata ter lihat sosok nicole di sana, dia pun hanya sedikit terkejut. lalu berkata.


"kamu kenapa kemari? "


"aku sengaja mampir yank, tadi selesai syuting, aku minta pak imam untuk antar ku kesini, aku cuma mau lihat perkembangan pacarku saja kok, gimana keadaanya ketika kembali turun lapangan untuk pertama kali sejak cidera. "


"yaa aku normal sayang, aku seperti biasa, cuma hanya sedikit dibedakan saja menu latihan ku dari yang lain"


"terus sekarang kamu mau kemana? "


"tadinya aku mau langsung pulang, karena besok aku ada di bangku cadangan, thomas sudah memasukan nama ku untuk pertandingan besok"


"yasudah, aku ikut ke rumah mu, lagian besok juga aku free kok, gak ada jadwal syuting, jadi aku nginap di rumah mu, sekalian kita berangkat bareng besok ke pertandingan itu, aku juga kangen mamah yank, sudah hampir dua minggu gak ketemu, karena syuting terus"


karena setelah keadaan ade membaik, nicole pun sudah kembali beraktifitas pada karirnya, dia pun agak sedikit merelakan waktunya untuk jarang bertemu dengan keluarga ade, dan juga ade.


"iyaa sayang, kamu yang nyetir yaa, aku masih sedikit capek, karena masih kaget setelah lama gak gerak di lapangan"


"iya yank, sini kuncinya"


mereka pun segera bergegas, lalu nicole mulai melajukan mobilnya nenuju rumah ade.


tetapi di tengah perjalanan, ade mendapat kabar bahwa andre mengalami kecelakaan kecil pada saat menuju pulang ke rumahnya. ade pun meminta nicole segera menepi sejenak, karena dia ingin menelfon jans.


"bentar sayang, kita kepinggir dulu"


"ada apa? " tanya nicole heran.


"jans memberi kabar, andre kecelakaan di jalan menuju pulang tadi"


nicole pun kaget dan langsung menutup mulutnya dengan kedua tangan nya. ade segera menelfon jans.


"halloo coach? sekarang andre berada dimana? "


"dia di rumah sakit siloam tebet de, saya pun akan kesana bersama thomas"


"okeyy coach, saya juga akan menuju sana"


ucap ade lalu memutuskan telfon nya.


"kita ke siloam tebet sayang, kita lihat keadaan andre"


"iya yank"


nicole segera menuju sana, sambil sesekali dia mengobrol pada ade dalam perjalanan itu. sesampainya di siloam, ade dan nicole langsung ke arah informasi untuk bertanya, kebetulan disana jans dan thomas pun sudah bertanya lebih dulu pada petugas rumah sakit. dengan segera mereka menuju ke ruang anggrek, dimana andre berada disana.


ketika sampai, andre sudah terbaring, tetapi keadaan nya tidak terlalu serius. namun tetap dokter menyatakan bahwa andre harus di rawat malam ini, untuk penyembuhan beberapa lukanya.


thomas hanya bisa diam, dia merasa seperti sedang berada di ujung tanduk saat ini. karena dia gak mungkin menurunkan dendi di pertandingan penting ini, tetapi di sisi lain, dia merasa ade sudah kembali, dia juga masih ragu dengan ade, karena ade baru sore ini kembali ke lapangan, dia hanya tidak ingin langsung memberikan tugas berat padanya setelah sembuh dari tragedi itu.


kembali thomas memandang ade dengan sangat dalam, nicole yang melihat itu hanya merasa heran, dia pun berkata dalam hati.


"apa yang di pikirkan thomas? apa dia akan mengorbankan ade dalam pertandingan besok? jujur sih, gue masih belum rela jika ade harus main di pertandingan besok"


yaa karena nicole masih belum bisa melihat ade harus kembali berjibaku di bawah gawang, ade belum seratus persen kondisinya, dia hanya takut pacarnya akan stres dan takut terjadi sesuatu kembali besok.


lalu thomas dengan yakin berkata.


"saya dengan berat dan dengan perasaan yang khawatir, dengan terpaksa akan menurunkanmu de di pertandingan besok."


ade hanya tersenyum kecil, tetapi nicole, dengan segera dia mencoba protes.


"tapi coach, ade kan baru hari ini kembali, bagaimana mungkin dia bisa ada di performa nya? tolong di fikirkan lagi coach, kan masih ada kiper lain"


nicole tetap belum rela dan belum bisa terima keputusan thomas,


"iya, saya juga sebenarnya berat, cuma sampai kapan kami harus nenunggu ade? kita butuh ade"


lalu ade coba meyakinkan nicole dengan penjelasan yang sangat mengejutkan.


"tenang sayang, percaya sama aku. sini dengar, besok aku sudah siap untuk main, ini sudah aku pikirkan matang matang, kalau memang besok terjadi apa apa pada ku, pegang ucapan ku, "aku akan segera berhenti selamanya dari dunia sepakbola" aku akan pensiun lebih dulu jika besok kembali terjadi hal membahayakan pada diriku"


betapa kagetnya nicole dan thomas mendengar itu. dengan segera nicole meraih tangan ade dan berkata.


"jangan mengorbankan karirmu yank, profesi ini adalah impian mu, jangan punya fikiran negativ seperti itu, maaf, aku hanya masih khawatir denganmu atas kejadian itu, aku cuma gak mau itu terulang lagi yank, karena kamu baru sebulan ini mulai membaik"


"kamu percaya sama aku, aku pun akan merasa tanpa beban bermain besok, jika kamu percaya dan memberikan ku izin untuk bermain tanpa ada nya rasa khawatir mu, ini sudah menjadi tugas dan resiko ku sebagai player profesional"


dengan berat hati, nicole pun terpaksa mengiyakan keputusan pacarnya dan pelatih itu.


"yasudah, tapi besok aku akan selalu menemanimu yank"

__ADS_1


"iyaa sayang, terimakasih yaa"


sementara thomas dan jans merasa sangat senang dengan keputusan bermain ade, di satu sisi mereka lebih senang dan bahagia lagi ketika melihat ade dan nicole saling mengingatkan dan saling menjaga di antaranya.


akhirnya mereka memutuskan untuk kembali pulang, karena sudah ada istri dan anaknya andre yang datang.


dalam perjalanan pun nicole masih terus merasa cemas dengan keputusan thomas dan ade tadi, dia masih tidak habis pikir, kenapa ade selalu bersikap seperti itu terhadap profesinya, padahal, kindisi nya saja bwlum sepenuhnya pulih, tetapi dengan mudah dia bisa mengambil keputusan itu. kali ini nicole pun hanya bisa pasrah, lalu dia coba berbincang.


"kamu yakin yank? besok sudah siap main? "


"yakin sayang, apalagi lawan nya elang jogja, tim itu lah yang akan menjadi tujuan ku selanjutnya"


"iya aku ngerti yank, tapi kan kamu.... "


sebelum nicole melanjutkan ucapan nya, ade dengan cepat memotong.


"kamu percaya sama aku sayang, kan tadi sudah aku jelasin, kalau terjadi apa apa lagi, aku akan serius berhenti dari sepakbola"


"iya yank, aku percaya, aku selalu percaya sama kamu, akupun hanya bisa mendukung mu saja, tanpa bisa melarang nya, karena ini sudah menjadi pilihan mu sebagai orang yang profesional atas pekerjaanmu"


padahal dalam hati, nicole masih gak rela dengan keputusan ade, tapi mau gimana lagi? sudahlah, intinya besok dia tetap harus mendampingi pacarnya, bahkan dia akan menjadi orang pertama yang akan melakukan tindakan jika terjadi sesuatu pada ade.


sementara ade masih terus meyakinkan nicole di dalam mobil, dengan sedikit menghiburnya.


"pacar, aku mau tanya dong"


"heemmm, tanya apa? "


"gimana kalau pertengahan musim kompetisi, kita nikah? "


nicole hanya merespon dengan sedikit membulatkan matanya, dia benar benar kaget dengan ucapan ade kali ini.


"mau gak sayang? "


sekali lagi ade bertanya, karena nicole hanya diam saja.


"kamu serius yank? apa gak mengganggu pekerjaan mu nanti? karena kompetisi kan belum selesai"


"aku serius sayang, aku gak bisa jauh jauh dari mu, makanya aku ingin secepatnya kita nikah"


"yasudah, setelah sampai rumah nanti kita bicarakan pada mamah yaa"


ade pun kembali melajukan mobilnya menuju rumah...


setalah sampai rumah, mereka pun segera menemui mamahnya ade untuk memberi kabar ini.


ucap nicole yang langsung memeluk mamahnya ade.


"iyaa sayang, mamah juga kangen, kamu sehat kan?? "


"sehat mah, tapi perasaan ku lagi gak baik"


"loh kenapa? cerita sini sama mamah"


mereka pun segera duduk di sofa, tetapi ade dengan segera menuju ruang peralatan perang nya, dia akan mempersiapkan senjatanya untuk debut nya di musim ini.


sementara nicole dan mamahnya kembali melanjutkan perbincangan.


"aku lagi khawatir mah, karena besok ade harus bermain, pelatih pun sudah memutuskan dia akan bermain besok, aku cuma merasa ade kan belum pulih mah, aku takut terjadi apa apa sama dia di pertandingan besok mah"


"berdoa saja sayang, biar semua berjalan lancar dan baik baik saja, percaya deh sama kekuatan doa"


"iya mah, aku pun besok harus ikut hadir mendampingi nya, biar kalau terjadi sesuatu, aku yang akan menyalahkan thomas nanti"


"jangan berfikiran seperti itu sayang, kita dukung saja, apa kamu gak perhatiin? lihat ade, di hari pertamanya dia kembali ke lapangan, dia terlihat sangat senang sekali, apalagi dia langsung terpilih di pertandingan besok, bukan nya itu impian dia selama ini? dia bisa selalu bermain, kamu juga ikut senang kan kalau ade juga sudah mulai kembali dengan karirnya? "


"iya aku senang mah, tapi aku masih sedikit cemas"


"sudah, percaya saja, tugas kita sekarang ini, hanya harus selalu mengembalikan rasa percaya diri dia yang sempat down setelah kejadian kemarin"


nicole hanya diam, tidak bisa di bohongi, betapa sayang nya nicole pada ade, sampai dia masih khawatir dengan keadaan ade besok. ketika masih asik mengobrol, ade pun sudah tiba dan bergabung di ikut duduk di sofa.


"mah, aku mau kasih kabar dong"


"kabar apa? kabar kamu bermain besok? nicole sudah memberitahu tadi"


"bukan mah, ade cuma mau bilang, nanti setelah libur kompetisi paruh musim, ade mau menikah sama nicole"


dengan sedikit kaget mamahnya pun tersenyum dan berkata.


"kamu serius? mamah sudah menunggu kata kata ini dari mu de. akhirnya keputusan itu keluar juga, mamah senang dengarnya. yasudah, setelah pertandingan besok, kita bicarakan pada keluarganya nicole yaa"


nicole pun kembali tersenyum bahagia mendengar dan melihat respon mamahnya ade yang sangat senang mendegar keputusan anaknya itu. lalu dengan segera, dia memeluk mereka.


akhirnya mamah ade pun pamit untuk istirahat, karena sudah hampir jam sembilan malam.


sementara nicole dengan segera menyuruh ade untuk tidur, dia hanya tidak ingin ade tampil tidak fit dalam pertandingan besok.


"kamu sekarang tidur yaa yank, biar besok bisa fit saat bermain"

__ADS_1


"iya sayang, ini juga mau tidur kok, kamu temani aku yaa malam ini"


nicole sebenarnya ingin menolak, tetapi dia memang sedang ingin berada dekat ade, apalagi dengan perasaan yang masih khawatir saat ini.


"iyaa aku temenin, tapi besok kamu harus baik baik saja yaa!! janji loh sama aku, sudah cukup kemarin saja aku merasa khawatir yank, cukup untuk pertama dan terakhir kali aku melihat kejadian itu"


"iyaa pacar, aku janji ayo kita bobo"


ucap ade sambil sedikit menoel hidung nicole yang mancung itu, mereka pun segera melangkah ke kamar untuk beristirahat...


seperti biasa, pagi ini ade pun sudah melakukan aktifitasnya. sementara nicole masih terlelap. ade hanya melakukan gerakan gerakan ringan di soccer field mini nya itu, hanya untuk memantapkan reflek dan gerakan nya saja, agar nanti sore dia tidak merasa terlalu kaku dan telat panas.


gak lama, nicole pun terbangun. tetapi dia gak langsung bergegas, dia hanya masih bersantai di kasur sambil membuka ponselnya, karena dia tahu, ade pasti sedang melakukan kebiasaan nya pagi ini.


dengan segera dia mengirim pesan pada nadin.


nicole : "nad, hari ini lo bisa temenin gue nonton pertandingan ade gak? "


gak lama, nadin pun membalas pesan whatsapp nya.


nadin : "bisa dong cong, itu sudah jadi kewajiban gue, tapi kan si borr gak main"


nicole : "dia main sore ini, pelatih pun sudah memasukan namanya untuk sore ini, awalnya gue khawatir dan coba larang, tapi ini sudah menjadi kewajiban dia, gue bisa apa? "


nadin : "sabar cong, tugas kita cuma harus dukung saja, biar dia kemabali ke performa terbaiknya, kita bertemu di apartement saja ya seperti biasa"


nicole : "kita berangkat bareng dari rumah ade nad, gue ada disini, se malam gue nginep kok"


nadin : "yasudah nanti gue kesana, gue mandi dulu yaa"


tutup nadin dalam pesan nya.


lalu nicole hanya masih melamun dan memikirkan rencana ade yang akan menikahinya gak lama lagi, dia hanya merasa belum pantas menjadi istri yang baik saat ini, tetapi di sisi lain, diapun senang, karena harapan nya akan terwujud, yaitu bisa menikah dengan pria yang dia sayang.


kembali dia meyakinkan hatinya, agar benar benar siap saat hari H nanti. karena mau tidak mau, dia harus mempersiapkan dari sekarang, apalagi jika ade benar benar pergi dari jakarta united tahun depan. dia harus selalu mendampingi ade dimana pun dia memelih tim yang akan dia bela nanti.


akhirnya diapun segera memberi kabar pada roberto dan ernii melalui telfon.


"hallooo sayang, tumben pagi pagi sudah telfon"


ucap ernii dalam percakapan telfon nya.


"aku mau kasih kabar mah, rencananya ade beberapa bulan lagi akan segera menikahiku, aku senang mah, tapi aku juga merasa ini terlalu cepat, karena aku masih belum bisa menjadi istri yang baik saat ini, aku takut nanti ade kecewa mah"


"jangan berfikiran seperti itu sayang, percaya sama keputusan ade dan kata hati mu, mamah senang dengarnya. semoga lancar yaa sampai hari itu datang"


"iya mah, aku mohon dukungan dari mamah dan papah, agar aku bisa lebih baik lagi sebelum pernikahan itu terjadi"


"iya sayang, mamah pasti bantu dengan senang hati"


"makasih mah, oiya, sore ini ade sudah mulai bertanding mah, dia akan bermain nanti sore melawan tim jogja, pelatih sudah memasukan namanya di pertandingan itu"


ernii sangat terkejut mendengarnya..


"serius sayang? memang ade sudah sepenuhnya fit? "


"aku pun sebenarnya masih khawatir, cuma mau gimana lagi mah, itu sudah kewajiban dia dalam isi kontraknya"


"yasudah, mamah mau kasih kabar pada papahmu ya, biar kita juga akan datang menyaksikan pertandingan itu, kita ketemu di stadion saja ya nak"


ucap ernii dan menutup panggilan nya...


nicole pun segera bergegas menemui ade.


dengan yakin nya dia menuju belakang rumah, ternyata ade sudah rapih dan sedang menyiapkan tas besar nya yang akan dia taruh di mobil.


"kamu sudah bangun sayang? tadinya mau aku tinggal kalau kamu gak bangun hehehe"


nicole hanya senyum dan sedikit mencubit pipinya ade.


"kamu mandi gih, satu jam lagi kita berangkat"


"iya yank, nanti aku mandi, sebentar yaa, masih lemas aku yank"


"sini cium dulu, biar semangat"


ade pun segera mendaratkan bibirnya di pipi kanan nicole. nicole pun merasa senang sekali mendapat perlakuan seperti ini dari pacarnya. lalu dia pun segera mandi untuk segera berangkat. gak lama nadin pun tiba.


"hallooo cooyyy, gila lo ya, baru balik lapangan udeh langsung main aja sore ini"


"yaa mau gimana cut, andre lagi ada musibah, kemarin balik latihan dia kecelakaan, jadi gue yang terpaksa gantiin posisi dia di gawang"


nadin hanya sedikit kaget mendengar berita andre itu. gak lama nicole sudah tiba setelah mandi dan sudah dengan penampilan cantiknya yang memakai celana pendek dengan jersey ade, lalu mereka pun segera bersiap berangkat, gak lupa mereka berpamitan dengan mamahnya ade...


setelah sampai di apartement, mereka pun langsung menuju aula, dimana para pemain sedang berkumpul dan berbincang.


lalu thomas datang memberikan jersey baru nya ade dan ban kapten baru dengan warna yang baru dengan logo baru bertuliskan angka 21... ade hanya terkejut dengan ban kapten itu. lalu diapun segera menerimanya, kali ini jersey ade berwarna gold, dengan nomor berwarna hitam, terlihat sangat keren sekali disain jersey itu. diapun tiada hentinya memperhatikan terus jersey itu..


hingga saat nya, para pemain pun segera menuju bus untuk segera berangkat ke stadion, seperti biasa, ade menyuruh nicole dan nadin untuk selalu ikut rombongan bus pemain...

__ADS_1


__ADS_2