
dua hari setelah pulang dari raja ampat.
kembali ade di sibukan dengan aktifitasnya.
diapun segera menyiapkan beberapa peralatan latihan nya.
setelah dia anggap sudah lengkap, diapun segera beranjak untuk latihan sore ini.
kembali dengan sepeda motor ninjanya, ia menikmati perjalanannya sambil mendengar musik di ponsel menggunakan headshet nya.
dengan target dan tujuan baru di musim ini.
diapun bersemangat melajukan motornya.
sesampainya di tempat latihan, seperti biasa, dia hanya langsung menuju bench pemain, untuk duduk dan mendegarkan musik lagi, sambil menunggu teman teman nya tiba.
sedang asik mendengar musik, datanglah seorang fotographer tim. lalu mendekati nya.
ade pun melepas headshet nya.
kemudian, fotographer itu bertanya,
"kamu jadi ke jepang mas? "
ade pun bingung dengan pertanyaan itu.
dia hanya balik bertanya "maksudnya? "
"loh, kamu belum dengar kabar? "
pemilik klub akan menjual mu ke "jubilo iwata" mungkin beberapa hari lagi transfer mu akan segera di selesaikan.
ade yang mendengar hal itu seketika tidak percaya kalau pemilik klub akan melakukan itu. dia merasa kecewa sekali.
hingga akhirnya beberapa pemain baru pun datang, dengan sangat antusias mereka menghampiri ade dan berkenalan.
ada tiga pemain baru yang bergabung di jakarta united, dan ada satu pemain asing yang masih belum datang karena memiliki masalah "KITAS"
dengan perasaan yang masih heran dengan kabarnya itu. ade pun segera menuju ruang ganti untuk berganti pakaian.
gak lama berselang, para pemain jakarta united pun tiba.
mereka pun langsung menghampiri ade, mereka melepas rindu karena selama seminggu ini latihan tidak melihat sosok ade di bawah gawang.
mereka pun berbincang dengan penuh canda. hingga akhirnya latihan pun tiba.
semua pemain sudah berkumpul dan menjalani beberapa menu latihan dengan semangat. tapi tidak untuk ade, dia masih kepikiran tentang kabar tadi. sehingga dia tidak fokus dalam pemanasan.
beberapa kali jans memperhatikan dan menegur. jans pun heran, kenapa ade tidak seperti biasanya. diapun lalu mendekati.
segera jans bertanya,
"ada apa denganmu?"
ade hanya diam, dia merasa di kecewakan.
tapi padahal, jans pun memang tidak tahu soal kabar ini. karena pemilik klub merahasiakan nya dari jans.
ade tetap diam, tanpa membalas pertanyaan jans.
ketika melihat sosok thomas, diapun segera menemuinya. tanpa ragu, dia bertanya dengan perasaan kesal.
"mengapa anda ingin menjual saya? "
sontak thomas dan jans kaget mendengar ucapan itu. ternyata, thomas pun tidak tahu kalau pemilik klub benar benar serius dengan niat liciknya.
thomas hanya menjelaskan apa adanya. lalu dia bercerita.
"ya memang waktu itu pemilik klub memiliki niat untuk menjualmu. tetapi aku tidak setuju. lalu pemilik klub marah kepadaku"
jans yang mendengar itu pun lalu marah pada thomas, dia tidak menyangka kalau thomas selama ini tidak pernah cerita padanya.
"kenapa anda tertutup padaku! "
"aku benar benar kecewa padamu"
jans pun bergegas meninggalkan mereka berdua.
lalu ade tetap ingin bertanya lebih jauh soal kasus ini.
"kapan kejadian nya? " tanya ade lagi.
"ketika kamu sedang di bali, datang beberapa orang dari pihak jubilo, mereka akan segera mengurus kepindahan mu secepatnya. "
ade masih tidak percaya, dia masih lemas mendengar kabar ini.
hingga akhirnya diapun menepi untuk tidak melanjutkan latihan. dirasa sangat kesal, diapun segera ke loker room. hanya ingin menyendiri sementara.
melihat hal itu, thomas pun tidak bisa berbuat apa apa, dia hanya ingin tetap mempertahankan ade.
setelah beberapa menit di ruang ganti, ade pun memutuskan untuk ke apartement untuk langsung menemui pengurus dan pemilik klub.
dengan segera dia melajukan motornya...
sesampainya di apartement, dia langsung menuju ruangan sang pemilik klub.
tanpa ragu diapun mengetuk pintu ruangan itu.
TOOKKK TOOKKKK TOOOKKKKK...!!!
seketika pintu itu pun terbuka.
ternyata pemilik klub yang membuka kan pintu itu.
"masuk" ucap pemilik klub.
tanpa ragu, ade pun melangkahkan kakinya menuju sebuah kursi.
"ada apa? " pemilik klub membuka obrolan.
ade pun langsung to the point.
"saya masih ingin berada disini pak"
kasih saya kesempatan setahun lagi berada disini. setelah itu terserah anda...
dengan menghela nafas panjang, pemilik klub membalas dengan ucapan,
"memang rencana saya ingin menjualmu di tahun depan"
"saya tidak ingin pergi dari sini sebelum kontrak saya habis" ucap ade dengan nada kesal.
pemilik klub pun memberi penjelasan,
"iya, setelah kontrakmu habis, kamu bebas menentukan itu semua"
kemudian, dengan rasa yang masih sedikit kesal, ade pun beranjak meninggalkan ruangan itu dan segera menuju kamarnya untuk menenangkan pikiran.
sementara di tempat syuting nicole,
tiba tiba nicole di kagetkan dengan kedatangan sosok pria.
pria itu adalah sosok yang telah lama menghilang dari kehidupan nicole.
dia adalah andi, seorang mahasiswa dan juga pengusaha ternama di indonesia.
sudah hampir 2 tahun andi melanjutkan kuliah nya di sidney.
bahkan sebelum pergi ke sidney, andi dan nicole pernah menjalin hubungan cinta.
ketika beberapa bulan di sidney, andi mulai menghilang tanpa kabar, hingga akhirnya nicole pun berhasil melupakan sosok andi, dengan hadirnya sosok tian.
nicole pun beranggapan bahwa dia sudah melupakan andi, dan sudah tidak memiliki hubungan apa apa lagi.
__ADS_1
tetapi berbeda dengan andi, dia menganggap kalau dia masih menjadi pacar nicole sampai detik ini. andi tak pernah tahu soal nicole pernah berhubungan dengan tian ataupun ade. dia hanya mengingat tentang hubungan nya saja.
hingga pada saat mereka bertemu, nicole benar benar syok dan tidak bisa berbuat banyak ataupun berbicara.
lalu andi membuka obrolan,
"gimana kabar kamu? "
nicole masih saja diam, dia masih tidak bisa bicara sepatah pun.
andi pun lanjut menanyakan kabar roberto dan ernii.
karena memang andi sudah kenal dekat dengan mereka, bahkan andi pernah berkata pada roberto, bahwa suatu saat nanti, dia akan melamar putrinya setelah urusan nya selesai di sidney, dan segera memegang perusahaan milik ayahnya.
nicole mencoba tenang dan mencoba untuk berinteraksi dengan menanyakan sesuatu.
"kamu kemana saja? "
andi hanya tertawa, lalu dia berkata.
"aku sedang menuntut ilmu, masa kamu lupa? "
kembali nicole berucap,
"lupa? " bukan nya kamu yang lupa sama aku?
kenapa di saat aku sudah melupakanmu, malah kamu datang tiba tiba?
andi pun heran dengan ucapan nicole.
diapun membalas dengan kata,
"semudah itu kamu melupakan janji kita? "
bukan kah kita sudah berjanji untuk menikah setelah aku selesai di sidney?
nicole kembali mengingat janji itu, diapun kini dilema, dia memang pernah berucap akan menunggu andi sampai andi selesai dan melamarnya.
tapi di satu sisi, sekarang dia sedang menjalani hubungan dengan ade, dimana ade adalah sumber kebahagian nya saat ini.
walaupun memang andi juga adalah orang yang baik, andi pun selalu mengutamakan nicole pada saat mereka pacaran 2 tahun lalu.
nicole sangat dilema, dia tidak ingin menyakiti ade lagi untuk yang kedua kalinya.
namun andi, dia masih memiliki janji untuk menikahi nya setelah balik ke jakarta.
di tengah kedua nya yang sedang sama sama terlihat heran, tiba tiba andi kembali membuka obrolan.
"aku sengaja kesini untuk memberi mu kejutan, aku pun akan mengantar mu pulang, lalu segera berbicara pada papah untuk menentukan kapan kita menikah. "
kembali nicole dibuat panik dengan ucapan andi, dia merasa sedang bingung sekali dengan kisah cinta nya.
dia gak mungkin melepas ade, diapun gak mungkin meninggalkan andi begitu saja.
akhirnya, dengan keputusan yang sedikit terpakasa, diapun mau diantar andi pulang.
dalam perjalanan pulang, nicole masih tetap saja diam, tetapi andi terus mencoba berbincang pada nicole.
haingga sampai tempat tujuan, mereka pun segera masuk. andi pun seperti biasa, dia membukakan pintu mobil untuk nicole.
tetapi nicole berkata,
"gak usah repot repot, aku bisa sendiri"
andi heran, mengapa nicole banyak berubah sekali.
diapun segera mengikuti nicole berjalan di belakangnya.
sesampainya di dalam rumah, betapa kagetnya ernii dan roberto melihat sosok andi. mereka pun langsung menyambut andi dengan antusias, bahkan nicole pun kaget dengan sikap kedua orangtua nya yang dengan mudah melupakan sosok ade.
nicole hanya terus terdiam dan melangkah ke arah kamar. tetapi mereka bertiga tetap asik berbincang tanpa peduli dengan hilangnya nicole yang sudah berada di kamar.
hingga akhirnya, ernii menyadari kalau di situ tidak ada nicole, tetapi ernii masih tetap berbincang bersama andi dan juga roberto.
"pah, urusanku sudah selesai di sidney, akupun sudah kembali akan menetap disini. jadi kapan aku bisa melamar nicole? "
roberto kaget mendengar andi tanpa basa basi langsung bicara ke titiknya.
roberto hanya terdiam. begitu juga ernii.
seketika roberto dan ernii langsung mengingat sosok ade.
"jadi gimana pah? "
tanya andi sekali lagi.
akhirnya roberto membalas dengan sedikit berat berkata,
"kalau itu papah serahkan pada nicole"
lalu andi pun sedikit puas dengan ucapan roberto, diapun yakin, kalau nicole akan menerima lamaran nya.
sadar akan hal itu, ernii segera beranjak dan menuju kamar nicole.
sesampainya di kamar nicole, ernii melihat putrinya sedang menangis di depan kaca.
ernii pun segera menghampirinya dan berkata.
"kamu kenapa disini? "andi menunggu mu
ayo temani andi, mungkin dia sudah rindu sekali padamu.
nicole yang mendengar itu, kembali dia merasa kaget, dan saat itu juga air matanya kembali keluar.
dia berpikir, hanya sosok ade yang dia butuhkan saat ini.
lalu dia memberanikan diri bicara pada ernii.
"mamah kenapa sih? di saat aku sudah dapat sosok yang bikin aku nyaman, tiba tiba masalalu ku muncul? "
mamah dan papah pun seperti melupakan sosok yang selama ini bisa bikin ku senyum bahagia.
ernii sendiri bingung, dia tidak bisa berkata apa apa. karena dulu pun sebelum muncul ade, ernii sudah mengiyakan andi untuk menjadi calon menantunya.
tapi kini, sebagai seorang ibu, ernii tahu sekali apa yang nicole rasakan.
hingga akhirnya ernii pun bergegas meninggalkan nicole di kamarnya.
kemudian, nicole mencari ponselnya dan segera menghubungi ade, dia hanya ingin menenangkan diri ketika mendengar suara ade. diapun langsung menelfon nya.
TUUUUTTTTTT... TUUUTTTTT... TTUUUTTT..
"hallooo yank"
ade hanya diam, karena memang ade pun sedang mengalami masalah nya yang menurut dia rumit.
"yaaaaank" kembali nicole memanggil dengan nada sendu sedikit terdengar dengan suara tangis.
ade pun segera menyahutinya.
"kamu kenapa? " ada masalah? tanya ade lagi.
tetapi tangisan malah bertambah jelas.
ade pun bingung, apa yang terjadi dengan nicole.
lalu nicole menutup telfon nya.
ade hanya diam, diapun masih terus memikirkan nasibnya di klub.
sementara nicole, dia pun memberanikan diri untuk menemui andi, setelah dia sedikit mencuci mukanya agar tak terlihat habis nangis.
sesampainya di ruangan itu, andi pun menyambutnya dengan sikap lembut.
__ADS_1
sehingga nicole merasa makin dilema...
setelah berbincang beberapa lama mereka ber empat pun di kagetkan dengan kedatangan ade secara tiba tiba.
ade memang memtuskan datang ke rumah nicole setelah merasa nicole sedang tidak baik. tetapi setealah melihat situasi di ruangan itu, ade merasa bingung, diapun bertanya tanya dalam hati. apa yang sedang terjadi disini? bahkan ernii dan roberto pun seakan tidak menyambutnya.
lalu dia memberanikan diri untuk membuka obrolan.
"halloo, malam semuanya, "
mereka pun hanya tersenyum sambil saling menatap secara bergantian.
lalu nicole mencoba menjawab,
"kamu sudah pulang latihan? "
ade hanya senyum, lalu tiba tiba andi berdiri dan memperkenalkan diri.
"haloo" salam kenal, gue andi.
nama lo siapa? sini ngobrol bareng.
sekalian gue juga mau kasih kabar baik, gue sama nicole akan segera menikah dalam waktu dekat ini. lo datang yaa nanti. sambil senyum andi menatap ade. karena andi memang tidak tahu sosok ade itu siapa.
ade yang mendengar ucapan andi, kembali dua merasa hancur, sudah dua kali kejadian ini terulang. diapun semakin hancur melihat riberto dab ernii hanya diam ketika andi mengatakan itu.
dia pun dengan perasaan yang sedang kacau ingin segera meninggalkan tempat ini, tetapi dia hanya akan terlihat lemah jika memang dia meninggalkan tempat ini.
diapun coba menenangkan dengan senyum dan berkata, "iya ndi, insya allah gue pasti datang kok"
nicole yang mendengar itu dengan cepat berbicara.
"enggak de, aku gak akan nikah. "
ade yang mendengar itupun kaget.
bahkan semua yang berada di ruangan itu kaget dan mata mereka tertuju pada nicole.
bahkan ade pun heran, apa yang sedang terjadi disini???
dia pun gak mau berlama lama mencapuri urusan disini.
dia segera berpamitan dan melangkahkan kaki.
tetapi nicole, dia gak ingin mengulangi kesalaham nya lagi setelah kejadian dwngan tian tempo hari lalu.
dengan segera dia menahan ade untuk tidak pergi.
"kamu jangan pergi... "
nanti aku jelasin...
kalau kamu tetap pergi, aku ikut.
ade hanya diam, begitu pun andi.
andi sama seperti ade, dia pun heran dengan apa yang terjadi disini.
tetapi ade dengan tenang dan sedikit meyakinkan nicole lalu berkata.
"aku mau pulang, aku sedang gak enak badan, makanya aku latihan ijin pulang duluan"
kamu tenang saja, aku gak akan pergi menghindar kok, kamu tetap disini temani mamah papahmu dan andi yang sedang datang disini.
jangan khawatir, aku baik baik saja kok.
tanpa sadar keluar lah setetes air mata dari unung matanya ade, diapun segera membalikan badan, agar nicole tidak melihatnya.
mendengar perkataan ade, nicole kembali berkata,
"tapi jangan tinggalin aku lagi yaa, aku mohon, nanti aku jelasin yang sebenarnya terjadi"
aku gak mau kehilangan mu yang kedua kalinya yank...
"YANK" andi yang mendengar kata "yank" dari bibir nicole, mulai paham.
lalu ade hanya mengangguk dan dengan cepat melangkahkan kaki.
lalu dia seketika berhenti dan membalikan
badan untuk pamit pada roberto dan ernii.
"maaf omm, tante, aku sampai lupa, aku pamit pulang yaa"
maaf kedatangan ku menganggu suasana disini.
roberto dan ernii hanya diam twrtunduk.
entah kenapa roberto dan ernii tiba tiba berbeda dengan ade setelah ke datangan andi.
nicole pun tidak mau kehilangan simpati dari ade, dia segera mengantar ade ke depan rumah, tetapi andi langsung menahan dengan memegang tangan nicole.
namun nicole melawan dengan menepis dan tidak memperdulikan andi. dia tetap berjalan menghampiri ade.
riberto dan ernii yang melihat nicole begitu memperjuangkan cinta nya hanya bisa diam.
setelah ade akan melajukan motornya, tiba tiba nicole memeluknya dari samping, lalu berkata.
"aku mohon, jangan salah paham, aku juga mohon jangan hilang dan menghindar lagindari ku"
aku akan selalu memilih mu yank.
ade hanya diam dan gak mau memperlama waktunya.
dia hanya berkata, "aku pulang, kemungkinan aku akan pergi dari kota ini, bahkan negara ini"
nicole makin mempererat pelukan nya ketika mendengar ucapan itu.
ade pun melihat nicole menangis dan tidak ingin melepasnya.
dengan memberi penjelasan dan sedikit meyakinkan akhirnya nicole pun mau melepaskan pelukan nya. lalu ade mulai melajukan motornya hingga tak terlihat oleh nicole.
selepas itu, nicole kembali bergabung ke ruangan dengan mata yang sedikit memerah.
lalu berkata pada andi.
"belum puas kamu membuat ku sedih? "
setelah hampir 2 tahun gak ada kabar, ketika tiba, kamu mau merusak kebahagian ku??
"aku gak akan terima permintaan lamaran mu"
"aku lebih pilih ade" "pilih ade"
lalu nicole berlari ke arah kamar dan segera menguncinya.
dia hanya kecewa dengan sikap kedua orangtua nya terhadap ada malam ini.
lalu andi bertanya pada roberto, soal apa yang sudah terjadi barusan.
roberto pun tidak bisa menjelaskan, dia hanya berkata.
"biar nicole saja yang menjelaskan nanti ketika suadana sudah tenang"
andi pun dengan terpaksa pamit segera pulang.
sementara ade, yang baru saja merasa mengalami kejadian seperti beberapa bulan lalu, hanya termenung sambil mengingat kata kata nicole yang penuh permohonan sangat tulus. dia pun segera menepikan motor nya di sebuah warung pinggir jalan.
dia hanya ingin membeli minum dan sebungkus rokok.
dia mencoba merokok untuk menenangkan situasi yang membuat dia sampai saat ini belum mengerti dengan semua ini. disisi lain dia melihat roberto dan ernii respon nya begitu beda sekali malam ini.
di tambah lagi dengan masalah nya yang masih belum jelas di jakarta united...
__ADS_1
diapun hanya tersenyum sambil menghisap dalam rokoknya....