Mengejar Cinta Sang Artis Idola

Mengejar Cinta Sang Artis Idola
KAMU+AKU = KITA DAN MEREKA


__ADS_3

pagi ini pukul 08:30...


nicole yang sudah bangun dari tidurnya pun langsung bergegas menemui roberto dan ernii.


ketika sampai di ruang tengah, dengan segera nicole berkata.


"morning pah, mah... ayo pada mandi, kita siap siap menuju rumah ade satu jam lagi"


lalu ernii membalas.


"apa gak kepagian nak? takut menganggu keluarga ade nanti"


nicole senyum lalu menjelaskan.


"tidak mah, mereka itu selalu bangun sekitar jam 5 pagi, karena mereka selalu mengerjakan kewajiban mereka, "sholat shubuh" ade pun selalu bangun jam 4 tiap pagi. malahan dia selalu mandi jam segitu"


"terus kita nanti disana ngapain kalau datang sepagi ini sayang?, sedangkan pertandingan baru mulai sore nanti"


ucap roberto pada nicole.


lagi lagi nicole meyakinkan papah dan mamah nya.


"kita disana kan bisa memulai pendekatan pah, lagian aku juga mau bantu mamahnya ade memasak untuk nobar nanti, mamah nadin pun pasti selalu hadir disana mah. apa mamah tidak mau ikut masak masak bareng calon besan? "


ernii terdiam sejenak, lalu roberto menyetujui rencana nicole datang lebih awal.


"yasudah, papah mau mandi dulu, nanti kita bawa apa untuk keluarga ade? "


ernii pun melanjutkan ucapan.


"iya sayang, kita harus mampir dulu nanti, kita harus bawa sesuatu untuk mereka"


nicole hanya berkata.


"tidak perlu mah, kita datang dengan niat baik saja, mereka sudah senang menerima kita, karena mereka semua itu orang baik."


nicole menambahkan lagi dengan ucapan.


"lagian juga aku bingung, mau bawa apa?"


roberto dan ernii pun tertawa mendengar ucapan nicole itu.


akhirnya, mereka pun segera bersiap untuk mandi dan segera berangkat.


sementara nadin sudah berada di rumah ade sejak pagi tadi, diapun sedang bersantai di studio milik ade, sambil sesekali mencoba mengedit fotonya agar terlihat lebih baik untuk di upload di instagramnya.


setelah selesai nadin langsung menuju lantai bawah untuk berbicara pada mamahnya ade soal kedatangan nicole dan orangtua nya hari ini.


sementara mamah nya ade sedang berada di ruang tv, dia sedang menonton sinetron "jeritan hati sang istri"


"mah... " ucap nadin.


"kenapa sayang? "


"nanti nicole mau nobar lagi disini, diapun datang bersama mamah papah nya"


mamah ade pun seketika kaget mendengar ucapan nadin.


"serius kamu, jangan bercanda ahh"


"benar mah, se malam nicole memberitahu ku, dia akan nobar disini bersama papah dan mamahnya"


"terus kita harus gimana menyambutnya? "


nadin sedikit berfikir...


"kita masak apa yaa mah buat acara pertemuan ini? "


"mamah belum belanja lagi nad, apa suru si mbak saja belanja dulu, nanti seperti biasa kamu bantu mamah masak"


"boleh tuh mah, yasudah aku panggil mbak yaa" ucap nadin.


dengan segera nadin memerintahkan "ART" ade untuk belanja.


sementara di singapura, rombongan jakarta united sedang melakukan makan bersama, mereka pun sedang menjalani waktu waktu rileks bebas tekanan. agar ketika bertanding nanti, mereka siap dan tidak terbebani.


setelah selesai makan, mereka pun segera beristirahat sejenak, karena dua jam lagi akan berangkat menuju "stadion nasional jalan besar"...


akhirnya, nicole dan keluarga pun segera bergegas berangkat menuju rumah ade. dengan roberto yang mengendarai mobil tersebut. gak lupa, nicole membawa jersey ade yang akan dia pakai nanti ketika nobar.


lalu nicole pun menelfon nadin dalam prjalanan.


"haloo nad... "


"iyaa cong, kenapa? " tanya nadin.


"gue sudah di jalan nih, mungkin sekitar kurang dari sejam sudah sampai, lo dimana sekarang? "


nicole mencoba bertanya keberadaan nadin.


"gue sudah dari pagi di rumah ade, lagi nunggu si mbak belanja, kita mau masak buat nyambut lo sama nyokap bokap lo nanti"


nicole yang mendengar itu langsung membalas.


"gue mau ngomong sama mamah dong nad"


nadin pun segera memberi ponselnya ke mamah ade.

__ADS_1


"mah, nicole mau bicara"


"hallooo sayangnya mamah"


nicole yang mendengar ucapan itu seketika hatinya berbunga bunga sekali, begitu juga ernii dan roberto, mereka sangat heran dan senang mendengar ucapan dari mamahnya ade yang terdengar sangat menyayangi anaknya itu. karena memang nicole sengaja me loudspeker panggilan nya.


"aku sudah di jalan mah, gak lama lagi sampai kok, mamah mau di bawain apa?"


tanya nicole.


"gak usah repot repot sayang, kamu datang dengan selamat dan memperlihatkan senyum manismu saja mamah sudah senang, asal jangan datang dengan mata bengkak dan pucat seperti kemarin yaa sayang, mamah sedih lihatnya"


sontak nicole, roberto dan ernii pun saling tatap tatapan. ernii dan roberto sangat tidak menyangka dengan sikap mamahnya ade yang begitu baik dan perhatian sekali pada nicole, bahkan sangat menyayangi sekali. mereka pun merasa sangat bahagia ketika anaknya ada yang menyayanginya melebihi sayang mereka.


"egak mah, aku baik baik saja kok, aku bahagia, karena mamah sudah melahirkan anak yang baik sekali untuk ku"


"yasudah, mamah tunggu, kamu hati hati di jalan, jangan ngebut ingat! "


mamah ade mengingatkan.


"iya mah, makasih yaa, love u mah"


ucap nicole, sementara ernii sedikit cemburu melihat nicole sedekat itu pada mamahnya ade, tetapi di satu sisi, diapun senang dan bahagia, berkat ade dan keluarganya, nicole jadi lebih banyak berubah.


akhirnya telfon pun putus. lalu nicole kembali berkata pada ernii dan roberto.


"mamah papah sudah dengar langsungkan? betapa baiknya mamah ade merawatku waktu aku tidak pulang kemarin, dia sangat khawatir dengan keadaanku kemarin, sampai mau merawatku hingga kembali baik"


"iyaa sayang, kita beruntung menemukan keluara baik seperti mereka, terutama ade, mamah sangat bersyukur bisa kenal ade, karena dia banyak membawa perubahan besar padamu"


ucap ernii, dan roberto tersenyum ketika kembali mengingat perbincangan putri nya dengan mamahnya ade tadi.


sampai roberto tidak tahu harus membalas dengan cara apa nanti.


sementara di kamar hotel, ade sedang memikirkan tentang kabar berita dirinya di media, dia tetap tidak ingin menemui wartawan yang bertanya soal hubungan nya.


dia hanya cuma ingin santai menjalani hubungan itu tanpa ada yang kepo dan mengusiknya. seketika diapun segera mendengar musik dan memutar lagu lagu nirvana kembali, karena memang dia sangat menyukai nirvana.


akhirnya, nicole dan orangtua nya pun sampai di rumah ade. dengan segera nicole turun untuk membuka gerbang nya. lalu memerintahkan roberto untuk memarkir mobilnya di dekat mobil ade. nicole pun sejenak bertanya dalam hati.


"ade naik apa waktu ke apartement? semua mobil dan motor ninja nya ada"


"apa dia naik taksi online lagi? "


gumam dia dalam hati.


akhirnya mereka bertiga pun sudah berada di halaman depan rumah ade.


ernii dan roberto pun sangat kaget seperti nicole dulu ketika melihat rumah ade.


dalam hati ernii, "anak ini benar benar di luar dugaan, disamping sikapnya yang santun dan sederhana, ternyata memiliki kelebihan dari berbagai hal"


"gila, rumah ini besar sekali, pantas saja nicole sedikit minder waktu bercerita, karena memang nyatanya seperti ini"


nicole pun segera berkata.


"ayoo kita masuk"


mereka pun segera menuju pintu dan nicole tanpa ragu membuka pintu dengan percaya diri.


lalu nicole berkata,


"mbak, mamah dan nadin dimana? oiya,, kenalin mbak, ini mamah dan papahku"


ART tersebut tersenyum dan menyapa.


"ibu ada di dapur non, sedang memasak dengan non nadin, siang pak, bu... "


di sambut senyum pula oleh ernii dan roberto.


nicole pun segera menuju dapur di ikuti roberto dan ernii.


ketika melangkah di dalam rumah itu, ernii dan roberto pun sangat terkejut dan takjub, melihat desain rumah yang begitu megah dan tertata rapih juga bersih sekali. tidak heran nicole betah disini.


akhirnya mereka pun sampai di dapur, lalu nicole berkata.


"mammmaaahhhhhh,, aku kangen"


dengan segera nicole memeluk dan mencium pipi mamahnya ade.


"iyaa sayang, mamah bau bumbu nih, sudah jangan terlalu dekat, nanti kamu ikutan bau juga"


mendengar ucapan itu, ernii dan roberto lagi lagi di buat heran, mereka merasa, nicole benar benar dekat sekali dengan keluarga ini.


"gapapa mah, oiyaa. ini mamah dan papah ku, mereka sengaja mau ikut nobar, dan ingin berkenalan dengan mamah"


mamah ade pun menyambut dengan senyuman dan berkata.


"haii... saya mamahnya ade, salam kenal, silahkan duduk dulu, saya masih repot dan bau bumbu. "


lalu ernii pun menyahut dangan kata.


"saya ernii, mamahnya nicole, dan ini suamiku roberto, sedang masak apasih, saya ikut dong, bareng bareng kita masak"


mamah ade pun membalas,


"jangan repot repot, kalian tamu, masa tamu harus menyiapkan sendiri sih? "

__ADS_1


nicole dan nadin hanya memperhatikan momen mereka bertemu, sambil lirik lirikan mata.


akhirnya mereka pun melanjutkan masak ber empat, sementara roberto hanya bersantai santai di ruang tamu, sambil sesekali memperhatikan tiap sudut rumah ini.


hingga ketika melihat ruangan koleksi sepatu dan jersey ade, diapun sangat takjub dan hanya menganga. lalu diapun segera bersantai di belakang rumah yang sangat sejuk karena di kelilingi pepohonan dan taman, juga kolam renang.


sementara di singapura, tim sudah bersiap siap akan berangkat ke stadion, karena sudah memasuki pukul 13:00 waktu singapur.


para pemain pun sudah berkumpul di area, lalu ade segera menemui thomas, dan bertanya.


"coach, anda belum memutuskan siapa yang akan menjadi kapten nanti"


lalu thomas tersenyu.m dan berkata.


"seperti biasa, ban kapten itu milikmu"


ade pun hanya tersenyum dan tidak bisa menolak.


mereka pun segera menaiki bus di depan loby hotel. hingga supirpun mulai melajukan mobilnya.


lalu di rumah ade, hidangan pun sudah selelsai, mereka sudah siap untuk menyantap bersama, sementara mamah ade pamit sebentar untuk mengganti baju karena baju yang tadi sedikit kotor saat memasak tadi dan sedikit bau asap.


nadin pun segera menelfon mamahnya untuk segera datang dan bergabung disini.


akhirnya semua sudah kumpul, mereka pun memulai acara makan bersama, dalam suasana itu, tiada hentinya mereka saling berbincang dengan penuh canda dan tanpa kecanggungan sedikit pun, bahkan di luar dugaan, ernii dan roberto pun langsung akrab dengan keluarga ade, terutama mamahnya ade..


setelah selesai, mereka pun segera bergegas menuju ruang tv untuk melihat pertandingan. sementara seperti biasa pada umumnya, hanya pembawa acara dan komentator yang masih berada di layar televisi itu.


sementara tim jakarta united sudah siap untuk melakukan pemanasan.


akhirnya merekapun mulai keluar ruang ganti dan menunu laoangan. terlihat jelas sekali warna merah yang lumayan banyak menghiasi tribun penonton di stadion itu.


"jakmania" datang dengan jumlah 1000 orang dari jakarta, di tambah dengan beberapa mahasisawa asal indonesia yang ikut mendukung dan beberapa pekerja asal indonesia yang bekerja di singapur pun turut mendukung jakarta united.


sementara mereka terus menyanyikan chants nya yang sangat besar sekali terdengar.


hingga para pemain pun akhirnya kembali memasuki loker room untuk mengganti pakaian bertanding mereka.


tibalah saat nya pertandingan akan segera di mulai, para pemain dari kedua kesebelasan pun sudah berada di dalam lorong dan berada di belakang para wasit.


wasit mulai memasuki lapangan di ikuti para pemain yang menuju lapangan untuk segera berbaris dan bersalaman.


sementara di rumah ade, tiada hentinya berteriak ketika wasit sedang memimpin koin tos dengan ade dan kapten tampines rovers.


nadin pun berkata, "si borr jadi kapten lagi, akhirnya dia selalu dapat posisi utama saat jakarta bermain"


nicole pun sangat senang melihat ade ada di layar tv tersebut yang sedang berinteraksi pada wasit, begitu juga roberto dan ernii, juga semua yang ada di ruangan itu.


hingga akhirnya, nicole pun sadar, kalau ade rambutnya sudah kembali hitam seperti semula.


"dan akhirnyaaaaaa kick off babak pertama pun di mulai, kami dari studio 4 indo tv mengucapkan selamat menyaksikan"


suara itu terdengar dari komentator tv tersebut.


sementara pertandingan pun sudah berjalan, dimana tuan rumah langsung mengambil serangan cepat sekali yang membuat para pemain jakarta united sedikit kewalahan menghalau bola bola operan mereka.


hingga sampai menit ke "16" tampines rovers membuka peluang dari lemparan kedalam, bola pun di terima oleh pemain tengah mereka, lalu bola kembali di oper menuju depan gawang, ferro dan leandro mengawal para pemain lawan dengan ketat, tetapi ada satu pemain tampines rovers yang sedang berdiri bebas dan coba berlari ke depan gawang, bola pun sedikit di congkel menuju pemain itu. bola di terima dengan baik, lalu diapun segera menembak ke arah gawang,


ade berhasil memblok bola itu, tetapi bola tersebut kembali mengarah pada pemain itu, dengan cepat dia menendang kembali ke arah gawang, karena dia melihat ade sedikit lambat untuk kembali berdiri setelah menepis bola tadi. dan akhirnya bola pun masuk... skor 1-0 untuk tampines rovers.


"di menit 18 tampines berhasil mencuri gol dari jakarta united"


ucap komentator tv tersebut.


gol ini pun membuat suasana di rumah ade sedikit merasa tegang.


pertandingan pun masih berlanjut...


tetapi kedua kesebelasan tetap jual beli serangan, jakarta united pun mamou mengimbangi permainan cepat tampines,


kadang sesekali jakarta united pu. memiliki peluang emas dan hampir mencetak gol.


hingga memasuki menit ke 43, tampines mendapatkan tendangan bebas yang dekat dengan kotak penalti, karena antoni melanggar penyerang lawan, wasit pun memberikan freekick.


tendangan sudah siap di lakukan.


dan prriiiitttttt....


peluit wasit berbunyi, tendangan pun sudah di lakukan. bola dengan keras melewati pagar betis jakarta united, namun datang nya bola sedikit berbelok karena menyentuh kepala dari skrtel yang ikut membantu jadi pagar tersebut.


ade pun mencoba menghalau, dengan lompatan yang sedikit terbang, dia berusaha menyentuh bola, tetapi bola tanpa di duga dengan mudah masuk ke gawang nya..


"goooollllll, lagi lagi tampines rovers menambah gol nya di menit menit akhir babak pertama, skor berubah kini menjadi 2-0 tuan rumah memimpin atas tamunya jakarta united"


lagi dan lagi suara komentator berkumandang.


ini semakin membuat suasana di rumah ade sedikit sunyi atas keadaan saat ini.


babak pertama pun selesai.


para pemain memasuki loker room.


"dari partandingan babak pertama tadi, memang terlihat sedikit berimbang, namun jakarta united kecolongan dalam ke bobolan."


"karena para pemain pun tidak terlalu membuat kesalahan berarti, mereka masih disiplin dalam bertahan sejauh ini."


komentator coba menganalisa pertandingan babak pertama.

__ADS_1


sementara, nicole terlihat sekali sangat cemas dengan hasil ini. dia merasa ade tidak fokus dalam bermain kali ini, diapun merasa kalau ade sedang terganggu fokusnya oleh berita seputar hubungan nya itu. nicole pun terus berdoa, agar hasil pertandingan ini bisa sesuai harapan.


__ADS_2