Mengerti Arti Cinta (LDR)

Mengerti Arti Cinta (LDR)
JALEBI


__ADS_3

Seusai sarapan aku berpisah dengan keluargaku di restauran. Aku tidak ikut paman dan bibi keliling Delhi. Aku dan Raj akan berkencan seharian, hanya berdua saja.


Aku dan Raj pergi meninggalkan hotel dengan motor menembus keramaian kota Delhi. Raj mengajakku meninggalkan Delhi dan menuju kota Hissar, tempat tinggal Raj.


Dalam perjalanan menuju Hissar, Raj menunjukkan beberapa tempat yang unik. Tempat tonglrongan anak muda, seperti taman bermain.


Kami juga beberapa kali berhenti di sebuah warung sederhana, hanya untuk mencicipi makanan khas India yang tentunya tidak ada di negaraku.


Salah satu jajanan khas India yang aku suka adalah jalebi. Seperti saat ini.


Setelah lima tahun kami chatting, akhirnya aku dapat bertemu dengannya, memegang tangannya dan bahkan kini kami sedang berkencan. Aku tidak ingin terbangun dari mimpi manis ini.


Sesekali aku memakan jalebiku sambil menatap Raj yang tersenyum kepadaku. Sungguh manis hari ini bersamanya, sama seperti rasa jalebi yang ada di tanganku.


Menjelang sore hari, Raj mengajakku berbelanja di pasar yang ada di kota Hissar. Ia membeli beberapa buah pisang dan kacang tanah yang sudah matang cukup banyak.


"Kenapa kita membeli banyak sekali buah, Raj?"

__ADS_1


"Nanti kamu akan tahu."


Raj mengajakku ke sebuah jalan persimpangan tiga yang ada di Hissar. Lokasinya sama persis dengan yang ada di video Raj sebelumnya. Di sore hari, para monyet dan sapi liar berkeliaran di jalan untuk mencari makan.


Raj mengajakku untuk memberikan para monyet itu buah yang telah kami beli di pasar tadi. Raj membantuku mendekati para monyet agar tidak kabur saat memberikan makan.


Manusia hidup berdampingan denngan para binatang di kota yang besar, baru pertama kali ini aku melihatnya secara langsung.


Melalui Raj, aku belajar bahwa begitu penting kita hidup saling mengasihi baik itu antar manusia atau dengan para binatang.


Perjalanan dari Hissar menuju hotel tempat aku tinggal kurang lebih sekitar empat jam. Memang pegel sih duduk terus di motor,pantat juga terasa panas, semuanya tak terasa dan waktu terasa singkat saat bersama Raj.


Saat pulang, kami melewati tempat yang sama saat kami datang. Jadi, aku langsung tahu spot- spot yang bagus untuk fotoan.


Negara India cukup unik bagiku. Disini aku dapat melihat perpaduan dua era secara bersamaan yang dibungkus dengan kesederhanaan.


Sepnjang jalan, aku banyak mengambil foto Raj secara diam-diam. Hingga tak terasa kami telah tiba di depan gerbang hotel.

__ADS_1


Raj langsung menghentikan motornya di depan lobby hotel.


"Sudah sampai!" kata Raj yang masih duduk di atas motornya.


Dengan setengah hati aku turun dari motor dan langsung memeluk Raj. Aku masih tidak rela untuk berpisah dengan Raj.


"Terima kasih sudah mengajakku jalan-jalan, honey"


"Iya, tapi besok aku tidak bisa temanin kamu jalan-jalan! Aku ada sedikit urusan."


"Iya, tidak pa-pa, honey! Kamu hati-hati di jalan, ya!"


Raj tidak menjawabku tapi ia mengelus lembut rambutku sebelum ia pergi.


Setelah Raj tak terlihat lagi, aku pun masuk ke kamar hotel untuk membersihkan diri setelah bermain seharian di luar.


Bersambung................

__ADS_1


__ADS_2