Mengerti Arti Cinta (LDR)

Mengerti Arti Cinta (LDR)
Jalan - Jalan


__ADS_3

Hari ini Raj tidak datang untuk menemuiku, padahal hari ini adalah hari minggu dan sedang libur di kantornya. Kemarin Raj pernah bilang kalau hari ini ia ada acara keluarga yang harus ia hadiri. Jadi aku putuskan untuk pergi jalan - jalan bersama paman sekeluarga. Kali ini kami akan mengunjungi salah satu wisata yang berada di kota Hissar.


Tentu saja aku merasa sangat antusias untuk mengenal daerah Raj lebih dalam walaupun harus pergi berkeliling tanpa Raj yang menemani. Sebenarnya aku sangat ingin mengunjungi wisata India Gate yang ada di Delhi, tetapi aku telah melewatkannya dan lebih memilih bersama Raj.


Kali ini aku ikut paman jalan - jalan menuju Agroha Dham yang tidak kalah menariknya dengan tempat lainnya. Rencana untuk datang ke Hissar tentunya ada campur tangan dari Angga. Ia tahu kalau aku sangat ingin mengenal tempat Raj, makanya ada destinasi jalan - jalan ke kota Hissar.


Lagi - lagi aku harus berterima kasih pada Angga atas semua kejutan yang ia lakukan dalam liburan ini.


Braaaakkk......


Suara benturan dari arah depan mobil. Aku dan seluruh penumpang mobil secara tak sadar untuk menganggukan kepala ke depan. Tiba - tiba mobil yang kami sewa mengerem mendadak.


"Apa yang terjadi?" tanyaku pada paman Aska.


Paman langsung menolehkan kepalanya ke belakang dan melihat kondisi kami. Terpancar dengan sangat jelas kekawatirannya di raut wajahnya yang paruh baya.


"Kalian tidak apa - apa kan?"

__ADS_1


"Kami baik- baik saja paman", jawabku.


Fanny tampak terkejut dengan kejadian itu dan memelukku yang berada di sampingnya. Tak lama kemudian guide kami dan sopirnya turun dari mobil yang diikuti oleh paman Aska.


Aku, bibi Rita dan Fanny hanya dapat melihat apa yang terjadi lewat kaca mobil, tanpa harus turun dari mobil.


Kami sangat terkejut dengan kehadiran seorang ibu - ibu yang kepalanya berdarah sedang berdebad dengan guide dan sopir kami.


Aku belum begitu paham dengan bahasa Hindi begitu juga dengan paman Aska. Kami hanya bisa diam dan menunggu penjelasan dari guide yang kami sewa dengan bahasa Inggris.


Tak lama kemudian paman Aska datang sambil memapah ibu yang terluka itu masuk ke dalam mobil dan duduk di sampingku.


"Sebenarnya apa yang sedang terjadi pa?" Tanya bibi Rita khawatir.


"Kita harus tanggung jawab ma, sopirnya tidak sengaja menyerepet ibu ini!!"


"Terus bagaimana, pa?"

__ADS_1


"Kita akan mengantarnya ke rumah sakit dulu!!"


Tanpa basa basi, kami langsung ke rumah sakit terdekat untuk memberikan pertolongan pertama. Aku dan Fanny begitu terkejut dengan kejadian yang tak terduga ini. Rencana liburan ke Hissar pun berubah menjadi sebuah petaka.


Setelah di berikan pertolongan pertama, dokter itu pun memeriksa ibu itu dengan CT Scan, untuk mengetahui seberapa besar luka benturan tadi.


...******...


Paman Aska dan guide kami masuk untuk mengetahui kondisi ibu itu. Sedangkan bibi Rita , aku dan Fanny menunggu di ruang tunggu dengan perasaan cemas. Ini pertama kalinya kami terkena kasus seperti ini, apalagi dalam keadaan liburan ke luar negeri.


Tak lama kemudian, sopir yang kami sewa datang sambil memberikan tiga botol air mineral yang berukuran tanggung kepada masing - masing kami.


Maafkan saya nyonya dan nona, karena kesalahan yang saya, liburan kalian menjadi terhambat".


"Tidak apa- apa!! Kita semua adalah manusia biasa terkadang bisa melakukan kesalahan, jawab bibi Rita dengan menggunakan bahasa asing.


Raut wajah sopir itu tampak tenang saat melihat bibi Rita tersenyum. Kami mengiklaskan semuanya dan berharap tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

__ADS_1


Bersambung..........


__ADS_2