Menjadi Seorang Putri

Menjadi Seorang Putri
Kerajaan Ludon


__ADS_3

Setelah berbicara dengan Hendrik, Quinne kemudian pergi ke aula kerajaan dan memerintahkan agar para penjaga disana mencarikan nya seekor kuda yang jinak.


Para penjaga disana kebingungan ketika Quinne mengatakan hal tersebut. Mereka menyarankan agar Quinne menaiki kereta kuda saja.


Tetapi Quinne menolak dia berkata tempat yang akan dituju nya akan ada banyak kesulitan dalam perjalanan menuju ke tempat itu. Mendengar ucapan Quinne, para penjaga itu malah melarang Quinne untuk pergi kesana.


Beberapa saat kemudian seorang penjaga datang membawa seekor kuda. Quinne ingin pergi ke kerajaan Ludon untuk bertemu ibunya dan mencari tahu kebenaran tentang Vera atau orang itu.


Karena Vera belum dipastikan seorang pengkhianat. Padahal ayahnya itu sudah mengenalinya, dia malah menunda waktu untuk mengintrogasi wanita tersebut.


"Quinne Apa yang akan kamu lakukan?" tanya Hendrik yang tiba-tiba saja berada di aula.


"Aku akan membawa ibu kembali, disaat itu aku ingin wanita itu sudah di urus sesuai hukum dan juga aku harap ayah bisa menyayangi ku " ucap Quinne sambil mencoba menaiki kuda itu.


" heh!! Quinne kau bahkan tidak bisa menaiki kuda itu apalagi mengendalikan nya." Hendrik tersenyum sinis.


Dasar aneh, aku ini putrimu sendiri, bukannya memberi semangat malah tidak menganggap aku serius, benar-benar tidak pantas menjadi ayah .. gumam Quinne.


Aku sudah berusaha berkali-kali tetapi masih saja belum bisa naik, Kalau begitu aku coba memakai tenaga suci yang pernah dikatakan oleh Shu-shu. batin Quinne.


Quinne menggunakan tenaga suci itu, dan akhirnya dia berhasil naik ke atas kuda itu. Lalu dia menunggangi kuda itu.


" Paman penjaga Quinne harap Paman bisa mendoakan ku"


"Tentu, paman akan selalu mendoakan kebaikan untuk nona Quinne " ucap salah seorang penjaga.


" Kalau begitu sampai jumpa " Quinne kemudian berangkat.


...Khiik.......

__ADS_1


" Eh. nona bisa menunggangi kuda?" tanya heran seorang penjaga.


" Anak yang aneh!!!!" ucap Hendrik sembari masuk kembali ke dalam istana .


...****************...


Shu-shu kemudian keluar dari sistem dan naik ke tubuh kuda itu namun karena jalan yang dilewati tidak stabil, Shu-shu hampir saja jatuh dia bisa bertahan karena menekankan kuku kucing miliknya itu ke kuda. Kuda yang merasakan cakaran itu kaget dan malah berlari dengan sangat cepat.


Quinne yang berada di atasnya hampir tidak bisa bertahan namun akhirnya kuda itu bisa dikendalikan kembali.


"Hahh " Quinne menghembuskan napas sedikit kasar mengingat dirinya seakan hampir jatuh tadinya.


"Shu-shu, aku menjatuhkan peta nya, apakah kamu punya peta cadangan.? " tanya Quinne yang kini masih bernafas terengah-engah.


"Tenang saja nona " ucap Shu-shu yang kemudian mengeluarkan peta cadangan.


...****************...


Quinne mencari cara agar bisa melewati tempat itu, kemudian Shu-shu menyarankan untuk menggunakan sihir teleportasi. Meski belum terlalu menguasai nya Quinne tetap mencobanya, setelah beberapa kali gagal akhirnya berhasil. dia masuk ke dalam teleportasi yang akan muncul langsung di dekat kerajaan Ludon.


Sedangkan di belakang terdengar suara riuh para pasukan yang di utus oleh Hendrik. Meskipun Hendrik sempat meremehkan Quinne tetapi dia juga tidak ingin putri kandungan nya terluka di perjalanan menuju tempat ibunya.


Kini mereka telah sampai di tempat Quinne yang tadinya menggunakan sihir teleportasi. Para pasukan itu khawatir karena hanya beberapa orang yang tahu ada jalan lain agar bisa sampai ke kerajaan Ludon. Yakni jalan itu adalah memutar.


Akhirnya mereka memutuskan untuk lanjut mencari Quinne.


...----------------...


Sedangkan di dekat sebuah taman, teleportasi muncul. Quinne keluar dari sana juga doa masih menunggangi kuda itu.

__ADS_1


Taman itu adalah tempat kesukaan putri kerajaan Ludon. Taman itu berada di kota.


"Wah!!! Taman ini cantik sekali " ucap Quinne yang kagum akan melihat taman tersebut.


Setelah beberapa saat Quinne melanjutkan perjalanan menuju kerajaan Ludon.


"Permisi apakah saya boleh masuk untuk bertemu tuan putri " ucap Quinne pada para penjaga itu.


"Nona kamu dari mana? " tanya salah seorang penjaga disana.


"Aku dari--"


Jika aku mengatakan dari kerajaan Anka, pasti mereka tidak akan mengizinkan aku untuk masuk, kalau begitu aku harus menjawab apa ? gumam Quinne.


Shu-shu apakah kamu tidak akan membantu nona mu ini!! gumam Quinne kembali.


Nona katakan saja dari kerajaan LongZen, kerajaan itu terkenal akan kebaikan nya jadi mereka pasti akan membiarkan kamu masuk nona !! jawab Shu-shu menggunakan transmisi suara sihir.


"Aku dari kerajaan LongZen " ucap Quinne sedikit gugup.


"Baiklah, Silahkan nona ikuti saya " ucap penjaga itu.


Mereka mengantar Quinne di ruang tamu pribadi tuan putri. Kerajaan Ludon hanya memiliki satu orang putri jadi tidak akan susah untuk bertemu.


Seorang putri datang ke ruang di mana tempat Quinne menunggu. Seorang putri yang juga memiliki rambut emas sama seperti Quinne.


"Putri " ucap Quinne yang melihat ke arah ibunya itu.


...****************...

__ADS_1


Apakah Quinne akan berhasil membuat putri tersebut kembali ke kerajaan Anka?


__ADS_2