Menjadi Seorang Putri

Menjadi Seorang Putri
Roller Coaster


__ADS_3

Pagi ini tidak seperti biasa. Sedari malam tadi Meery terus membaca dan mencari artikel tentang aktris. Tentu itu untuk membuat nya berlatih beberapa penampilan.


Roller Coaster yang ada di taman kota menjadi topik beberapa hari terakhir. Pergi dari rumah dan berjalan jalan adalah aktivitas Meery sekarang.


Di sebuah tempat terbentang banyak aneka ragam bunga, mulai dari jenisnya dan juga warna. Tempat bermain menjadi daya tarik utama tempat ini. Ya itulah taman kota " Flora Fresh ".


" Cuaca yang mendukung! " ucap Meery.


Wanita muda mengenakan topi musim panasnya dan juga dres yang lumayan tipis.


Dari kejauhan terdengar teriakan dari tempat wahana Roller Coaster tersebut.


" Nona tidakkah kita harus mencoba wahana itu ?" tanya Shu-shu, berniat mengajak Meery.


Ya demi keamanan Shu-shu mengaktifkan tombol penyamaran dari dalam sistem. Sekarang seperti anak laki-laki kecil.


" Tidak perlu berharap aku akan menyetujui permintaan mu itu ! Roller Coaster itu wahana yang mengerikan! " Ucap Meery dengan tegas.


" Apa nya yang mengerikan? " tanya Shu-shu.


" Mungkin kau tidak tahu karena kamu itu sebuah sistem, tapi aku akan memberitahu mu. Roller Coaster itu bisa merenggut nyawa dalam sekali permainan, kadang tidak hanya satu bahkan hampir semua penumpang yang berada di sana " ucap Meery, berkata terus terang.


" Apa kau tau? jika roda itu tergelincir berapa banyak korban yang berjatuhan? " Jelas Meery


" Apakah se mengerikan itu ?" tanya polos seekor kucing.


" Ya meskipun minim terjadi kecelakaan namun masih harus berhati-hati ".

__ADS_1


...~................~...


Sebuah mobil mewah berhenti di depan taman tersebut. Pria gentlemen keluar dari mobil tersebut. Pakaian yang elegan, rambut yang tersisir rapi. Juga aura ketampanan yang mengelilingi nya.


" Ramai sekali ! " ucap pria itu.


" Tentu tuan, ini taman kota " sahut asisten pribadi nya.


Di sebuah kursi, Meery sedang santai menikmati ice krim, wajah nya tampak gembira tetapi tidak dengan kucing itu.


" Jangan cemberut lagi dong ~" ucap Meery, mencubit wajah Shu-shu.


" Kau menikmati harimu dengan ice crim, sedangkan aku ... " Wajah yang sedih terlukis di raut wajah nya.


" Hahaha ~ " gadis cantik itu tertawa.


" Itu Suami ku ? " tanya nya sendiri.


penjual ice crim itu terkekeh mendengar ucapan Meery. " Nona jangan terlalu berharap, pria tampak nya orang kaya " ucap penjual tersebut.


" ya meskipun begitu dia tetap suamiku " batin Meery.


" hmm ... " gadis itu mendekat ke arah pria itu.


" hai ! " ucap nya menyapa.


" hm... " Pria itu tidak menanggapi.

__ADS_1


" hey !! apa apaan kau ini! Apakah kau begitu tersinggung dengan ucapan ku waktu itu ? Apakah kekasih mu lebih menyenangkan dari pada istri mu ini ? hey! apa kau ingat aku, aku ini istri mu dan kau itu suami ku !!! " cecer Meery sambil menunjuk ke wajah nya, kemudian beralih pada pria itu.


Seorang pria yang tadinya berdiri di belakang pria yang disebut suami oleh Meery, berjalan melewati tuan nya dan berdiri berhadapan dengan gadis itu.


" maaf tuan saya tidak punya waktu untuk mengurusi urusan rumah tangga anda!! " ucap nya dengan tegas.


" Apa ! " Meery tidak percaya dengan perkataan tersebut.


" Sepertinya Nona salah paham, saya belum pernah menikah!" ucap pria itu yang kemudian membuka kaca mata hitam yang tadinya ia pakai.


Deg... Tiba-tiba saja hati milik gadis itu berdetak cepat seakan terkejut. Wajah yang tampak di balik kaca mata itu ternyata adalah orang lain bukan suaminya.


Secepat mungkin Meery memalingkan wajahnya. " Maaf sepertinya aku salah orang ". ucap nya .


" Kabur ... kabur .... Aku tidak boleh menyinggung orang ini, bisa bisanya mulut ceroboh ku ini berkata sedemikian, padahal karier aktris ku baru akan mulai... huwa... " Batin Meery, secepatnya mungkin melangkah pergi dari sana.


Sreet..... sesuatu yang dingin baru saja menyentuh tangannya, yah itu tangan pria itu. Tangan nya sangat dingin di dalam situasi panas ini .


" Kau mau kabur setelah menyebut ku Suami !! " ucap pria itu mencegah pergerakan kabur gadis itu.


" bodoh bodoh bodoh... " Gerutu Meery.


" Aduh... maaf aku benar-benar sudah menyinggung mu " senyum buaya terpancar di wajahnya.


Baru saja pria itu akan bicara, suara dentuman besar sudah mendahului....


Dummd.....

__ADS_1


" Apa terjadi !! ?" ...


__ADS_2