
Meery membuka ponsel nya dan masuk ke salah satu aplikasi yang ada di sana.
Tangan nya mengetik dengan cepat seakan sedang menggunakan kecepatan maksimum. Dan satu kali jarinya menekan opsi di aplikasi itu artinya selesai.
" Baiklah setelah ini aku pasti bisa tidur!!" ucapnya sendiri.
etts... Tidak lupa memasang alarm di ponsel tersebut, dia memasang nya untuk berbunyi pada pukul 03.00 dini hari. Sepertinya akan ada hal besar yang akan dilakukan nya.
Akhirnya setelah beberapa menit kemudian dia tertidur dan mulai masuk ke dalam mimpi. Sekitar 5 menit dari sana Alvin terbangun dari tidurnya, dia melihat ke arah sofa.
Nampak wanita cantik sedang tidur di sana. Tiba-tiba saja ada rasa iba muncul di pikiran nya setelah melihat Meery yang tertidur. Ingin sekali rasanya membuatnya tidur di samping nya.
Namun, rasa iba itu tidak berlangsung lama Lagi-lagi dia teringat perkataan yang Meery lontarkan saat di kamar mandi tadi. Dan juga mengingatkan dirinya sendiri bahwa pernikahan mereka tidak didasari cinta.
Ayolah Alvin.! apa yang ada dalam pikiran mu ini hah ? aku tidak bisa mencintai siapapun kecuali gadis itu Anna .
Anna nama gadis yang selalu muncul dalam pikiran pria itu. Pertemuan mereka sudah sangat lama yakni saat masih kecil, saat Alvin berusia 9 tahun dan sekarang dia berusia 25 tahun. Bayangkan saja itu sudah berapa tahun lamanya.
__ADS_1
Alvin beranjak dari kasur nya dan mengambil selimut dari dalam lemari dan menyelimuti tubuh wanita itu. Meskipun rasa iba sudah hilang namun rasa simpati tidak hilang dari dirinya.
......................
Jam demi jam berlalu dalam hitungan detik lagi alarm akan segera berbunyi.
10, 9, 8, 7, ....1 Kring.... kring....
Suara yang begitu mengganggu! Meery meraba raba di atas meja dan segera mematikan alarm nya.
Lima menit? itu hanya ucapan, waktu terus berjalan hingga jam pun sudah menunjukkan pukul 04.20 .
Meery mengucek matanya dan mulai melihat angka di jam dinding kamar tersebut.
" Lah kok pukul 4 , bukannya tadi harusnya pukul 3, alarm ini ngga bunyi!!" Meery malah menyalahkan alarm tersebut.
Eh bukannya jadwal penerbangan nya pukul 5... waduh sekarang sudah pukul 04.27 ; gumam Meery.
__ADS_1
Dengan cepatnya dia membuka lemari dan mengemas pakaian nya. Tidak peduli pakaian pemberian suaminya ataupun yang ia beli sendiri, semuanya ia kemas...
Alvin pasti akan pergi ke kota J, hari ini atau besok ! jadi aku harus lebih dahulu sampai dari padanya. ; gumam Meery.
" Nona kamu mau kemana??" tanya Shu-shu kaget. Si kucing yang baru saja keluar dari sistem.
" Diamlah " Meery kemudian keluar dari kamar dan juga keluar dari rumah itu.
30 menit kemudian pesawat dari bandara lepas landas, salah satu penumpang nya adalah Meery.
Sedangkan di rumah tersebut Alvin telah rapi dan sudah selesai keramas. Ia menuruni anak tangga dan duduk di meja makan.
Para pelayan sudah mulai bekerja kembali, beberapa dari mereka bertanya tanya di mana nyonya mereka, istri tuanya muda itu. Namun Alvin sepertinya sangat tidak peka tidak peduli istri nya ada dimana dia tetap melanjutkan aktivitas nya seperti biasa.
Namun aktivitas hari ini berbeda dia tidak bermaksud libur kerja karena pengantin baru, dan seperti dugaan Meery dia akan pergi ke kota J hari ini juga..
Aish jika begini pasangan ini entah kapan bahagia. Mereka berdua seakan menjalani hidup tanpa ada perubahan. Alvin tetap fokus pada pekerjaan nya dan menganggap diri belum punya istri. Sedangkan Meery fokus menyelesaikan misi.
__ADS_1