
Setelah kembali dari aula, Forgan yang di tugas kan menjadi pengawal pribadi ,mengantarkan putri ke kamar miliknya.
Kamar itu tampak sangat besar, semua barang ditata dengan rapi, ranjang nya pun lebih besar dari ranjang di rumah hutan nya. ' waaahh..... cantik sekali bahkan ranjang nya dua kali lipat lebih besar dari ranjang rumah ku' gumam Quinne sembari melihat Kamar barunya.
"Putri ini adalah Kamar baru anda" ucap Forgan.
"Terimakasih, aku suka " Jawab Quinne dengan senyum.
"Nantinya akan ada dayang untuk melayani putri, kalau begitu saya permisi " Forgan bicara dan memberi hormat.
Forgan lalu keluar dari kamar Quinne. Sedangkan Ella sekarang kembali ke kamar nya dulu.
...................
Quinne merebahkan tubuhnya di kasur yang besar itu." wah!! ini bagaikan mimpi di siang hari" ucap nya dengan riang!!.
Setelah beberapa saat Quinne mengelilingi kamar nya dari sudut ke sudut. Lalu seseorang mengetuk pintu.
Tok Tok Tok
"Eh, siapa yang datang?"
Lalu Quinne membuka pintu nya, terlihat dua orang wanita berdiri di luar kamarnya. Dan wanita itu memperkenalkan dirinya.
"Nona kami adalah dayang mu "
"nama saya Jane dan dia Lily" ucap Jene wanita berambut merah.
"Eh... Jane, Lily masuklah. "ajak Quinne.
Lalu kedua wanita itu kemudian masuk ke kamar nya Quinne.
"Nona coba lihat apa yang saya bawa" ucap Lily wanita berambut coklat.
Quinne yang mendengar itu mendekat pada Lily, kemudian sang putri melihat itu adalah sebuah kue .
__ADS_1
"wah!! sepertinya enak " ucap Quinne.
"tentu saja kue ini harus dipesan dahulu baru bisa dibeli, rasanya manis dengan perpaduan coklat dan susu." ucap Lily.
"Cobalah, saya yakin Nona akan menyukai nya" ucap Jene.
Lalu Quinne mengambil kue nya dan dimakan. "benar-benar enak, ayo makan bersama "ucap Quinne yang membuat para dayang nya terkejut.
"Nona saja yang makan" tolak Jane begitu juga Lily.
"Akan lebih baik jika dimakan bersama sama " ucap Quinne.
"tapi Nona kue ini sangat mahal " Lily berusaha menolak.
"tidak apa-apa, makanlah sebagai gantinya jika Jane dan Lily punya makanan enak, harus bagi denganku "
"baiklah" ucap Jane sedikit terharu.
Kemudian mereka bertiga makan kue bersama. Selesai makan Quinne menyuruh kedua dayang nya untuk beristirahat. Tetapi mereka enggan menuruti nya.
"Tapi nona!"
"Baiklah kalau begitu, kami permisi Nona " ucap Jane.
Kedua wanita itu kemudian pergi dari kamar Quinne. Quinne menutup pintu dan mengunci nya.
...~Suara dalam sistem ~...
*Shu-shu kenapa kamu tidak keluar * [Quinne]
*Baiklah tetapi Nona jangan marah lagi * [Shu-shu]
*ya ya * [Quinne]
...~Kilas balik ~...
__ADS_1
Miaww , Shu-shu kemudian keluar dari sistem kini di hadapan Quinne ada seekor kucing. Quinne lalu menggendong kucing itu.
"Kucing aku ini tuan mu jadi menghilang lagi"
"Eh, nona saya pikir anda marah karena itu saya sembunyi "
" itu sudah berlalu jangan di ingat lagi "
Miaww, kucing itu merasa kesenangan melihat tuan nya tidak marah lagi.
"Sejauh ini aku belum menyelesaikan misi apapun " ucap Quinne
"miaww, seharusnya di kamar ini ada buku sihir " Shu-shu bicara.
Quinne lalu menurunkan Shu-shu dan mencari buku sihir di rak tersebut. Dia mencari dari atas ke bawah, dari ujung ke ujung tetapi tidak menemukan buku itu.
"Kurasa tidak ada " Quinne mengulangi mencari buku .
Tempat yang memiliki banyak buku adalah perpustakaan, di kerajaan Anka perpustakaan di jaga dengan ketat setiap orang yang datang akan diperiksa juga di dalam perpus itu ada beberapa penjaga dan empat orang wanita yang bertugas memerhatikan setiap tamu yang datang.
"nona kita harus ke perpustakaan "
"benar aku ingin menguasai tidak hanya sampai dasarnya "
"Apakah nona ingat memiliki energi suci?" tanya Shu-shu
"energi suci? rasanya tidak asing, mungkin karena aku terlalu banyak membaca novel yang melibatkan kata sihir "
"energi suci itu seperti sihir tetapi tidak bisa dilihat"
"Baiklah kalau begitu saya akan mulai belajar, ayo ke perpustakaan " ajak Quinne. kemudian Shu-shu melompat ke arah Quinne, dan Quinne menggendong kucing itu lagi.
Kemudian Quinne dan Shu-shu pergi menuju ke perpustakaan
...****************...
__ADS_1
Sekitar empat bulan lagi pendaftaran sekolah sihir akan dibuka, disekolah murid bisa tinggal di sana juga bisa pulang alias kembali ke rumah sendiri.